
Kelahiran putri kembar
Di suatu pagi yang indah dan di rumah yang megah hiduplah suami istri yang bahagia,hidupnya sangat sempurna selain kaya raya mereka saat ini sedang menantikan seorang anak,iyahh dialah Vanesa yang sedang hamil tua dan akan segera melahirkan.
Pa!mama mau jalan jalan ke taman,bolehkan pa?tapi ma,,mama kan sedang hamil besar,nanti kalau ada apa apa sama mama bagaimana?Evan berusaha melarang istrinya namun tetap menuruti ke inginan istrinya
tersebut!
Ayolah pa!mama pengen lihat taman bungan matahari disana,pasti indah deh!mumpung masih pagi pasti selain indah udaranya pasti sejuk!senyumnya!!
Evan pun tak kuasa menolak ke inginan istrinya!
Ok deh kalau mama mau kesana!
Sesampai disana mereka berdua memandangi taman yang indah dan luas lalu mereka duduk di kursi dan bersenda gurau tak henti2nya Evan mengelus elus perut istrinya karena bahagia!
Kemudian Vanesa terkejut melihat seorang kakek tua yang terjatuh,sontak Vanesa langsung berdiri menolong kakek tersebut!
Kakek tidak apa apa?kakek tidak apa apa nak,,jawabnya!kakek tersebut memandangi perut Vanesa dan berkata,putri kembar yang cantik! Ma,ada apa ma?emmm nggak papa pa!Mari papa bantu berdiri!kakek itu pun juga berdiri.
Bapak akan di karuniai dua putri,mereka
sangat baik hati seperti bapak dan ibu,keluarga ibu akan bahagia tapi berhati hatilah akan ada orang yang iri hati yang akan merusak kebahagian bapak dan ibu,
Evan dan Vanesa pun kaget!maksdut kakek apa?spontan mereka berucap!sebenarnya kakek ini siapa?kenapa berbicara seperti itu,seakan tahu masa depan kami?Evan pun mulai tak suka dengan ucapan kakek tersebut,,Kakek hanya manusia biasa nak!!kakek hanya menyampaikan apa yang kakek lihat!!tapi pesan kakek tetap berdoalah semoga apa yang kakek sampaikan itu tidak benar
Aduhhhh! Ma,,,ada apa ma?Evan mulai panik!sepertinya mama mau melahirkan pa!ayo lekas kita naik mobil,kita kerumah sakit sekarang!!Pak Edi,,Evan memanggil sopirnya!!iya tuan,,tolong bantu istri saya masuk ke mobil kita akan pergi kerumah sakit,,titahnya!baik tuan!!
Mereka pun pergi ke mobil,di saat genting Evan sempat melihat lihat kakek itu namun sudah tidak ada,,Di mana kakek itu?batinnya
Setelah sampai di rumah sakit,Evan berteriak memanggil suster dan meminta tolong agar segera membawa istrinya ke ruang bersalin!Evan pun masuk ke ruang bersalin untuk menyemangati istrinya yang akan segera melahirkan!
Pa,,sakit sekali pa!mama sabar ya,banyak banyak berdoa!semoga mama baik baik saja dan anak kita juga selamat! Vanesa mulai mengejan dan di pandu oleh dokter wanita!ayo Bu sedikit lagi Bu!!emmmmm ahhh hah hah!!oek oek oek!alhamdulilah anak kita sudah lahir ma!ucap Evan dengan derai air mata bahagia!iya pa,,Vanesa tersenyum!bayi bapak dan ibu perempuan,ucap dokter tersebut!selamat ya pak!!alhamdulilah,!
Evan tak henti henti mengucap syukur dan menitikkan air mata!setelah mengadzhani putrinya,,Evan meletakkan putrinya di pangkuan Vanesa!anak mama cantik sekali,,mirip papa!kata Venesa,,ah masa sih,canda Evan!ahh papa!ucapnya lagi,di saat mereka sedang tersenyum tiba tiba keadaan kembali tegang,,perut Vanesa kembali kontraksi!!aduhhh pa perut mama sakit lagi,,keluh Vanesa!sontak Evan meletakkan bayinya dan lari memanggil dokter kembali,dok dokter tolong istri saya dok!!!paniknya,,dokter pun kembali masuk ruangan tersebut!sepertinya Bu Vanesa akan melahirkan lagi!ungkap sang dokter,Ayo Bu tarik nafas!!perintahnya,,ini hampir terlihat Bu bayinya!ucapnya lagi,,oek oek oek,,akhirnya bayi kedua lahir!selamat ya pak bayinya kembar!!setelah di bersihkan suster menyerahkan bayi kedua kepada Evan!!Evan tak henti hentinya bersyukur,,Alhamdulillah ma anak kita kembar!!namun Vanesa merenung mengingat perkataan kakek yang ia temui di taman,,dalam hati Vanesa(bagaimana kakek itu tahu kalau aku akan melahirkan bayi kembar?)maa,?i iya pa?Vanesa terkejut dan sadar dari lamunannya!
