
Keesokan paginya Naruto dan sazurah datang ke sebuah tempat yang dipagari oleh kawat.
" alasan tempat ini disebut hutan kematian, kau akan mengetahuinya nanti. " Anko membuat Naruto berjoget seperti anak ayam sambil mengatakan " hutan kematian kau akan mengetahuinya nanti. " sazurah yang melihatnya langsung menahan tawanya
" ancaman seperti itu tidak akan mempan kepadaku, aku tidak takut. " ucap Naruto membuat Anko tersenyum memuji semangatnya Naruto dan tiba tiba dia mengeluarkan kunai lalu melemparkan ke arah Naruto. untung saja pipi Naruto yang kena. dengan cepatnya wanita itu muncul dibelakang Naruto
" bocah sepertimu pasti akan segera terbunuh, berlumuran darah merah yang kusuka. " tak lama Anko mengeluarkan kunainya lagi dan muncul lidah seseorang yang panjang sambil memegang sebuah kunai yang tadi di lemparkan oleh Anko.
" aku kembalikan....pisau kunai ini. " ucap seseorang berambut panjang itu membuat Naruto menjadi ketakutan apalagi dengan sazurah sampai memeluk pohon yang ada disampingnya
" nggak adik nggak kakak sama aja kelakuannya. " ucap sasuke yang melihat sazurah menatap gemetar ke orang yang mirip dengan orochimaru
" mereka kan saudara kandung ya jelas lah sifat mereka mirip. " jawab sakura
" terima kasih, tapi jangan berdiri dibelakangku. kalau kau tidak mau mati. " ujar Anko yang mengambil kunainya
" yah, sifatku begitu saat melihat darah merah. selain itu aku terpancing karena rambut berhagaku terpotong. " jawab orang tersebut yang pergi meninggalkan Anko dan Naruto
" semoga gua ga ketemu dia, semoga. gua ga mau berhadapan dengan ular berbentuk manusia. seram. " ucap batin sazurah yang masih memeluk pohon
" sepertinya kali ini berkumpul orang yang haus darah, ini menyenangkan. " ucap Anko
" kau yang paling haus darah. " ucap batin Naruto dan sazurah bersamaan
" nah sebelum kita mulai ujian ini, aku akan membagikan ini pada kalian. " ucap Anko yang menunjukkan setumpuk kertas fomulir
" sebelum memulai ujian ini, kalian harus mendatangani ini. "
" untuk apa. " tanya Naruto
" mulai dari sini, pasti ada yang tewas. aku harus mendapat persetujuan darimu atau itu akan menjadi tanggung jawabku. " jawab Anko dengan ketawanya yang menyeramkan
" pertama aku akan menjelaskan tentang bentuk medan latihan ini. "
medan latihan ke 44 ini dikelilingi 44 gerbang masuk yang terkunci. ada sungai, hutan dan sebuah menara ditengahnya. jaraknya sekitar 10 km dari gerbang, dalam tempat ini mereka yang mengikuti ujian chunin akan menjalani program bertahan hidup khusus. yang isinya adalah pertempuran yang memperebutkan gulungan.
