Aku & Keegoisan

Aku & Keegoisan
Penderitaan Anya


__ADS_3

Sudah seminggu lamanya Zahira membantu Dokter Erwan untuk menjaga gadis yang baru saja mengalami kecelakaan itu, Zahira merasa kasian terhadapnya karena dalam kondisi seperti itu tidak ada keluarga yang menjaga disampingnya. Gadis itu sudah melewati masa kritisnya sekarang tinggal menunggu kapan Dia akan sadar.


Zahira membantu untuk memeriksa keadaannya saat Zahira akan memeriksanya ternyata Gadis itu pun sadar. Dengan mata menyipit Gadis itu mulai bertanya dalam keadaan yang bingung.


"Aku, Sekarang Ada dimana? Tanya Gadis itu kepada Zahira


"Kau, sedang berada dirumah sakit. Ayo istirahat lagi. Karena kecelakaan dirimu perlu banyak istirahat". Dengan tersenyum Zahira menjawab


"Terima kasih telah merawatku". Balas Gadis itu.


"Tidak masalah hehe ayo istirahat lagi, Kau mau apa? kalau butuh sesuatu bilang saja yah. Aku permisi dulu". Zahira pun akhirnya pergi meninggalkan Gadis itu


**


Sherly yang sudah tau bahwa Papanya akan membunuh gadis itu, Dia akhirnya berusaha untuk membantu melepaskan Gadis itu. Karena Dia tau semua kejadian itu bukan karena sebab Gadis itu, Dia sebagai seorang perempuan rasanya tidak tega melihat perempuan lain harus disiksa bahkan dibunuh karena bukan salahnya. Iya benar saja, Karena ulahnya sekarang Papa harus mencari keberadaan Gadis itu. Untung saja Papanya tidak tau bahwa Sherly lah yang membantu Gadis itu untuk kabur.


"Untung saja aku tidak sejahat Papa.


"Sekarang aku harus mencari keberadaan Kakakku Bian, Aku sangat merindukanmu Kak, Hiks..Hiks". Tidak terasa air mata Sherly pun jatuh karena menahan kerinduan akan kakak kesayangannya itu.

__ADS_1


Ketika Sherly sedang menangis tanpa Dia sadari bahwa Papanya sudah ada di hadapannya. Dengan tergesa Sherly langsung membersihkan tetesan airmatanya dengan menggunakan jari tangannya.


"Sayang, Kau kenapa menangis? Papa tau jika kau sangat merindukan Kakakmu,bersabarlah kita pasti menemukannya". Dengan memeluk putrinya itu


"Papa, Aku berharap jika kakak sudah kembali Papa bisa menjadi yang lebih baik lagi, aku mohon kepada papa". Dengan mengatupkan kedua tangannya Sherly memohon kepada Papanya itu


"Sayang, Apa yang kau katakan? Papa tidak akan berubah menjadi jahat nak, tapi jika ada orang yang menganggu keluarga kita mungkin Papa tidak akan diam nak". Balas Papa Bian lalu memeluk kembali putrinya itu


"Papa, walau pun mereka jahat tapi tidak sebaiknya kita membalasnya dengan kejahatan juga itu tidak akan ada untungnya Pa. Lalu apa bedanya kita dengan mereka. Ucap Sherly dengan memelas


"Sudahlah nak, Lebih baik kau istirahat saja ini sudah malam, Papa mau mengerjakan tugas kantor masih banyak sekali".


"Sudahlah Nak, Kau tau Papa tidak suka kau yang seperti anak kecil ini.


"Baiklah, Pa.


**


Zahira kembali memeriksa keadaan Gadis itu kondisinya sudah sehat dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti berjalan. Karena rasa penasaran akhirnya Zahira memberanikan diri untuk menanyakan identitas Gadis itu.

__ADS_1


"Hai, bolehkah aku bertanya padamu? Ucap Zahira


"Boleh. Balas Gadis itu dengan singkat


"Apa kau memiliki nama?" Hemm, Aku ingin lebih mengenalmu. Tanya Zahira kembali


"Panggil saja aku Anya, Lalu siapa namamu?


"Namaku Zahira, Kau punya keluarga?? Aku akan membantumu memberitahu keberadanmu kepada mereka.


"Aku tidak punya keluarga, Ayah dan Ibuku sudah meninggal". Balasnya dengan sedih


"Baikla, jika begitu kau tinggal saja bersamaku".


"Benarkah, kau baik sekali". Karena merasa senang zahira dan gadis itu berpelukan


Flashback


Saat Anya diculik ternyata Papa Bian pun meminta kepada anak buahnya untuk menghabisi Ayahnya juga. Ayahnya terbunuh sesudah Zier datang mencari Anya. Naasnya Zier yang tidak mengetahuinya langsung kembali pergi untuk mencari Anya. Setelah Zier pergi Suara tembakan membuat Ayahnya tidak sadarkan diri. Tembakan itu tepat terkena di Dadanya sehingga saat warga datang membantu Ayahnya Anya sudah tidak bernyawa. Anya yang mengetahui bahwa Ayahnya sudah terbunuh melalui rekaman video membuatnya tidak sadarkan diri, setelah sadar Anya pun akhirnya menangis tidak ada henti. "Dasar kalian manusia tidak tau diri!!!!!! Ucap Anya dengan tubuh yang gemetar

__ADS_1


Jangan lupa untuk bantu Author agar tetap semangat caranya dengan Like, Vote dan jadikan Favorit yah..Terima kasih💞


__ADS_2