
" maaf Shikamaru, tapi aku akan mengobatimu. " ujar Sazurah yang meminumkan sebuah obat kepada Shikamaru, tak lama obat itu bereaksi membuat Shikamaru bisa berdiri dan tidak merasakan sakit sakit lagi.
" wah kakak itu obat apa. " tanya Naruto yang terus memandangi botol yang dipegang Sazurah
" ah ini, obat yang diberikan nenek Tsunade padaku. " jawab Sazurah
" Tsunade? ahh bibi yang hebat dalam medis itu ya. " saut Shikamaru yang ikut nimbrung.
" betul sekali, hmph entah kenapa aku jadi meragukanmu Shikamaru. " ucap Sazurah dengan tatapan yang sinis
" aku bukan tipe orang yang ada diotak mu Sazurah. " jawab Shikamaru
" aaaa sebenarnya orang yang kalian maksud itu siapa sih. " teriak Naruto dengan kesalnya
" wanita yang kau temui kakak pas kakak masuk rumah sakit itu kau ingat. " tanya balik Sazurah membuat Naruto akhirnya tau nama wanita cantik tersebut.
" melihat pertarunganmu membuatku berpikir kalau aku harus berusaha lebih keras juga. " ucap batin sakura melihat Sazurah menang dipertandingan terakhir.
" wah Sazurah hebat juga ya, memang kakak adik selalu memiliki sifat yang sama. seketika aku jadi iri pada Sazurah. " ujar Ino
" oh iya sakura bagaimana nanti malam kita ajak Sazurah makan bersama. " ucap Ino dengan semangatnya membuat sakura tersenyum terpaksa dan menyutujui ajakan ino
" aku nggak diajak. " tanya choji
" boleh tapi kau harus bayar sendiri ya. " jawab ini dengan judesnya dan choji hanya menjawab " baiklah " dengan perasaan yang sedih.
" sekarang tinggal pertandingan mereka lagi. " ucap Shikamaru
" akhirnya, berikutnya adalah pertandingan uchiha. " ucap salah satu warga yang sudah nggak sabar menyaksikan pertandingan Sasuke.
" tuan hokage, mengenai Sasuke uchiha. dia belum tiba diarena pertandingan. " bisik fugaku kepada Minato
" hmph... ini tidak bisa dihindarkan. kita tidak bisa membuat para undangan menunggu lebih lama lagi. " ujar Minato yang langsung dipotong oleh kazekage
" lima menit lagi, mengapa kita tidak menunggu Lima menit saja. "
" tapi bukankah kita sudah memberi mereka waktu sepuluh menit. " jawab Minato
" para tamu mengharapkan pertandingan selanjutnya diatas segalanya. membatalkan itu akan lebih kejam, karena mereka datang untuk ini. menunggu Lima menit lagi tidak ada salahnya. " ujar kazekage membuat Minato terpaksa mengiyakannya lagi.
lima menit pun sudah berlalu dan Sasuke masih tidak kunjung datang. karna sudah mengulurkan waktu yang banyak dengan terpaksa tokubetsu menyatakan Sasuke didiskualifikasi namun disaat tokubetsu akan mengatakannya Sasuke muncul bersama dengan Kakashi. hal itu membuat semuanya terdiam sejenak kecuali Sazurah yang mencoba menahan tawanya.
" apa yang lucu. " tanya Shikamaru yang bingung melihat Sazurah
" nggak ada, lucu aja lihat rambut Sasuke. panjang kali, dah kek cewek. " jawab Sazurah sambil menahan tawanya
" huft kamu sama anehnya dengan Naruto. " gumam Shikamaru
" yahh, aku minta maaf kita terlambat...." ucap Kakashi
" mudah sekali kau minta maaf ya, Kakashi. " teriak mikoto kepada Kakashi
" gawat habis ini pasti aku kena oceh ini. " ucap batin Kakashi sambil melihat ke arah mikoto
" namamu. " tanya tokubetsu kepada Sasuke
" uchiha Sasuke. " jawab Sasuke dengan tatapan yang serius akan tetapi seketika Sasuke menatap kearah Sazurah karna Sasuke mendengar suara seperti orang yang menahan tawa dari arah Sazurah dan ternyata itu memang Sazurah. lalu dengan pelannya Sasuke berjalan menghampiri Sazurah.
