
Perkenalkan nama ku Izban Habib umurku 16 tahun aku bersekolah di "Senior High School sugoi"
Sekolah itu adalah sekolah ternama di Indonesia dan termasuk sekolah elit
sekarang diriku sudah masuk kelas 11 sma aku sangat bersyukur dapat masuk ke sana karena beasiswa
Kehidupan yang ku jalani saat ini kurang baik karena orang tua ku sudah bercerai dan aku sekarang tinggal bersama Mama
Kebanyakan orang berfikir keluarga broken home akan menyebabkan anak nya menderita
Aku akan berusaha membuktikan tidak semua anak yang berada di keluarga broken home menderita
Papa dan Mama ku sudah bercerai saat aku berumur 7 tahun
Aku masih mengingat kejadian itu saat papa meninggal kan kami
Pada malam itu aku medengar suara pertengkaran dari Papa dan Mama ku
Pada saat itu aku hanya bisa diam dan menangis di kamar ku
Pada akhir nya Papa pergi dan meninggalkan rumah Mama pun mengejar Papa
Waktu itu aku mengejar papaku dan berteriak "Papa...jangan tinggalkan kami"
Tapi sayang sahutan kecil ku tidak terdengar oleh papa
Setelah kejadian itu Mama merangkul dan memeluk ku dan aku membalas pelukan mama
Kami terisak dan menangis..
Mama berkata "nak kamu jangan sedih mama tidak akan meninggalkan mu apapun yang terjadi"
Aku pun menjawab "terima kasih ma"
Sejak saat itu aku tidak bertemu dengan Papa ku lagi
Dan sekarang Mama ku yang sudah mulai tak berdaya masih mau bekerja membiayai sekolah ku
Mama bekerja sebagai tukang cuci pakaian di rumah tetangga
Melihat Mama ku bekerja untuk kehidupan kami keluar air mata yang tak tertahan kan
Andai saja Papa dulu tidak meninggalkan kami mungkin kehidupan kami akan lebih baik dan Mama tidak perlu bekerja seperti ini
Dan sekarang di umur ku yang sudah remaja ini aku akan meringan kan beban Mama
Dengan bekerja paruh waktu setelah pulang sekolah
Aku bekerja di restoran makan ternama di kota ku
Pemilik dari restoran itu adalah Pak Marwan
Beliau adalah orang yang sangat baik dan ramah kepada semua orang aku sangat bersyukur bisa bertemu dengan nya
Waktu itu beliau bertemu dengan ku saat diriku sedang termenung di pinggir jalan
Dan ia berkata " nak mengapa kamu termenung seperti ini apa ada masalah?"
"Tidak ada masalah apa apa pak saya hanya bingung,saya tidak punya uang untuk meringankan beban mama saya"jawab ku dengan wajah yang sedikit sedih
Melihat kehidupan ku seperti itu pak Marwan menawarkan kepada ku untuk bekerja paruh waktu setelah pulang sekolah di restoran nya
Aku sangat berterima kasih kepada Pak Marwan karena telah memberikan pekerjaan untuk ku meskipun diriku masih sekolah
__ADS_1
Dan itulah pertemuan ku dengan Pak Marwan yang baik hati
Jauh dari lubuk hatiku yang paling dalam aku bertekad akan berjuang dan berusaha menjadi orang sukses,mengangkat nama keluarga ku membahagiakan Mama
Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah
Disekolah mengadakan acara penyambutan siswa baru
Acara itu diadakan selama satu minggu
Bel pun berbunyi....
Semua siswa baru diminta untuk berkumpul di lapangan sekolah
Aku merupakan Ketua Osis di Senior High School Sugoi
Aku tidak meyangka diriku bisa menjadi ketua osis disekolah elit dan ternama di Indonesia
Sekolah ini adalah sekolah yang terkenal Siswa dan siswi nya anak orang kaya dan siswa berprestasi
Walapun begitu aku tidak akan malas belajar
Aku akan membanggakan sekolah ini dengan prestasi yang ku miliki
Aku sebagai ketua osis akan memberikan kata sambutan kepada siswa baru
Pada saat aku akan memberikan kata sambutan
Aku melihat seorang gadis yang duduk di sudut lapangan dengan wajah yang menunduk dan pucat
Aku langsung berlari ke arah nya
Semua siswa baru langsung menoleh ke arah ku berlari
Gadis itu pun tidak bisa menjawab perkataaan ku karena badan nya lemah kemudian gadis itu pingsan
Kebisingan pun terjadi karena ulah siswa baru yang pingsan itu
Siswa siswi yang lain mulai berbisik dan membicarakan kejadian ini
Aku pun berteriak "anggota osis tolong Gadis ini bawa ke UKS!"