Mama kenapa sih?bukannya melihat bayi kita malah melamun?ucap Evan,,enggak pa papa kok pa,,mama hanya teringat perkataan kakek yang kita temui di taman tadi,bagaimana kakek itu tahu kalau mama akan melahirkan anak kembar! ungkapnya
Sudah lah ma mungkin itu hanya kebetulan saja,mama gak usah mikir yang aneh aneh!!yang terpenting hidup kita sudah lengkap dan bahagia,,Evan mengingatkan!!
Vanesa mengangguk!!sini pahh mama mau gendong!!Vanesa meraih bayi yang kedua dan memangkunya!sedang Evan kembali menggendong bayi yang pertama sambil berucap!anak kita yang pertama kan papa beri nama Eren Alia Purnama sedang kan anak kita yang kedua akan papa beri nama Rini Alia Purnama!ucap Evan,,nama yang bagus pa,,Vanesa menimpali.
Setelah selesai melahirkan kini Vanesa di pindahkan ke ruangan lain! Assalamualaikum??ucap Rosita,, Waalaikum salam!!ehhh Rosita,Kevin!!Rosita mencium pipi Vanesa dan mengatakan,,selamat ya kak!!sini aku gendong kak,,Rosita meraih bayi Rini dan menggendongnya!!hemm lucunya keponakan Tante!ucap Rosita,,ehhh belum donk!!kan kalian belum sah jadi suami istri!!ledek Vanesa,,Rosita mencebik! sedangkan Kevin hanya tersenyum,kak Evan dimana kak?tanya Kevin,,lagi beli makanan di luar!!jawab Vanesa,,
Oek oek oek,,,Eren yang sedari tadi di box bayi kini menangis!!sontak Kevin mengambil Eren dari box dan di berikan pada kakaknya!!cup cup sayang!ucap Kevin,,hemmm jadi pengen anak kembar,,ucap Rosita!!ya segera menikah donk!!ledek Evan yang tiba tiba sudah membuka pintu kamar rumah sakit!!ehhh kak Evan
Sudah lama?tanya Evan,,enggak kok kak baru saja kita sampai,,jawab Kevin!!oh ya ini ada cemilan kebetulan tadi beli agak banyak Kakak filing aja kalau kalian akan kemari!!ucap Evan,,
Sejak ayah dan ibu tiada kak Evan jarang sekali main kerumah,,ucap Kevin!ya mau bagaimana lagi kakak sangat sibuk apalagi kakak kamu Vanesa hamil jadi sibuknya dua kali lipat,,keluh Evan!!oh ya kapan kalian nikah?tanya Vanesa,,belum tau kak,kita masih belum berpikir kesana,,jawab Kevin!!
Ayo segera nikah,,Rosita ingin anak kembar juga tuhh,,ledek Vanesa hingga membuat pipi Rosita memerah.oek oek oek,,,kini giliran Rini yang menangis!!aduhh cup cup sayang,,,sepertinya Rini haus kak!!Evan mengambil Eren dan kini giliran Rini yang di susui!!
Kemudian Kevin dan Rosita pamit pulang!setelah mereka pulang,,Vanesa juga ingin pulang,,pa,,kapan dokter ngijinin mama pulang?udah bosen nih,,keluh Vanesa!kata dokter nanti sore kita baru boleh pulang ma!ungkap Evan,,
[Lima Tahun Kemudian]
Waktu berjalan begitu cepat saat ini Eren dan Rini sudah menginjak usia lima tahun,namun memiliki kepribadian yang berbeda,,Eren yang memiliki paras yang cantik berkulit putih serta hidung yang mancung,,karakternya pendiam dan lebih suka duduk santai sambil membaca buku!!
Sedang kan sang adik yang juga memiliki paras yang sama(jelas donk kan kembar hehe)tapi berbanding terbalik dengan sang kakak,ia sangat aktif dan suka membuat se isi rumah berantakan hingga membuat membuat orang tuanya pusing karena tingkahnya! Dan pagi itu!!!
Riniiiiiii,,,,,!!!maaaaaa Rini ma!!!kesal Eren,,
Maaaaa bukuku di ambil Rini hiks hiks!!Eren mulai nangis!ayo kak Eren kejar aku hahahhaha,,ejeknya!
Kemudian Rini melempar buku tersebut dan tak sengaja masuk ke panci sup Vanesa yang kebetulan sedang memasak di dapur!!astagfirullah Riniii,,,
Vanesa pun mengejar Rini karena marah dan meninggalkan dapur begitu saja!!Rini kemana kamu???teriak Vanesa,,sedangkan Rini yang mulai ketakutan bersembunyi di balik pintu kamarnya!