" bagaimana dengan pertandingan mu. " tanya Sasuke sambil menatap mata Sazurah.
" hmph lumayan seru, walaupun lawannya letoy. " Jawab Sazurah sambil sesekali melihat kearah Shikamaru
" menang. " tanya lagi Sasuke
" pasti. "
" terus kenapa kamu ketawa. "
" hah ketawa? perasaan aku nggak ada ketawa tuh. "
" dosa bohong..." nyaut Shikamaru membuat Sazurah langsung menatap tajam kearah Shikamaru.
" hehehehe gaya rambut kamu keren. " ucap Sazurah dengan cengirannya
" terima kasih. " jawab Sasuke yang pergi meninggalkan Sazurah
" bah nih orang, ku cuekkin balik baru tau rasa lu. " ucap batin Sazurah dengan perasaan yang kesal dan pergi ke ruang tunggu peserta ujian chunin babak final.
__ADS_1
" sepertinya dia tepat waktu. " ucap Lee membuat Ino dan sakura langsung senang melihat kedatangannya.
" huh, kau cukup terlambat. aku kira kau tidak akan datang karena kau takut untuk menghampiriku. " ujar Naruto dengan semangatnya
" pada babak pertama...apakah kau menang. " tanya sasuke
" tentu saja. " jawab Naruto
" jangan terlalu terbawa suasana ...pecundang. " ucap Sasuke membuat Naruto tersenyum.
" yah, aku tau itu agak kasar kalau harus muncul secara mencolok seperti ini tapi apakah sasuke sudah didiskualifikasi. " tanya Kakashi sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya nggak gatal.
" jadi kebiasaanmu terlambat diambil alih pada dirinya? sial...tidak apa apa, lagi pula pertandingan sasuke sudah ditunda. kedatanganmu hampir tidak tepat waktu tapi dia belum didiskualifikasi. " jawab tokubetsu
mendengar hal itu membuat Kakashi lega dan sedikit tertawa sambil mengatakan " itu kedengarannya bagus "
" jangan kalah terhadap orang seperti itu. " ujar Naruto dan Sasuke menjawabnya dengan kata yeah.
" Sasuke, Aku juga ingin melawan mu. " teriak Naruto membuat Sasuke sedikit tersenyum.
" kalo tentang rambutnya sih bisa ditoleransi tapi jika mereka saling tidak menyapa itu yang tidak bisa ditoleransi. " ucap batin Sazurah yang mengamati keduanya dari atas.
" Gaara turunlah kesini. " perintah tokubetsu membuat Gaara turun melewati tangga tidak seperti peserta lainnya yang sama sekali tidak menggunakan tangga.
" Naruto ayo pergi. saat kita pergi, kita akan naik tangga dengan santai. " ucap Shikamaru yang mulai berjalan menuju tangga membuat Naruto seketika teringat pada perbuatannya dan mengatakan " ada apa denganmu, apakah kau masih kesal karena aku mendorongmu turun. " lalu Naruto menghampiri Shikamaru yang sudah menaiki satu anak tangga.
dibangku penonton terdapat beberapa orang penting namun laki laki yang lumayan gendut itu memberi isyarat kepada dua orang yang sedari tadi menunggu perintah orang tersebut dan pergi menemui Gaara.
Sazurah yang melihat Naruto sudah naik langsung berlari menuju bawah dan melewati gaara yang juga sedang turun ke arena pertandingannya. sampai Sazurah menemukan Shikamaru dan Naruto yang sedang asik ngobrol.
