Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto

Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto
episode 75


__ADS_3

" kalian Dari otogakure, jangan bertindak semaunya sebelum ujian dimulai. apa kalian Mau langsung gagal. " ujar Morino sambil menunjuk kearah ninja dari otogakure tersebut


" maaf, karena ini pertama kalinya kami mengikuti ujian ini, jadi kami terlalu bersemangat. " jawab ketua dari ninja otogakure itu


" ini kesempatan yang bagus jadi dengarkan aku. tidak boleh ada pertempuran tanpa seizin dari pengawas ujian dan walaupun kau sudah mendapatkan izin tindakan yang dapat menyebabkan kematian tidak kami izinkan. siapa saja yang berani melawanku akan langsung gagal, mengerti. "


" kok perasaan ku jadi gaenak. " gumam bara yang langsung dijawab oleh Hinata


" sama sazurah aku juga merasakan hal itu. "


" baiklah, kita kan memulai tes pertama ujian chunin. serahkan kartu pendaftaran kalian lalu sebagai gantinya ambillah salah satu kertas yang berisi nomor ini dan duduklah dibangku yang tertera dalam kertasmu. setelah itu kami akan membagikan soal ujian tertulis. " perintah Morino ibiki


" wah ulangan, hmph Naruto bisa ga ya. " ucap batin sazurah yang terus melirik Naruto


skip...


semua ninja yang mengikuti ujian chunin sudah mendapatkan nomor mereka dan duduk di bangku yang sudah disiapkan. di sebelah kiri mereka terdapat ninja senior yang bertugas untuk mengawas mereka semua


" semuanya duduk berpencar... apa yang harus aku lakukan. " ucap batin Naruto sambil melirik kesana kemari


" Naruto pasti tertekan karna ini adalah ujian terburuk baginya. " ucap batin sazurah yang terus memandang adik kesayangannya itu


" Naruto.... " panggil seorang wanita dengan lembutnya


" oh! kau hinata... sejak kapan kau disitu. " ucap Naruto


" ayo berjuang bersama sama. " ujar hinata yang membuat Naruto jadi salah tingkah


" ada beberapa peraturan yang penting untuk ujian pertama ini, kalian tidak boleh bertanya jadi dengarkan baik baik. " ucap Morino dengan seriusnya


Aturan yang pertama, semua ninja yang mengikuti ujian chunin masing masing akan diberi nilai 10 poin sebagai nilai awal. soal ujian semuanya ada 10 soal, setiap soal bernilai 1 poin dan dalam tes ini akan ada sistem pengurangan poin. poin akan dikurangi satu kalau satu soal salah kalau menjawab tiga soal maka mendapatkan 7 poin.


Peraturan yang kedua, lulus atau gagal akan ditentukan dari jumlah nilai kelompok dan orang yang dianggap mencontek oleh pengawas ujian atau telah ketahuan melakukan tindakan yang mencurigakan. setiap tindakan seperti itu akan mengurangi nilai awal sebanyak 2 poin. dengan kata lain mungkin akan ada orang yang akan diminta untuk mundur tanpa menunggu hasil tes.


" ingatlah, orang yang menggunakan cara mencontek yang memalukan akan mengakhiri dirinya sendiri. " ucap morino yang membuat sazurah tidak sabar untuk memainkan pensil yang sudah berada dalam genggamannya


" kami akan memperhatikan kalian setiap saat. " ucap salah satu dari pengawas ujian tersebut


" kalau kalian ingin mencapai level chunin lakukan tes ini layaknya shinobi. "


" mungkinkah aku akan menggunakan banyak chakra untuk membantumu menyelamatkan adikmu dari ujian ini. " ujar leo yang membuat sazurah melirik kepadanya dan leo langsung bertanya " apa "


" mungkin tidak karna ada Hinata yang akan membantunya jadi aku tidak perlu turun tangan. " jawab sazurah dengan santainya


" jadi kau sudah mengerti maksud dari orang yang berdiri didepan itu. " tanya leo yang membuat sazurah tersenyum

__ADS_1


" tentu saja ujian kali ini memikat semua ninja untuk melakukan pencontekan." jawab sazurah dengan tenangnya


