Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto

Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto
Episode 90


__ADS_3

keesokkan paginya, sazurah dan naruto sudah bangun. kini mereka sudah hampir pulih walaupun ada beberapa luka yang masih terasa sakit.


" kenapa Setiap aku terbangun pasti akan ada yang pergi, apa aku tidak usah bangun saja ya. " ucap batin sazurah sambil melirik kearah ayahnya yang sedang memikirkan sesuatu.


" ayah... apa ayah merasa bersalah dengan kakek hiruzen. " tanya minato yang membuat semua orang menatap kepadanya


" tidak, ayah hanya.... "


" Ayah semua orang pasti akan pergi dan apa yang terjadi kepada kakek sudah menjadi takdirnya dan kita tidak bisa mengubah hal itu. ayah jika ayah terus terusan merasa bersalah bagaimana ayah akan memimpin desa. " teriak Sazurah yang langsung pergi meninggalkan rumah


" ayah memang bertujuan untuk tidak memimpin desa lagi. " gumam minato dengan tatapan kosongnya


" jangan bilang ayah... "


" maafkan ayah ya, naruto. ayah tidak bisa melanjutkannya, ayah harap suatu saat nanti kamu yang akan memimpin desa dan menggunakan seluruh umur kamu untuk memimpin desa ini. " potong minato sambil membelai rambut naruto.


disaat semua orang keluar dari rumah mereka, yang pertama mereka lihat adalah cuaca yang ikut bersedih. gelap tadi tidak menurunkan hujan hanya terdengar suara gemuruh petir.


Semua ninja berkumpul dengan memakai baju berwarna hitam dan perasaan yang sedih. kini tinggal memori yang akan menjadi pengingat bagi mereka terlebih lagi untuk Yondaime.


" Kita akan memulai upacara peringatan untuk Sandaime Hokage yang gugur dalam pertempuran serta korban lain dari pertempuran ini. " ujar minato yang masih dengan tatapan kosong sembari menatap penuh penyesalan pada Hiruzen.


satu persatu orang mulai menaruh bunga putih didepan foto sandaime.


Sampai upacara selesai cuaca yang awalnya gelap kini berubah menjadi cuaca yang cerah dan anggota tim 7 berkumpul dengan senyuman mereka terlebih lagi senyuman yang paling ceria adalah Uzumaki Sazurah dan Uzumaki Naruto.


Keesokkan Paginya, Naruto sudah berada di tempat latihannya dan akan segera pulang untuk sarapan. Dipertengahan jalan, dengan cuaca yang terang namun menyejukkan membuat naruto berlari dengan penuh bahagia.


" setelah sarapan, aku akan kembali latihan dengan keras. " ujar naruto yang kemudian terhenti ketika melihat sesosok anak kecil sedang mengamati patung sang sandaime hokage.


" yo! Konohamaru. " Sapa Naruto membuat konohamaru segera mengelap air matanya dan membalas sapaan naruto dengan senyumannya.


" apakah kau sudah kembali belajar di Akademi. " tanya Naruto dengan sedikit keraguan.


" hmph, masih belum. gedung sekolah rusak, jadi kita semua sedang memperbaikinya. " jawab konohamaru yang kemudian menanyakan apakah naruto sudah berlatih. dengan cepatnya naruto menjawab " ya, sudah. "


Seketika keadaan menjadi sunyi dan kedua ninja tersebut kini merasa canggung. tapi mereka mencoba mencari bahan bicara untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka berdua. sampai konohamaru mengatakan...


" Aku tidak merasa kesepian. " mendengar hal itu naruto kembali menanyakannya untuk memperjelas apakah yang didengarnya tadi hanyalah suara angin lewat saja.


" tidak ada waktu untuk merasa kesepian. sekarang setiap orang sedang bekerja keras untuk membangun desa kembali. " ucap konohamaru membuat naruto benar benar terharu dibuatnya. sekarang konohamaru harus berjuang demi desa meski sedikit. tak lupa konohamaru mengatakan bahwa dia akan menjadi hokage setelah membantu desa dan naruto langsung memukul kepalanya. dengan cerianya naruto mengatakan " aku yang akan menjadi hokage deluan ".


Mendengar hal itu konohamaru hanya tertawa sampai naruto memberikan sebuah kupon makan gratis di ramen ichiraku. tak lupa konohamaru mengucapkan terima kasih dan pergi bersama teman temannya.


" yosh, kini tinggal pulang kerumah dan melanjutkan latihan lagi. " ujar naruto sambil meregangkan tangannya dan melanjutkan perjalanan menuju rumah.

__ADS_1


Sedangkan sazurah baru selesai sarapan dan pergi menuju perpustakaan Minato.


" oh iya bu, ayah pergi kemana. " tanya sazurah sambil menonjolkan kepalanya.


" ayah mu lagi ada urusan di kantor. " jawab kushina yang pergi ke ruang tengah sambil menarik tangan sazurah


" ibu udah lama ya nggak menyisir rambut kamu. " ucap kushina yang membuat sazurah refleks duduk.



" iya, terakhir kali ketika kita foto bersama. " ucap Sazurah sambil menatap kearah foto keluarga harmonis tersebut.


Di suatu tempat, jiraiya sedang melakukan aktifitasnya yaitu mengintip orang mandi melalui teropong.


" Sensei masih saja melakukan hal konyol itu. " ucap minato yang baru saja tiba.


" sudah kubilang jangan memanggilku sensei, kau kan sudah menjadi hokage. " jawab jiraya yang masih tidak beralih dari wanita yang sedang mandi tersebut.


" untuk sekarang gelar itu masih terpampang padaku tapi selanjutnya gelar itu tidak lagi padaku. " ujar minato yang membuat jiraya menyingkirkan teropongnya dan menatap pada minato.