" hey, cepatlah. " ujar Naruto yang tidak sabar menonton pertandingan Sasuke
" tidak ada yang baik yang akan terjadi dalam hidupmu jika kau panik. " ucap Shikamaru sambil menaiki tangga dengan santainya
" lama banget kalian berdua jalannya. " ucap Sazurah yang sedang duduk menunggu mereka berdua. melihat Sazurah, Naruto langsung menghampiri nya namun disaat Sazurah berdiri tiba tiba Sazurah terpaku melihat kedalam lorong membuat Naruto dan Shikamaru bertanya " kenapa ". ternyata yang Sazurah lihat adalah Gaara yang sedang dicegat oleh dua orang.
" turnamen tingkat rendah seperti ujian chunin ini sangatlah ideal seperti pertandingan judi, sejumlah bangsawan feodal disini bertujuan untuk itu. " ucap orang yang berada paling dekat dengan Gaara
" jadi, apa kau akan mengalahkan pertandingan ini untuk kami. " lanjut rekannya membuat penutup guci yang selalu dibawa Gaara bergerak dan laki laki yang dekat dengan Gaara mengatakan " hei, ayolah. setidaknya beri kita jawaban "
" terlalu takut untuk mengatakan sesuatu. " ucap laki laki yang dibelakang membuat Gaara memasang ekspresi yang seram, melihat hal itu membuat kedua orang asing itu mengeluarkan kunainya. namun tiba tiba pasir keluar dari guci Gaara dan lampu tiba tiba pecah. tanpa ampun Gaara langsung menghabisi mereka semua hanya dengan sekali serang. melihat kejadian itu membuat Sazurah langsung terduduk dan sedikit bergeser ke pojokan.
Gaara yang sudah berada diarena pun memulai pertandingannya dengan sasuke sedangkan di tangga Naruto, Shikamaru dan Sazurah masih duduk memikirkan kejadian yang tadi.
" ini adalah pertama kalinya aku melihat seseorang membunuh orang tanpa ragu ragu seperti itu, ini tidak terlihat baik bahkan untuk sasuke. " ujar Shikamaru sambil menggerakkan lengannya
" sama, sejauh ini aku sama sekali belum pernah membunuh orang. " jawab Sazurah yang masih duduk terpaku.
di bangku penonton Kakashi menghitung jumlah anggota anbu hitam.
" ada delapan anggota ops Anbu hitam di arena yang luas ini, dua pleton terlalu sedikit. apa yang sedang tuan hokage pikirkan. " tanya Kakashi pada guy
" yah...tanpa mengetahui bagaimana atau kapan lawan akan membuat pergerakan mereka. hal ini tidak dapat membantu kalau Anbu itu tersebar dan dikerahkan diwilayah yang penting di desa ini. " jawab guy dan lalu menyuruh Kakashi untuk memberikan perhatian pada pertandingan tersebut.
" kalian berdua, ketengahlah. " perintah tokubetsu membuat Sasuke dan Gaara mengikuti perintahnya
" mulai. " ujar tokubetsu yang langsung mencari tempat yang aman sedangkan Gaara mulai mengeluarkan semua pasirnya dari guci yang ia bawa.
melihat pasir keluar dari Gucci Gaara membuat Sasuke mengambil lompatan yang lumayan jauh dari Gaara. tak lama tiba tiba Gaara merasa kesakitan pada kepalanya sambil mengatakan " jangan terlalu kesal...ibu.." mendengar hal itu membuat Sasuke seketika merinding.
" sebelumnya....aku sudah mencicipi darah yang mengerikan, maafkan aku. tapi kali ini mungkin terasa lezat. " ucap Gaara membuat Temari dan Kankuro menjadi tidak tenang. selang beberapa menit tiba tiba kepalanya sudah tidak sakit dan pasir yang melayang tiba tiba jatuh kepermukaan.
di tangga Naruto, Shikamaru dan Sazurah masih terduduk ditangga.
