
Di rumah Jisu
"Tuan tadi saya mengantarkan non Jisu terus ada cowok bersamanya"
"Apakah kamu tahu siapa cowok itu?"
"Untuk saat ini saya belum tahu tuan"
"Saya ingin kamu cari tahu siapa cowok itu dan latar belakang keluarga nya apakah kamu mengerti"
"Ya tuan"
***
Seminggu pun berlalu kami akan mengadakan ujian semester 1
Hari ini adalah hari minggu kami berencana ingin belajar bersama dan kami memutuskan untuk belajar di kafe milik keluarga nya Fayra
"Kita belajar apa ni pas banget kita sama sama anak Mipa cuman beda kelas aja kan gimana kalo kita bagi tugas saja"seru Fatan
"Gimana kalo lo ngajarin anak berdua tu kan lo pintar kami berdua akan bahas soal ini terus ntar kalo ada yang nggak ngerti kami tanya lo"ucap Deyo
"Ya deh"jawab ku
Kemudian kami belajar bersama..
"Kak udah hampir makan siang nih makan dulu yuk ntar sambung lagi"seru Fayra
***
Ruang makan
"Enak enak semua ya makanan di kafe Keluarga kamu"ucap kak Deyo
"Makasih kak ayo makan"jawab Fayra
Saat makan aku duduk di sebelah Jisu entah kenapa jantung ku berdegup kencang
Apakah aku menyukai Jisu tapi aku merasa tidak pantas..
Tapi apa salah nya mengutarakan perasaan di terima atau nggak nya nggak masalah
Setelah selesai makan aku meminta Jisu bertemu di taman dekat kafe
***
Di taman
"Ada apa ya kak?"
"Sebenarnya kakak ingin memberitahu kamu sesuatu tapi setelah kakak ngomong ini kamu jangan marah ya dan kita tetap temenan ya"
"Hmmm apa ni jadi penasaran deh"
Sebelum kami selesai berbicara tampak seorang cowok datang menghampiri kami
"Jisu ayo pulang"tegas cowok itu
"Lo ngapain ke sini?"
"Udah pulang aja"
"Ehh lo bukannya ketua komite kedisiplinan sekolah?"
"Ya kenapa emang apa urusan nya sama lo"
"Lo jangan tarik tarik tangan cewek dong"
"nggak usah ikut campur"
"Jangan kasar dong walaupun dia teman lo jangan seenaknya nindas dia"
__ADS_1
"Apa lo bilang mau ngajak berantem ya"
"Kalo berantem itu nggak baik bagus nya berantem dalam ilmu akademi lebih baik karena bisa membuat otak berfikir.Lo seharus nya sebagai ketua komite kedisiplinan sekolah nggak kek gini sikap lo"
"Jangan sok ceramahin gue"
"Udah kak jangan berantem.Kak Izban maafin Brayen"
"Ya"
Jisu kok panggil Brayen aja kan Brayen kakak kelas dan ia ketua komite kedisiplinan sekolah Brayen pun tampak telah lama mengenal Jisu
"Kak Izban aku pulang dulu ya kapan kapan kita bicara lagi bilang ke yang lain aku pulang" wajah Jisu tampak terdiam dan melangkah menuju mobil
"Ya hati hati"
Brayen adalah ketua komite kedisiplinan Senior High School Sugoi,namanya Brayen Reylo kohari kelas X1 mips 1 oranya sangat tegas dan ia baru kembali dari pertukaran pelajar
***
"Guys udah dulu ya belajar nya tadi Jisu udah pulang di jemput sama cowok apakah kalian tahu siapa cowok itu?"
