
Kami melihat daftar nama perusahaan itu kemudian kami curiga dengan nama perusahaan "Qionare Company"
Direktur memberitahu kami alamat Qionare Company
"Brayen kamu kok kenal dengan direktur?"tanya Jisu
"Karena direktur adalah orang yang ku temui saat di pesawat ketika pertukaran pelajar luar negri ia sangat ingin bertemu dengan ku ia ingin saat aku sudah tamat sekolah bekerja di perusahaan nya tapi aku menolak nya karena aku mengurus perusahaan Papa direktur sangat baik dan ramah kalian jangan salah sangka kepada nya dia tulus membantu kalian aku nggak bisa temani kalian karena aku ada urusan penting"ucap Brayen
"Ya nggak apa apa makasih lo udah jelasin tentang direktur"ucap ku
Kami menuju ke Qionare Company
Perusahaan yang besar dan karyawan disana seperti orang profesional
Langkah kami terhambat karena ada seseorang yang menghentikan kami
Seoarang pria berpakaian rapi seperti nya karyawan disana
"Ada perlu apa ya kalian ke sini?"ucap pria itu
"Maaf pak apakah kami boleh menemui pemilik perusahaan ini?"tanya kak Deyo
"Hmmm boleh"ucap pria itu
Kami di bawa ke sebuah ruangan yang sangat besar dan tampak rapi
"Biggumasuta ada yang ingin menemui anda"ucap pria itu
Kemudian pria itu membalikkan kursi nya ke arah kami
Melihat orang yang berada di kursi itu kami sangat terkejut
"Hahaha saya sudah tau maksud kedatangan kalian"ucap pria itu
Pria itu seumuran dengan Papa ku keadaan nya sangat lemah tegas dan tampak nya orang pintar
"Jadi apakah anda bisa menjelaskan nya?"tanya ku
"Panggil saja aku biggumasuta (tuan besar)"seru pria itu
"Ya biggumasuta"jawab kami semua
"Saya lah orang itu,saya iri dengan kedua perusahaan itu,tentu nya dengan Haikal Hakiko Company melihat kejayaan nya kesuksesan nya saya ingin mengalah kan nya,akhirnya saya menemukan sebuah cara agar tender besar itu di gagalkan,saya memang menjebak Aziriandi Company saat itu tapi hal hasil CEO itu tidak melanjutkan tender besar.Saya memang merasa senang tapi saat di gagalkan oleh CEO tidak ada satu pun perusahaan yang mendapatkan nya saya merasa sangat marah dan rencana saya gagal dan tiba lah saat itu saya terkena penyakit lumpuh saya menyadari mungkin ini karma dari yang maha kuasa keadaan saya saat ini hanya bisa duduk di kursi roda saya ingin meminta maaf tapi saya malu mengucapkan nya"ucap Pria itu yang duduk lemah di kursi roda
"Jadi bapak apakah ingin meminta maaf?"tanya ku yang melihat keadaan Pria itu dan merasa lega akhirnya ia mengakui kesalahan nya
"Ya saya ingin meminta maaf"jawab pria itu dengan mengeluarkan air mata
__ADS_1
Aku menelfon Papa agar datang ke Qionare Company dan Jisu juga menelfon Papa nya
Setelah berbincang banyak dan menunggu kedatangan Papa ku dan Papa Jisu akhir nya mereka datang
"Hai Amri sudah lama kita tidak bertemu"sapa Papa Jisu
"Ya Haikal sekarang kita bertemu lagi di perusahaan ini"jawab Papa ku
"Pa biggumasuta adalah orang yang menggagalkan tender ini ia ingin meminta maaf kepada Papa dan tuan Haikal"ucap ku
"Apa!!!!!"ucap Papa berbarengan dengan tuan Haikal
Kemudian mereka bertiga berbicara dalam ruangan
Setelah beberapa menit kemudian akhirnya mereka keluar dari ruangan
"Kalian boleh memasukkan ku ke penjara"ucap biggumasuta dengan menunduk
