AKU DAN SEORANG PUTRI CEO

AKU DAN SEORANG PUTRI CEO
Surprise


__ADS_3

Liburan pun telah usai semua siswa pun kembali ke rutinitas biasanya


Bel masuk pun berbunyi..


"Ohayou minasan"sapa sensei Dila


"Ohayou sensei"sapa kami semua


"Hari ini kalian akan belajar seperti biasanya dan sensei harap kalian dapat belajar dengan baik dan lebih semangat lagi"ucap sensei Dila


Kemudian pelajaran bahasa Jepang pun di mulai


***


Bel pulang berbunyi


Karena awal semester dua di mulai hari ini jadi sekolah hanya sebentar


"Kak Izban ayo masuk"ajak Selvy yang tampak dari dalam mobil


Kemudian mobil pun melaju ke perusahaan Aziriandi karena aku akan bekerja hari ini


"Pakaian udah lengkap ayo kita masuk"ajak kak Deyo dan Selvy pergi ke tempat bimbel nya


Saat aku menginjak kan kaki ke perusahaan Papa aku sempat melihat orang yang nggak asing


Kemudian aku menemui nya..


"Lo ngapain di sini"tanya ku


"Hehhehe lo ya gak lihat gue sedang apa"ucap Kiki sambil menatap komputer di depan nya


"Kok gue nggak tau ya lo kerja di sini"tanya ku


"Lo nya aja yang nggak lihat gue waktu pas acara pengenalan lo dan Deyo di perusahaan ini gue terkejud ternyata lo anak dari pak Amri"jawab Kiki


"Sejak kapan lo kerja di sini kok lo bisa kerja disini?"


"Sejak gue kelas 1 sma waktu itu gue di rumah sakit duduk di koridor sambil menangis kemudian tampak seseorang berdiri di depan gue kemudian orang itu berkata"nak kenapa kamu menangis ada yang bisa saya bantu?"gue hanya bisa menangis dan gue menceritakan masalah gue ke orang itu,saat itu kakak perempuan yang sangat gue sayangi mengalami kecelakaan dan gue nggak punya biaya untuk berobat gue hanya hidup berdua sama kakak gue kedua orang tua gue udah meninggal dunia sejak gue kelas 6 sd karena mengalami kecelakaan dan Papa lo bantuin gue untuk biaya rumah sakit sekaligus mengizinkan gue untuk bekerja paruh waktu di perusahaan nya gue sangat bersyukur ketemu sama Papa lo itu sebab nya gue sekolah di Senior High School Sugoi karena prestasi gue dapat beasiswa di sana,kehidupan yang gue jalani emang pahit tapi gue nggak mau malas malasan gue akan berjuang demi kehidupan walaupun banyak cobaan dalam hidup gue akan tetap tegar dan berdoa kepada Allah agar gue dapat menjalani kehidupan ini"ucap Kiki dengan wajah yang menunduk


"Gue nggak tau ki kehidupan lo kek gini dulu gue emang sama kek lo tapi sejak Papa bertemu dengan gue Alhamdulillah kehidupan gue saat ini sudah lebih baik semoga kerja keras lo ini akan mendapatkan hasil yang bahagia dan lo sukses di masa depan biarin sekarang kehidupan lo pahit tapi besok lo akan mendapatkan hasil yang baik"ucap ku menenangkan Kiki


"Hmmm gpp kok"ucap Kiki


Kemudian kak Deyo menghampiri kami berdua


"Kok ketua ada disini?"tanya kak Deyo menatap Kiki


"Heheh nggak usah panggil ketua sekarang kan nggak di sekolah panggil Kiki aja ya gue disini kerja paruh waktu" ucap Kiki


Kemudian aku menjelaskan kepada kak Deyo


"Sebenarnya gue udah tahu saat lo sapa gue di sekolah saat hari pertama lo masuk klub teater kalo lo tu anak pak Amri karena gue sering lihat lo di perusahaan ini"ucap Kiki kepada kak Deyo


"Terus ngapain lo nggak bilang kalo lo karyawan Papa gue"ucap kak Deyo

__ADS_1


"Gue nggak mau aja ntar anak baru kek lo baru masuk ke klub teater nggak hormat sama gue sebagai ketua klub heheh becanda kok"wajah kiki tampak bahagia


Kemudian kami berbincang banyak


"Kalo begitu lo besok barengan aja pergi ke perusahaan ini sama kita"ajak kak Deyo


"Nggak usah gue nggak enak"jawab Kiki


"Udah besok lo pulang sekolah tunggu kita ya di pintu gerbang nggak usah segan kita kan teman"ucap ku


"Gue bawa motor jadi nggak usah repot repot"


"Sesekali barengan aja pergi sama kita"ucap ku


"Oke deh"


"Sekarang jam makan siang lo udah makan?" tanya kak Deyo


"Belum"ucap Kiki


"Gimana kalo kita ke kantin perusahaan biar gue traktir"ajak ku


Kami ke kantin perusahaan dan makan bersama


***


"Gimana persiapan nya udah apa nggak?"ucap Kak Deyo di telfon dengan berbisik


"Udah kok lo tinggal main kan peran lo aja"


