Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto

Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Naruto
Episode 84


__ADS_3

" enaknya panas panas gini main ke sungai kali ya. " ucap batin Sazurah yang pergi ke sungai. disaat Sazurah ingin menyemplungkan kakinya di air, samar samar dia mendengar suara teriakan Naruto. sontak Sazurah langsung mencari asal suara tersebut. benar saja Sazurah menemukan Naruto yang sedang berlatih jutsu kuchiyose bersama Jiraiya


" Kakek Jiraiya, kapan datangnya. " sapa Sazurah membuat kedua guru dan murid tersebut terkaget


" loh kakak, kenal dengan kakek Petapa genit. " mendengar pertanyaan dari adiknya Sazurah langsung ketawa saat mendengar " kakek Petapa genit "


" jadi Naruto ini adik kamu. " tanya Jiraiya


" lebih tepatnya anak ayah dan ibu. " jawab Sazurah


" ish kenapa cuman kakak yang dikenal. " gumam Naruto sambil membalikkan badannya


" nggak gitu Naruto, waktu itu kakek Jiraiya pergi ke gunung sebelum kamu lahir dan semenjak itu kakek gak pernah balik sampai sekarang. " ujar Sazurah sambil mencubit pipi Naruto


" kamu nggak latihan. " tanya Jiraiya membuat Sazurah tersenyum


" iya tuh, biasanya kakak jam 6 baru pulang. "


" hehehe, tadi nenek ada urusan yaudah kakak ditinggalin deh. " jawab Sazurah


"emangnya kakak latihan apa. "


" hmph, latihan kuchiyose. "


" wah sama kak, Naruto juga lagi latihan kuchiyose. "


" mumpung kalian latihannya sama bagaimana hari ini, kalian latihannya bersama dan kakek akan mengawasi mereka. " perintah Jiraiya yang menunjuk kearah wanita yang sedang bermain air


" ekhem kalo sampai melakukan itu, jangan harap ini batu bisa nggak kena. " ancam Sazurah membuat Jiraiya mau tidak mau, pasrah.


akhirnya Sazurah dan Naruto diajari oleh Jiraiya, awalnya adik kakak itu bisa mengingat gerakannya namun mereka gagal dalam memanggil hewan. Naruto memunculkan kecebong sedangkan Sazurah memunculkan satu telor. melihat hal itu membuat Jiraiya menjadi tidak semangat dan mengalihkan pandangannya ke arah kumpulan wanita tadi.sedangkan anak muridnya sedang sibuk mencoba kembali latihannya.


sampai waktu menunjukkan jam lima sore.


"nggak kerasa udah sore dan mereka sudah pulang. " ujar Jiraiya dengan sedihnya melihat wanita wanita itu sudah pulang


" kenapa sedih, besok kita bisa memanggil mereka. " balas Naruto yang masih fokus dengan latihannya


" apa kalian masih belum bisa. " tanya Jiraiya dengan galaunya sambil menatap kearah kecebong dan telur. mendengar hal itu Sazurah dan Naruto hanya bisa nyengir


" perutku sudah lapar, besok lagi kita latihannya. " lanjut Jiraiya yang mulai berjalan menjauh


" jadi kakek ingin meninggalkan kami. " tanya Sazurah membuat jiraiya berhenti dan menghela nafas berat.


" baiklah baiklah, aku akan mengantarkan kalian pulang dulu. " jawab jiraiya sambil menunggu kedua adik kakak itu sampai ditempatnya.


sesampainya dirumah, nggak sengaja berhadapan dengan minato. Minato yang kaget melihat gurunya sudah pulang langsung membukakan pintu dan menyuruh Jiraiya masuk.


" kenapa ayah tiba tiba berubah menjadi baik begitu. " gumam Naruto yang melihat kelakuan ayahnya


"kakek Jiraya kan adalah gurunya ayah sudah pasti ayah akan begitu dengan kakek. lagi pula dari dulu ayah emang baik. " ujar Sazurah sambil memukul kepala Naruto


saat Sazurah dan Naruto masuk kedalam rumah. mereka sudah disambut dengan Kushina yang langsung memeluk Sazurah dan Naruto.