"Nggak"ucap mereka bertiga
"Cowok itu adalah ketua komite kedisiplinan sekolah Brayen Reylo kohari yang baru saja pulang dari pertukaran pelajar"
"Apa"teriak mereka bertiga
"Gpp ya guys nggak usah dipikirin di sekolah kita tanya Jisu"
"Oke guys siap siap aja besok kita mau ujian jadi harus fokus ya semoga ujiannya lancar dan mendapatkan nilai yang bagus"seru Deyo
Kemudian kami pulang ke rumah masing masing
***
Di dalam mobil
"Oke deh kak"
***
Di mall
"Kakak sini kemana aja udah berapa menit ni Vy nunggu"
"Ya adek ku sayang maafkan kedua kakak mu ini"ucap ku sambil mengacak acak rambut nya Selvy
"Oh ya kedua adek ku kita mau kemana?"tanya kak Deyo
"Gimana kalo kita beli baju karena Kak Izban belum banyak baju nya kita bantuin milih baju dan untuk kak Deyo dan aku juga beli baju"
"Oke"
Aku sangat bahagia memiliki saudara yang perhatian kepadaku dan aku sangat bersyukur kepada Allah telah memberikan rezeki kepada kami
Setelah selesai membeli baju kami mau makan dulu
"Ehhh kak sebelum makan kita kesana"ajak Vy sambil menarik tangan ku dan Kak Deyo
"Dan tempat yang kami kunjungi adalah foto box kemudian kami berfoto bersama aku sangat senang kedua saudara ku tampak bahagia"
"Nah gitu dong aku sangat senang jalan jalan sama kedua kakak ku yang ganteng ganteng ini ayo kita cari restoran"ucap Selvy dengan senyum di bibir nya
Saat kami masuk ke restoran ternyata kami di kagetkan dengan kedatangan Fatan yang entah dari mana datang nya
"Hei kalian katanya mau pulang tapi kok kalian ada di sini bareng cewek cantik lagi kelihatannya kalian akrab"
"Ehh ada Fatan ketahuan deh sebenar nya kami bertiga bersaudara"ucap ku dengan wajah yang tampak bahagia
"Apa"mulut Fatan yang tampak ternganga karena tidak percaya dengan ucapan ku
__ADS_1
Kemudian aku menceritakan kejadian sebenarnya
"Ohh gitu jadi Deyo ni kakak tiri lo dan cewek cantik ini adek kandung lo"
"Ya dan gue udah nganggap kak Deyo seperti kakak kandung"
"Kenapa Izban gue sahabat lo nggak lo kasih tahu?"
"Ya sebenarnya gue nggak mau orang lain tahu kalo gue adalah anak dari keluarga Aziriandi dan gue akan ngasih tahu lo di saat yang tepat tapi lo udah tahu"
"Untuk apa di rahasia kan dari orang lain besok orang juga tahu"
"Ya deh gua nggak akan rahasiain lagi dari orang lain"
"Kenalin nama Kakak Fatan Codri dan kakak sahabat Izban"ucap Fatan sambil mengulurkan tangannya
"Nama ku Selvy Aziriandi dan aku mulai seminggu lagi akan sekolah di sekolah yang sama seperti kakak"senyum di bibir selvy dan membalas uluran tangan Fatan
"Fatan lo ngapain ke sini?"tanya ku
"Tadi gue di suruh nyokap beli sesuatu di mall ini dan gue mampir ke sini untuk makan"jawab Fatan
"Makan bareng yuk"ajak Kak Deyo
"Ayo"jawab kami bertiga
Kemudian kami makan bersama dan berbicara banyak
Setelah makan kami pulang..
***
"Akhirnya sampai di rumah sangat menyenangkan hari ini ya kak"wajah selvy memandangi aku dan Kak Deyo
"Dari mana aja kalian"tegas Papa
"Ehh ada Papa kami tadi habis ke mall pa kami mau persaudaraan kami semakin erat"ucap kak Deyo
"Ya tu pa nggak apa apa kan pa sesekali kami pergi bertiga"seru selvy dengan senyum kepada Papa
"Ya anak anak Papa apapun yang membuat kalian bahagia papa dukung kok dan kalo ada waktu kita sekeluarga pergi jalan jalan bareng"
"Yeiiyy pergi liburan"teriak selvy menggema di seluruh rumah
Kemudian selvy pergi ke kamar nya yang berada di lantai 2
Kemudian aku melangakah kan kaki ke kamar ku..
"Ehhh tunggu Deyo dan Izban Papa mau ngomong hal penting"tegas Papa
"Ya pa"
"Oke pa"
"Nak mulai besok papa ingin kalian setelah pulang sekolah mengurus perusahaan kita"
"Kemarin Papa ke restoran Pak Marwan ya dan Papa meminta Pak Marwan untuk tidak menyuruh ku kerja di restoran nya"
"Kamu nggak usah kerja ke restoranya Pak Marwan lagi,kamu kerja di perusahaan Papa dan Papa akan gaji kamu dan kamu bisa cari uang sendiri gimana?"
"Udah lo terima aja"tegas Kak Deyo
"Ya deh Pa"
***
Di kamar ku
Kemudian aku menghempas kan tubuh ku ke kasur ku aku sangat tidak percaya dengan kehidupan ku saat ini.Aku sangat bahagia dengan keluarga ku tapi ada hal lain yang mengganjal di pikiran ku mengapa ya Brayen tampak marah kepadaku saat aku mendekati Jisu..
Mengapa ya Jisu bisa kenal dengan Brayen?
__ADS_1