Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto

Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto
episode 72


__ADS_3

Di desa terlihat inari yang berlari menuju rumah seseorang yang ia kenal.


" Naruto dan yang lainnya sedang berjuang, kita harus berjuang juga. " ucap batin inari.


" paman, paman giichi. buka pintunya. " teriak inari yang terus mengetuk pintu rumah dengan kuatnya.


" Ayo kita pergi ke jembata, kalau kita melakukannya bersama sama kali ini kita pasti akan mengalahkan Gato dan anak buahnya. " saat inari akan menyentuh gagang pintu milik paman yang ia kenal terdengar suara dari balik pintu tersebut.


" inari... aku sudah putuskan untuk tidak melawan lagi, bahkan ayahmu juga... yang kita sebut pahlawan sudah tidak bersama kita lagi. " jawab paman tersebut yang membuat inari menurunkan kepalanya.


" kalau kita melawan, banyak korban akan berjatuhan. aku tidak mau kehilangan sesuatu yang berharga lagi, tak ada lagi yang mau menyesal. "


" aku... aku juga tidak mau menyesal, itu sebabnya kita harus berjuang. aku mencintai ibu dan kakek kau juga, paman giichi. aku mencintai semua orang yang ada didesa. "


" aku akhirnya menyadari tidak ada yang bisa diperbuat kalau aku hanya menangis terus, aku akhirnya berhasil. " teriak inari yang bergegas pergi meninggalkan rumah paman tersebut dan pergi kerumah warga yang mungkin akan mau membantunya.


Di dalam rumah tersebut terdapat dua orang wanita dan laki laki. yang satunya adalah seorang nenek dan mungkin yang laki laki adalah anaknya. " inari... sudah tumbuh menjadi anak laki laki mengagumkan " ujar nenek tersebut yang sedang asyik merajut dan bertanya pada paman giichi " apakah kau akan membiarkan inari pergi sendirian? ".


Inari yang tidak mudah putus asa pun terus memanggil warga yang dulu pernah membantu ayahnya melawan ganto namun sama sekali tidak ada yang menjawab membuat inari terus bertanya " kenapa tidak ada satupun yang membuka pintunya ". saat dia ingin putus asa tiba tiba muncul ingatan Naruto yang berkata " kau kuat " padanya membuat inari bersemangat dan pergi lagi menghampiri setiap rumah warga.


Sedangkan di jembatan, Haku terus meminta Naruto untuk membunuhnya membuat Naruto menjadi kesal dan terus menerus berjalan menjauh dari Haku.


" apa lagi yang kau tunggu. " tanya Haku.


" aku hanya tidak mengerti, apa alasanmu hidup didunia ini hanya untuk menjadi kuat "


" hal selain bertarung atau apapun pasti ada alasan lain yang bisa membuatmu diakui. " teriak Naruto yang masih merasa bingung kepada Haku.


" kau ingat saat kita bertemu? kau tahu apa yang kupikirkan? kau dan aku sama. " ujar Haku yang membuat Naruto kaget dengan perkataannya, " aku yakin kau pasti mengerti, aku minta maaf karena harus mengotori tanganmu dengan darahku ". Naruto yang mendengar ucapan Haku pun menanyakan apakah tidak ada cara yang lain selain membunuhnya secara langsung dan Haku menjawabnya " tidak ". Naruto dengan terpaksanya mengeluarkan kunainya sambil mengatakan " kalau saja...kita bertemu dalam keadaan yang berbeda, kita mungkin bisa berteman " dan berlari menuju haku. saat kabut sudah mulai menghilang dan Haku dapat menyadari bahwa saat itu zabuza dalam kondisi yang sangat gawat dimana dia akan di bunuh oleh kakashi. saat Naruto sampai ditempatnya dengan cepat Haku menangkap kunai milik Naruto membuat Naruto langsung terkejut. " maafkan aku, Naruto.... " Haku pun mulai merapal jurus " aku belum bisa mati sekarang " dan pergi dari hadapan Naruto. kakashi yang sebentar lagi akan membunuh zabuza dengan waktu yang tepat Haku muncul dihadapan kakashi yang membuat Haku terkena jurus andalan milik kakashi. saat itu zabuza ikut terkejut begitupun dengan kakashi yang tak lama anjing ninjanya menghilang dari tubuh zabuza. Haku yang hampir mati memegang tangan kakashi sambil memanggil nama Zabuza.


