Akhirnya Cinta

Akhirnya Cinta
eps 18


__ADS_3

Alisha mengembangkan senyumnya, menatap goresan jingga yang menawan tepat di hadapannya, semilir angin yang berhembus sesekali memainkan rambut halusnya yang tergerai, Alisha memejamkan kedua matanya dengan ukiran senyum.


Randi yang duduk di samping alisha hanya mampu tersenyum, dan terus menatap alisha dari samping kirinya, sehingga randi merasakan sentuhan hangat pada tangan kirinya, randi mulai menatap tangannya yang di genggam erat oleh alisha.


"Terimakasih ya randi kamu udah membuat aku merasakan kedamaian dan indahnya senja, aku pastinya akan menyukai senja dan terus mengajak kamu melihat senja sampe kamu merasa bosen" ucap alisha tersenyum lebar sehingga giginya yang rata terlihat jelas


" Sama-sama alisha, aku akan berterimakasih jika kamu selalu mengajak aku pergi melihat senja bersama, aku tidak akan pernah merasa bosan apalagi bersama kamu " jawab randi sembari memandang goresan jingga


Alisha hanya tersenyum .


"Alisha seandainya candra ada di sini apa mungkin aku akan merasakan hal yang sama?"


"Maksud kamu? bisa senyaman ini saat aku melihat senja barengan sama kamu" tanya alisha sembari bersandar di bahu randi


Randi terus memandang alisha yang sedang bersandar di bahunya.


"Iya, karna melihat senja bersama candra akan lebih indah di banding bersamaku, karna candra adalah laki-laki yang kamu cintai"


" iya, tapi aku belum pernah ngerasain semua itu apalagi melihat senja barengan sama candra"


"Belum saat nya alisha"

__ADS_1


" Gak mungkin semua itu bisa terjadi ran, karna candra sudah mempunyai kekasih "


Alisha memasang wajah lesunya, namun seketika alisha menatap ke arah randi .


" Randi kamu janji yah, kalau kamu bakalan terus nemenin aku , dan jika aku meminta kamu buat melihat senja lagi walaupun cuma sebentar"


"Iya aku janji" sahut randi


Entahlah apa aku harus bahagia atau sebaliknya, Randi terdiam di antara ilalang yang bergelayut lembut akan tiupan angin di sore itu, tatapannya lurus pada sang senja yang menggores di bentangan langit di ujung barat kehangatan sang senja begitu begitu terasa.


Mereka mulai beranjak untuk meninggalkan bukit karna malam akan segera tiba, Randi berjalan di depan Alisha.


Randi menoleh sesaat lalu memamerkan senyumnya, tangannya mengulur ringan hingga menggenggam erat tangan alisha yang di tariknya hingga kini berada di hadapannya.


Mereka berdua kembali berjalan dengan beriringan menampaki tanah kering berumput liar.


"Wahh semakin indah" ucap alisha


dengan kagum yang tidak berpaling menatap goresan berwarna jingga penghias langit sore itu, randi hanya tersenyum menatap alisha


"Alisha aku sangat senang melihat kamu seperti ini, aku akan semakin senang jika kamu terus bersama ku, tidak hanya menjadi temanku sebentar, tapi menjadi teman hidupku selamanya" gumam randi sembari menatap alisha penuh arti

__ADS_1


"Randi" ucap alisha


"Iya" sahut randi


"Terimakasih ya "


"Sampai kapan kamu akan berterimakasih terus ?" randi bertanya sembari menaiki alisnya keatas


Alisha tertawa pelan di sampung randi sembari menatap kakinya yang sedang berjalan.


" Bukan begitu maksud ku "


"Terus?"


"Iya aku sangat senang hari ini karna kamu ran" ucap alisha dengan senyum yang menghias wajah cantiknya


Randi menatap alisha dalam senyumnya, entah mengapa hari ini dia juga merasakan hal yang sangat berbeda, dia ia tidak pernah menyangka jika dia bisa sedekat ini dengan alisha.


"Aku akan terus buat kamu senang alisha"


Alisha tersenyum, mereka sampai di mana mobil mereka terparkir, lalu melajukan mobil mereka meninggalkan tempat itu dan menuju rumah alisha.

__ADS_1


__ADS_2