" lalu, kalau ada satu orang dalam kelompokmu yang mendapat 0 poin ketiganya akan gagal. " ujar morino yang membuat sazurah, sakura dan sasuke menjadi tertekan dikarenakan Naruto yang sering mendapatkan angka 0


" aku merasa ada dua aura pembunuh, kakak tolong aku. " ucap batin Naruto dengan gemetarnya


" lalu peraturan terakhir akan diberikan empat puluh lima menit setelah dimulainya ujian, waktu ujian satu jam. Mulai. " perintah Morino Ibiki dan semua ninja yang mengikuti ujian tersebut langsung membuka lembaran kertas yang ada dimeja mereka.


" bagus semua soal sudah pernah gua pelajari, tak sia sia ayah mengizinkan gua baca di perpusnya. " ucap batin sazurah yang langsung mengerjakan semua soal dengan cepatnya tanpa ada satu kesalahanpun


" semoga saja dia tidak langsung gemetaran dan.... " ucap batin sasuke sambil menatap kearah sazurah yang sudah mulai mengisi lembar ujiannya


" hmph dia memang bisa diandalkan. " lanjut sasuke sambil terus tersenyum


" yang benar saja, aku sudah sering lolos dalam situasi seperti ini. disaat seperti ini aku harus melihat semua soal tanpa panik dan tidak boleh tergesa gesa dan selanjutnya aku akan mengerjakan soal yang mudah dimengerti dulu. " ucap batin Naruto yang sedang bersikap tenang


tapi tak lama Naruto membacanya seketika Naruto berubah menjadi tidak tenang karna semua soalnya sangat susah


" Ini... soal gabungan antara analisa teori keadaan dan pencapaian ilmu pergerakan energi yang sulit. tidak mungkin Naruto bisa memecahkan soal seperti ini sepertinya mau tidak mau gua harus menggunakan cara ini. " ucap sazurah yang terus menatap kearah jam yang terus berputar.


setelah sekian lamanya semua ninja mulai mengisi jawaban mereka dan tak lama lagi akan selesai sedangkan Naruto masih saja tidak melakukan apa apa.


" aku sudah membuang banyak waktu kalau begini, tidak ada cara lain selain mencontek. tapi kalau aku ketahuan itu akan menjadi masalah bagi kakak, sakura dan sasuke. disisi lain, kalau aku mendapat nilai 0 semuanya akan ikut gagal juga. " ucap batin Naruto dengan galaunya namun Hinata memanggil namanya


" aku akan memperlihatkan kertas ujianku. " ujar Hinata yang mengeserkan kertas ujiannya sedikit mendekat kepada Naruto


" tapi tidak mungkin Hinata akan begitu, tidak mungkin saja kiba sudah membujuknya untuk menjebakku. " lanjut Naruto dalam hatinya


" hinata ada satu hal yang ingin kutanyakan. " tanya Naruto dengan seriusnya


" apa itu. " tanya balik Hinata


" kenapa kau ingin memperlihatkannya padaku. "


" sebenarnya aku tidak mau kau gagal di ujian ini, soalnya hanya kita berduabelas saja yang ninja pemula dan setelah ini banyak yang mengkhawatirkan. " jawab Hinata dengan wajah yang memerah membuat Naruto tersenyum bahagia


" aku mengerti sekarang! aku tadi sempat meragukanmu. "


saat Naruto akan melihat kertas ujian Hinata tiba tiba muncul sebuah kunai melewatinya membuat Naruto menjadi gemetaran.