" kau bilang masa depanku adalah kematian? " tertawa zabuza


" kau salah lagi, kakashi. "


dirumah ibu inari terus melarang inari untuk pergi ke jembatan akan tetapi tekad inari sudah bulat sehingga bagaimanapun caranya dia akan pergi ke jembatan bersama senjata panah yang ia bawa. inari mengatakan pada ibunya bahwa ia sudah mengilingi satu desa tapi tidak ada seorang pun yang mau ikut. ibu inari terus melarang inari sampai kepintu yang membuat inari menjawab " aku memang masih anak anak tapi aku sudah tahu bagaimana caranya bertarung karena aku adalah anak laki laki ayah " mendengar ucapan inari tersebut yang membuat ibu inari mengingat tentang ayah inari. saat inari keluar dari rumah dengan terkejutnya inari melihat semua orang desa yang ia datangi ada didepan rumahnya saat ini.


Di jembatan Naruto yang terus mencari haku akhirnya menemukan haku, karna kabut masih belum menghilang. Naruto pun menghampirinya dengan terkagetnya Naruto melihat haku yang menahan jutsu milik kakashi.


" kerja bagu haku. " zabuza yang sudah mendapatkan kesempatan yang bagus langsung menyerang kakashi.


" dia mau membunuhku bersama dengan anak ini. " ucap batin kakashi yang bersiap untuk menghindar.


" aku sudah memungut benda yang sangat berguna bahkan disaat terakhirnya. " zabuza tanpa ragu mengayunkan pedang besarnya kepada kakashi. kakashi yang memeluk haku melompat mundur kebelakang.


" karena haku sudah mati kau jadi bisa bergerak. " ucap zabuza yang membuat naruto menjadi kesal. awalnya Naruto ingin ikut bergabung kepada kakashi namun dilarang oleh kakashi yang membuat naruto hanya bisa menjadi penonton. dengan hati hatinya kakashi menaruh haku dan menutup mata haku.


" Naruto! kau tak apa apa. " teriak sakura yang membuat Naruto menjadi sedikit gelisah.


" dimana sasuke. "


" oh iya apakah kau melihat sazurah. " teriak sakura sambil melambai lambaikan tangannya.


saat kakashi sedang melihat kearah Naruto dan sakura dengan tiba tibanya zabuza menyerang kakashi namun dengan cepatnya kakashi menendang tubuh zabuza.


" kalau begitu aku akan mengikutimu dengan begitu kau tidak melanggar perintah gurumu. " ujar tazuna, lalu sakura menggenggam tangan tazuna dan berlari menuju Naruto.


dengan sangat kagetnya sakura saat melihat sasuke tergeletak, menyentuh pipi sasuke.


" dingin, ini bukan genjutsu kan. " tanya sakura dengan suara lembutnya


" jangan pedulikan aku, disaat seperti ini kau boleh menangis. " ucap tazuna


" oh iya sazurah kemana, dari tadi aku sama sekali tidak melihatnya. " tazuna terus melihat kesana kemari mencoba mencari sazurah tapi sama sekali tidak melihatnya karna sazurah berada sangat jauh dari mereka.


" aku selalu mendapatkan nilai sempurna diakademi ninja. "


" aku bisa hafal aturan shinobi yang jumlahnya sekitar seratus aku selalu menulis jawaban dengan sempurna. " ucap sakura yang terus mengelus pipi sasuke.


" suatu hari ada pertanyaan seperti ini, tulislah aturan shinobi ke 25. seperti biasa, aku menulis jawabannya. " Sakura pun akhirnya menangis yang membuat tazuna merasa kasihan padanya.


" seorang shinobi tak boleh memperlihatkan perasaannya sedikit pun dalam keadaan apa pun, misi harus didahulukan. "


" seorang ninja harus memiliki kekuatan untuk tidak pernah menjatuhkan air mata. " ucap sakura yang menangis diatas tubuh sasuke.


" apakah ini...yang disebut shinobi itu terlalu menyakitkan. " ucap batin tazuna yang tidak tau harus melakukan apa selain melihat sakura yang terus memanggil nama sasuke dan menangis dengan sekencang kencangnya.