***


Aku dan kak Deyo pulang bersama tapi Papa masih ada kerjaan jadi pulang nya agak kemaleman


Sampai di depan pagar aku menyempatkan diri untuk datang ke apartemen Mama untuk melihat keadaan Mama


Kak Deyo menutup pintu pagar dan ia tempak berbicara dengan seseorang dengan berbisik aku tidak tahu itu siapa karena disana gelap


Deyo pun ikut dengan ku


"Assalamualaikum ini Izban Ma"ucap ku sambil mengetuk pintu Mama


Tapi sahutan ku tak kunjung di sahut kemudian perasaan ku nggak enak aku menoleh kepada Kak Deyo berisyarat ingin mendobrak pintu apartemen


Kami mendobrak pintu apartemen


Dan yang ku temui..


Orang yang sedang ku cari nggak ada di rumah aku memeriksa kamar,ruang makan kamar madi tapi mama nggak ada


"Gimana ni kok Mama nggak ada?"ucap ku kepada kak Deyo


"Kita cari di rumah utama siapa tahu Mama di sana"ucap kak Deyo


Saat aku membuka pintu rumah utama

__ADS_1


"Loh kok lampu nya mati" kemudian lampu hidup dan terdengar suara"Happy Birthday Izban"suara semua teman ku dan keluarga ku


Aku lupa hari ini ulang tahun ku..


"Otanjoubi omdetou kak Izban"ucap Jisu sambil membawa kue kedepan ku


"Selamat ulang tahun anak Mama semoga kamu sukses selalu"ucap Mama sambil mengelus rambut ku


Kemudian aku memotong kue


Suapan pertama aku berikan kepada Mama karena Mama adalah orang yang membesarkan ku dan merawat ku kemudian ku suapkan kepada Pacar ku


"Buka mulut dong"ucap ku wajah Jisu tampak memerah karena banyak teman teman ku yang datang


"Terima kasih untuk keluarga dan teman teman ku karena udah ngerayain ulang tahun ku,ulang tahun ku yang ke tujuh belas ini tidak akan pernah terlupakan di usia ku sekarang aku sangat bersyukur kepada Allah swt yang telah memberikan rezeki kepada ku


Arigatou minna"ucap ku sambil meneteskan air mata kebahagiaan


Papa menepuk punggung ku"udah jangan nagis gitu dong kamu udah gede malu ntar di tengokin sama teman apa lagi ada pacar kamu"


Semua teman ku datang ke ulang tahun ku bahkan Kiki yang dari tadi menunggu di depan pagar ternyata dia yang tadi bicara sama kak Deyo di di depan pagar


"Gimana kak pintar nggak adik mu ini mempersiap kan nya"ucap Selvy kepada kak Deyo


"Hehhe emang kamu pintar sekali"ucap kak Deyo


"Aku suka peran kakak pas dobrak pintu tadi"wajah Selvy tampak bahagia


"Selamat ulang tahun kakak ku sayang semoga di umur 17 tahun ini kamu lebih dewasa,tambah ganteng,tambah pintar,sukses dimasa depan,patuh kepada kedua orang tua,rajin beribadah nya dan jadi kakak yang baik untuk ku"ucap selvy dengan tulus nya kemudian aku mengacak acak acak rambut nya


Semua teman ku memberikan ucapan dan bersalaman kepada ku


Kemudian tampak cowok yang tidak asing bagi ku dia adalah Ketua komite kedisiplinan sekolah yang baru datang mengebohkan suasana semua cewek berbisik wajah nya yang tampan dengan sikap tegas nya saat ia masuk ke rumah memakai Sweater coklat lengan panjang celana jeans hitam sepatu sneaker putih dan tidak lupa kaca mata hitam yang di kenakan nya cocok dengan warna kulit nya yang putih


"Eh ada Brayen tu"bisik beberapa cewek


"Ganteng banget"sorak beberapa cewek


Papa mengundang semua teman ku termasuk Brayen rumah ku sangat ramai di penuhi anak remaja


"Selamat ulang tahun Izban"ucap Brayen mengulurkan tangan dan menyodorkan sebuah hadiah


"Makasih lo udah datang ke ulang tahun gue" membalas uluran tangan Brayen dan mengambil hadiah


"Kalo bukan karena Jisu ada di sini gue nggak akan mau datang"ucap Brayen dengan menatap mata ku


"Selamat ya lo udah jadi pacar Jisu tapi gue akan ngawasin lo terus kalo lo nyakitin Jisu lo akan terima akibat nya"ucap Brayen dengan senyum di wajah nya


"Lo tenang aja gue akan jaga Jisu"mentap mata Brayen dan memegang pundak nya


Izban Days🎊🎉


Diumur nya yang ke 17 ini ia mendapatkan kebahagaiaan tapi dia akan terus mendapatkan kejadian yang tak terduga dalam bidup nya


Apa selanjut nya yang terjadi dalam hidup Izban?

__ADS_1


__ADS_2