" apa Itu, padahal aku baru saja mau melihatnya. " ucap batin Naruto yang terus menghela nafas


" wah wah laki laki dibelakang Naruto dan ketiga temannya sudah 5 kali ketahuan, kasian sekali mereka harus gagal dan Naruto sepertinya ga punya cara lagi untuk nyontek. " ucap batin sazurah yang sudah selesai mengerjakan ujiannya


" No 23 gagal, No 43 dan No 27 gagal. " ucap pengawas ujian yang menyeret semua peserta yang gagal

__ADS_1


" Hei! apa kau punya bukti kalau aku mencontek sebanyak 5 kali, apa kalian benar benar mengawasi orang sebanyak... " teriak salah satu dari peserta yang gagal dan langsung didorong oleh pengawas ujian yang matanya di tutupi oleh kain


" dengar, diantara para chunin, kami adalah kelompok elit yang terpilih untuk mengawasi ujian ini tidak ada satu pun gerakan kalian yang kami lewatkan. bisa dikatakan kekuatan ini adalah buktinya. " ujar pengawas ujian tersebut, Naruto yang melihatnya hanya bisa gemetar sedangkan sazurah terus berbinar binar melihat pengawas ujian yang mata nya tertutup itu duduk di kursinya


" gila itu orang gayanya keren sekali, bang jadi pacarku aja yok. " ucap batin sazurah


" ih ngaca kau, kau itu kecil sedangkan dia sudah besar. " jawab leo yang membuat mood sazurah jadi kacau


" wah ngajak perang bilang lu, leo. " ucap sazurah yang sudah menyiapkan pukulannya itu tapi leo menjawab " bercanda jangan kamu anggap serius "


" Naruto... cepat... lihat. " perintah Hinata membuat Naruto melihat ke pengawas ujian yang berada tak jauh darinya membuat Naruto tidak jadi melihat kertas ujian Hinata


" Maaf Hinata tapi ninja hebat sepertiku tidak akan pernah mencontek. selain itu kalau ketahuan kau juga bisa gawat kan. " ucap Naruto dengan percaya dirinya membuat Hinata semakin memerah


" aku minta maaf, aku sudah melakukan hal yang seenaknya. " jawab Hinata


" Naruto kenapa kau begitu bodoh. " gumam sazurah yang menunjukkan kepalanya dan kembali memerhatikan Naruto


waktu terus berputar sudah ada 13 kelompok yang gagal


" anak itu, aku akui dia memang pintar dalam ujian ini dia yang paling cepat selesai. sebagai pemula dia mengagumkan. " ucap batin ibiki morino yang memerhatikan gerak gerik sazurah


" Ahk sudahlah geram gua lihat Naruto lama lama, leo bantu gua ke dimensi Naruto. " perintah sazurah, hanya sekejap mata sazurah sudah berada dalam tubuh Naruto dan berada tepat di hadapan Naruto.


" Woah kakak kenapa bisa tiba tiba muncul disini. " tanya Naruto dengan kagetnya


" leo tolong urusin tubuhku agar ga ketahuan pengawas. " perintah sazurah kepada leo dan leo seketika menghilang


" Hei kak aku sedang bertanya kenapa gak dijawab. " ucap Naruto dengan galaunya, sazurah yang mendengarnya langsung tertawa


" maaf Naruto, tapi intinya mulai dari sekarang kakak yang akan mengambil ahli tubuhmu Naruto. "


" maksud kakak, kakak mau mengerjakan ujian aku. "


" lebih tepatnya sih gitu. "


" tapi kan kak, kalo ketahuan nanti semuanya yang kena. " ucap Naruto yang mulai khawatir namun dengan pelannya sazurah menempelkan jari telunjuknya ke bibir Naruto


" shtt Naruto dengarkan kakak dulu, ujian tertulis ini bukan ujian biasa dan tujuannya juga untuk melihat kemampuan dalam pengumpulan informasi dengan menggunakan jurus secara tersembunyi untuk mencontek. "


" shinobi harus melihat didalam dari yang terdalam dengan kata lain maksud sebenarnya dari penguji itu adalah kalau mau mencontek jangan sampai memalukan tapi lakukan seperti shinobi teladan tanpa ketahuan. " ujar sazurah yang menjelaskan kepada Naruto namun sama sekali Naruto tidak mengerti


" Naruto apa kau mengerti dengan yang kakak katakan tadi. " tanya sazurah


" sama sekali tidak. " jawab Naruto sambil menggeleng gelengkan kepalanya

__ADS_1


" haduh, Naruto kapanlah kau pintarnya. " gumam sazurah


__ADS_2