Zabuza yang sangat kelelahan melawan kakashi terus bertanya kenapa dia tidak bisa mengikuti gerakan kakashi. dengan cepatnya zabuza berlari menuju kakashi dan menyerangnya namun dengan mudahnya kakashi meninju zabuza yang membuat zabuza terdorong kebelakang. tanpa memberi jeda pad zabuza kakashi langsung menendang kepala zabuza.


" kau yang sekarang ini tidak akan bisa menang dariku. " ujar kakashi yang memegang pundak leher milik zabuza.


" apa kau masih tidak tahu... apa artinya kekuatan sejati. " ucap kakashi.


" ayo kita lihat apa yang akan terjadi. " ucap seseorang yang tak lain adalah ganto.


kakashi yang sudah tidak sabar membunuh zabuza akhirnya tercapaikan, kakashi yang mengatakan " selamat tinggal, iblis " kepada zabuza dengan tangannya yang sudah terdapat dua buah kunai. zabuza pun langsung menyerang kakashi dengan pedangnya namun dengan mudahnya kakashi menancapkan kedua kunainya kepada lengan zabuza yang terakhir.


" sekarang kedua tanganmu tidak akan bisa digunakan, kau juga tidak bisa membuat segel jurus. " seketika semuanya melirik keseorang bapak tua yang baru saja datang.


" oh! kau benar benar dikalahkan sekarang, kau mengecewakanku, zabuza. " seru Ganto yang membawa banyak sekali anak buahnya.


" Gato, kenapa kau datang kesini dan untuk apa anak buahmu itu. " tanya zabuza yang dijawab " rencananya agak berubah " oleh ganto sambil mengetuk jalan jembatan dengan tongkatnya.


" maafkan aku zabuza tapi kau harus mati disini. menyewa ninja yang biasa memakan banyak biaya makanya aku menyewa ninja pelarian sepertimu dan cara itu sangat bagus. untuk menghemat uangku dan membuat ninja saling bertarung dan menghabisi kalian disaat kalian selesai bertarung. nah, kau tentu tidak layak disebut iblis dari kirigakure kalau kulihat, kau hanyalah iblis kecil yang lucu. " ucap ganto yang membuat semua anak buahnya tertawa.


" kakashi... aku minta maaf, pertarungan kita berakhir sampai disini karena alasanku untuk membunuh tazuna sudah tidak ada maka tidak ada alasan lagi aku bertarung denganmu. " ucap zabuza yang mau tidak mau kakashi harus mengiyakannya. dengan santainya bapak tua tersebut berjalan ketempat Haku, sesampainya ditempat Haku dia mengatakan " sepertinya aku punya utang padanya " yang lalu menyenggol pipi Haku dengan kakinya " dia memegang tanganku sampai patah " dan menendang kepala Haku yang membuat Naruto kaget sedangkan zabuza hanya terdiam membisu.


" hah, dia sudah mati. " bapak tua tersebutpun menyenggol pipi Haku menggunakan tongkatnya yang membuat Naruto langsung marah besar dan langsung berlari mengarah ganto namun dengan sigapnya kakashi menangkap Naruto " berhenti jangan bertindak ceroboh.... " perintah kakashi yang membuat Naruto berhenti dan mengatakan kepada zabuza untuk mengucapkan sesuatu dan menanyakan apakah Haku adalah temannya.


" Diam, Haku sudah mati. " jawab zabuza yang membuat Naruto makin kesal.


" apa kau tidak merasakan apapun kalau dia melakukan itu, kau selalu bersamanya kan. "


" seperti Gato yang memanfaatkanku, aku juga hanya memanfaatkan Haku. sudah kubilang shinobi seperti kita ini hanyalah alat yang kuinginkan dari Haku adalah kekuatannya bukan orangnya, aku tidak menyesal. "


" apa kau... apa kau serius dengan perkataanmu itu. " tanya Naruto yang membuat kakashi menyuruh Naruto untuk diam.


" tidak ada gunanya kau bertengkar dengannya... selain itu.. " ucap kakashi yang langsung ditepis oleh Naruto dan berteriak mengatakan " Diam! dia masih menjadi lawanku " yang langsung menunjuk kepada zabuza.

