
**CANDRA POV**
"Duh apa bener kalau vika mau pindah kuliah disini, gawat!" gumam candra
Candra merenung di ruang tamu, kedua orang tua nya kebingungan di buatnya.
"Can kamu kenapa sayang? lagi ada masalah" ujar mamanya candra
Tidak ada sahutan dari candra, candra masih bergeming di tempatnya.
"Can " ujar mama nya sambil menepuk punggung kiri candra
"Eh ma, ada apa ma?" sahut candra sambil menggaruk kepala nya yang gak gatal
"Kamu kenapa garuk kepala, jangan bilang kalau kepala kamu ada kutunya " ucap mamanya dengan nada panik
"Eh mama enak aja ya gak mungkin lah ma, rambut candra ada kutu nya ada-ada aja mama ini" pekik candra sembari tertawa lebar
Mama dan papanya juga ikut tertawa sembari menggelengkan kepala melihat tingkah candra.
"Terus kenapa garuk-garuk kepala, kamu lagi ada masalah?" tanya papa
" Iya nih pa ma, candra lagi pusing"
"Pusing kenapa candra, cerita aja ke mama papa siapa tau mama bisa bantu" ucap mama
" Ma vika mau ke jakarta dan ngelanjutin kuliahnya disini" ucap candra
__ADS_1
" Lah bagusnya candra, kalian bisa ketemu tiap hari " sahut papa
"Tapi masalahnya pa, kalau vika kuliah disini candra gak bebas"
"Iya kenapa gak bebas?"
"Candra menyukai teman sekelas candra"
"Hahhhhh"
Sontak mama dan papanya kaget
"Kamu menyukai wanita lain?" tanya mama
"Iya ma, namanya Alisha"
" masih pa "
" Candra kamu harus memilih salah satu diantara mereka berdua, kalau kamu lebih menyukai alisha kamu pilih alisha, kalau kamu lebih sayang sama vika kamu pilih vika, jangan nyakitin perasaan orang lain ya can, mama gak mau kamu menyakiti hati wanita " ucap mama nya sembari mengusap bahu candra
"Iya can, jangan sampai kamu menyakiti anak orang, kasian! kamu lihat papa seumur hidup papa hanya ada satu wanita, yaitu mama kamu cinta pertama dan cinta terakhir papa" papa memperjelas
" Iya ma pa" jawab candra singkat
"Yaudah kamu pikir-pikir lah dulu can" tambah mama
"iya, kalau begitu candra kekamar dulu ya"
__ADS_1
Lalu candra bergegas pergi dan menaiki anak tangga menuju kamar nya.
" Benar juga apa yang mama papa katakan, tapi aku harus bagaimana? aku benar bingung dengan perasaanku, aku menyukai alisha tapi disisi lain aku menyayangi vika, huhhh" Candra mendesah
Tiba-tiba hp candra berdering, ada telpon dari vika tanpa berpikir panjang candra mengangkat telpon vika.
Call on
"Halo sayang nya vika, sayang kamu bisa jemput aku di bandara gak? aku udah sampai di bandara nih, bisa kan sayang aku tunggu ya dah"
Call off
Tanpa sahutan dari candra, vika langsung mematikan telponnya.
"Vika ini kebiasaan tanpa ada balasan dari ku, malah dia mematikan telponnya" Bisik candra pelan
Candra beranjak dari tempatnya, dan bergegas pergi menuju bagasi mobil, kemudian melajukan mobilnya menuju bandara.
Empat puluh lima menit kemudian candra sampai di bandara, terlihat vika yang melihat candra langsung berlari menghampiri candra.
" Sayangggggggg " teriak vika dan langsung memeluk candra dengan erat, candra membalas pelukan vika kemudian mencium kening vika.
" Sayang, aku kangen banget sama kamu, kamu kangen gak sama aku " ucap vika melepaskan pelukannya lalu memonyongkan mulutnya di depan candra
Candra yang melihatnya, tanpa berkata apapun, langsung mencium bibir vika dengan lembut.
"Sayang kamu apa-apaan si, ini di tempat umum malu tau" pekik vika dan langsung mendorong tubuh candra
__ADS_1
"Maaf sayang aku kangen banget soalnya hehe" candra tersenyum