
lalu sarena bersiap dan segera berangkat di antar oleh supir yang di perintah aldevaro untuk mengantar kemana pun sarena pergi.
sesampainya di cafe as sarena pun segara masuk dan bertemu dengan sahabatnya
"Sarena"Ujar syifa
"Syifa"Balas sarena
kemudian mereka saling berpelukan
"Duduk ren"Ujar syifa
mereka pun duduk dan memesan makanan.
"Gimana ren sikap suami lu sama lu"Tanya syifa
"Ya gitu deh fa biasa aja"Balas sarena
"Apa kau bahagia dengan kehidupan mu yang sekarang ren"Tanya syifa
"Aku bahagia fa"ucap sarena
"Bagus kalo kau bahagia ren"Ucap syifa
mereka pun tengah asik berbincang
tanpa sarena sadari ada orang yang sedang memperhatikannya yaitu aldevaro
'Sedang apa mereka'Gumam aldevaro
"Udah fa tuh makanan nya udah sampe yuk kita makan"Ujar sarena
"Iyah deh ren"Balas syifa
kemudian mereka menyantap makanan yang mereka pesan tadi.
ketika sedang enak makan tiba-tiba ada gangguan yang muncul.
"Aduh"Rintih sarena yang merasa sakit pada perutnya
__ADS_1
"Ren kamu kenapa"Tanya syifa
"fa perut aku sakit'Ujar nya merintih kesakitan
Aldevaro yang melihat pun merasa panik namun dirinya sedang meeting.
'ah wanita ini benar benar Merepotkan'gumam aldevaro
"Meeting kali ini sudah cukup kalian bisa pulang"ujarnya
"Baiklah pak aldevaro"mereka pun pulang
Aldevaro yang merasa khawatir pada sarena pun dengan cepat menghampiri sarena
"Ayo kerumah sakit"Ujar aldevaro
"Kau kenapa ada disni"Tanya syifa
"Bukan urusan mu kau pulang saja dia saya yang urus"Tegas aldevaro
"Baiklah"Balad syifa
Aldevaro pun menggendong sarena dan mengantarnya ke Rs.
"Bagaimana dok kandungan dia"Tanya aldevaro
"Kandungan istri anda baik-baik saja sakit perut yang di alaminya hanya keram saja"Jelas dokter
"Oh baguslah klo begitu"Ujarnya
selesai itu aldevaro segera membawa sarena pulang ke rumah.
#Di mobil
"Mengapa kau tidak mau diam di rumah kau itu sedang mengandung anakku jaga dia dengan baik"Ujar aldevaro
"Maaf aku tadi hanya bosan di rumah"Jawab sarena
Mereka pun menghentikan pembicaraan nya.
__ADS_1
beberapa saat kemudian mobil aldevaro pun sampai di rumahnya
sarena segera turun dan masuk ke dalam rumah.
'Aku hanya hamil kenapa harus kehilangan kebebasanku bukan kah pernikahan ini hanya sementara saja'Gumam sarena
Sarena pun masuk ke dalam kamarnya sedangkan aldevaro memilih kembali ke kantornya.
"Sialan apa aku harus diam terus di rumah ini sangat membosankan bukan"Ujar sarena
"Kapan penderitaan ini akan berakhir aku benar benar lelah"Ucapnya
dia pun membaringkan dirinya ke tempat tidur.
'Bukan pernikahan seperti ini yang aku mau ya allah kenapa harus sperti ini'gumam sarena
Sarena pun tertidur.
Dalam mimpi sarena
"Sarena ayah pergi dulu kamu jaga diri baik-baik sayang"
pria itu memeluk sarena
"Ayah mau kemana"
pria itu hanya tersenyum tanpa mengucapkan selamat tinggal.
sarena yang bermimpi itu lagi pun terbangun
"Ayah ayah dimana ayah"Ujar nya ia pun menangis kala mengingat ayahnya yang ntah dimana kini
"Sarena kau kenapa"Tanya aldevaro yang mendengar tangisan sarena
"Ayah dimana ayah"Ucapnya dia terus menangis
Aldevaro yang merasa kasian pun menenangkan sarena dan memeluknya
"Apa saya boleh bertanya"Ujar aldevaro
__ADS_1
"Apah"Jawab sarena
"kemana ayahmu pergi"Tanya aldevaro