
Setelah hasil otopsi didapatkan ternyata mayat-mayat tersebut tidak ada yang menunjukkan kalau Bian merupakan salah satu diantaranya. Berita ini membuat keluarga Bian sangat bersyukur karena masih memiliki harapan besar untuk kehidupan anaknya.
Keluarga Bian tetap mencari keberadaan putra satu-satunya itu. Bahkan mereka memberikan pengumuman jika siapapun yang menemukan anaknya akan mendapatkan setengah dari harta mereka. Semua orang yang mendengar pengumuman itu menjadi bersemangat untuk mencari keberadaan Bian Fahry Anak pengusaha besar Asal Korea Selatan.
"Wah, ini kesempatan yang bagus jika kita bisa menemukan putranya pasti kita akan menjadi kaya raya". Ucap salah satu warga itu
Saat Papa Bian sedang menunggu kabar tentang anaknya tiba-tiba ponselnya berdering "Dreeeet...Dreettt" Menandakan Ada panggilan masuk. Dengan segara Papa Bian mengangkat ponselnya.
"Halo Bos? "Saya ada kabar tentang tuan muda bian, tuan muda pergi ke Indonesia untuk menemui sahabatnya yang bernama Fanya Alfasy. Dia seorang gadis yang tinggal di kampung terpencil". Ucap anak buah Papa Bian
" Kurang Ajar!!!! Bentak Papa Bian
"Cepat kau cari gadis itu, bawa dia ke tempat yang jauh dan kurung dia disana semua ini karena ulahnya". Dengan emosi Papa Bian langsung membanting ponselnya
__ADS_1
Sudah 2 hari Bian tidak datang menemui Anya. Hal ini membuat Anya menjadi bingung bahkan khawatir jika Bian akan benar-benar pergi untuk meninggalkannya.
"Semua ini karena salahku". Ucap Anya dengan sedih
**
Anya pun akhirnya berniat untuk pergi bekerja di rumah mantan kekasih itu yang telah menjadi tuannya, saat dalam perjalanan menuju rumah Zier. Tiba-Tiba, Ada 2 orang yang tidak Anya kenal membawanya masuk kedalam mobil lalu pergi, saat didalam mobil 2 orang yang tidak dikenal itu membius Anya sehingga Anya tidak sadarkan diri. Saat Anya sudah sadar ternyata dia berada ditempat yang mirip dengan gudang, badan Anya pun diikat menggunakan tali bahkan mulutnya ditutup menggunakan kain sehingga Anya tidak bisa berteriak meminta pertolongan.
"Bagus, Jangan biarkan dia lolos aku akan memberi perhitungan dengannya!!" Balas Papa Bian melalui sambungan ponselnya
"Dengan siapa papa berbicara?? "Siapa yang tidak boleh dibiarkan lolos Pa ?" Tanya Sherly dengan heran dan bingung
" Tidak Sayang, Bukan siapa-siapa !" Kau salah dengar saja. Balas Papa Bian lalu pergi
__ADS_1
"Aku merasa Papa menyembunyikan sesuatu dariku. Ucap Sherly di dalam hati
**
Sudah 3 hari Anya tidak bekerja hal ini membuat Zier merasa ada sesuatu yang terjadi dengan Anya, Akhirnya Zier memutuskan untuk menemui Anya dirumahnya mungkin saja Anya sedang sakit atau sedang mengurus Ayahnya yang sakit. Entahlah saat itu Zier hanya bingung. Sesampainya Zier dirumah Anya ternyata, dirumahnya Zier hanya bertemu Ayahnya saja. Ayahnya pun mengatakan jika Anya sudah 3 hari tidak pulang kerumah. Hal ini membuat Zier terkejut bukan main dia pun akhirnya izin pulang untuk mencari keberadaan mantan kekasihnya itu.
"Kemana dia pergi?"Aku sungguh pusing dibuatnya, kenapa kau selalu saja membuatku merasa selalu memikirkanmu?" Ucap Zier kesal dengan menggaruk kepalanya itu.
Sekitar lebih dari 3 jam Zier sudah berkeliling menggunakan mobilnya itu mencari keberadaan Anya. Namun, Anya pun tidak ditemukan. Karena merasa sudah pasrah pada akhirnya Zier meminta bantuan kepada temannya yang berprofesi sebagai polisi untuk membantu mencari Anya.
Bersambung~
Jangan lupa bantu Author dengan cara like,vote dan jadikan favorite yah๐ terima kasih guys๐
__ADS_1