
Seminggu pun berlalu akhirnya kami selesai mengadakan ujian
Jam di tangan ku menunjukkan pukul 06.30 sejak tadi aku menunggu kedua saudara ku yang dari tadi belum selesai bersiap
"Kak Deyo..,Selvy udah selesai belum udah jam berapa ni ntar telat kita" teriak ku
Kemudian kedua saudara ku selesai besiap dan kami masuk ke mobil
***
Akhirnya sampai di sekolah..
Aku dan Kak Deyo berencana ingin mengantarkan Selvy ke kelas nya di koridor sekolah semua siswa tampak memperhatikan kami bertiga dan semua mata terarah kepada Selvy,kemudian kami menuju ruang guru untuk mengantar Selvy ke Buk Rika walas X Mipa 3
"Buk ni adek saya Selvy anak baru yang masuk ke kelas X Mipa 3"ucap ku
"Jadi kamu yang bernama Selvy cantik benar ya kamu"
"Hehhe makasih buk"jawab Selvy
"Ayo nak mari ke kelas"
"Oke buk"
"Kakak sampai disini dulu ya aku bisa sendiri ke kelas udah di temenin sama buk Rika ntar jam istirahat barengan takutnya aku belum dapat teman"
"Oke dek"jawabku dan kak Deyo
***
Bel istirahat berbunyi
Kemudian aku dan kak Deyo pergi ke kelas Selvy untuk ke kantin bareng ternyata di kelas dia nggak ada aku dan kak Deyo panik dan yang ku temui ternyata Selvy ada di taman bersama temannya
"Dek kamu kemana aja?"
"Ntar kamu nyasar sekolah ini kan besar"
"Maaf ya kak tadi aku di ajak sama teman ku ke taman"
"Oh ya ketos masih ingat nggak dengan ku dan ya Kak Deyo masih ingat?"
"Aku Anggun Azharia teman sekelas dengan Selvy"wajah Anggun tampak bahagia
"Oh ya waktu itu kita pernah bertemu"
"Masih ingat lah lo kan bendahara klub teater"
"Jadi Selvy ni adek kalian berdua ya?"
"Ya" jawab ku dan kak Deyo berbarengan
"Wooow beruntung banget hidup lo selvy punya kakak yang pintar dan ganteng lagi kalo gue jadi lo nggak kebayang deh"
"Hehhehe makasih"
"Udah pada makan belum ke kantin yuk"
"Oke"
Kemudian kami berempat ke kantin dan di meja makan kami datang seseorang yang menghampiri
"Kak boleh duduk sini nggak?"tanya Jisu
"Ngapain lo duduk sini disana masih ada meja kosong kok"jawab Selvy
"Duduk aja nggak masalah"
__ADS_1
"Oh ya gimana ujian nya kemaren"
"Alhamdulillah"
"Kak Izban cewek yang di samping kakak tu siapa ya?"tanya Jisu
"Oh ya kakak lupa kenalin ni adek kakak namanya Selvy Aziriandi kelas X Mipa 3"
"Aziriandi?"tanya Jisu
"Kamu terkejut ya kami bertiga bersaudara hmm maafkan kakak yang belum ngasih tahu kamu"
"Halo Selvy kenalin nama ku Jisu Hakiko melas X mipa 2 aku harap kita bisa jadi teman"seru Jisu sambil mengulurkan tangan
"Hy juga Jisu kenalin aku Selvy Aziriandi adek nya Kak Izban dan Kak Deyo kelas X Mipa 3"bibir Selvy tampak senyum dan membalas uluran tangan Jisu
"Kelas kita bersebelahan nih yang berada di lantai 3"kata Jisu
"Hehehhe ya ni"
Kemudian kami yang ada di sana berkenalan
Kemudian Fayra tampak memperhatikan sekitar..
"Fayra kamu nyariin Fatan ya"seru kak Deyo dengan wajah yang sinis
"Hehhehe nggak kok kak"
"Oh ya Btw Jisu cowok yang kemarin itu Brayen kan?"tanya ku
"Ya kak"jawab Jisu
"Sejak kapan kamu mengenal Brayen dan mengapa kamu dan Brayen tampak dekat?"
"Sebenarnya.."
"Lain kali aja besok kita kumpul aku akan menceritakan nya"ucap Jisu
"Oke"jawab kami semua
***
Di kelas Selvy
"Gue dengar lo adik nya Ketos dan Kak Deyo apa benar"tanya beberapa murid
"Ya"
"Kenalin nama gue"
"Hay vy"
"Eh Selvy pulang bareng?"
"Lo tinggal dimana?"
Mendengar nama ketos dan kak Deyo semua murid langsung mengerumuni ku untuk berkenalan dan bersalaman itu tidak bisa mengubah kalo Anggun adalah teman pertama ku di sekolah ini
"Vy lo mau ke kantin bareng nggak?"