" ibu rasanya aku mau mati. " gumam Naruto


" ibu lega akhirnya kalian bisa keluar hidup hidup " ucap Kushina dengan bangganya


" hmph ibu, ibu lagi bikin sushi kan. aku harus mandi dulu supaya sushinya nggak keburu habis. " ujar Sazurah yang langsung melepaskan pelukan Kushina dan pergi ke kamarnya untuk mandi. melihat hal itu Kushina dan Naruto hanya bisa terdiam sampai Naruto teringat bahwa Kushina akan menciumnya beratus kali. awalnya Naruto ingin kabur namun rencananya gagal, Kushina sudah menciumnya berulang kali sambil mengatakan " putra ibu sangat menggemaskan. "


" huft gua selamat. " ucap batin Sazurah sambil memegang jantungnya. lalu mengambil handuk dan pergi kekamar mandi.


malamnya semua orang sudah berada dimeja makan dan ditambah satu orang yang menumpang yaitu Jiraya. semua orang bersenang senang tapi berbeda dengan Sazurah yang terus memikirkan hal lain sampai dia tidak mood makan.


" ayah ibu, aku ingin jalan jalan diluar. " ujar Sazurah sambil berdiri namun Kushina menyuruhnya makan dulu. dengan terpaksanya Sazurah mengikuti perintah ibunya. beberapa menit kemudian Sazurah sudah memakan habis makanannya yang ada di piring dan segera pergi menuju pintu.


" kakak mau kemana. " tanya Naruto


" kakak lupa, kunai kakak masih ada di tempat latihan. " jawab Sazurah yang langsung pergi keluar dari rumah


" kakak aneh, nggak biasanya kakak melupakan alatnya. " ucap batin Naruto


dipenginapan desa sunagakure terdapat Gaara yang sedang melamun dan didatangi oleh dosu. dosu yang berpikir jika dia membunuh Gaara maka dia akan mudah menjadi ninja chunin namun malah sebaliknya. dosu bukannya berhasil menyerang Gaara malah dirinya yang dihajar oleh gaara dengan mudahnya.

__ADS_1


disekitar bangunan tempat Gaara berada terdapat guru Gaara dan Kabuto yang sedang berbicara tentang rencana mereka untuk menghancurkan desa Konoha. Hayate yang sedari tadi mengikuti Kabuto mendengar pembicaraan itu namun sialnya Hayate ketauan oleh Kabuto. awalnya Kabuto ingin menyelesaikannya dengan Hayate namun guru gaara yang aslinya berasal dari desa kabut pun turun tangan dan menyuruh Kabuto untuk pergi. Hayate yang sudah ketauan langsung pergi meninggalkan tempat itu, tapi sialnya dia bertemu dengan guru sunagakure membuat Hayate mau tidak mau melawannya menggunakan teknik pedang tarian bulan. teknik yang digunakan Hayate sama sekali tidak mempan kepada mata mata desa kabut itu alhasil Hayate mati terbunuh karena terkena angin yang seperti pisau membuat tubuh Hayate tersayat sayat. diatas atap rumah warga ada Sazurah yang entah kenapa hatinya selalu tidak tenang dan seperti mengatakan " kamu harus mencarinya ", sampai disuatu tempat Sazurah mendengar suara teriakan dari seseorang membuat Sazurah tertarik untuk melihatnya. ternyata saat Sazurah sampai ditempat itu, dengan menggenaskannya tubuh Hayate yang sudah tercabik cabik dan berlumuran darah. melihat hal itu Sazurah sontak jatuh lemas melihat orang yang akhir akhir ini dia sering temui dan main bersama mati terbunuh.


" Aaaaaa. " teriak Sazurah dengan perasaan yang bercampur antara marah, kesal dan sedih


" kenapa, kenapa, kenapa semua orang yang kusayangi terus pergi meninggalkanku. dulu kak shisui, kak Itachi dan sekarang apa harus kak Hayate meninggalkanku. " lirih Sazurah, menangis diatas tubuh Hayate membuat wajahnya terdapat darah yang menempel.


" kumohon kak bangun, bukankah kau bilang bulan depan kau akan menikah. " dengan cepatnya Sazurah memeriksa semua aliran darah berharap ada satu yang masih beroperasi sehingga kemungkinan Hayate bisa diselamatkan namun kenyataannya tidak, semua aliran darah sudah terhenti membuat Sazurah makin stress. tanpa pikir panjang Sazurah menggunakan kage bunshin dan mengirim bunshinnya untuk menemui Minato


mendengar informasi dari bunshin Sazurah, Minato menyuruh bunshin Sazurah untuk memberitahu anggota Anbu dan Minato akan menunggu informasi selanjutnya diruang hokage. Sazurah yang teringat pada calon pengantinnya Hayate menghubunginya melalui bunshin, beruntung pada saat itu yugao calon pengantinnya Hayate sedang tidak ada tugas dan berada didalam markas bersama rekan-rekannya. mendengar Hayate mati terbunuh yugao langsung datang bersama kelompoknya, melihat hal itu yugao tidak bisa menangis karna dia sudah menjadi Anbu dan hanya bisa menangis dalam hati.


sesampainya diruang hokage, kelompok Anbu yang dipimpin oleh yugao menceritakan semua yang mereka ketahui dari mayat Hayate sedangkan Sazurah duduk melamun dibawah sinar bulan. yugao yang tidak tega melihatnya menghampiri Sazurah, mencoba menghibur Sazurah namun hal itu sia sia malahan yugao ikuttan menangis.