__ADS_1


" dia... dia benar benar menghargaimu, dia sangat menghargaimu, apa kau tidak merasakan apapun, apa kau... apa kau tidak merasakan apapun, apa kalau orang sudah sekuat dirimu apakah sifatnya akan sepertimu, dia mengorbankan dirinya untuk melindungimu, dia bahkan tidak memperdulikan impiannya sendiri, mati hanya sebagai alat itu... itu sangat menyakitkan... " ucap Naruto yang mulai meneteskan air matanya sambil mengingat semua perkataan yang pernah Haku katakan padanya.


" bocah... jangan mengatakan apa apa lagi. " pinta zabuza yang ikut menangis membuat Naruto terdiam.


" Haku... dia tidak hanya berpikir tentang aku, hatinya terluka demi kalian sementara dia bertarung dengan kalian. aku tahu dia sangat lembut, aku senang bisa bertarung dengan kalian di saat saat terakhir. " zabuza lalu merobek kain yang menutupi mulutnya membuat ganto kebingungan.


" benar, bocah, itu seperti yang kau katakan shinobi juga manusia...mungkin saja takkan bisa menjadi alat yang tidak berperasaan, aku kalah. " lirih zabuza yang menyuruh Naruto untuk meminjamkan kunainya dan Naruto melemparkan kunainya kearah mulut zabuza yang langsung digigit oleh zabuza. dengan cepatnya zabuza berlari menuju ganto yang membuat ganto lari dengan cepatnya dan menyuruh anak buahnya untuk menghabisi zabuza. zabuza yang titik sasarannya adalah ganto membunuh semua anak buah ganto yang menghalangi jalannya. zabuza yang tidak mudah menyerah tetap mengejar ganto walaupun di punggungnya kini tertancap banyak sekali senjata. ganto yang langsung ketakutan melihat zabuza dengan berhasilnya melewati anak buahnya terlebih lagi ganto yang melihat gambaran iblis pada diri zabuza. setelah melewati puluhan anak buahnya ganto akhirnya zabuza berhasil menancapkan kunai milik Naruto di dada ganto namun lagi lagi zabuza tertancap senjata yang dipakai oleh anak buahnya ganto.


" kalau kau ingin pergi ketempat temanmu... pergilah sendirian. " teriak ganto yang memegang dadanya yang terkena kunai.


" sayangnya... aku tidak... bermaksud untuk pergi... ketempat yang sama...dengan Haku. "


" apa? jangan berlagak kuat... "


" kau akan ke neraka bersamaku... tak perlu khawatir kalau iblis dari kirigakure mati dan pergi ke neraka. dia bisa menjadi iblis yang sebenarnya. tunggu saja akan kita pastikan ini nanti kalau aku ini hanya iblis kecil yang lucu neraka. " zabuza yang mendekati ganto dan mengambil kunai yang berada ditubuh ganto lalu terus menyayat tubuh ganto sampai dia terjatuh kedalam laut. semua yang melihat kejadian itupun hanya bisa terbengong dan ketika zabuza menatap kepada anak buah ganto seketika anak buah ganto langsung mundur dengan wajah yang ketakutan sambil memberi jalan kepada zabuza. lalu zabuza berjalan kearah Haku dan melepaskan kunainya seraya memanggil nama haku.


" sekarang... selamat tinggal, Haku... terima kasih untuk semuanya... maafkan aku.. " lirih zabuza yang langsung terjatuh dan meninggal membuat Naruto menutup matanya.


" jangan menutup matamu, ini adalah akhir dari pria yang hidupnya penuh dengan tekad. " ujar kakashi.


" apakah aku sudah.. mati.. " tanya sasuke dalam hatinya.


" sakura, kau berat. " ucap sasuke yang membuat sakura terkejut dan langsung memeluk sasuke yang terus memanggil namanya.


pelan pelan sasuke tegak yang membuat sakura menyuruhnya untuk tidak bergerak tapi sasuke tidak mendengarkannya.


" lalu dimana naruto dan sazurah. selain itu apa yang terjadi dengan anak bertopeng itu. " tanya sasuke


" Naruto tak apa apa dan anak bertopeng itu, dia mati. " jawab sakura yang membuat sasuke sontak kaget.


" mati? apakah Naruto yang membunuhnya. " tanya sasuke yang membuat sakura menggelengkan kepalanya.