" gulungan.... " tanya sazurah
"ya, aku ingin kau berjuang untuk mempertahankan dua gulungan Ten No Sho ( Gulungan Langit) dan Chi No So ( Gulungan Bumi ), yang berhasil tes pertama adalah 26 tim. setengah dari kalian 13 tim mendapatkan Ten No Sho dan setengahnya lainnya mendapatkan Chi No Sho. aku akan menyerahkan satu gulungan pada setiap tim.singkatnya gulungan itu yang akan diperlombakan. "
" lalu syarat untuk lulusnya. " tanya sasuke
Tiba di menara pusat dengan membawa kedua gulungan ini dengan anggota tim yang lengkap. ujian kedua ini batas waktunya adalah 120 jam akan selesai dalam 5 hari
" 5 hari. " ucap ino dan sazurah bersamaan
" apa yang akan Kita makan. " tanya choji yang sudah ketakutan
" cari sendiri! hutan penuh dengan sumber makanan, makanannya sudah lebih dari cukup. " jawab Anko
" namun tetaplah berhati hati pada binatang buas, serangga beracun, jamur beracun dan yang lainnya. " potong Kabuto membuat choji menjadi prustasi
" aelah ribet amat mending didunia gua serba teknologi makan ga susah tinggal klik di HP keluar isinya. " ucap batin sazurah yang masih berada di pohon
" selain itu, menjadi kelompok yang akan lulus tampaknya agak sulit. " gumam seorang laki laki yang berada dalam grup gaara membuat sazurah menjadi kepo dengannya
" cowok itu ganteng tapi kenapa dia bisa ada di grup gaara bukannya yang ada grup gaara itu cuman kankuro sama temari kok nambah satu. " ucap batin sazurah yang terus memerhatikan laki laki tersebut
" lihat siapa. " tanya sasuke membuat sazurah kaget
" eh gaada lihat apa apa. " jawab sazurah dengan cengirannya
" kau lihat siapa tadi kenapa arah mata kamu mengarah ke tempat gaara. "
" ah itu aku hanya heran saja apa yang dibawa laki laki gendut itu. " jawab sazurah yang masih beralasan
" ku tanya sekali lagi kau lihat siapa tadi. " tanya sasuke membuat sazurah menjadi kesal
" kau kenapa sih kepo banget suka suka akulah mau melihat siapa kamu ga ada hak untuk mengetahuinya. " jawab sazurah membuat sasuke berubah raut wajahnya dan memalingkan wajahnya dari sazurah
" dengan kata lain, tak hanya ada orang yang mati saat berusaha merebut gulungan. pasti ada orang yang tidak bisa bertahan hidup karena kerasnya medan. "
" kalau begitu, apa Kita bisa menyerah didalam. " tanya shikamaru
" aturannya kau tidak bisa menyerah didalam, kau harus menghabiskan waktu lima hari dihutan. " jawab Anko dengan senyumannya
" sudah kuduga... ini akan melelahkan. " gumam shikamaru dengan malasnya
" ih itu anak selalu malas malassan tapi kenapa otaknya sama sekali ga malas sama seperti orangnya. " gumam sazurah membuat sasuke sedikit ketawa
" selanjutnya, yang bisa membuatmu gagal. "
__ADS_1
Pertama jika tim tidak bisa datang ke menara dengan membawa kedua gulungan itu sampai batas waktunya.
Kedua jika tim kalian kehilangan anggota satu jika ada anggota yang tidak mampu lagi
Ketiga tidak boleh melihat isi gulungan sebelum tiba di menara
" apa yang terjadi kalau melihat itu dijalan. " tanya Naruto
" itu akan jadi kejutan. " jawab Anko membuat Naruto menjadi langsung tidak bersemangat dan sazurah langsung memukul kepalanya
" bodoh sebagai seorang chunin, kau harus berurusan dengan dokumen sangat rahasia ini untuk menguji kepercayaan kalian. " ucap sazurah
" itu benar, baiklah penjelasan sudah selesai aku akan menukar empat formulir persetujuan dengan gulungan, setelah itu pilih tempat masukmu kemudian pintu akan dibuka bersama sama. "perintah shiki lalu menghela nafas besar
" nasihatku yang terakhir adalah jangan mati. "
selang beberapa menit semua sudah berpencar untuk mengisi formulis tersebut
disaat sasuke sedang asik membaca situasi tiba tiba sazurah muncul dihadapannya membuat sasuke terkejut dan langsung mengernyitkan alisnya
" ada apa. " tanya sasuke yang masih marah kepada sazurah
" Yaa aku mau minta maaf soal yang tadi aku ga sengaja mengatakan kata kata yang membuatmu tersinggung. " ucap sazurah dengan lembutnya membuat sasuke seketika luluh
" huft... tapi dengan syarat. "
" apa itu. " tanya sazurah yang langsung senang
" kamu jangan pergi jauh jauh dari ku. "
" oh itu mudah sangat. ". sasuke yang sudah tidak marah lagi pun menyuruh sazurah untuk duduk disampingnya namun muncul suara flora yang membuat keduanya terkejut
" cie yang lagi pacaran nih, udahlah kalian berdua jangan membuat suasana tambah panas. " ujar flora yang berekting kepanasan
" lah yang kepanasan kan kamu bukan kami. " balas sazurah sambil menarik kelopak matanya dan mengeluarkan lidahnya
" kau juga sazurah janganlah kau nempel terus sama sasuke kasian dia. "
" kenapa kasian aku juga gak merasa dibebani. " jawab sasuke membuat flora tiba tiba terdiam.