Kemudian pengurus osis yang lain membawa gadis itu ke UKS
Beberapa saat kemudian aku melanjutkan kata sambutan kepada siswa baru
Akhirnya penyambutan siswa baru selesai
Setelah penyambutan siswa baru aku diminta oleh Sensei Dila untuk membawakan daftar nama siswa baru
Kemudian aku mengantar daftar nama siswa baru ke Sensei Dila
"Arigatou Izban"ucap sensei
Aku pun menjawab "doitashimashite Sensei"
Sensei Dila adalah guru Bahasa Jepang di sekolah ku
Ia menjabat sebagai pengawas osis dan sekaligus Wali kelas ku
Sensei Dila adalah guru yang sangat ramah kepada ku
__ADS_1
Saat keluar dari ruangan Sensei Dila terdengar suara dibelakang ku yang memanggil nama ku
Izban..
Kemudian aku menoleh ke belakang ternyata suara itu berasal dari sabahat ku yang bernama Fatan
Fatan adalah teman pertama ku disekolah ini
saat pertama kali aku masuk sekolah ini Fatan sangat baik kepadaku sifat nya yang periang dan kocak membuatku tertawa
Dia adalah anak orang kaya meskipun begitu Fatan masih mau berteman dengan ku
Teman yang selalu membantu ku dalam keadaan susah senang bahagia
"Hay Bro kemana aja gue cariin"
Fatan menepuk punggung ku berbicara sampai ngos ngosan karena mengejar ku
Aku mejawab "mengapa lo nyariin gue"
"Yaelah udah lama gue nggak ketemu lo terakhir kali saat liburan kenaikan kelas" ucap Fatan
"Lo nya aja liburan kelamaan sampai lupa dengan sabahat lo ini"Perkataan ku sambil tertawa kepada Fatan
"Ya gue minta maaf btw gue rindu sama lo Izban
Ucapan Fatan tersebut membuat ku tertawa lebar dan berkata " seorang Fatan rindu kepada gue"
"Yaudah lah dari pada berdebat begini belanja ke kantin yuk biar gue yang traktir lo" ucap Fatan
Aku pun menerima ajakan Fatan untuk makan di kantin dengan nya sambil bercerita
Setelah selesai makan Fatan bertanya kepada ku
"Iz orang yang lo tolong tadi bagaimana keadaan nya?"
Mendengar perkataan Fatan tadi aku jadi teringat dengan gadis itu
"Oh ya gadis tadi dibawa ke UKS
Mari kita ke UKS untuk melihat keadaanya" ucap ku
Kemudian kami pergi menemui gadis itu
Sesampai nya di UKS aku melihat Gadis itu masih terbaring lemah tetapi keadaannya saat ini jauh lebih baik dari pada saat penyambutan siswa baru tadi pagi
Aku pun meyapa nya "bagaimana keadaan mu kenapa kamu bisa sakit?"
Gadis itu menjawab keadaan ku saat ini sudah lebih baik
Guru mengatakan aku hanya butuh istirahat dan sedikit sarapan
"Terima kasih kakak telah menolong ku kalau tidak ada kakak aku tidak tau apa yang terjadi kepada ku" ucap Gadis itu
Tidak apa apa untung saja kakak melihat mu disudut lapangan waktu itu
Kemudian kami berkenalan..
Akankah Izban dapat memperjuang kan dan membahagiakan mama nya?
Siapa kah Gadis yang ditolong nya?
Mari lanjut ke episode selanjut nya..
__ADS_1
PS : kata yang kurang dimengerti translate sendiri