" bukan.. aku juga tidak begitu mengerti, tapi dia melindungi zabuza. " jawab sakura yang seketika ceria dan terus memuji sasuke.


" lalu sazurah kemana. " tanya sasuke yang terus melihat kesana kemari.


" hm entahlah dari tadi aku tidak melihatnya. "


" Naruto... sasuke tidak apa apa! dia masih hidup. " teriak sakura yang lalu sasuke melambai kepada sasuke membuat Naruto sedikit lega.


" hei,hei,hei, kalian jangan bersantai dulu. "


" ninja sialan...! kalian membunuh gudang uang kami. "


" kalau begini, kami akan menyerang kota dan mengambil barang berharga mereka. " seru anak buah ganto yang sekarang sudah menjadi mantannya.


" apakah kau mempunyai jurus yang bisa menghabisi mereka sekaligus. " tanya Naruto


" itu tidak mungkin! aku sudah kehilangan banyak chakra. " jawab kakashi yang masih dalam posisi duduk.


" ayo maju. " semua mantan anak buah ganto pun bergerak maju, selang beberapa detik muncul sebuah panah yang tidak lain berasal dari inari yang membawa semua warga desa.


" kalau ada orang yang mendekat kepulau kami... seluruh penduduk kota tak akan mengampuni kalian. " teriak salah satu warga yang m


membuat semua warga berteriak " ya "


" pahlawan memang selalu datang terlambat. " ucap inari dengan bangganya membuat tazuna merasa terharu.


" baiklah, aku akan membantu juga. " seru Naruto yang menambah jumlah orang dengan kage bunshinnya itu, melihat Naruto kakashi jadi ikutan menggunakan kage bunshin yang jumlahnya lebih banyak dari Naruto. melihat itu pun semua anak buah ganto lari menuju kapal yang sudah ada di samping jembatan tersebut.


" aku tak akan membiarkan kalian semua pergi dengan mudahnya. " ucap seseorang perempuan yang membuat semua orang yang ada disana mencari cari keberadaan dari si pemilik suara tersebut. sazurah yang berada tak jauh dari warga desa itu pun dengan pelannya berdiri dan seketika melesat melewati banyaknya warga sampai dimana dia melewati Naruto dan kakashi.


" apa itu. " tanya Naruto yang merasakan seperti ada yang baru saja melewatinya.


Semua terkejut saat kapal yang akan menjadi pelarian anak buah ganto tersebut seketika berubah menjadi kristal es dan semua anak buah ganto yang masih berada di jembatan tidak bisa menggerakkan kakinya lalu hawa berubah menjadi dingin membuat semua warga dan tim kakashi mengusap tangan mereka. selang beberapa detik muncul seorang anak kecil yang berdiri di belakang anak buah ganto tersebut membuat semuanya perlahan mundur setelah anak kecil tersebut membukakan matanya, terlihat matanya berwarna biru cerah dan terdapat simbol di mata anak kecil tersebut.


" kalian tidak diijinkan untuk pergi dari desa ini sebelum jiwa kalian terpisah dari tubuh kalian. " ucap anak kecil tersebut yang tak lain adalah sazurah akan tetapi semuanya tidak tau bahwa Itu sazurah karna kabut mulai berdatangan yang membuat semua hanya bisa melihat mata dan tubuhnya tidak dapat melihat wajah dan warna rambut sazurah. mendengar ucapan sazurah semua anak ganto langsung memohon untuk membiarkannya pergi tapi sazurah sama sekali tak menghiraukannya. lalu seketika sebagian anak buah ganto berubah menjadi patung es yang membuat sazurah mengambil kunainya dan menghancurkan semua anak buah ganto yang berubah menjadi es sampai terakhir yang berada tak jauh dari kakashi. kakashi yang samar samar tidak sengaja melihat warna rambut anak kecil tersebut berwarna orange dan belum terpikirkan dengan sazurah.


Setelah membunuh semua anak buah ganto, anak kecil tersebut pun menghilang dari kabut dan memunculkan sazurah di pinggir jembatan dengan keadaan sekarat membuat semuanya menjadi khawatir terlebih lagi Naruto dan sasuke yang langsung menghampiri sazurah. tapi sialnya sazurah tiba tiba kepleset yang menyebabkannya tercebur kedalam laut yang membuat Naruto berteriak memanggil nama kakaknya. tanpa pikir panjang Naruto pun masuk kedalam laut untuk menyelamatkan kakaknya diikuti oleh sasuke.