" jangan bilang kau akan melepas jabatanmu hanya karena suatu alasan. " tanya jiraya


" sudah saatnya desa konoha memiliki hokage yang baru. lagi pula bulan ini adalah tahun terakhirku menjabat, sensei. " jawab minato


" baiklah, tapi siapa yang akan kau tunjuk jadi hokage. " tanya lagi jiraya membuat minato sedikit tersenyum.


" Hahaha, aku senang mendengar bahwa aku adalah sannin legendaris tapi aku tidak senang bahwa aku ditunjuk jadi hokage. "


" Kenapa. "


" bukankah sannin dikonoha ini bukan hanya aku dan orochimaru saja. ada satu wanita yang merupakan sannin legendaris. " ucap jiraya, minato benar benar melupakan sosok yang disebutkan oleh jiraya sehingga butuh waktu lama untuk mengingatnya.


" Ah iya aku baru ingat. tapi bagaimana caranya untuk memberitahu tentang ini. "


" aku tau dimana dia berada, tapi harus ada satu orang yang menemaniku. " pinta jiraya yang tak lain adalah Uzumaki Naruto.


Pada waktu yang sama, dua orang asing dengan berjubah berwarna hitam berada disuatu kedai serta kakashi, azuma, dan kurenai yang berada didepan kedai tersebut. sasuke yang baru datang karna diundang oleh kakashi pun bertanya kenapa kakashi menyuruhnya untuk datang ke kedai tersebut. disaat sasuke melihat kedalam kedai tersebut sama sekali tidak ada orang, hal itu membuat kakashi memberi aba aba untuk mencari kedua orang asing tersebut.


Akhirnya kurenai dan Azuma menemukan kedua orang asing tersebut. ternyata mereka berdua adalah buronan dari desa mereka yaitu Uchiha Itachi dan Kisame Hoshigaki.


awalnya Azuma masih belum tau siapa yang berada dibalik jubah tersebut. sampai Itachi menyapanya dan melepaskan topi. hal itu membuat kurenai dan azuma sangat waspada terhadapnya.


" Itachi-san, sepertinya kau cukup populer juga di desamu. " ujar kisame


" Kalian adalah kriminal tingkat S yang tercantum dalam buku bingo. " ucap azuma yang membuat kisame sedikit tersenyum

__ADS_1


" Aku tau kalian tidak mungkin datang tanpa tujuan yang jelas serta dengan penampilan yang mencurigakan. apa tujuanmu. " tanya kurenai


Basa basi yang terlalu memakan waktu membuat kisame semakin kesal sehingga mengeluarkan pedang samehadanya.


" sepertinya kita tak bisa meninggalkan desa dengan lancar.... " ucap kisame


" tapi jangan berlebihan, teknikmu cukup mencolok. " jawab itachi yang sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari azuma dan kurenai.


Disaat Itachi melemparkan topinya barulah pertempuran dimulai. dimana kisame menyerang azuma dengan tepat. azuma benar benar dibuat heran oleh kisame karna kisame menyerang dengan ujung pedang dan terus menekankan pedangnya sampai ke lengan azuma.


Setelah mendapatkan kesempatan, kisame langsung merubah pedangnya itu menjadi monster berigi dan menariknya sampai lengan azuma tercobek.


Kurenai yang sudah sedari tadi menggunakan genjutsunya, berhasil


menangkap itachi menggunakan cabang pohon yang cukup lentur. akan tetapi itachi menukar posisinya dengan kurenai sehingga itachi segera menusuknya dengan kunai.


untungnya pohon yang memenjarakannya menghilang sehingga dia bisa menghindar dari serangan itachi. walaupun dia harus terkena tendangan itachi sampai terjatuh ke dasar sungai.


diwaktu yang tepat, kakashi muncul dibelakang itachi dan menghentikan jutsu naga air milik kisame.


" Hmph... hari ini benar benar membosankan. sama sekali tidak ada yang lewat dihadapanku. " gumam sazurah


" Ah iya dari kemarin kan aku belum lihat sungai. semoga saja nggak hancur. " ujar sazurah yang berlari menuju tempat kakashi.


Perasaan sazurah sudah tidak tenang ketika sebentar lagi sampai di sungai. sampai sazurah tidak sengaja tersiram air.


" siapa sih yang main air sampai nggak lihat orang ada disini. " gerutu sazurah sambil mencari pelakunya dan melihat kakashi sedang berhadapan dengan itachi.


" itu mereka berdua lagi ngapain ya, kok saling tatap tatapan gitu. " gumam sazurah yang bersembunyi dibalik pohon.


" awas aja dari mata turun ke hati. "


" bodoh, Bukan turun ke hati tapi turun ke otak. Uzumaki Sazurah. " dengan cepatnya sazurah keluar dari persembunyiannya sembari terus menyalahkan dirinya sendiri ketika melihat kakashi tiba tiba bersujud karna terkena genjutsu milik itachi


Yosh Waktunya Pertanyaan


untuk yang mager ngetik banyak, ketik A B nya saja nggak papa


Pertanyaannya yaitu


A. Mengikuti Alurnya yaitu terjadi Perang dunia keempat


B. Tidak Adanya perang Dunia Keempat Bisa Dibilang langsung menuju ke END


Ini Masih Lama sih, Endnya kira kira sampai setelah Sasuke membunuh Itachi. setelah itu sudah. tapi kalo mau ada perang dunia keempat mungkin akan lama endnya.

__ADS_1


Terus kalo ditanya bakal berapa episode, Hmph mungkin lebih dari 100 episode.


Yosh mungkin hanya itu yang ingin author sampaikan. maaf jika membuat kalian lama menunggu tapi percayalah suatu saat nanti " Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto " Tamat


__ADS_2