
"Sebenernya al ppah dan mamah kemari itu untuk membicarakan masalah perjodohan kamu dan anak temen kami"Ujar yunita
"Mah apa mamah pikir aku tidak bisa mencari wanita sendiri"Ucap aldevaro
"Jelas kamu tidak bisa al karna kamu terlalu dingin dan cuek"Ujar yunita
"terserah mamah dan papah saja aku malas berdebat dengan kalian"Ucap aldevaro
"Huh anak sepertimu ini benar-benar keras kepala"Ujar albian
Aldevaro pun masuk kedalam ruangannya tak menghiraukan orang tuanya
"Lihat anak mu pah"Ujar yunita
"Kenapa aku yang melahirkan dia kan kamu lagi pun sifat egoisnya itu turun dari kamu"ucap albian
"Tetap saja dia itu cuek seperti mu"Ujar yunita
"Ya aku terus yang salah dimatamu mah"
sementara itu aldevaro di dalam ruangannya.
'Perjodohan seandainya mamah tau bahwa saya sudah menikah diam-diam bahkan sudah memiliki anak apa dia masih akan menjodohkan saya'
Sementara itu sarena di rumah
"Hai biru"Ujar sarena kepada bayi nya
"Kenapa wajah mu begitu mirip dengan papah mu nak mamah merasa iri karna mamah yang melahirkan mu tapi wajahmu malah mirip papah mu huh"Ujar sarena
'Sekarang biru sudah lahir dan aldevaro akan dijodohkan dengan anak temen kedua orang tuanya'Gumam sarena
'Eh memang apa hubungannya denganku ini semua tidak ada hubungannya sama sekali dengan ku itu haknya bukan aku ini hanya istri simpanan'Gumam sarena
...----------------...
Malam hari pukul 09:20 aldevaro pun sampai di kediamannya dan sarena.
__ADS_1
Cklek(Suara pintu dibuka)
"Sarena apa albiru sudah tidur"Tanya aldevaro
"Sudah"Ujar sarena
"Oh kalau begitu kau istirahatlah saya akan kembali ke kamar"Ujar aldevaro
"Baik"
Malam hari aldevaro pun tidur terlelap begitu pun dengan sarena namun tiba-tiba baby albiru pun menangis
'Oakk oakk oakk'
"Ah sayang kenapa nak kamu haus"Ujar sarena ia pun menggendong baby albiru
"Sarena biru kenapa"Tanya aldevaro
"Dia menangis sepertinya karna lapar'Ujar sarena
"Ouh kalau begitu sini coba saya gendong"Ucap aldevaro
"Kau tidur lagi saja kondisi mu belum membaik biar saya yang menjaga albiru"Ujar aldevaro
"Baiklah"
Aldevaro pun menenangkan baby albiru tak lama kemudian albiru pun tidur terlelap.
aldevaro pun segera meletakkannya ke Box bayi
'Akhirnya tidur juga cukup melelahkan menjaga anak'Gumam aldevaro
Dia pun pergi dari kamar sarena dan kembali ke kamarnya.
...----------------...
pagi hari
__ADS_1
"Halo anak pinter nya mamah sayang kamu sudah bangun nak"Ujar sarena
"Pagi albiru"Sambung aldevaro
"Kamu belum berangkat mas"Ucap sarena
"Nanti siang saja saya berangkatnya"Ujar aldevaro
"Ouh baiklah terserah kau"Ucap sarena
"Iyah"
"Saya mau menggendongnya"Ujar aldevaro
Aldevaro pun menggendong putranya itu dan mengajak nya mengobrol
"Hai ganteng kamu mirip banget sama papah nak"Ujar aldevaro
seketika albiru pun tersenyum
"Hah albiru putra aldevaro kau sangat pintar junior"Ujar aldevaro
"Lihat lah kemari sarena putra kita pintar sekali"
"Ya dia pintar sepertimu"Ucap sarena
aldevaro pun tersenyum tipis
Aldevaro pun membawa albiru keluar untuk berjemur.
"Eh mau kemana mas"Tanya sarena
"Saya mau membawa albiru keluar matahari pagi sangat baik untuk bayi"Ujar aldevaro
"Darimana kamu tau mas"
"Saya mencari tahu dari dokter"
__ADS_1
"Oh begitu"
'Huh kenapa aku tidak tau mengenai hal ini aku kalah dari nya dia papah yang baik'Gumam sarena