" apakah ini akhir bagiku. " lirih sazurah dalam hatinya yang samar samar melihat Naruto dan sasuke berenang menuju dirinya.


" Naruto, apakah setelah ini kita tidak akan pernah bertemu. apakah aku akan kembali ke dunia aku atau aku akan pergi ketempat zabuza dan Haku berada. "


Tuhan apakah ini salah satu hadiah yang telah kau berikan kepadaku, hadiah yang berisikan sebuah keluarga bahagia yang membuatku berada diantara keluarga tersebut. kalau benar, terima kasih Tuhan aku sangat menikmati nya. setelah mengucapkan kata kata tersebut sazurah mulai menutupkan matanya tapi setelah berjuang mati matian Naruto akhirnya dapat meraih tangan sazurah dan langsung membawanya sedangkan sasuke juga ikuttan memegang satu tangan milik sazurah. dengan terengah engahnya mereka saat berada dipermukaan air sambil melihat wajah sazurah yang kini telah berubah menjadi pucat membuat Naruto langsung dan terus meneriaki nama sazurah.


Di jembatan, kakashi pergi menghampiri zabuza yang masih setengah sadar.


" kedengarannya sudah berakhir. " tanya zabuza yang dijawab " YA... " oleh kakashi.


" kakashi, aku ada permohonan padamu. "


" apa itu? "


" aku... aku ingin melihat wajahnya... "


kakashi menutup mata sharingannya dan berkata " baiklah " dengan lembutnya kakashi mengangkat tubuh zabuza menuju tempat Haku dan menaruhnya di samping Haku. tak lama turun salju saat sazurah dan zabuza diletakkan secara bersamaan membuat semua warga keheranan.


" terima kasih, kakashi... " lirih zabuza yang membuat kakashi pergi meninggalkannya dan pergi menghampiri sazurah.


" kau selalu ada disisiku... setidaknya... aku bisa berada disampingmu di saat terakhirku ini... kalau bisa... aku ingin pergi... ketempar yang sama... denganmu. " ucap zabuza yang menyentuh lembut pipi Haku dan terus menatapnya.


" dia lahir didesa yang banyak saljunya dan kakak lahir saat awal musim salju. " ucap Naruto yang langsung menangis.


" aku mengerti... dia adalah anak yang putih bersih seperti salju. kau pasti bisa, zabuza. kalian akan bersama Sama. " ucap batin kakashi.


Sorenya semua anggota tim 7 terkecuali sazurah berada di pemakaman zabuza dan Haku. sazurah saat itu masih tidak sadarkan diri di rumah milik tazuna.


" tapi, kakashi sensei aku ingin tahu apakah kehidupan ninja itu seperti yang mereka katakan. " tanya sakura yang pergi dari kuburan Haku dan zabuza menuju Naruto, sasuke dan kakashi.


" shinobi tidak harus mengejar hidup demi dirinya sendiri, yang terpenting adalah menjadi alat bagi negara sendiri. itu berlaku juga di desa konoha. " jawab kakashi.


" aku ingin tahu apakah memang seperti itu untuk menjadi ninja sesungguhnya. aku rasa.... aku rasa... aku tidak suka hal itu. " ucap Naruto dengan seriusnya.


" apa kau juga berpikir seperti Itu. " tanya sasuke.


" tidak... karena itulah setiap ninja hidup sambil mencoba untuk terus menerus memikirkan hal itu seperti zabuza dan anak itu. " jawab kakashi.

__ADS_1


" yosh... sudah kuputuskan... aku akan menjadi ninja yang sesungguhnya, aku akan hidup sebagai ninja dengan caraku sendiri sehingga aku tidak akan pernah menyesalinya dan aku bisa melindungi kakak ku. " teriak Naruto yang melihat ke matahari yang sebentar lagi akan terbenam yang membuat kakashi tersenyum.


keesokkan paginya, Naruto, kakashi, sasuke, sakura berangkat pulang ke konoha untuk membawa sazurah kerumah sakit.


" berkat kalian jembatan ini berhasil diselesaikan tapi rasanya akan benar benar sepi. " ucap tazuna.


