
**SORE HARI**
Hari ini alisha tidak masuk kuliah, mungkin karna efek kejadian tadi malam menangis semalaman, badannya terasa tidak enak.
Alisha terdiam memandang langit senja sore itu, di balkon rumahnya hanya seorang diri semilir angin berhembus sesekali menghapus air matanya, namun lagi-lagi cairan bening itu mengalir di wajah cantiknya.
"Non Alisha"
Alisha segera menghapus air matanya, ketika bi ina berjalan pelan menghampirinya
"Ada apa bi" tanya alisha
"Di bawah ada yang mencari non, katanya mau ketemu sama non alisha" ucap bi ina
Tanpa kembali bertanya, Alisha segera mungkin berjalan menuju lantai bawah, dilihatnya sudah ada seseorang yang tidak ia kenali sedang duduk di ruang tamu.
" Maaf anda siapa ya? ada perlu apa mencari saya?" tanya alisha dengan sopan
"Hey alisha kenalin aku yoga, maaf sudah ganggu waktu kamu, aku kesini cuma mau menyampaikan pesan saja ada yang mau ketemu sama kamu"
"Siapa" tanya alisha kebingunggan.
__ADS_1
" Kalau kamu mau tahu kamu segera ikut aku"
" Tapi aku gak bisa ikut dengan kamu, aku tidak mengenali kamu "
"Kamu tenang alis aku gak macam2, aku cuma mengantar kamu saja bertemu seseorang"
"Baiklah"
Mereka langsung keluar dan memasuki mobil pria itu, dan perlahan mobil itu berjalan dan menuju tempat tujuan.
Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di sebuah bukit yang sangat indah ketika senja.
"Randi" ucap alisha dengan senyuman agak mengembang
Hembusan angin yang halus mulai memeluk keduanya dalam diam yang cukup lama, keduanya masih menatap senja cukup lama entah apa yang kini ada dalam pikiran mereka.
"Randi mengapa lo meminta seseorang membawa gua kesini, kenapa bukan lo sendiri yang ke rumah" ujar alisha memulai pembicaraan
"Maafin aku alis, aku takut kamu tidak mau jika aku mengajak kamu langsung kesini" sahut randi
"Gak perlu kamu minta maaf sama aku randi, gak papa kok aku gak bakal nolak kamu jika kamu mengajakku pergi" Alisha mengikis senyum tipisnya, hembusan angin yang kembali menyapa membuat rambut alisha beberapa kali berkibar, randi langsung menyapu rambut alisha tanpa ragu sedikitpun.
__ADS_1
Randi tau jika Alisha sedang sedih, Karna ia tau jika Alisha menyukai candra dan dia melihat tadi malam jika Alisha mendengarkan Candra berbicara di telpon dengan vika, sehingga alisha hari ini tidak masuk kuliah.
Randi langsung meraih kedua tangan alisha, keduanya kembali beradu tatap satu sama lain .
" Kamu tau kenapa aku memintamu datang di tempat ini" tanya randi yang masih memegang tangan alisha, Alisha hanya menggelengkan kepala pertanda tidak tahu
"Aku tau alisha, selama ini kamu tidak menyukaiku aku sadar jika aku tidak bisa memaksakan kamu membalas cintaku, tapi aku juga gak bisa melihat kamu sedih seperti ini, al aku akan siap menemani kamu di saat kamu butuh seseorang, karna aku juga tidak mau kehilangan kesempatan itu, walaupun aku tau kamu tidak akan pernah menyukaiku"
"Dan kenapa aku mengajak kamu di tempat ini, karna aku ingin merasakan kehangatan senja di tempat ini bersama kamu" tanya randi menatap alisha dengan tersenyum
Alisha mulai memejamkan kedua matanya, mulai menghirup kelembutan angin yang sesekali berhembus, dan perlahan kedua matanya mulai terbuka ia telah menemukan kedamaian bersama randi
"aku tidak pernah ngerasain senja sehangat ini ran" ucap Alisha sembari memeluk randi dengan eratnya, Randi tersenyum merasakan jantungnya yang berdegup dengan kencang
"Alisha aku janji aku akan selalu ada buat kamu di saat kamu butuh aku, kamu jangan menangis lagi ya" ucap randi sembari mengusap rambut alisha dengan lembut
" Terimakasih ran karna kamu udah buat aku menjadi tenang, terimakasih!" sahut alisha yang masih memeluk randi dengan deraian air mata
Alisha melepas pelukannya dan berdiri di depan randi, Randi melihat wajah alisha yang penuh dengan air mata langsung menghapusnya dengan tangannya.
" Kamu jangan sedih lagi ada aku disini" ucap randi, Alisha tersenyum hatinya merasa tenang dan damai.
__ADS_1