Aku Bukan Juliet

Aku Bukan Juliet
Part 7


__ADS_3

" Amanda tadi malam kemari" ucap Ibu Romi.


" Siapa bilang Bu?" tanya Romi kaget.


" Mama Amanda, Ibu lihat mata Amanda sembab dan bengkak, seperti habis menangis." ucap Ibu.


Romi diam mendengar kabar tentang Amanda dari Ibunya.


" Apa kamu berfikir seperti yang Ibu fikirkan?" tanya Ibu pada anaknya.


Romi tidak menjawab pertanyaan Ibunya, Romi malah masuk ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur.


" Apa dia mendengar pecakapan kami?" gumam Romi dalam lamunannya.


Romi ingin menghubungi Amanda tapi takut jika kehadirannya akan membuat Amanda semakin tidak bisa melupakannya. Romi mengurungkan niatnya dan bersikap cuek terhadap perasaan Amanda yang hanya sepihak.


*

__ADS_1


Romi ternyata mengambil cuti tahunan, dia pulang ke rumah orang tuanya tanpa sepengetahuan Amanda. Romi bahkan tidak datang ke rumah Amanda seharipun, padahal sudah 4 hari Romi bercuti.


" Apa kamu tidak ke rumah Amanda ?" tanya Ibu pada Romi.


" Tidak Bu, Aku tidak mau Amanda menaruh hati padaku" ucap Romi pada Ibunya.


" Kasihan Amanda Rom, sepertinya dia sangat mencintaimu" ucap Ibu.


" Ayah akan menjodohkan kamu dengan Amanda" seru Ayah saat baru keluar dari kamarnya.


Romi kaget mendengar pernyataan Ayahnya, Romi tidak yakin bahwa yang berbicara itu Ayahnya. Romi tahu betul bahwa Ayah tidak pernah menuntut keinginannya pada Romi.


" Orang tua Amanda sangat baik dan dari keluarga baik-baik, Amanda juga anak yang sopan. Apa kamu mau menikah dengan wanita yang kamu baru kenal dan kita tidak tahu asal usul keuarganya" ucap Ayah sedikit tegas pada anaknya.


" Julie juga anak baik-baik Yah, Orang tuanya merupakan keluarga terpandang. Apa ayah tidak ingin aku menikah dengan wanita dari kalangan atas?" ucap Romi.


" Sudah-sudah, jangan berdebat dengan Ayahmu Romi, tidak baik..." ucap Ibu melerai.

__ADS_1


Romi diam sesaat saat Ibunya melerai mereka. Ayah tidak setuju jika Romi menikah dengan wanita yang baru di kenalnya. Romi jadi bingung sendiri dengan keputusan yang akan di ambil. Romi sudah berjanji pada Julie bahwa mereka akan segera menikah.


" Ya sudah, jika Ayah ingin aku menikah dengan Amanda, aku akan menikahinya. Tapi tunggu hingga Aku berusia 35 tahun." ucap Romi sambil meninggalkan orang tuanya dan masuk ke kamarnya.


Ibu melihat Romi dengan perasaan sedih, Ibu teringat saat Romi masih SMP, Romi sering mengatakan pada Ibunya bahwa suatu saat nanti dia akan menikahi Amanda. Ibu tidak menyangka bahwa hati Romi sangat mudah berubah.


" Ibu takut ini hanya perasaan sesaat Yah" ucap Ibu pada Ayah.


" Ayah juga merasa begitu Bu, Amanda adalah pilihan terbaik untuk Romi." ucap Ayah.


**


Romi membanting diri ke tempat tidurnya, Romi juga membanting foto Amanda dan dirinya yang terpajang di dekat tempat tidurnya. Romi merasa Amanda sudah menjadi dinding diantar dia dan Julie.


" Kenapa kamu harus menjadi penghalang cinta kami Amanda!!!" Romi berteriak sambil di tahannya agar tidak terdengar oleh orang tuanya.


" Besok aku akan menemui Amanda, aku ingin dia bicara dengan Ibu dan Ayah agar membatalkan perjodohan ini" gumam Romi.

__ADS_1


Romi tidak bisa membiarkan perjodohan yang di lakukan orang tuanya. Rasa cinta yang mendalam terhadap Julie membuat Romi rela melakukan apa saja termasuk menghancurkan hubungan baik antara keluarganya dengan keluarga Amanda.


Romi tidak ingin Julie menjadi milik orang lain. Hidup dengan Julie merupakan impian Romi semenjak Romi mengenal Julie pada sebuah acara konser di Kota.


__ADS_2