Aku Hanya Istri Simpanan

Aku Hanya Istri Simpanan
Bab46


__ADS_3

Sesampainya di apartment sarena Malik dan nia di persilahkan masuk kedalam


"maaf ya ibu ayah apartment sarena sedikit berantakan karna blom sempet sarena dan Syifa bersihin karna akhir akhir ini kami berdua sibuk di toko"ujarnya


"gappa sayang ibu tau kamu anak rajin ko pasti berantakan kaya gini karna kamu blom ada waktu untuk beresin kan"ucap nia yang di balas anggukan oleh sarena


"ouh iya nak dimana anak mu itu ayah sangat ingin sekali melihat cucu ayah itu"ujar malik


"albiru sedang bersama dengan kakek neneknya yah"jelas sarena


"Sayang ibu boleh tanya nak?"


"boleh ibu mau bertanya apa"


"siapa ayah dari anakmu itu apa kamu tidak ingin memperkenalkannya kepada ibu"pertanyaan Nia itu sangat membuat hati sarena gelisah.bagaimana cara dia untuk menjelaskan semuanya pada ibunya bagaimana cara dia mengatakan bahwa suaminya adalah tunangan Kaka tirinya.


melihat sarena yang tidak dapat menjawab pertanyaan nia akhirnya Malik memecahkan keheningan antara mereka bertiga karna sedari tdi pertanyaan nia tak kunjung di jawab dan menciptakan keheningan diantara mereka


"ekhem..sayang kalo pertanyaan itu belum siap untuk kamu jawab tidak apa lain kali kalo kamu sudah siap langsung saja kamu kenalkan laki-laki itu pada ayah dan ibu"ujar malik


"Iyah nak kalo kamu belom siap gppa ko ibu ga maksa untuk kamu menjawab sekarang"


"terimakasih atas pengertian ayah dan ibu"

__ADS_1


"sama-sama sayang"balas Malik dan nia berbarengan


Ting!


suara nontif pesan dari hp malik memecahkan keheningan di antara mereka.


malik mengambil hp nya dan melihat pesan tersebut,setelah melihat pesan itu raut wajah Malik tiba-tiba berubah menjadi sangat serius dan terlihat sangat panik.


"Nia,sarena ayah harus segera kembali ke kediaman ayah karna saat ini asisten ayah mengabari kalau nenek mu pingsan di rumah"ujarnya


"nenek kenapa yah"tanya sarena


"ayah tidak tau nak"balasnya


"tentu saja boleh sayang ayah akan membawa mu dan ibu mu untuk bertemu dengan nenek mu"balasnya


setelah itu mereka segera bergegas untuk pulang ke kediaman malik.


sesampainya di rumah kediaman malik mereka segera masuk kedalam rumah itu.nia dan sarena sangat takjub melihat bangunan rumah yang begitu megah dan mewah itu bahkan jauh lebih megah dari rumah Malik yang sempet di inapi oleh nia.


"silahkan masuk tuan,nyonya dan nona"ujar asisten yang menyambut kedatangan mereka


Nia dan sarena mengikuti langkah malik,setibanya di ruang tengah Malik di kejutkan dengan sosok perempuan tua yang tak lain adalah ibunya,disana juga ada sang ayah yang duduk diatas kursi roda

__ADS_1


"mamah"ujar malik


"anak nakal bagaimana kamu mau menjelaskan ini semua kepada kami nak"tanya henny kepada putranya


"Mah mama sudah tau hal ini?"


"tentu saja mama tau karna di beri tahu oleh asisten mu ini jika mama tidak mendengar percakapan kalian di ruang kerja mu mungkin mama tidak akan tau fakta bahwa mama sudah memiliki cucu bahkan sudah memiliki cicit"ujarnya


"aku sangat senang akhirnya aku memiliki seorang cucu diusia ku yang sudah sangat tua ini"ucap mahdi


ya kedua orang tua Malik sangat bahagia mereka begitu antusias mengetahui mereka sudah memiliki seorang cucu.


"cucu ku kemari sayang duduk lah di samping nenek mu ini"ujar Henny


sarena menuruti perintah neneknya itu ia duduk di samping sang nenek


"berapa usia mu sekarang nak"tanya henny


"usia ku sudah 20 tahun nek"


"hmm sudah 20 tahun dan nenek baru mengetahui keberadaan mu sayang,sungguh aku ini nenek yang bodoh"ujarnya ia begitu sedih menatap cucunya itu


"ini bukan kesalahan nenek,mungkin sudah takdir dari yang maha kuasa kita baru di pertemukan sekarang nek"balas sarena ia kemudian memeluk sang nenek yang tengah menangis.

__ADS_1


__ADS_2