Papa ku dan tuan Haikal melirik
"Kami bukan sekeji itu membiarkan orang lemah seperti anda di penjara anda memang bersalah tapi kami memaafkan anda dengan kondisi anda saat ini saya tau anda iri dengan perusahaan saya untuk menebus kesalahan anda saya ingin anda menyumbangkan setengah harta anda untuk panti asuhan,fakir miskin dan bangunan sekolah dan saya ingin anda menandatangani surat kalau anda melanggar nya kami tidak segan segan memasukkan anda ke kantor polisi"tegas tuan Haikal
"Apakah Amri setuju?"tanya tuan Haikal
"Saya setuju melihat kondisi nya saat ini"ucap Papa
Papa dan tuan Haikal berjabat tangan dan saling meminta maaf akhirnya hubungan silaturahmi Aziriandi Company dengan Haikal Hakiko Company dapat membaik
"Pa akhirnya kita bisa menemukan orang itu"ucap ku
"Makasih kalian semua udah menolong saya"ucap Papa kepada kami
Kemudian kami saling berkenalan tapi ada apakah dengan Kiki ia hanya diam
"Ki kamu kenapa apa yang terjadi?"tanya kak Deyo
"Bukan apa apa kok Deyo gue hanya capek"jawab Kiki
"Kak apa aku boleh menanyakan sesuatu?"tanya Jisu
"Iya"jawab Kiki
"Kak aku tau dengan keluarga Novista,keluarga Novista adalah keluarga dokter yang sangat terpandang Papa dan Mama kakak meninggal saat kecelakaan "ucap Jisu
Kiki melihat Jisu dan memeluk nya dan mangeluarkan air mata
"Almarhum Papa dan Mama kakak sangat berjasa sebagai seorang dokter yang hebat mereka meninggal saat menjemput obat yang langka dari Korea ke Indonesia tragedi jatuh nya pesawat itu masih tersimpan di ingatan banyak orang Dokter hebat dan istrinya meninggal dunia saat pesawat menuju Indonesia.Aku tau kak cerita ini karena Papa yang menceritakan Kakak nggak usah sedih kami sahabat kakak akan selalu ada untuk kakak"ucap Jisu mengahapus air mata Kiki
__ADS_1
"Ki kenapa lo nggak cerita yang sebenarnya?"tanya ku
"Gue nggak mau wartawan dan para netizen nanyain gue mulu trus kak Regis bilang ngerahasiain jati diri kami"seru Kiki
"Papa tau identitas Kiki yang sebenarnya"ucap Papa
"Makasih ya Pak udah nolongin saya selama ini"ucap Kiki
"Gue sedih banget lihat kehidupan lo gue akan selalu ada di saat lo ngebutuhin"ucap kak Deyo memegang rambut Kiki
"Makasih"ucap Kiki melepaskan tangan kak Deyo dari rambut nya
Setelah pamit dengan Tuan Vio Tuan Haikal mengajak kami semua makan malam bersama karena hari sudah menunjukkan pukul 7
***
Di rumah
"Pa aku sangat senang akhirnya orang yang menggagalkan tender akhirnya terungkap"ucap ku
"Ya Izban Papa merasa lega akhirnya masalah tender dapat selesai"ucap Papa
"Pa kenapa si nggak pernah bilang ke Deyo tentang masalah ini?"tanya kak Deyo
"Papa nggak mau kamu terbebani karena masalah ini"jawab Papa memandangi Deyo
"Makasih Pa"
"Masama"
"Yeiyyy akhirnya rumah nggak sepi lagi aku kesepian ni Mama lagi pergi ke rumah nenek dan aku di tinggal untung ada Bibi"ucap Vy
"Hahahh tuan putri di tinggal dan pangeran Nicolas Imanuel udah pergi"ledek ku
"Sepiiiiiii terasa hati"ucap kak Deyo
"Nggak kok kenapa sedih?"ucap Vy
"Udah udah jangan ledek Selvy terus kamu udah makan nak?"tanya Papa
"Udah Pa"jawab Vy
Kamudian kami pergi ke kamar masing masing
Akhirnya masalah keluarga Izban dengan Jisu dapat berbaikan
Apakah kisah selanjut nya kehidupan Izban?
__ADS_1