
Setelah di parkir, Alisha dan Randi mengendarai mobil dengan kecepatan sedang untuk menuju cape yang telah mereka janjikan, Alisha dan Randi sebenar nya ingin melajukan mobil dengan kelajuan tinggi agar cepat segera sampai di kape, Tapi keselamatan lebih di utamakan, karna jalanan cukup ramai.
Empat puluh lebih di perjalanan akhirnya Alisha dan Randi sampai di kape, Mereka turun dari mobil dan menuju ke dalam cape lalu duduk di sebuah meja yang kosong.
Randi memesan minuman dan makanan yang sama sesuai yang di minta oleh Alisha.
Alisha nampak diam dan memikirkan sesuatu, karna tak tahu memulainya dari mana, setelah diam beberapa menit akhirnya Alisha buka suara, Walaupun alisha tidak tau memulainya dari mana.
"Randi kenapa kok tumben lo ngajak gua makan di sini" ujar Alisha dengan nada bicara yang sedikit rendah
Sebelum Randi menjawab, pesanan makanan dan minuman mereka datang.
" Iya gak papa lis gua cuma pengen makan bareng lo aja al " Randi menjawab sembari tersenyum
Alisha tersenyum, tanpa berkata sepatah kata pun, mereka menyantap makanan setelah makanan habis mereka melanjutkan pembicaraan.
"al " randi nampak gugup saat memanggil nama alisha
"iya ran ada apa?" sahut alisha dengan tenang
" al aku boleh ngomong sesuatu gak sama kamu?" ujar randi menatap alisha
"kok tumben randi manggil aku kamu, kenapa kok dia jadi berubah gini ya udah kaya bunglon aja, dulu pas awal masuk kuliah dia perhatian, banyak bicara, dan beberapa bulan kemudian dia dingin, cuek, sedikit bicara, sekarang dia udah mulai banyak bicara lagi dan hemmmm udah kayak bunglon aja berubah-ubah" gumam alisha dalam hati sambil mengerutkan dahi
__ADS_1
" iya boleh kok ran " sahut alisha
" apa gua jujur sekarang ya tentang perasaan gua sama Alisha, tapi gua takut alisha nolak, lebih baik gua tunggu waktu yang tepat aja " randi membatin
" besok berangkat bareng ke kampus, lo mau gak?" (randi)
" emmmm " Alisha nampak bingung
" sekarang udah lo gua dasar randi " alisha membatin
" gak mau al ? " tanya randi karna tidak mendapat jawaban dari alisha
" gak kok ran, gua lihat keadaan dulu ya entar gua kasih kabar " alisha tersenyum
"bu" teriak alisha memanggil pelayan kape
sebelum alisha membayar makanan dan minumannya, randi terlebih dulu membayar.
" ran nanti gua yang bayar sendiri " ucap alisha menolak
" udah gak pap al, lagian gua kan yang ngajak lo ke sini berarti ini udah urusan gua "(randi)
"iya tapi ran gua masih punya uang buat bayar"(alisha)
__ADS_1
"udah gak papa al"(randi)
"ya udah deh terimakasih ya ran"(alisha)
"iya sama-sama al"(randi)
"oya ran, kalau begitu gua pamit pulang dulu ya"(alisha)
"iya al terimakasih ya atas waktu nya hari ini"(randi)
alisha mengangguk dan tersenyum, lalu Alisha pergi meninggalkan randi yang masih tak bergeming dari posisinya sambil menatap Alisha yang menjauhinya.
Setelah Alisha pergi, Randi pun meninggalkan kape dan memilih untuk langsung pulang ke rumahnya, ketika berada dalam mobil, pikirannya selalu tertuju le arah Alisha.
"Apa Alisha punya perasaan yang sama seperti gua, apa alisha menyukai gua, gua takut setelah gua mengungkapkan rasa cinta gua ke dia tapi alisha tidak ada perasaan apapun ke gua, kalo alisha nolak gua gimana?" pertanyaan itu lah yang terus muncul dalam pikirannya.
*
*
*
Terimakasih sudah membaca! jangan lupa like comen dan vote ๐๐ค
__ADS_1