
Kemudian kami meneruskan perjalanan dan akhirnya kami sampai di dalam perusahaan kami menanyakan kepada CS disana dimana ruang direktur kemudian kami menuju ruang direktur dan langkah kami terhenti seketika melihat wajah sangar direktur dari pintu kaca ruangan direktur tampak berbicara dengan seseorang
Kemudian kami melihat orang yang sedang berbicara dengan seorang direktur adalah Brayen
Melihat semua itu wajah Jisu tampak sedih dan kami bertiga melirik ke arah Jisu
"Kok Brayen ada disini?"seru Jisu dengan penasaran
"Brayen mengapa disini dan kenapa ia berbicara dengan direktur Gizoa seperti telah lama akrab?"tanya kak Deyo
Kemudian terdengar suara yang mengagetkan kami
"Kalian ngapain disini"teriak security yang tadi didepan pintu masuk
Wajah kami semua terlihat cemas karena melihat wajah sangar security
"Pak kami mau bertemu dengan direktur"tegas ku
"Kan udah saya bilang direktur sedang sibuk kalau mau bertemu buat janji dulu"
Mendengar keributan dari luar direktur dan Brayen keluar dari ruangan
"Ada apa ini kenapa kalian ribut?"tegas direktur Gizoa
"Kalian ngapain disini?"heran Brayen dengan wajah terkejut melihat kami
"Brayen apa kamu mengenal mereka?"tanya direktur kepada Brayen
"Hmm ya direktur"ucap Brayen dengan wajah sedikit cemas
"Maaf pak direktur kami ke sini ingin berbicara hal penting dengan direktur Gizoa ingin menanyakan soal Asia's big tender" seru ku dengan menatap mata direktur
Direktur kemudian memperbolehkan kami masuk ke ruangan direktur dan memberikan kami secangkir teh hangat
"Baiklah apa yang ingin kalian katakan dan kalian ini siapa?"tanya direktur
"Perkenalkan nama saya Izban Habib Aziriandi saya anak dari Amri Siregar Aziriandi,saya Hideyo Aziriandi saudara Izban,nama saya Kiki kahania teman dari mereka berdua dan nama saya Jisu Hakiko anak dari Haikal Hakiko"seru kami semua dengan wajah yang menyakinkan
"Apa...."kaget direktur
__ADS_1
"Kalian anak anak dari perusahaan besar dan sekaligus saingan perusahaan saya?"
"Memang benar kami anak dari dua perusahaan Aziriandi Company dan Haikal Hakiko Company"gertak ku
"Saya ingin bertanya pak direktur apakah bapak dalang dari gagal nya tender 2 triliun itu?"tanya Kak Deyo
"Apa maksud kalian semua?"cemas direktur
"Eh kalian semua nya jangan tuduh direktur kalian emang kalian ada bukti apa!"belaan Brayen
"Lo jangan ikut campur ini urusan 3 perusahaan besar"ucap Kiki angkat bicara
"Baiklah mungkin kedatangan kalian disini dengan cara baik baik saya mengerti sekarang"ucap direktur dengan mengangguk
"Jadi pak direktur apa yang anda mengerti?"ucap Jisu berbicara karena dari tadi hanya diam
"Heheh saya tau kamu ini anak dari Haikal bukan hmm sudah besar ya kamu sekarang"seru direktur sambil melangkah menuju loker nya dan memeriksa satu persatu surat dan ia membawa satu surat yang dikemas rapi dalam sebuah amplop
Kami semua memperhatikan direktur dan tidak bicara sama sekali
Direktur membuka sebuah surat dan ia membaca nya sebentar dan mulai berkata kepada kami
Kalian ini memang anak anak yang baik tapi saya sarankan kalian kalau nuduh orang itu harus ada bukti
"Jangan potong pembicaraan saya"geram pak direktur
"Baiklah saya tau kalian ini menuduh saya sebab gagal nya tender 2 triliun itu KALIAN SALAH BESAR SAYA BUKAN ORANG YANG MENGGAGALKAN TENDER BESAR ITU!!!!!"gertak direktur menatap wajah kami dengan wajah nya yang sangar
"Duhh gimana ni kak"bisik Jisu kepada Kiki
"Udah lo tenang aja"ucap Kiki menenangkan
"Bagaimana kami bisa percaya kalau anda bukan dalang dari semua ini?"bentak Kiki menepuk meja
"Hai gadis misterius saya tau kamu ini anak dari almarhum Giandra Novista"seru direktur
Ucapan itu membuat Kiki jadi kaget dan tidak percaya kedok nya terbongkar
Suasana menjadi hening
__ADS_1
"........"