"Ajak salah satu siswa"
Kemudian aku menoleh ke samping dan ya adalah teman baru ku ia tak pandang status dan kami langsung berkenalan
Itulah awal pertemuanSelvy dan Anggun
Sejak saat Selvy sekolah di sini dan semua orang telah mengetahui kalo aku anak dari keluarga Aziriandi dan saudara dari Hideyo dan Selvy nama ku pun lebih populer dari biasanya yang dulu nya coklat hanya beberapa di loker ku tapi sekarang banyak coklat dan beberapa surat
__ADS_1
***
"Lo tunggu bentar gue mau bicara"
Terdengar suara dari belakang ku
Orang itu adalah Brayen
"Kenapa lo mau bicara sama gue"
"Gue ingatin ke lo jangan dekatin Jisu lagi kalo lo deketin lo akan tunggu akibatnya"tangan Breyen memegang kerah bajuku dan wajah nya tampak marah
"Eh lepasin nggak lo bisa gue aduin sama guru kalo ketua komite kedisiplinan sekolah perilaku nya begini apa urusannya sama lo kalo gue deket samo Jisu emang lo siapa nya?"tangan ku melepaskan tangan Brayen yang memegang kerah baju ku
"Lo tau nggak keluarga Kohari sama keluarga Hakiko udah lama kenal dan apa lo tahu kalo Jisu adalah tunangan gue?"
"What gue nggak percaya"
"Itu nggak benar kalo keluarga Kohari dengan keluarga Hakiko memang sudah lama kenal tapi Papa tidak pernah berbicara kepada ku kalo Brayen tunangan ku"ucap Jisu yang tiba tiba mengagetkan kami
"Jisu itu memang benar tapi kenapa kamu menyangkalnya?"
"Brayen aku akan tanya kepada Papa ku,Papa pernah bilang apa yang ku ingin kan akan Papa wujudkan aku tidak suka di jodohkan apa lagi dengan mu"
"Jadi kalian kapan saling kenal?"
"Dulu keluarga Hakiko dengan keluarga Kohari menjalin bisnis saat aku smp aku bertemu dengan Brayen walaupun kami beda satu tahun tapi rasa akrab pertemanan kami begitu baik aku menganggap Brayen sahabat nggak lebih Papa ku dan keluarga Kohari sangat saling mengenal Mama nya Brayen telah ku anggap seperti mama ku karena aku merasa mempunyai Mama kalo dekat dengan Mama nya Brayen dari kecil aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang seorang Mama karena Mama ku meninggal saat melahirkan ku dan Papa tidak lagi menikah"wajah Jisu menetas kan air mata
"Jangan nangis kalo kamu mau cerita kalo kamu butuh apa apa kak Izban mau kok nolongin kamu" tangan ku menghapus air mata di pipi Jisu
"Jangan sok jadi pahlawan gue udah kenal lama dengan Jisu"
"Udah Brayen kak Izban jangan berantem terus"
Kemudian Jisu pergi meninggalkan kami berdua
"Awas lo ya"
Brayen mengejar Jisu
"Kak Izban kemana aja tadi Vy sama kak Deyo nyariin tapi kakak sama kak Deyo mau ke perusahaan hari ini mau kerja"ucap Vy
"Oh ya ayo kita pergi"
***
Di Perusahaan Aziriandi
Di ruang kantor telah berkumpul semua karyawan dan Papa menyuruh kami berdua untuk memakai jas dan pakaian rapi sebelum datang ke kantor
"Para staf semuanya saya akan memperkenalkan anak anak saya yang memakai jas hitam berkemeja Biru ini namanya Hideyo Aziriandi dia adalah anak tertua saya dan ia sekarang sedang bersekolah,di sebelah Hideyo yang memakai jas hitam berkemeja merah adalah anak kedua saya bernama Izban Habib Aziriandi dan seperti yang kalian lihat ini adalah anak bungsu saya Selvy Aziriandi.Kedua putra saya akan bekerja paruh waktu di perusahaan ini saya harap kalian dapat bekerja sama"
Setelah mengenalkan kami kepada semua staf Papa mengajak kami berkeliling di perusahaan
Perusahaan Papa sangat besar dan tampak mewah memiliki banyak karyawan
Kemudian aku menanyakan kepada Papa tentang keluarga Hakiko
"Papa tahu nggak tentang keluarga Hakiko?"
Mendengar ucapan ku Papa tampak terkejut
"Mengapa kamu menanyakan keluarga Hakiko"
Kenapa Papa tampak terkejut mendengar keluarga Hakiko apa rahasia tentang keluarga Hakiko?
Apa sebenarnya rahasia keluarga Hakiko?
__ADS_1