" hei...apa kau ingat, apa yang dia katakan kemarin. " tanya Shikamaru kepada Naruto membuat Naruto seketika kaget sedangkan Sazurah langsung berdiri dan menanyakan apa maksudnya yang dikatakan Shikamaru.
lalu Shikamaru menceritakan tentang Gaara yang datang kerumah sakit dan ingin membunuh Lee. namun untungnya dia dan Naruto datang pada waktu yang tepat begitupun dengan guru guy yang datang menghentikan Gaara sehingga Gaara pergi tanpa membuat kekacauan. namun Gaara mengatakan dia akan membunuh Shikamaru, Naruto dan Lee tanpa kegagalan. mendengar hal itu membuat Sazurah terdiam sambil menatap ke mata Naruto.
" tapi dia tidak melakukannya, tadi merupakan kesempatan yang sempurna, tapi dia bahkan tidak melihat kita. " ujar Shikamaru
" sekarang, satu satunya orang yang bisa membuatnya merasakan sesuatu... " ucap Sazurah yang dilanjutkan oleh Naruto
" cuma Sasuke. "
diarena Sasuke melemparkan dua buah shuriken kepada gaara dan pasir yang menjadi perisai itu berubah menjadi bunshin Gaara yang menangkap dua buah shuriken milik Sasuke. lalu Sasuke berlari kearah Gaara namun Gaara menyerangnya dengan pasir tapi untung saja refleks Sasuke cepat sehingga ia langsung melompa dan menendang tangan Gaara sehingga membuat kedua tangan bunshin Gaara menghilang. lalu dengan cepatnya Sasuke meninju leher bunshin Gaara akan tetapi tangan Sasuke terjebak oleh pasir yang berada pada tubuh bunshin Gaara sehingga dengan kuatnya Sasuke memukul kepalanya menggunakan tangan satunya lagi akibatnya bunshin Gaara yang terbuat dari pasir itu hancur. setelah menghancurkan bunshin Gaara, Sasuke langsung memukul kepala Gaara namun pasir yang menjadi perisainya membuat gerakan Sasuke terhenti. akan tetapi tidak sampai disitu saja Sasuke tiba tiba menghilang dari pandangan gaara dan muncul dibelakang gaara membuat Lee dan Gaara dibuat kaget olehnya. disaat Gaara masih terbengong Sasuke langsung menyerang pipi Gaara sampai retak dan terpelanting jauh.
" waw cepat sekali. " ujar Kushina yang kagum melihat pergerakan Sasuke begitupun dengan mikoto
__ADS_1
" apakah Sazurah juga melihatnya ya. " ucap mikoto sambil melihat segala ara
" sudah pasti dia menyaksikannya. " ucap Kushina namun Mikoto langsung menjawabnya " dia tidak ada disana. " tunjuk mikoto kearah ruang tunggu para peserta. melihat hal itu membuat Kushina bertanya tanya kemana Sazurah dan juga Naruto tidak ada disana
" mungkin saja mereka masih ditangga. " ucap Kushina yang berpura pura tenang padahal dalam hatinya sangat sangat khawatir.
tanpa basa basi Sasuke mulai berlari dengan sangat cepat dan menghindari semua pasir yang menyerang padanya sampai pada akhirnya Sasuke masuk dalam area Gaara dan menendang dagu Gaara sampai Gaara lagi lagi terpelanting jauh.
selang beberapa menit stamina Gaara sudah habis gara gara di hajar habis habisan oleh Sasuke. sehingga Gaara membentuk sebuah segel membuat pasir yang berada disekitarnya berkumpul dan membentuk bola yang didalamnya terdapat dirinya. di bangku penonton Naruto yang memutuskan ingin memberitahu sesuatu pada Kakashi pun bertemu dengan kakashi disusul oleh Shikamaru dan Sazurah yang mengikuti Naruto dari belakang.