" aku tau Sazurah, kepergian Hayate sangat menyakitkan bagiku dan juga kau. dia sudah menganggap mu seperti adik kandungnya malahan dia berharap kelak dia menikah dia ingin anaknya mirip seperti kamu. " ucap yugao yang terus menangis


" maafkan aku kak. "


" nggak papa, kakak malahan bersyukur ada yang menyayangi kak Hayate selain kakak karnakan selama ini orang tua kak Hayate tidak pernah mempedulikannya. " ucap yugao sambil mengelus kepalanya Sazurah.


" aku berjanji kak, aku akan membalaskan dendam kak Hayate. "


" tidak perlu, Kaka tidak ingin kamu menjadi anak yang pendendam. "


diruang hokage rekan yugao sudah selesai memberitahu informasi yang sudah mereka kumpulkan dan berniat akan pulang namun melihat yugao masih diluar salah satu rekannya yugao ingin menghampiri yugao tapi Minato menahannya.


" biarkan dia menemani Sazurah, kalian sudah boleh pulang sekarang. " perintah Minato


selang beberapa jam, Minato menghampiri Sazurah dan yugao awalnya Minato ingin mengajak pulang Sazurah namun mendengar jawaban dari anaknya yang tidak ingin pulang akhirnya terpaksa menuruti kemauan Sazurah dan menitipkan Sazurah kepada yugao. sesampainya dirumah semua orang yang berada dirumah menanyakan keberadaan Sazurah dan Minato mengatakan...


" saat ini Sazurah sedang butuh ketenangan jadinya malam ini Sazurah tidak akan pulang untuk sesaat. "


mendengar hal itu membuat Kushina jatuh dan menangis kencang seakan dia tau perasaan putrinya yang sedang hancur


" hatinya pasti sangat sakit, terlebih lagi dia melihat secara langsung. " lirih Kushina yang dibawa ke kamar oleh Minato


" kasian kakak, sudah dua orang yang kakak sayangi pergi meninggalkannya. " ucap batin Naruto melihat kearah pintu dengan wajah yang sedih.


diatas patung hokage, Sazurah duduk terpaku melihat pemandangan desa ditemani yugao


Replay


dengan wajah yang ceria Sazurah menghampiri Hayate dan memberikan kotak makanan itu, lalu disusul oleh yugao yang baru saja selesai bertugas.


" horee ada Kak yugao. " sapa Sazurah sambil memeluk yugao


" hmph rasanya sangat tidak enak. " ujar Hayate membuat Sazurah memasangkan wajah yang tidak Senang


" bercanda. " lanjut Hayate sambil memakan makanan yang dibawakan Sazurah


" masakan Sazurah selalu enak, kakak aja selalu berharap setiap hari Sazurah membawakan kakak makanan. " ucap yugao


" Baiklah nanti Sazurah bikin banyak banyak makanan buat ayah, kak yugao dan kak Hayate. " teriak Sazurah membuat semua orang tertuju kearah mereka dan dengan malunya Sazurah menutup mulutnya.


" Sazurah, kalo kamu lulus ujian chunin kakak dan kak yugao akan segera menikah. " ucap Hayate membuat Sazurah tercengang mendengarnya


" tapi kalo Sazurah nggak lulus. "


" ya nggak jadi nikah. " jawab Hayate membuat Sazurah seketika terdiam


" nggaklah Sazurah bulan depan kak Hayate dan kakak akan tetap menikah karna surat undangannya sudah disebar. "


" benarkah.... Yeay punya ponakan. " ucap Sazurah dengan senangnya


" nikah aja belum kamu sudah bilang ponakan nanti kalo sudah nikah. " balas yugao yang mengelus rambut Sazurah dengan lembutnya


" tapi Sazurah harus lolos ujian chunin. " ujar Hayate dan dengan cepatnya Sazurah menjawab " baik pak pengawas " mendengar hal itu membuat Hayate dan yugao tertawa bersama


" aku merindukan masa itu. " ucap batin Sazurah


" kak yugao, tiba tiba aku tidak bersemangat untuk lolos ujian chunin. "


" Sazurah kamu jangan mengatakan seperti itu, kamu kan sudah berjanji untuk lolos ujian nanti. " balas yugao yang menatap mata Sazurah


" baiklah. "

__ADS_1


" hmph bagaimana besok pagi kakak akan mengajari kamu teknik pedang. " ujar yugao yang mencoba mencairkan suasana


" bukankah kakak besok akan pergi menjalankan misi. " tanya Sazurah membuat yugao sedikit kecewa


" hmph setelah kakak selesai bertugas bagaimana kita pergi ke desa yukigakure, kita pergi ketoko yang besar itu. " teriak Sazurah membuat yugao tersenyum lebar


keesokkan paginya Sazurah sudah bangun dan sudah memulai latihannya. sedangkan yugao sudah pergi menjalankan misi bersama kelompoknya.