" yaelah 2 lawan satu jelas aku kalah. sazurah ikut aku, ada yang mau ku omongi. "
" we ada apa ini kenapa lu tiba tiba meluk gua. " sontak sazurah yang terus berusaha melepaskan flora darinya
" sazurah... kau tau gaara? dia ganteng banget mana sifatnya cool. " ucap flora membuat sazurah terdiam melihat kelakuan salah satu temannya ini
" aku kira ada yang sangat penting sampai kau mengajak ku kesini ga taunya cuman itu doang. "
" tapi sazurah ini beneran dia ganteng banget apalagi dari jarak dekat. " ucap flora sambil melompat lompat
" hmph kau ketemu gaara kan otomatis kau lihat laki laki itu. " flora yang asik asiknya melompat berhenti dan menatap kearah sazurah
" maksud mu brow. " tanya flora sambil memiringkan kepalanya
" nah itu yang gua maksud, dia lumayan ganteng apalagi gua suka sama rambutnya yang ala ala korea gitu. " jawab sazurah
" cie ga mau sasuke nya dikalahin sama orang sampai kasih rate lumayan. " ejek flora membuat sazurah menendang lututnya
" oh iya bagaimana sih blu apa dia udah menjalankan tugasnya. " tanya sazurah
" sudah dong, subjeknya sudah ada ditempat tinggal sih target belum datang. " jawab flora dengan santainya dan sazurah terus tersenyum seperti sedang menjalankan rencana jahat
disisi lain Naruto yang sedang membaca formulirs sambil berjalan menuju tempat yang diperintahkan oleh sazurah
" coba lihat... yang akan diisi dikertas hanya nama saja, kenapa sampai perlu mengambil banyak waktu. " disaat dirinya sedang sibuk membaca tak sengaja dia melihat Hinata yang sedang bersender di pohon
" hei! Hinata! apa yang kau lakukan disini. " teriak Naruto membuat hinata terkejut dan memalingkan wajahnya karna dia tidak mau Naruto melihat wajah merahnya itu
" seperti biasa, dia aneh. " ucap batin Naruto
" luka... " gumam hinata yang langsung mengambil obat yang ia bawa namun naruto meninggalkannya disaat Hinata akan memberinya obat
" Ahkkk sial gagal, sih hinata juga kenapa refleksnya lama banget kan gua ga dapat makan gratis. " gumam Blu dengan kesalnya sampai meninju pohon yang sedang berada disampingnya
" kau sedang apa disini. " tanya kiba membuat blu kaget
" A-a-aku lagi baca formulir, iya iya formulirnya udah aku isi tapi takutnya ada yang salah. " jawab blu yang terbata bata melihat kiba tiba tiba muncul dihadapannya
" tapi yang aku lihat kamu dari tadi terus merhatiin Hinata. " ucap kiba membuat blu tidak tau lagi mau bilang apa sampai dia ga sengaja terucap
" Ahk mana gua tau, lagian lu kenapa tiba tiba muncul dihadapan gua kan gua jadi kaget. " teriak blu yang langsung pergi meninggalkan Kiba dengan ekspresi yang membingungkan
__ADS_1
" sudah waktunya untuk menukarkan gulungan. " Ujar pengawas ujian tersebut membuat semua kelompok berdatangan untuk menukarkan formulir dengan sebuah gulungan yang harus mereka jaga
" Tim yang sudah memiliki gulungan pergilah ke pintu gerbang masing masing, kita akan memulainya bersama dalam 30 menit. " perintah Anko
Di gerbang no 16 terdapat Kiba, Hinata, shino dan Flora
" Bertahan hidup adalah keahlian kami, hinata jangan terlihat lemah. " Perintah kiba dengan semangatnya
Di gerbang no 27 terdapat Blu, Choji, shikamaru dan ino
" hidup atau mati memang merepotkan tapi tak ada jalan lain, kalau begini akan kuincar Naruto. " ucap shikamaru
" makanan ringannya ada keripik kentang....kuenya.. " gumam Choji yang sibuk dengan dunianya sendiri
Di gerbang 12 terdapat Sazurah, sasuke, Naruto dan sakura.