Diarena, Sasuke yang ingin pertandingan cepat berakhir nekat memukul pasir yang sudah menjadi bola dan pada akhirnya Sasuke tidak bisa menghancurkan dinding pasir yang sudah dilapisi berbagai macam pasir.
" Kakashi sensei. " panggil Naruto membuat Kakashi, guy, Lee, Choji, dan Ino menghadap kearah mereka.
" huh, kau mau apa. " tanya Kakashi
" sensei, kumohon hentikan pertandingan ini sekarang. " jawab Sazurah membuat semuanya terkaget
" orang itu benar benar berbeda dengan kita, dia tidak normal. " potong Naruto membuat Ino bertanya " Naruto, apa yang kau katakan. "
" dia hidup untuk membunuh manusia. dengan demikan, jika ini dilanjutkan Sasuke akan mati. " ujar Naruto
didalam bola pasir, Gaara dengan seriusnya terus mengatakan sesuatu
" Jin, saru, Ne, Saru, Tori, Tatsu, Ne, Saru..." ucap Gaara yang membuat sebuah mata dari pasir diluar pasir perlindungannya.
" ini tidak baik, rencana kita tidak sama seperti yang Gaara pikirkan
" ucap batin Temari yang mulai khawatir dengan Gaara yang akan merusak semua rencana mereka.
Sasuke yang sudah lelah mencoba menghancurkan bola pasir itu terpaksa menggunakan jutsu yang sudah diajarkan Kakashi padanya.
diluar tembok Konoha, Anggota anbu yang pada saat itu sedang berpatroli. salah dari anggotanya tiba tiba berhenti dan merasakan seperti ada yang ganjal pada tempat tersebut. rekannya yang lain pun bertanya apa ada sesuatu yang terjadi dan Anbu itupun menjawab tidak. padahal dalam hatinya ia bertanya apa itu hanya imajinasinya saja, karna tidak ada yang terjadi ketuanya menyuruhnya untuk cepat pergi. disaat anggota anbu itu pergi ternyata perasaan salah satu Anbu itu benar, banyak sekali ninja dari desa bunyi dan pasir yang keluar dari persembunyiannya.
" sensei, apa maksudmu ketika kau mengatakan bahwa kau terlambat sampai disini tanpa alasan. " tanya sakura pada Kakashi.
" hmmmm... " jawab Kakashi yang membuat Naruto makin kesal dan berteriak " seperti yang kukatakan, ini bukan waktunya untuk membicarakan hal itu. "
" diam dan lihatlah. karena kau akan mendapatkan kejutan nyata. " ucap Kakashi yang serius memperhatikan Sasuke. mendengar ucapan Kakashi, semua orang fokus pada Sasuke sedangkan Sazurah sibuk memperhatikan seluruh area yang terdapat delapan anggota anbu hitam.
" ahh, sensei sepertinya aku ingin ke WC. " ucap Sazurah
" pergilah. " jawab Kakashi sambil melirik Sazurah
" terima kasih sensei. dengan cepatnya Sazurah berlari menuju WC yang tak jauh dari tempat Naruto dan melepaskan lima buah bunshin keseluruh desa.
" ada apa, sazurah. " tanya Kushina yang muncul dari salah satu wc membuat Sazurah kaget
" hmph, ibu. apa ibu merasakan sesuatu yang ganjal. " tanya Sazurah membuat ibunya berpikir keras
" sebentar lagi akan ada perperangan untuk menghancurkan konoha dan saat ini ninja dari desa bunyi dan desa pasir sedang melaksanakan tugas mereka. " Jawab kagusa yang keluar dari salah satu wc.
" jadi Sazurah, kamu harus peka terhadap pergerakan disekitar kamu. mengerti. " ucap Kushina sambil memegang bahu Sazurah dan Sazurah membalasnya dengan anggukan.