" anak kita sepertinya sudah agak tenang. " bisik Kushina dan Minato hanya mengangguk


" ayah ibu lagi ngapain. " tanya Naruto membuat Minato dan Kushina kaget dibuatnya.


" sedang mengawasi kakak kamu. "


" lah aku nggak diawasi gitu. " jawab Naruto


" Naruto kan sudah ada kakek Jiraya. " ucap Minato yang membawa Naruto pergi ketempat Jiraya.


" baiklah aku akan pergi berlatih, dadah ayah. " ucap Naruto yang pergi bersama Jiraya


sedangkan Kushina dan Minato meninggalkan Sazurah dihalaman belakang.


" kuchiyose no jutsu. " tanpa Sazurah sadari sudah muncul seekor singa dihadapannya, Sazurah yang masih melamun hanya mengamatinya saja tanpa mengatakan sepatah katapun


" bagus, lagi lagi aku diabaikan. segitu rendahnya kah diriku dihadapan mereka, padahal aku lebih hebat dibandingkan mereka. " gumam singa tersebut


" heh, sejak kapan kau ada disini. " tanya Sazurah


" sejak tadi. " jawab singa itu dengan galaunya


" maaf, aku tadi sedang banyak pikiran. "


" biasanya orang yang banyak pikiran cenderung nggak bisa ngapa-ngapain tapi kamu tanpa sengaja, ah sudahlah. " jawab singa tersebut yang ingin pulang


" eh tunggu, karna kau sudah kepanggil nggak mungkin bisa kabur dari aku kan. " ujar Sazurah


" iya juga kenapa aku melupakan hal itu. "


" yasudah namamu adalah Leon. "


" eh tunggu tunggu kenapa tiba tiba kau memberi nama aku. " ucap singa itu dengan kagetnya


" kan kau peliharaan aku mangkanya itu aku kasih nama. "


" memang aku hewan tapi aku adalah hewan spesial dan juga memiliki nama sejak lahir. "


" yasudah namamu siapa wahai singa yang tampan. " tanya Sazurah dengan cerianya


" bidadari terdampar di bumi. " ucap batin singa tersebut


" oy jawab, singa. " teriak Sazurah


" eh Seno, namaku Seno. " jawab singa tersebut yang bernama Seno


" oh. " ucap Sazurah yang seketika tertawa mendengar nama Seno


" namamu unik juga ya. "


" teruslah tertawa, tadi kau sudah mengabaikan ku sekarang malah menertawakan ku. " ucap Seno yang terus memperhatikan Sazurah


" maaf maaf aku kelewatan. "


" oh iya pemakaman kak Hayate bagaimana ya. " gumam Sazurah yang memberi ucapan selamat tinggal pada Seno dan meninggalkan Seno sendirian


" oke bagus aku malah ditinggalkan. " ucap batin Seno dan baru dia sadari terdapat banyak daging yang berada dihadapannya dan daging itu adalah daging yang berkualitas.


" wah kalo aku nurut sama dia pasti tiap hari aku akan makan seperti ini. " lanjut Seno yang tanpa berpikir panjang langsung memakan daging tersebut


sesampainya di pemakaman, tidak banyak yang datang hanya ada Kakashi dan guru lainnya yang dekat dengan Hayate. melihat hal itu membuat Sazurah makin bersedih karena orang tua Hayate ataupun keluarganya tidak ada yang datang hanya yang hadir keluarga yugao.


disaat Sazurah datang Hayate sudah dikubur, dengan pelannya Sazurah mengelus batu nisan Hayate sambil mengatakan..


" selamat jalan kak, semoga tenang dialam sana. "

__ADS_1


selesai acara pemakaman itu Sazurah sudah berada diatas patung hokage dan melihat sakura dan Ino pergi kesuatu tempat sambil membawa sebuah bunga yang cantik.


" pasti mereka ingin menjenguk Sasuke, Sasuke pasti sangat senang didatangi dua wanita cantik. jelas dia kan playboy. " gumam Sazurah sambil tertawa kecil


__ADS_2