
Pagi yang sangat cerah di mana semua orang bersemangat untuk melakukan aktivitas di pagi hari untuk bekerja dan juga sekolah, begitu pun dengan Alisha yang sudah standby di depan kaca dengan bersolek untuk pergi ke kampus.
"Oke sip udah cantik.." Bisik nya kecil sambil memutar2 tubuh nya dan berlalu meninggalkan kamar menuju ruang meja makan.
"Ma pa Alisha berangkat dulu ya!" Alisha mencium pucuk kedua tangan orang tuanya.
"Sayang gak sarapan dulu?" Ucap Mira mama alisha.
"Iya nak sarapan dulu sini bareng papa mama?" Timbal Hendrik papa alisha.
" Gak ma pa Alisha sarapan di kampus aja soal nya alisha takut telat dah.. " Alisha melambaikan tangan nya dan berlalu membawa mobil mewah nya menuju kampus.
**Skip kampus**
Alisha segera memarkirkan mobil nya dan pergi menuju kelas.
Kruk
Kruk
Kruk
"Duh perut gua bunyi lagi makan dulu apa ya, tapi kok temen2 belum kelihatan ya dimana mereka.." Gumam nya dalam hati.
" Alisha..! " Teriak ketiga seorang wanita yang tak lain adalah Lisa, Tasya, dan Lina sahabat alisha.
Alisha berjalan menghampiri mereka.
" Ke kantin yuk gua belum sarapan lapar banget nih.." (Alisha).
" Iya udah yuk" Ucap mereka bertiga.
Sampai nya di kantin mereka langsung memesan makanan.
10 menit kemudian makanan telah tiba mereka lalu menyantap nya, makanan pun habis mereka berlalu dan pergi ke kelas.
" Guys pulang kampus nanti kita ke bioskop yuk ada film romantis guys, yuk lah guys plisss mau kan kalean?" Ucap Lina sambil memohon.
"Iya udah gua mah siap aja kemana pun kalean pergi, gua pasti mengikuti.." Jawab Lisa sambil sedikit ketawa.
"Haha gua mah udah hapal sama lo, lo ibarat ekor yang selalu mengikuti kepala di mana pun pergi.." Tasya sambil meledek.
Mereka berempat tertawa bersama.
"Gila si punya sahabat macam kalian, pagi2 gini di buat ngakak haha.." Timbal Alisha tertawa lepas.
__ADS_1
Mereka masih tertawa lepas sampai2 yang berada di kelas melihat dengan keheranan, ada yang melihat seperti orang yang tidak suka melihat tingkah mereka, karna hanya mereka berempat yang paling heboh dan membuat kelas menjadi ramai.
"Ih ganjen banget si mereka tuh cari2 perhatian palingan tuh sama Randi.." Ucap sinis Renata salah satu teman kelas nya Alisha.
Yaaa Randi adalah ketua kelas yang paling tampan di kelas, Randi mempunyai postur tubuh yang cukup bangus, kulit putih, dia terkenal dengan sosok yang cuek dan dingin, dia sangat sedikit bicara sehingga dia di segani oleh temen2 nya.
"Ya jijik tau sumpah gua sama tingkah mereka lama2!" Timbal Putri dengan menatap sinis ke arah Alisha dan temen-temannya.
Dari arah kaca jendela terlihat ibu dosen memasuki kelas.
" Diemmmm! ada dosen mau masuk kelas.. " Teriak Randi dengan tegas.
Semua mahasiswa langsung terdiam dan duduk dengan rapi di kursi mereka masing2.
"Assalammualaikum.." Sapa ibu Isyar dan memasuki kelas
"Waalaikumsalam" Timbal mahasiswa dengan kompak.
" Oke ibu bisa memulai jam pelajarannya, kalian sehat semua kan?" (Ibu dosen).
" Bisa bu, alhamdulillah sehat bu.."(Semua mahasiswa).
"Cuma dompet doang bu yang gak sehat.." Ucap Adit sambil tertawa kecil.
" Besok di suntik aja dompet nya biar sehat.." Timbal ibu Isyar tersenyum.
" Hahaa sok tau lo lis.. " Ucap Adit dengan melirik sinis alisha.
Alisha meledek Adit dengan mengeluarkan lidah nya setengah ke arah Adit.
" Oke ibu akan melanjutkan materi kemaren lalu menjelaskan.. " (Ibu dosen)
"Iya bu"
Jam pelajaran selesai, saat nya istrahat.
" Guys ke kantin yuk!" Ajak Lisa sambil menarik tangan Alisha dan di susul oleh kedua temannya.
"Duduk di tempat Randi yuk, tuh Randi lagi duduk sendiri.." (Tasya ).
" Ih males banget gua mau duduk di sana bareng dia, dingin begitu kayak es batu.." (Lina).
"Iya udah ayuk lah gak papa kita duduk di tempat Randi aja.."(Alisha).
"Terserahlah gua ikut aja.."( Lisa).
__ADS_1
Mereka berempat menghampiri meja Randi.
" Ran kita boleh gabung gak?" ( Alisha).
"Hemm" Jawab Randi cuek.
"Boleh apa gak? kok cuma hemm doang.." Ucap Lina yang berdiri dekat Alisha dan Tasya lalu menyengol lengan mereka berdua.
"Boleh"(Randi).
Mereka pun duduk dan langsung memesan makanan, tak lama makanan pun tiba.
" Dingin banget si pantesan gak ada yang mau ngedeketin dia, boro2 deket di ajak ngobrol aja orang gak mau, kayak es begini .." Gumam Alisha sambil melirik ke arah Randi.
Sesekali dia melirik ketahuan oleh Randi, karna malu Alisha tersenyum walaupun senyum paksa.
" Guys temenin gua ke toilet si gua mau pipis.."(Lisa).
"Iya udah yuk. "(Lina, Tasya).
" Lah kok cuma bertiga sih, Alis ayuk ke toilet temenin.."(Lisa).
"Yaelah ke toilet aja langsung berempat, bertiga aja gua nunggu sini aja.."(Alisha).
"Dasar gak etis ah.." Pekik mereka bertiga pergi dengan wajah cemberut.
" Dasar punya sahabat macam mereka, kemana2 harus berempat ke wc aja harus berempat haha.. " Bisik Alisha kecil sambil tersenyum.
Tinggal Alisha dan Randi saja di meja itu, mereka hanya diam, Randi pokus makan dan Alisha pokus di hp nya.
" Mending gua ajak Randi ngobrol aja, trus gua tanya kenapa Randi bisa sedingin ini.." Gumam nya kecil.
"Randi!"(Alisha).
"Hemm.."(Randi).
"Lo kenapa si ran dingin banget gak pernah ngomong?"(Alisha).
"Gak apa-apa.."(Randi).
"Hemm!" Karna mendapat jawaban begitu, Alisha pun menghentikan pertanyaan nya dan memegang kepala nya.
"Iya udh, gua ke kelas duluan ya Ran.."(Alisha).
"Iya.."(Cuek).
__ADS_1
"Ganteng-ganteng, tapi dingin ih ting bating.."Lirih nya sambil menyilang kedua tangannya di dada, lalu pergi menuju kelas, pelajaran di mulai dan mereka mengikuti pelajaran dengan penuh keyakinan.