
"dek maafkan mas, mas juga tidak menyangka klo ini akan terjadi. . jika adik keberatan dengan pernikahan ini, adik bisa membatalkan nya, mas akan menalak jika adik tidak siap,
"aku yang minta maaf mas, aku lupa menjelaskan, jika peraturan disini memang begitu, aku gak pernah berfikir bahwa mas akan mendatangi kost ku dalam ke adaan tidak sehat fisiknya.
"Daniel meraih tubuh dhena. membawa kepelukannya. diamlah disini, ini halal, kita sudah menikah. tidak perlu takut dengan Tuhan, selagi tidak melewati batas, kita sudah halal.
"dhena merasa nyaman dalam pelukan Daniel. hingga tertidur. karena kelelahan menangis..
"menyadari dhena tak ada pergerakan lagi. Daniel meletakkan tubuh dhena dengan sangat pelan. melirik jam di tangan nya, sudah jam empat pagi. Daniel teringat jika hari ini harus ke luar kota, segera mencari hp nya di kantong motor, bersamaan dengan telfon dari seniornya. dokter bimbingan nya, hari ini harus berangkat ke kota J untuk melakukan praktek kunjungan. jam setengah lima pagi sudah harus tiba di bandara. waktu sisah sedikit lagi. tanpa pikir panjang, Daniel segera meraih kunci motor nya, melaju dengan kecepatan di atas rata rata.
"Daniel dari mana saja kamu, jam segini baru pulang, tau gak mama khawatir sama kamu, hp mu tak pernah ada Jawaban di hubungi. mah kenapa mamah gak tidur,
__ADS_1
"ya Allah Daniel mamah tuh kwatir sama kamu, kenapa jam segini baru pulang, malah nanya balik.
"mah Daniel gak punya banyak waktu untuk ngobrol, dokter bimbingan ku sudah menunggu, Daniel harus pergi mah, meraih koper nya, dan mencium pipi sang mamah, dan segera pamit pergi.
"Tania hanya menggeleng, putranya tunggal itu, selalu saja begitu.
"dhena terbangun jam delapan, astaghfirullah, aku telat kekantin. dhena segera melakukan ritual mandi dadakan, karena waktu mepet,
"bude Tuti maaf, dhena agak telat masuk.
"dhena kamu sakit, wajahmu pucat, apa kau habis menangis, matamu terlihat seperti sedang habis menangis.
__ADS_1
"seketika dhena tersadar, apa yang terjadi semalam.
"dhena kalo kamu sedang tidak enak badan, kamu istirahat lah dulu. tidak usah masuk, kebetulan ada keponakan bude datang semalam. bude bisa meminta nya sampai kamu merasa baikan..
"baik bude, saya istirahat di belakang saja, baiklah, sarapan lah dulu, lalu istirahat. iya bude terimakasih.
"sudah jam dua belas siang, waktu makan pada penghuni rumah sakit, sedari tadi dhena mencari keberadaan daniel. hingga jam kerja masuk, Daniel tak kunjung tiba.
"mas apakah kamu tidak akan datang lagi, setelah apa yang terjadi semalam. dhena bergumam sendiri, hubungan mereka tidak ada yang tau, karena memang sengaja di tutupi, termasuk bude Tuti pun tidak tidak tahu menahu hubungan dhena dan Daniel. bude menganggap Daniel hanya menganggap dhena sebagai adik. atau sebatas pelanggan dan penjual.mana mungkin seorang calon dokter mau dengan gadis pelayan kantin, mereka pasti mencari pasangan yang sederajat dengan nya. begitu lah pikiran. bude Tuti kepda dhena dan Daniel.
"Daniel yang terus di sibukkan pekerjaan. terkadang lupa pada dhena, di saat makan siang saja, baru teringat lagi pada dhena, biasanya yang menyiapkan makanan siang nya, gadis kecil itu.
__ADS_1
namun rasa rindu itu, hanya bisa iya tahan. dua hari sebelum pernikahan hp dhena hilang, jatuh di jalan, saat jalan balik dari kantin.