Aku Hanya Istri Simpanan

Aku Hanya Istri Simpanan
Bab39


__ADS_3

"saya tidak berkata begitu"


"dengan kamu berkata begitu sama dengan kamu menilai aku murahan asal kamu tau ya Aldevaro aku tidak seperti kamu yang banyak omong kosong kamu bilang kamu mencintai aku kamu tidak bisa hidup tanpa aku tapi apa semuanya nyata omongan mu itu tidak sesuai fakta justru kau malah mempercepat pernikahanmu dengan tasya!"sarena begitu geram kepada Aldevaro hingga membuatnya keceplosan mengungkapkan isi hatinya


"ternyata kamu cemburu"mendengar perkataan sarena membuat Aldevaro tersipu


"jangan kegeeran kamu aku ga cemburu aku cuman ngungkit perkataanmu saja"


"benarkah saya pikir kamu cemburu sepertinya memang saya harus menikahi tasya karna kamu tidak ingin kembali pada saya"


"menikah ya menikah saja gausah ngomong sama aku lagian aku juga ga peduli"


"baiklah kamu jangan lupa datang ya"


'*ish dasar ga berperasaan bisa bisanya dia bilang gitu ke aku'gumam sarena dalam hati


'saya tau kamu cemburu sarena ayolah jangan bohongi diri kamu sendiri'gumam Aldevaro dalam hati'


melihat ekspresi wajah sarena yang terlihat muram membuat hati Aldevaro sangat bahagia.


setelah perdebatan itu terjadi di dalam mobil itu tiba-tiba sanget terasa hening


"kamu tumben diam saja biasanya suka bawel kalo saya bawa mobil ngebut"


"kamu ini kenapa si banyak sekali bertanya bisa diam tidak aku sedang malas berbicara"


"kenapa kamu tidak jujur kalo kamu cemburu"Aldevaro terus menggoda sarena hingga membuatnya emosi

__ADS_1


"Aldevaro jika kau tidak diam maka berhenti dan turunkan aku"


"eh kamu ko jadi serius banget saya cuman menggoda mu saja jangan baper gitu"


"sejak kapan kamu tau tentang baper"


"saya tau dari dafa"


'dafa tau baper dia bahkan belum pernah pacaran kenapa si mereka berdua setahuku mereka kan emang ga tau bahasa gaul gini'gumam sarena dalam hati


"sarena"


"apa sih"


"hei saya cuman mau ngasih tau kalo ini sudah sampai"


brukk


sarena segera keluar dan menutup pintu mobil dengan penuh amarah.


"hah wanita ini kenapa si"Aldevaro sangat bingung dengan sarena dan tidak menyadari bahwa wanita itu marah dan cemburu


"assalamualaikum om tante"sarena memberi salam kepada kedua orang tua Aldevaro


"sarena kau harusnya memanggil mereka dengan sebuttan mamah dan papah bukan om tante"ujar Aldevaro


"memang nya kenapa toh kita bukan suami istri"

__ADS_1


"kamu lupa sarena saya bahkan belum menceraikan kamu"


"memang tapi harusnya kamu segera menceraikan aku jangan gantung aku meskipun kita hanya menikah siri"


"kalo saya tidak mau bagaimana"


"Aldevaro kamu mau mempermainkan aku ya bukanya kamu mau menikah lepaskan saja aku"


"tidak saya pikirkan dulu kamu dan biru pulang lah untuk istirahat..pak Hadi antarkan mereka dan harus sampai dengan selamat"


"baik tuan"ucap pak hadi


"om tante sarena dan biru pamit ya"sarena berpamitan kepada kedua orang tua Aldevaro


"grandma grandpa biru pamit ya"


"Iyah sayang kalian hati-hati ya nanti main lagi kesini ya biru"


"Iyah grandma"


setelah albiru dan sarena pulang kediaman menjadi sepi lagi karna ketidak hadiran biru di situ


"sarena kenapa dia sangat emosi al"Yunita yang heran melihat sikap sarena yang bahkan terlihat sangat marah


"aku hanya menggodanya di mobil tapi dia sangat mudah terpancing"


"Al kamu ini kenapa si kalo kamu seperti itu akan semakin sulit buat kamu dapetin kembali hati dia al"

__ADS_1


__ADS_2