" terima kasih untuk semuanya. " ucap kakashi yang sedang menggendong tubuh sazurah yang masih tidak sadar.


" kami akan datang lagi mengujungimu, paman tazuna. " ucap Naruto yang menunjukkan keceriaannya kepada tazuna membuat inari ingin menangis tapi terus menahannya.


" benarkah. " tanya inari yang terus menahan air matanya.


" inari...kau akan merindukan kami kan. " tanya Naruto yang ikuttan ingin menangis.


" tidak apa apa menangis, menangislah saja. "


" aku tidak akan menangis, kau saja yang menangis. Naruto. "


" begitu ya. " mereka berdua pun saling menatap dan Naruto langsung membelakanginya dengan mengucapkan " sampai jumpa " dan menangis sedangkan inari juga ikuttan menangis walaupun ia tidak tau kalau Naruto menangis.


" Jangan lupa memberi tahu kami tentang keadaan sazurah, aku sangat khawatir dengan dirinya yang tak kunjung bangun. " lirih ibu inari yang menatap penuh kasih sayang kepada sazurah.


" tenang saja, akan kami sampaikan jika sudah sampai di konoha. " ucap kakashi yang masih menggendong sazurah di punggungnya. lalu tim 7 pun berangkat pulang ke konoha.


" anak itu sudah mengubah hati inari dan inari mengubah hati penduduk desa. anak itu memberikan jembatan penghubung lambang harapan yang disebut keberanian. " ujar tazuna yang terus menatap kepada kelima ninja konoha tersebut diikuti oleh warga lainnya.


" Tentang jembatan ini, kita juga harus memberikan nama untuk jembatan ini kan. " tanya salah satu warga.


" benar, kalau begitu aku memiliki nama yang sangat cocok untuk jembatan ini. " jawab tazuna dengan bahagianya.


" Ya apa itu? "


" Jembatan Besar Naruto. " ucap tazuna yang membuat putrinya yang tak lain adalah ibu inari tertawa.


" apa kau yakin dengan nama itu. " tanya lagi paman giichi yang adalah sahabat tazuna.


" kita berharap dengan nama ini jembatan tidak akan pernah runtuh dan suatu hari nanti, ini akan menjadi jembatan yang sangat terkenal diseluruh dunia. itulah harapan kita. " jawab tazuna.


Sesampainya di desa, kakashi, Naruto, sasuke dan sakura langsung membawa sazurah ke rumah sakit. setelah sazurah dibawa oleh ninja medis kushina dan minato baru saja datang dan menanyakan keadaan sazurah.


" kami juga belum tau, nona tsunade baru saja membawanya. " jawab kakashi yang bersender di dinding


Sekian lamanya mereka semua menunggu akhirnya Tsunade keluar dari ruangan tersebut dan menghampiri kushina.


" bagaimana dengan keadaan putri saya. " tanya kushina


" suhu tubuhnya saat ini sangat dingin dan..." tsunade yang tiba tiba diam membuat kushina dan Naruto mengatakan " dan apa "


" dan dia saat ini mengalami koma. " ucap tsunade yang membuat semuanya menjadi terdiam dan suasana saat itu berubah menjadi hening bagi Naruto.


" sampai kapan dia akan koma. " tanya sasuke yang berada disamping kakashi.


" hm aku juga tidak tau, itu semua tergantung dengan sazurah. " jawab tsunade yang membuat Naruto langsung mendobrak masuk ke ruangan sazurah, terlihat wajah seorang wanita yang selalu ada disampingnya, mendukungnya dan menasihati dirinya. saat itu sedang tertidur diatas kasur yang empuk.


" kak, apakah kakak bisa mendengarku. " tanya Naruto yang menyentuh lembut wajah kakaknya.


" walaupun dia tidak bangun dan bicara tapi dia bisa mendengar. " jawab tsunade yang berada di pintu bersama yang lainnya.


" kalau begitu apakah aku boleh berbicara atau membaca buku cerita kepada kakak. " tanya Naruto dengan galaunya


" tentu saja boleh, pasti kakak kamu senang mendengarnya apalagi kalo yang membacakannya itu kamu. " jawab kushina yang memegang pundak Naruto.