" Yosh aku tidak akan kalah, aku akan menghajar siapapun yang mendekat. " teriak Naruto dengan semangat yang berapi api
" Naruto nanti jangan bertingkah aneh ya kamu. " ucap sazurah
" tenang aja kak kali ini akan kulakukan dengan serius. " jawab Naruto
30 menit pun sudah berlalu dan semua rantai yang mengunci semua gerbang pun sudah dibuka tinggal menunggu aba aba dari Anko
" tes kedua ujian chunin dimulai. " teriak Anko membuat sebagian ninja yang mengikuti ujian chunin langsung berlari
Tak lama disaat tim 7 sedang berjalan menelusuri hutan tiba tiba terdengar suara teriakan orang dari sisi lain.
" apa tadi itu teriakan manusia. " tanya sakura
" hm kau benar sakura dari teriakkannya sih mereka berjumlah 4 orang. " jawab sazurah
" aku jadi gugup. " gumam sakura
" tidak apa apa kok sakura... aku mau buang air. " ucap Naruto yang berlari tak jauh dari sakura dan sazurah dengan cepatnya sazurah menjewer telinga Naruto
" apa yang kau lakukan didepan seorang gadis, pergi kesemak semak. " perintah Sazurah
beberapa menit kemudian akhirnya Naruto keluar
" Aaah, banyak sekali! leganya. " ucap Naruto membuat sakura menjadi emosi
" mangkanya jangan begitu didepan seorang gadis. " teriak sakura dengan lantangnya
namun sasuke tiba tiba menendang Naruto membuat sakura terkejut sedangkan sazurah bersiap siaga karna dia juga menyadari kalo itu bukan naruto
" Sasuke kau tidak perlu melakukannya sejauh ini. " ujar sakura
" sakura dia bukan Naruto. " balas sazurah
" apa maksudmu... " tanya Naruto yang langsung dihajar lagi oleh sasuke
disaat Naruto terjatuh dengan cepatnya sazurah berada dibelakang Naruto dan menangkap Naruto
" apa yang kalian lakukan. " tanya Naruto sambil terus berusaha melepaskan dirinya dari sazurah
" apa kau bilang? bukankah seharusnya aku yang mengatakan itu. " jawab sasuke yang mengeluar kunainya tanpa sazurah sadari muncul sebuah kunai membuat sazurah terpaksa melepaskan Naruto palsu dan kembali ke tempat sakura dan sasuke. tanpa basa basi sasuke dan Naruto langsung bertarung namun tidak begitu lama
" sasuke, sazurah apa yang kalian lakukan. " tanya sakura yang masih tidak mengerti
" sakura perhatikan lebih detail lagi. " perintah sazurah membuat sakura menatap kepada Naruto
" Dimana naruto yang asli. " tanya sasuke membuat sakura dan Naruto yang palsu kaget
" aku tidak tahu apa maksudmu. " jawab Naruto
" mana luka yang ada diwajahmu. " tanya sasuke membuat Naruto menjadi cemas
" apa yang terjadi pada luka yang dibuat oleh penguji tadi lalu siapa yang membantumu tadi. " tanya sazurah
" cih teknik perubahanmu lebih buruk dibandingkan Naruto, kau palsu. " ujar sasuke membuat Naruto palsu itu berubah menjadi seseorang yang memakai alat seperti masker
" sial sudah ketahuan kalau begini, Yuno. " panggil laki laki itu dan muncul temannya sambil bertanya " siapa yang membawa gulungan Itu " dan sakura, sasuke bersiap untuk bertarung sedangkan sazurah tiba tiba menghilang karna dia menggunakan teleport membuat sasuke seketika khawatir
" wah wah mungkin saja dia yang membawanya. " ucap laki laki yang dipanggil yuno itu
" jangan pernah kau sentuh wanita itu. " ujar sasuke
" kalau kau mematuhi perintah kami, kami akan membiarkannya hidup. " ucap laki laki bermasker itu tapi Sama sekali tidak ada jawaban dari sasuke dan sakura
" begitu ya! aku akan merebutnya dengan paksa. " pria itu pun langsung berlari menuju sakura dan sasuke sedangkan rekannya pergi mengejar sazurah yang tiba tiba menghilang
__ADS_1