
"Daniel yang sedari tadi melirik ke arah dhena semakin yakin, jika kedatangannya di tunggu gadis kecil itu, namun sunggu Daniel tidak siap untuk menceraikan dhena.
maafkan mas dek, mas belum siap untuk menceraikan mu, mas tau mas egois, tapi mas mencintai mu, mas janji, suatu saat, mas akan membuat mu siap. menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anakku. mas tidak bisa melepaskan mu, berikan mas waktu untuk membuktikan. kesiapan mu.
"tiba waktu gajian, Daniel yang hanya mendapatkan gaji sebagai dokter magang, tentu tidak seberapa, lalu membagi dua, sebagian nafkah untuk dhena,
setiap gajian Daniel akan mengirimkan uang melalui kurir ke kost dhena.
__ADS_1
"dhena selalu menerima tanpa menggunakan uang itu, menurut nya, dhena tidak punya hak untuk menghabiskan nafkah dari Daniel, karena dhena tak berbakti pada suami rahasianya, hingga lebih memilih menyimpan uang pemberian Daniel.
"lima bulan terlalu, dhena yang tak tahan lagi. memilih menunggu Daniel di gerbang pagar. saat Daniel akan pulang, dhena menahannya. mendadak Daniel merem motor nya, adik apa yang kamu lakukan, bagaimana jika kamu tertabrak barusan, kamu bisa terluka,
"benarkah mas memikirkan aku, terluka. mas mendiamkan aku beberapa bulan terakhir ini, mas pikir aku gak terluka, dhena yang biasanya selalu tenang dan menundukkan kepalanya, tetiba berani mengangkat kepalanya bicara agak meninggi kepada Daniel.
"Daniel turun dari motor nya, menuntun dhena untuk naik ke motor nya, duduk lah yang tenang, tak banyak bicara, dhena mengikuti perkataan Daniel.
__ADS_1
"setelah membuka kunci rumah baru nya, Daniel menuntun dhena masuk ke dalam. lalu meraih kembali gadis itu kepelukannya. beberapa saat kemudian, Daniel kembali melepaskan pelukannya. dek. maafkan mas, selama ini, tidak menemui mu, karena mas tidak siap menceraikan mu, saat kamu meminta cerai, walaupun pun kita menikah secara sirih dalam keadaan salah paham, tapi mas tidak ingin cerai.
ketahuilah dik, sejak awal kita bertemu, mas sudah tertarik padamu. tapi waktu itu, mas tidak mungkin mengatakan nya, ada Revan dak senior Nani, mereka pasti tidak setuju, karna kamu masih kecil. sekarang juga masih kecil, tapi mas sudah mendapatkan mu, jadi jangan harap kamu akan mas ceraikan. jangan pernah bermimpi pisah dari mas. kamu paham dek. di waktu kita di depan pak ustadz, mas bilang gak siap, karena mas liat adek juga tidak siap. mas mengatakan hal yang sama, bukan berarti mas sungguhan tidak siap, hanya ingin menyelamatkan mu dari tuduhan warga. tapi Tuhan tidak ridho kita pisah, sampai sekarang, tuhan tetap tidak ridho, lalu tidak salah kita bersama,
"mendengar semua ucapan Daniel, dhena sangat terharu, aku juga mencintaimu mas, hiks hiks hiks, dhena tidak bisa menahan tangisnya lagi,
"sudah ya sayang, jangan menangis lagi, rumah ini. sekarang kita akan tinggal disini.
__ADS_1
"ini rumah siapa mas,
"hadiah pernikahan kita, mas sudah membayar tiga perempat nya, sisah seperempat lagi, nanti kalau ada rezeki di bayar lagi sisahnya, uang tabungan sisah jajan mas tabung, dan upah kerja, bantu bantu teman ngurus proyek.