Aku Hanya Istri Simpanan

Aku Hanya Istri Simpanan
Bab12


__ADS_3

"Ayah meninggalkan aku saat aku kecil dia merasa kecewa pada ibu yang memilih untuk meninggalkannya karna ayah tak punya apa-apa,dia terjun ke sungai yang dalam aku tak tau dia dimana sekarang"Jelas sarena


"Lalu ibumu"Tanya al


"Semenjak kejadian itu keluarga ibu menjodohkanya dengan pengusaha kaya dia meninggalkan aku dia juga memiliki 2 anak tiri yang membenciku dan tidak memperbolehkan aku bertemu ibu"Jelas sarena


"Ternyata kau bekerja di usia muda karna ini dan memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah juga karna ini"Ujar aldevaro


'Ternyata selama ini dia hidup dalam penderitaan tidak ada yang memperdulikannya selama ini dan dia masih bisa kuat dan tegar bahkan dia terpaksa menikahi saya tapi dia tidak menunjukan kesedihan hatinya'gumam aldevaro


"Iyah"Jawab sarena


"Apa kau masih mau untuk melanjutkan pendidikan"Tanya aldevaro


"Aku tak tau"Ujarnya


"Jika kau mau saya bisa mendaftarkan mu masuk kuliah dan membiyayaimu"Ujar aldevaro


"Aku rasa kini aku tidak mau melanjutkan pendidikan toh sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu"Ucap sarena


"Kau ini"


...----------------...


Semenjak hari itu hubungan aldevaro dan sarena mulai sedikit membaik dan kini sarena tak lagi memanggil aldevaro dengan sebutan tuan namun menyebutnya dengan sebutan mas.


#5 bulan kemudian


Perut sarena yang mulai terlihat buncit bahkan dirinya yang sudah mulai ngidam banyak hal.

__ADS_1


"mas"Ujar sarena


"Ada apa"Jawab aldevaro


"Aku ingin makan baso"Ujar sarena


"Baso apa kau tak lihat ini sudah tengah malam dimana ada orang yang berjualan baso jam segini"Jelas aldevaro


Sarena yang sedih merasa aldevaro tak mau menuruti keinginannya ia kemudian menangis sesegukan


"Kau jahat"Ujar sarena ia pun menangis sperti anak kecil


"Hei jangan menangis saya akan menyuru dafa mencarikan untuk mu"Ucap aldevaro


"Aku tidak mau di belikan oleh dafa aku mau nya kamu yang beliin"Tegas sarena


"Hah saya harus cari kemana"Tanya aldevaro


"Baiklah saya berangkat"


lalu aldevaro mengambil kunci mobilnya namun di tahan oleh sarena


"Kenapa kau ambil kuncinya"Ujar aldevaro


"Aku mau ikut tapi harus naik motor"Ucap sarena


"Apa ini sudah malam angin malam tak baik untuk ibu hamil apalagi naik motor kamu ini semakin hari semakin banyak permintaan yang aneh"Ujar Aldevaro


Mata sarena mulai berkaca kaca

__ADS_1


"Baiklah kau boleh ikut tapi tidak naik motor naik mobil"Ujar aldevaro


"Baiklah"Ucap sarena ia pun begitu senang


"Pakai jaket mu"Ujar aldevaro


lalu sarena memegang jaketnya tanpa memakainya


"Mengapa tidak di pakai"Tanya aldevaro


"Pakaikan"Ucap sarena


"Astaga sarena kau sudah dewasa kenapa begitu manja"Ujar aldevaro kemudian memakaikan jaket untuk sarena.


kemudian Mereka masuk ke dalam mobil.


Sarena dan aldevaro mulai mencari orang yang berjualan baso.


"Lihatlah tidak ada satu pun restoran baso yang buka"Ujar aldevaro


"Aku tidak ingin baso yang berada di restoran tapi aku ingin baso di suatu tempat yang enak dan aku tau tempatnya dimana"Jelas sarena


lalu Aldevaro menuruti sarena dan sarena pun memberi tahu aldevaro letak tempatnya.


sesampainya di sana aldevaro begitu terkejut


"Sarena apa kau serius mau makan baso disini"Tanya aldevaro


"Ya serius memang kenapa baso disini baso paling enak langganan aku dari dulu"Ucap sarena

__ADS_1


"Ya ampun penjual baso pinggir jalan seperti ini memang bersih"Ujar aldevaro


"Bersih sudahlah jangn banyak omong ayo"kemudian sarena menarik tangan aldevaro


__ADS_2