
**KAMPUS**
"WOYYYY" seketika alisha tersadar dari lamunannya yang entah kemana.
Alisha celangak-celinguk gak jelas sambil menggaruk tengkuk yang tidak gatal.
"Kenapa lo ngelamun aja" suara melengking dari mulut tasya.
" Bisa di kecilin gak sih, ini kantin tasya" gerutu alisha sambil mencubit bahu tasya
"Ini lagi dari tadi makan mulu emang gak kenyang-kenyang" ujar alisha kepada lina karna banyak sekali memesan makanan.
" Kayaknya gak makan dua hari nih "tambah lisa sembari memainkan ponselnya.
"Moof yo, guo gok soropon korno boro-boro tokot tolot" sahut lina yang ngomong gak jelas karna mulutnya penuh dengan makanan.
"ngomong opo sih ndok gok jolos😂😂" Ledek alisha sambil mengikuti cara bicara lina.
Serontak mereka tertawa dan bikin kantin jadi ramai, biasanya kantin sangat tenang karna banyak pengunjung yang diam saat makan,
"Udah-udah jangan ngomong dulu, habisin dulu tuh makanan di mulut lo" tambah tasya sambil mencubit tangan lina.
"Tas, sakit tangan gua" pekik lina yang masih setia dengan makanannya.
" Itu bukan tangan"
__ADS_1
"Terus?"
"Paha😂" jawab tasya sambil ketawa-ketawa
"Paha gua disini bukan disini, lo nanti gua pites langsung koit lo jangan berani-beraninya lawan gua😅" lina dengan lucunya memperagakan apa yang dia katakan.
"Gak ada teorinya bambang"
"Udah, tadi gua yang bikin barusan" seru lina
"Udah di ketok palu belum sama pak hakim hah?" tambah lisa
"Emang lagi sidang apa?" Tanya lina sambil minum sirup strowberry nya.
Mereka saling adu bacot, tapi alisha hanya tertawa dan sesekali menatap layar ponselnya.
"udah ah! ribut mulu kerjaan kalian, nanti matakuliah dosen siapa gua lupa, maklum lah yakk gua lagi banyak pikiran" ucap alisha sembari meminum jus apelnya.
" Pak hermansyah "
" Astogeee, gua lupa ngerjain tugas" Lisa melotot dan beranjak dari duduk.
"Lo mah emang pemalas kerjaannya pacaran mulu, di hukum tau rasa lo"
"gua belum ngerjain sama sekali, gua syokkk gaess haduhhh" ucap lisa sambil menepuk jidatnya dengan telapak tangan.
__ADS_1
"Udah sih biasa aja, minta aja ke alisha dia kan pinter" jawab tasya dengan santainya.
"Kok kalian gak ngasih contekan ke gua sih, pelit banget jadi sahabat, udah tau otak sahabatnya emang gak nyampe sekilo😂"
"Baca grup makanya lisa, lo mah kebiasaan malas bener mau buka grup kelas kerjaannya vc'an mulu sama doi, jelas-jelas grup kelas tuh gunanya buat sharing dan kirim jawaban, berbagi supaya di akhirat masuk surga"ucap lina menasehati dengan panjang lebar.
" Gua malas baca grup lin, palingan juga tuh grup ngegibah bahas yang aneh-aneh, apalagi si serli tuh suka banget ngirim stiker jorok gua paling gak suka, makanya gua malas buka-buka grup" Lisa menghela napasnya dengan berat lalu membuangnya dengan sembarang.
"Dari pada stalking gebetan yang jelas-jelas gak bisa kita dapetin ya buat apa, ya enggak lin" tambah alisha
"Haha ya lo yang lagi di deketin sama gebetan, kalau kita mah udah punya pacar😂"lisa menertawakan alisha
"Yatuhan, gua di skakmat😅, apalah dayaku yang jomblo ini padahal muka gak jelek-jelek amat ya tapi gua jomblo😂 etttttsss bukannya tidak ada yang mau ya, yang mau sama gua banyak tapi sayang gak masuk dalam daftaran buku gua, salah satunya randi tapi gua lagi mencoba membuka hati gua untuk dia" ucap alisha
Lisa membuat hati alisha hancur karna laki-laki yang dicintainya sudah punya kekasih.
" Ya gak papalah, namanya juga lagi usaha"
"Usaha tanpa hasil" sahut tasya sambil mengunyah permen karet.
"Udah ah, kalian ini jadi bahas kemana-mana, gua ini lagi ngebahas tugas tadi, gua nyontek punya lo yah alisha" pekik lisa dan berdiri
"Iya nona pemalas, yuk capcusss kelas" ajak alisha dan berdiri
Lalu mereka membayar terlebih dahulu, setelah selesai membayar mereka langsung pergi menuju kelas.
__ADS_1