" permisi tuan hokage, karna tidak ada yang harus saya lakukan maka saya akan pamit pulang deluan. " ucap kakashi yang berada diluar bersama minato dan sakura


" saya juga, tuan hokage. " ucap sakura yang muncul disamping kakashi


" ya, terima kasih sakura, kakashi karna telah membawa sazurah. " ucap minato, lalu kakashi dan sakura pun pergi meninggalkan rumah sakit itu. minato yang masih banyak kerjaan dikantor hokage bergegas kembali ke kantor bersama kushina yang ingin membeli sayur sayuran untuk keluarganya meninggalkan sasuke dan naruto. seketika suasana menjadi hening, saat sakura kembali lagi ke ruang sazurah tiba tiba sasuke dan Naruto bertengkar hebat.


" eh, hey kalian jangan bertengkar disini, kasian sazurah. " sakura langsung pergi ke tengah antara sasuke dan Naruto tapi malah membuat sakura terjatuh akibat dorongan Naruto. Sakura yang kesabarannya telah hilang mengaktifkan mode monsternya sehingga membuat sasuke dan naruto berhenti.


" Naruto, sasuke kalian berdua kenapa. apa kalian tidak kasian dengan sazurah yang harus mendengar suara berisik dari kalian berdua. " tanya sakura yang membuat Naruto dan sasuke menggelengkan kepalanya.


" dia tadi dengan beraninya mengusir ku dari tempat ini. " tunjuk naruto kepada sasuke membuat sasuke kesal.


" cih, yang membuat sazurah koma kan kamu. coba saja kau tidak menggunakan aura aneh itu mungkin saja sazurah saat ini tidak ada disini. " ucap sasuke yang membuat naruto berdiri dan menyerang sasuke tapi untungnya felix datang dan menarik kerah baju milik Naruto.


" dia siapa. " tanya sakura, sasuke dan Naruto bersamaan sambil memasang mata tajam kepada felix.


" kalian tidak baik ribut didepan orang yang lagi sakit itu bisa menganggu kesehatannya. " ujar felix yang membuat Naruto tenang dan meminta maaf diikuti oleh sasuke.


" untuk saat ini kalian berdua dilarang masuk ke ruangan ini. " perintah felix yang membuat sasuke dan Naruto kaget dan bertanya " kenapa "


" karna jika kalian diijinkan masuk kesini lagi kalian akan terus bertengkar tanpa henti. untung saja tadi ada wanita cantik ini datang untuk menghentikan kalian. " jawab felix yang membuat sakura memerah.


" sebelum itu, kau siapa. beraninya kau melarang kami. " tanya sasuke dengan sinisnya


" aku adalah felix, aku kesini di beri perintah oleh tuan hokage untuk menjaga sazurah. " jawab felix yang membuat semuanya terdiam


" maaf tapi kalian semua harus keluar dari sini. " perintah felix yang mendorong keluar sakura, sasuke dan Naruto.


" cih beraninya dia mengusir kita. " ujar Naruto.


" ini semua salah mu Naruto. " ucap sasuke yang membuat Naruto marah lagi.


" apa maksudmu. " teriak Naruto yang mendekat ke sasuke.


" sazurah koma itu semua salah mu, kau sangat ceroboh. kenapa kau harus melakukan tindakan seperti itu yang membuat sazurah berkorban dan tidak sadar sampai saat ini. " ujar sasuke yang membuat Naruto terdiam.


" aku tidak tau tiba tiba dia keluar dan menguasai tubuhku sehingga aku tidak bisa mengendalikannya. "


" kau sangat lemah Naruto, sepertinya kau harus menjauh dari kakak mu karna berada didekatmu akan membuatnya menjadi terluka. " Naruto yang mendengar perkataan sasuke langsung memasang wajah sedih dan meninggalkan sasuke, sakura.


" sasuke kenapa kau mengatakan seperti itu kepada Naruto. " tanya sakura dengan lembutnya.


" kenapa? aku hanya mengatakan apa yang sebenarnya. " jawab sasuke yang pergi meninggalkan sakura sendiri di rumah sakit sedangkan felix menyaksikan semuanya dari celah pintu.


Yosh sampai disini dulu, gomene kalau udah lama ga update. untuk kalian semua terima kasih sudah setia membaca cerita fiksi saya, sekali lagi terima kasih ya. sampai jumpa di next episode

__ADS_1


Bye Bye


__ADS_2