
"Kalian ke kelas duluan, gua mau ke toilet dulu " ucap alisha lalu diangguki oleh ketiga temannya, alisha berlari menuju toilet, akibat buru-buru alisha menabrak seorang laki-laki yang tidak di kenalnya.
"Eh kalo jalan tuh yang benar, mata tuh di pake" gerutu alisha sambil merapikan rambutnya dan menatap kearah laki-laki itu.
Laki-laki itu hanya menaiki kedua alisnya dan pergi begitu saja.
"Woyyy bilang maaf ke! malah pergi dasar kecoakkk!" teriak alisha sambil melemparkan gumpalan kertas yang ada di lantai.
"Yeyyyy kena!" ujar alisha dengan girang karna ia melempar tepat sasaran.
Alisha melihat cowo itu berbalik badan dengan tatapan elangnya.
Kertas itu lalu di lempar balik oleh cowo itu dan kena kepala alisha.
"aduhhh" pekik alisha " gilaa, dia nimpuk gua balik"
Reaksi cowo itu tersenyum licik seolah pertandingannya menang.
Alisha segera menghampirinya, sambil membawa segumpalan kertas itu.
"Lo siapa hah? berani-beraninya lempar gua!" alisha berkacak pinggang sambil menatap cowo tengil itu dengan kesalnya.
Giliran tabrakan sama candra malah salting, ehh ini tabrakan sama cowo lain malah marah dasar cintaa ๐๐
"Dan lo siapa? berani-beraninya lempar gua pake kertas ini" cowo itu merebut kertas dari tangan alisha dan menunjukkannya.
" kenapa malah dia nanya balik sih bukannya menjawab pertanyaan gua tadi!" gumam alisha dengan kesal.
__ADS_1
"Kalo lo cewe gua jambak tuh rambut" ucap alisha sambil mengangkat tangan lalu mengepalnya.
" oh ya " ucap cowo itu dengan menantang.
" Yaelah lo ngeselin banget sih "
"Lo gak tau gue" ucap cowo itu sambil menatap alisha.
"Dih siapa juga yang kenal sama lo"
"Banyak kok yang kenal sama gua, tapi teman-teman sekelas gua๐" ucap cowo itu sambil ketawa.
" Dasar gila" seru alisha lalu pergi menuju toilet.
"Eh tunggu dulu, kita belum kenalan" ucap cowo itu mengejar alisha.
"Jutek banget sih, oya nama gua vano prodi ekonomi"
"Bodoamat, gua gak nanya!" pekik alisha dan bergegas pergi.
"Cantik-cantik tapi judes" cowo itu pergi kekelasnya.
Tibalah alisha di toilet, pertama alisha melihat pantulan wajahnya di cermin besar sambil berkata.
"Alisha, apa kau tetap mencintai dia? kurasa kau harus melupakan dia, karna dia sudah mempunyai kekasih! cobalah bersikap santai dan lupakanlah" Alisha tersenyum menatap dirinya sendiri lalu membasuh wajahnya.
Selesai membasuh wajahnya, alisha keluar dari toilet dan menuju kelasnya.
__ADS_1
Dikelas, mereka semua tengah menikmati waktu bebasnya, karna dosen hari ini tidak masuk alasan karna keluar kota, otomatis senang dong, siapa coba yang gak senang?
apalagi dosen yang gak masuk ini sangat menyebalkan dan suka banget bikin mahasiswa nya sulit, jadi semua mahsiswa gak suka sama dia๐
Lisa yang buru-buru mengerjakan tugas merasa lega karna tugas itu akan di periksa minggu depan.
Vika terus memandang alisha dengan sinis, sesekali dia melihat kearah alisha dan alisha melihat balik kearah vika.
"Lo kenapa ngelihat gua segitunya? gua cantik! imut! manis! gua akui kok gua memang cantik banget, imut ya emang imut banget, manis apalagi๐๐"
Ketiga sahabat alisha tertawa ngakak mendengar perkataan alisha, alisha pun ikut ngekek mendengar perkataannya sendiri.
Randi yang melihat tingkah alisha, hanya tersenyum dan memandang alisha dengan penuh arti.
"Dih sok yess banget" jawab vika sinis dan menyunggingkan sudut bibirnya sebelah kiri
"Sayang lo liat kan, makin hari alisha makin ngelunjak sama aku" ucap vika kepada candra.
"Yaudah sayang jangan kamu ladenin ya"candra menenangkan, vika hanya mengangguk.
"Awas lo alisha " gumam vika sambil tersenyum kecut.
"Idih najong banget tuh muka pengen gua tabok kali, ngeselin banget dan gua bakal..."
" bogem dia aja alisha" potong lina.
Karna tidak ada dosen, mereka memilih pulang, mereka tampak pergi meninggalkan kelas dan menuju parkiran.
__ADS_1