
Hari ini adalah hari yang membuat Deyo sangat bahagia jam menunjukkan pukul 17:00,Deyo tertawa sendiri melihat hp yang di genggam nya
Aku lewat di depan kamar kak Deyo karna penasaran aku langsung masuk ke kamar nya
"Kek nya lagi bahagia ni"ledek ku
"Lo tau nggak gue bahagia sekali hari ini,lo mau tau gue bahagia karena apa"ucap Deyo
"Nggak mau tau"ucap ku
"Yasudah"ucap Deyo kembali memainkan hp nya
"Becanda kok kak"ucap ku dengan tertawa
"Gue tadi ke kantin sekolah sebelum pulang sekolah karena gue lapar trus gue ketemu sama seorang siswi bernama Akelia Giant kelas X1 Mipa 4 anggota klub seni lukis,dia nembak gue trus gue tolak dia nggak marah karena dia hanya ingin mengutarakan hati nya,dia berharap kita bisa jadi sahabat"ucap Deyo
"Kok di tolak?"tanya ku
Belum sempat Deyo menjelaskan pembincaraan kami aku menyela nya
"Wah jam baru"ucap ku memandangi jam di tangan kiri Deyo
"Jam ini pemberian dari Akel gue nolak dia karena gue udah suka sama yang lain"sambung Deyo
"Apa kakak nggak tau siapa Akelia Giant dia adalah anak seorang pengusaha batu bara,siswa berprestasi,cantik,baik dan nggak sombong,cewek yang kakak suka siapa?"tanya ku
"Gue suka sama Kiki"jawab Deyo
"Apa Kiki?"tanya ku
"Cerita nya panjang sih tapi sekarang kita berdua udah jadian kita sama sama cinta gue akan berusaha membahagiakan nya karena telah banyak penderitaan yang ia alami saat ini"sambung Deyo
"Apa pun pilihan kakak aku akan dukung kok jangan lupa membahagiakan dan ngejaga Kiki"ucap ku memegang pundak Deyo dengan tersenyum
Deyo pun bahagia dan tersenyum
Di depan pintu kamar Deyo tampak Selvy berjalan dengan wajah sedih
"Vy sini bentar"ajak ku
Selvy mengangguk dan berjalan ke arah kami
"Kamu kenapa sedih ntar adik kakak yang cantik ini berkurang cantik nya"ledek ku mencubit pipi Vy
"Ih apaan sih kakak sakit tau"ucap Vy melepaskan tangan ku dari pipi nya dan mengelus pipi nya dengan wajah kesal kepada ku
"Maaf deh"ucap ku
"Ya iya"ucap Vy
"Vy kenapa sedih?"ucap Deyo
"Aku kangen sama Nico kak"ucap Vy
"Udah jangan sedih lagi suatu saat kalian bisa ketemu"sambung Deyo memegang rambut Vy
"Ya kak makasih"ucap Vy
"Kak Deyo udah jadian sama kak Kiki selamat ya"ucap Vy
"Heheh ya"ucap Deyo
__ADS_1
"Yasudah mandi terus siap siap kita mau ke restoran Violet malam ini"ucap ku
"Oke deh kak"ucap Vy
Aku melangkah meninggalkan kamar Deyo dan Vy mengikuti ku
***
Kelarga Aziriandi telah berpakaian rapi dan bersiap siap pergi ke restoran Violet
Kami sekeluarga melangkah menaiki mobil Papa menyetir mobil,kak Deyo duduk di kursi depan,Mama,Selvy dan aku duduk di kursi tengah
Di perjalanan kami bercerita dan tertawa bersama
Momen seperti ini yang aku ingin kan pergi bersama keluarga
Akhirnya kami sampai di restoran Vioelet
Kami di sambut ramah oleh pelayan resto dan menunjukkan meja kami
Aku memandangi sekitar restoran Violet tampak indah dan mewah orang orang di dalam restoran tampak kaya dan berpakaian rapi,restoran Violet hanya di kunjungi oleh orang kelas menengah atas dan pertemuan meeting perusahaan
Beberapa menit kemudian om Haikal dan Jisu sampai
Jisu tampak cantik dan anggun dengan gaun indah yang di pakai nya
Keluarga Aziriandi dan keluarga Hakiko makan malam bersama,kita semua tampak bahagia
Setelah menghabiskan makan malam kami di berikan makanan penutup yang manis di lidah es krim dengan roti dan toping unik
Om Haikal berbicara kepada kami semua
"Hari ini adalah hari yang berbahagia bagi kita semua pertemuan keluarga Hakiko dengan keluarga Aziriandi untuk menjalin silaturahmi yang dulu renggang kemudian di satukan kembali Haikal Hakiko Company akan bekerja sama dengan Aziriandi Company"ucap om Haikal dengan senyum
"Satu hal lagi saya tau hubungan Izban dengan Jisu"ucap om Haikal
Mendengar perkataan om Haikal aku menengok ke arah om Haikal