"Dari mana anda tau kalau saya anak dari almarhum Giandra"ucap Kiki dengan wajah yang marah
"Hahhahah"tawa direktur
"Emang kenapa saya memang anak dari Giandra Novista"bentak Kiki
"Dari wajah perilaku mu serta cara kamu berbicara dan saya sudah meminta agen rahasia untuk menyelidiki mu ternyata kamu memang anak dari keluarga Novista kamu memang pintar menyembunyikan jati diri mu"bentak direktur
Kami bertiga jadi bingung dengan pembicaraan direktur dan Kiki,Brayen hanya memperhatikan dan tidak berbicara sepatah kata pun
Kiki menjadi terdiam dan tidak bersuara
"Hai direktur anda berbicara seperti itu dengan teman saya untuk mengalihkan pembicaraan saya ingin tau apa yang sebenar nya?"ucap kak Deyo angkat bicara melihat sikap Kiki yang jadi diam
"Hai anak muda saya akan menjelaskan nya tender besar itu sebenarnya di dapatkan oleh Gizoa Company,Aziriandi Company dan Haikal Hakiko Company tapi karena CEO tender besar tidak menyetujui perusahaan saya mendapatakan nya sebab perusahaan saya dulu hanya perusahaan kecil yang berhasil mendapatkan tender itu karena prestasi tapi sayang CEO tidak menyetujui nya karena takut saya tidak bisa mengelola tender itu dengan baik dan saat itu juga saya sadar diri dan kini saya bisa memperbesar perusahaan saya dan perusahaan saya dapat terkenal kembali,saya juga merasa curiga tidak mungkin Aziriandi Company seserakah itu ingin mengambil tender besar itu saya curiga tentu ada orang yang iri dengan kedua perusahaan itu dan orang itu menjadikan Aziriandi Company sebagai pelaku hilang nya tender itu saya tahu CEO tidak mau memperpanjang masalah ini kemudian ketua tender besar itu memutuskan tender ini akibat nya kedua perusahaan tidak saling damai karena yang satu di persalahkan dan yang satu lagi dianggap benar"ucap direktur dengan meminum teh panas nya
Mendengar itu kami semua menunduk ucapan tulus direktur serta wajah direktur yang sangar sekarang tidak sangar lagi karena dia kelihatan orang baik
"Jadi yang anda maksud bukan anda yang merupakan dalang dari semua ini tapi orang lain?"tanya ku
"Kamu memang benar anak muda saya curiga kalau dalang dari semua permasalahan tender besar itu adalah salah satu perusahaan yang mengikuti rapat tertutup dari perusahaan besar di asia hanya perusahaan besar dan prestasi saja yang dapat hadir dalam rapat pemilihan tersebut"ucap direktur sambil menatap kami
"Bisakah saya melihat nama daftar perusahaan yang hadir dalam rapat tersebut?"tanya Jisu
"Hmm baiklah anak Haikal saya akan melihatkan nya"seru direktur sambil memberikan sebuah amplop ke tangan Jisu
Kemudian kami berempat melihat isi amplop tersebut dan ya terlihat daftar nama perusahaan yang mengahadiri tender
"Pak direktur apakah kami boleh foto daftar ini?"tanya Jisu sambil merogoh hp di sakunya
"Boleh saja"jawab direktur dengan senyum di wajah nya
Jisu memotret sehelai kertas dan ia menyimpan hasil foto itu dan memasukan kembali kertas itu kedalam amplop
"Apakah kalian semua sudah percaya?"tanya direktur dengan penasaran
"Direktur Gizoa maaf atas kehadiran kami yang telah menuduh anda kami sangat berterima kasih anda telah mau membantu kami"ucap ku dengan menunduk
__ADS_1
"Hahah kamu tidak perlu berterima kasih itu sudah tugas saya"ucap direktur membuat kami penasaran
Siapakah dalang dari hilang nya tender besar?Apakah tujuan direktur membantu kami? mengapa Brayen mengenali direktur?ada apa dengan nama keluarga Novista?