" kalo kamu mendapat sebuah informasi dari salah satu bunshin kamu, segara beritahu nenek dari telepati. jika kamu tidak tau caranya biar Leo yang akan melakukannya. " perintah kagusa membuat Kushina bertanya tentang Leo namun kagusa menyuruh Kushina untuk tidak membahasnya saat ini dan kagusa akan menceritakan semuanya pada Kushina jika keadaannya sudah membaik.
saat Sazurah baru saja sampai Salah satu bunshin Sazurah melihat sesuatu simbol yang amat besar dan terdapat banyak sekali ninja yang berada disekitarnya. hal itu membuat Sazurah yang asli terkaget melihatnya.
" simbol apa itu, kenapa besar sekali. " ucap batin Sazurah
" biasanya itu adalah simbol untuk memanggil hewan yang sangat besar. " jawab Leo
" sial, kenapa aku sama sekali tidak bisa mengingat semuanya. " ucap batin Sazurah yang terus-menerus memukul kepalanya
lalu prajurit bunyi mengatakan sesuatu dan pergi meninggalkan tujuh orang yang sudah siap pada tempatnya masing masing. selang beberapa detik simbol itu bercahaya
diarena, Sasuke yang sudah tidak sabar mencoba jutsu barunya. berpindah tempat ke dinding dan mulai merapal jutsu sampai pada akhirnya aliran listrik keluar dari tangannya. lalu Sasuke berlari menuju tempat Gaara dengan membawa listrik yang kuat ditangannya. sampai ditempat Gaara, Sasuke langsung menyerang pada bola pasir itu sampai menembus dinding pertahanan Gaara dan mengenai lengan Gaara. awalnya Gaara biasa aja sampai darah menetes ketangannya membuat Gaara berteriak histeris.
" Aaaaaaa, darah...darahku. " mendengar teriakan gaara membuat Temari dan Kankuro langsung kaget. sedangkan Sasuke yang langsung sadar mendengar teriakan itu pun mencoba melepaskan tangannya namun tidak bisa dan dengan terpaksanya Sasuke menggunakan chidori lagi sehingga tangannya bisa lepas dari bola pasir tersebut. namun disaat tangan Sasuke lepas dan menghindar dari bola itu. sesuatu yang besar lepas dari tangan Sasuke dan kembali kedalam bola pasir tersebut. Sasuke yang terus memandangi lubang dibola pasir itupun dikejutkan dengan mata monster membuatnya gementar. tak berlangsung lama bola pasir yang melindungi Gaara pun pecah, terlihat bahu sebelah kiri Gaara terluka membuat Gaara menatap penuh kemarahan terhadap sasuke
" ini berbeda, itu bukanlah matanya. apa yang baru saja tampak tadi. " ucap batin Sasuke
dibangku penonton salah satu Anbu hitam memegang pundak warga, membuat warga tersebut tertidur. lalu Anbu itupun membuat sebuah segel sehingga memunculkan banyak sekali bulu burung yang indah. semua warga tiba tiba tertidur kecuali ninja Konoha yang sudah berpengalaman.
" genjutsu, Kushina. " ucap mikoto
" sudah kuduga. " jawab Kushina yang kemudian melepaskan genjutsu tersebut begitupun dengan Mikoto. Sazurah, sakura, Kakashi dan guy juga berhasil melepaskan genjutsu. sedangkan Naruto dan Shikamaru terkena genjutsu tersebut.
__ADS_1
ditempat duduk hokage, kazekage menyuruh anak buahnya memulai tugas mereka dan kedua anak buahnya itu melempar bom asap ditempat hokage sehingga membuat suara ledakan yang membuat semuanya langsung melihat ketempat hokage. lalu ninja bunyi yang mendengar ledakan itupun bergerak masuk kedalam tembok desa Konoha.
ninja yang berada dipinggir simbol itupun mengambil gulungan dari mulut mereka dan menancapkan gulungan itu ketanah sehingga muncul ular raksasa dari tengah tengah simbol itu membuat Ninja penjaga Konoha kaget melihat ular yang begitu besar muncul diluar tembok konoha