"Ya om saya dengan Jisu pacaran"ucap ku dengan menunduk
"Papa marah ya?"sahut Jisu
"Papa nggak marah kok hanya saja.."ucap om Haikal
"Apa om?"tanya ku menatap om Haikal
"Jisu jelasin sama Izban ntar Izban nya ngerti"ucap om Haikal melihat ke arah Jisu
"Gini kak setelah terima lapor kenaikan kelas aku dan Papa pindah ke Jepang karena nenek ku sakit dan ia sangat ingin bertemu dengan ku karena aku cucu satu satu nya Papa adalah anak tunggal dan aku adalah anak Papa satu satu nya jadi beberapa minggu lagi aku ke Jepang"ucap Jisu mengeluarkan air mata
"Jadi kita nggak ketemu lagi sampai kapan kamu di Jepang?"tanya ku
"Pa boleh aku berdua aja nggak bicara sama kak Izban?"tanya ku kepada Papa
"Boleh nak"jawab Papa
Keluarga kami membicarakan urusan bisnis
Aku dan Jisu berjalan menjauh dari keluarga kami dan duduk di taman restoran Violet dengan lampu dan pemandangan kolam yang indah
"Kak maaf ya aku ngomong nya baru sekarang sebenarnya aku mau bilang saat kita telfonan kemarin tapi aku nggak punya keberanian membicarakan ini ke kamu"ucap Jisu dengan menunduk dengan mata nya berkaca kaca
__ADS_1
"Kamu nggak usah minta maaf aku ngerti gimana perasaan mu"ucap ku mengelus pucuk rambut Jisu dan memandangi nya
"Tapi kita nggak ketemu lagi kak"ucap Jisu memandangi ku dan air mata nya keluar
"Ya aku tau aku akan merindukan mu dan tentu nya aku nggak bisa melarang mu untuk pergi ke Jepang karena ini permintaan nenek mu"ucap ku menghapus air mata Jisu dan meletakkan kepala nya di pundak ku
"Kamu boleh nangis di pundak ini karena belum tentu suatu hari nanti kita akan bertemu dan aku akan mengingat setiap kenangan yang kita lalui"ucap ku memegang kepala Jisu
Jisu terus menangis dan beberapa menit kemudian ia menatap ku
"Sayang apa kamu nggak marah?"tanya Jisu
"Aku nggak akan sayang karena aku menyayangi mu,aku akan selalu menunggu mu sampai kamu pulang ke Indonesia"ucap ku menatap Jisu
"Apa kamu serius ingin menunggu ku?"tanya Jisu
"Aku akan selalu menunggu mu karena AKU MENCINTAI MU"teriak ku
"Akan aku jaga hati ini untuk mu kalau kamu menunggu ku,aku pasti akan kembali ke Indonesia itulah janji ku kepada mu AKU JUGA MENCINTAI MU"sahut Jisu memandangi ku dengan tersenyum
"Ya sudah nggak usah sedih lagi tapi kamu sering sering video call sama aku ya"ucap ku
"Aku akan sering video call dengan kamu"sambung Jisu
"Saat kamu mau ke bandara aku akan mengantar mu"ucap ku
"Makasih ya sayang perhatian kamu selama ini ke aku"ucap Jisu
"Masama sayang jaga diri baik baik disana trus jaga kesehatan"ucap ku
"Ya sayang"jawab ku
"Udah jangan sedih lagi"ucap ku memegang pucuk rambutJisu"ucap ku
"Oke deh sayang makasih waktu nya"ucap Jisu dengan tersenyum
"Iya sayang ayo kita masuk ke restoran lagi keluarga udah nunggu"ajak ku
"Oke sayang"ucap Jisu menggandeng tangan ku
Saat kami datang keluarga kami menatap kami berdua seakan akan ingin bertanya
"Gimana Izban hubungan kamu dengan Jisu?"tanya Mama yang dari tadi hanya diam
"Baik kok ma kami memutuskan akan saling menunggu"ucap ku melihat keluarga ku
"Iya ma kami akan saling menunggu kerana hati ini tidak bisa dipisahkan"ucap Jisu
"Baiklah nak kalau memang itu keinginan mu Papa akan dukung kamu Jisu"sambung om Haikal dengan senyuman
"Jisu aku akan merindukan mu jangan lupakan aku walaupun kita hanya sebentar bertemu tapi kenangan yang kita lalui begitu berarti"ucap Vy memeluk Jisu
"Ya Vy makasih udah jadi sahabat aku,makasih atas waktu dan perhatian nya aku tidak akan melupakan mu"ucap Jisu membalas pelukan Vy
Kemudian kak Deyo melihat ke arah Jisu
"Jisu hati hati di sana ya,kakak juga akan merindukan mu"ucap Deyo
"Ya kak makasih aku juga akan merindukan kakak"sambung Jisu dengan senyuman
Orang tua kami hanya tersenyum melihat keakraban kami
__ADS_1
Kemudian kami berpamitan dan pulang ke rumah masing masing