
Sore harinya Romi sudah harus balik ke kosnya di pusat Kota. Romi sudah pamit dengan Amanda siang tadi dan sekarang sedang siap-siap berangkat ke kota.
" Hati-hati di jalan ya nak, jangan ngebut-ngebut bawa mobilnya" pesan Ibu pada anaknya.
" Baik Bu" Romi menaruh tas dalam mobilnya.
" Sudah pamitan sama Manda?" tanya Ayah.
" Sudah Yah" Romi masuk ke mobilnya dan menghidupkan mesin.
" Romi pergi Bu" Romi menancapkan gas dan mobilnya pun berlalu.
Romi menuju ke Kota melewati jalan depan rumah Amanda. Romi melihat Amanda yang berdiri di pintu pagarnya melambaikan tangan ke arah sahabatnya. Romi membuka kaca mobil dan tersenyum sambil membalas lambaian tangannya.
*
Amanda masuk ke dalam rumah dan tiba-tiba Mama dan Papa pulang dari rumah Nenek. Amanda membuka pintu pagar agar mobil orang tuanya bisa masuk.
" Nenek sehat Ma?" ucap Manda pada Mamanya.
" Iya Nenek baik-baik saja, tadi Nenek tanya kenapa kamu tidak datang. Terus Mama bilang karena ada Romi di sini" Mama kemudian masuk ke dalam dengan Papa.
Amanda masih teringat dengan Romi yang masih dalam perjalanan ke Kota. Meski rumah mereka tidak begitu jauh dari Kota tapi Amanda tetap merasa cemas dengan sahabatnya itu.
" Ma ! Besok aku ke Kota ya ! Ada yang perlu aku beli"
" Memangnya di sini tidak ada?" tanya Mama.
__ADS_1
Mama memanasi lauk dan sayur yang di bawanya dari rumah Nenek. Amanda duduk di kursi meja makan merayu Mama agar di ijinkan ke Kota esok harinya.
" Aku pergi pagi dan sore langsung pulang" Amanda merayu dengan suara manjanya.
" Jangan malam sekali pulangnya, kalau bisa sore sore ada di rumah" ucap Mama pada anaknya.
Amanda memeluk Mamanya karena mengijinkan dia ke Kota esok hari. Amanda kemudian masuk ke kamarnya hendak membuat sebuah video yang akan di upload nya di youtube miliknya.
**
Amanda pagi-pagi sekali sudah bagun, dia segera mandi dan bersiap-siap ke Kota. Amanda pergi ke Kota sendirian dengan menggunakan sepeda motor. Amanda juga ingin mengunjungi Romi di tempat kerjanya saat jam istirahat.
Setibanya di Kota Amanda mampir di toko kosmetik dan butik baju korea. Amanda juga membeli baju daster untuk Mamanya di toko batik dan bibit cabe pesanan Papa. Amanda belanja secukupnya agar tidak kesusahan saat pulang nanti.
" Sekarang aku mau ketemu sama Kak Romi, Pasti dia sedang istirahat. Dia pasti kaget melihat aku." pikir Amanda dan bibir Amanda tersenyum sendiri.
Amanda menaruh sepeda motornya di parkiran dan jalan menuju kantin. Amanda melihat Romi dari kejauhan sedang duduk makan di kantin dengan seorang wanita yang mungkin teman kerjanya. Amanda segera berlari ke arah Romi dan tiba-tiba Amanda berhenti saat melihat Romi menggenggam tangan wanita tersebut.
Romi yang melihat kedatangn Amanda segera melepas tangan wanita tersebut. Romi salah tingkah saat Amanda berdiri di depannya hanya diam melihat dia dengan wanita tersebut. Wanita yang duduk dengan Romi melihat ke arah Amanda dan Romi.
" Amanda, Kapan datang? " Romi berusaha untuk mencairkan suasana.
" Ini siapa ?" Tanya wanita yang tadi duduk dengan Romi.
" O.. iya, kenalin ini Amanda, dan ini Julie" Romi memperkenalkan satu sama lain.
Amanda tahu bahwa itu adalah wanita yang di sukai oleh Romi.
__ADS_1
" Jadi begini wanita idaman Kakak" Pikir Amanda.
Romi menyuruh Amanda duduk dengan mereka dan memesankan makanan untuk Amanda. Romi juga menjelaskan pada Julie bahwa Amanda adalah tetangga dia sekaligus sahabatnya.
Amanda lebih banyak diam dari pada bicara, Amanda rasanya ingin pulang saja tapi dia tidak mau membuat Romi dan pacarnya tersinggung. Amanda berusaha ramah dan berbincang seadanya.
" Sejak kapan kalian bersahabat?" Julie memulai bicara dengan Amanda.
" Sejak kecil " ucap Romi.
Amanda melihat ke arah Romi dengan wajah polosnya dan heran melihat sikap Romi yang acuh padanya.
" Orang tua kami berteman jadi kami terpaksa berteman" Amanda memulai bersikap ramah dan menyembunyikan perasaannya.
Mereka tertawa kecuali Romi, beberapa saat kemudian Amanda pamit pulang dan begitu juga dengan Julie.
" Aku pulang Kak, maaf sudah mengganggu kerja Kakak" Amanda pamit pulang.
Romi menatap kepergian Amanda dengan wajah sedih. Julie melihat keanehan dari wajah pacarnya dan membuat dia bertanya-tanya.
" Kamu suka ya sama dia ?" Julie cemburu.
"Aku sudah menganggap dia seperti adikku sendiri, jangan mikir aneh-aneh"
Julie tersenyum dan pamit pulang juga ke rumahnya.
***
__ADS_1