Ada apa sih ma??teriak Evan,,
Ma,,,dimana kopinya?papa mau buat kopi!!teriak lagi Evan,,itu pa ada lemari dapur,,balas Vanesa!!aduh kemana anak ini??Riniii kemana kamu?kamu harus bertanggung jawab ya!!karena sudah jail sama kakak dan membuat mama marah!!!umpat Vanesa,,,
Ma,,,ini sup nya kok di tinggal begitu saja??teriak Evan,,,kemudian Evan mengaduk sup dan betapa terkejutnya dia!!loh ini apa??
Ma,,,mama masak sup buku ya???
Vanesa tak menjawab karena masih terus mencari Rini!
Setelah mencari kesana kemari akhirnya Vanesa mengetahui persembunyian Rini,,
Riniii keluar,,mama tahu kalau kamu ada di balik pintu!!perintahnya,,
Dengan rasa takut Rini keluar dan menemui ibunya!!Maaf ma,,,sambil gemetar!!
Mama udah pusing dari tadi denger kak Eren menangis karena tingkahmu!!sekarang mama mau Rini jujur,,,,selain jail sama kakak barang apa saja yang sudah kamu hancurin hari ini??tegas Vanesa,,emmmm enggak banyak kok ma!!cu,,cuma piring 10 biji,, gelas 5 biji,,sama guci kesayangan papa!!jawab Rini pelan!!
Vanesa tarik nafas kasar!! Maaaaa kaca mata papa dimana??teriak Evan!!kaca mata papa juga hehe,,jawab Rini sambil meringis!
Malam telah tiba,mereka berempat sedang duduk di ruang keluarga,,,!kak aku ngantuk ayo tidur,,ajak Rini pada kakak nya!!bentar Rin nanggung nih mau selesai bacanya!!jawab Eren,,ihhh kakak ini buku Mulu yang di baca,,sekali kali kita main petak umpet gitu!!Rini mulai cemberut,,
Evan dan Vanesa tersenyum melihat tingkah kedua putrinya yang saat ini duduk di ruang keluarga!!entah kenapa saat mama lihat tingkah Rini mirip sekali dengan mama waktu kecil!! Vanesa berucap sambil geleng geleng,
Nah berarti mama gak boleh marah kalau Rini juga suka jail kayak mama dulu!
Ihh papa ini apaan sih?suka suka mama donk!mama tuh capek tau gak,, tiap hari mama harus ke hilangan perabotan mama!capek tau pa,,,lihat nih tangan mama sama kaki mama kena pecahan beling setiap hari!! Vanesa mulai ngomel!!
Papa enak,,pulang kerja apa apa sudah bersih rapi!!Kecuali hari Minggu,,Evan menimpali,kini giliran Evan yang ngomel!masak tadi sarapan sama sup buku?ucap Evan,,itu bukan mama pa!!
Aduhhh papa sama Mama mulai ribut gara gara tadi pagi!umpat Rini,,Kamu sihhhh,Eren menimpali!ayo kak kita tidur kita kabur!!!ajak Rini,kamu ini,,,,balas Eren.
Rini jalan mengendap endap sambil menggandeng tangan kakaknya!sedangkan Eren memasang wajah malas!mereka mengunci rapat pintu kamar dan tidur!!
Tadi kan sup nya sudah mama buang lalu masak lagi!!haduhhh jadi harus dua kali kerja!keluh Vanesa,lohh anak anak mana?tanya Evan,,hemm pasti kabur lah pa,,kayak gak tau aja!jawab Vanesa!
Ya udah kita kabur ke kamar juga yuk!!goda Evan pada istrinya!!kabur dari siapa?tanya Vanesa,,dari mbak Kunti hihihihi,,jawab Evan!!
Papa ini,,sambil memukul pundak suaminya!
Waktu telah berganti pagi,,namun saat sarapan Eren dan Rini terlihat murung!!loh kalian kenapa rotinya kok gak di makan?tanya Vanesa,,Roti kita tertukar maaaa,mereka jawab secara bersamaan!!oh ya mama lupa hehehhe,,Vanesa tertawa lepas!!
Iya,,selain karakter yang berbeda,soal makanan pun mereka juga berbeda!sang kakak lebih suka roti rasa asin seperti burger maupun pizza,sedangkan sang adik lebih suka roti manis seperti coklat!
Ya udah papa berangkat kerja dulu ya,,assalamualaikum?waalaikum salam,,mereka bertiga jawab secara bersamaan!
Ma jadikan hari ini kita jalan jalan?tanya Rini,,jadi donk,,jawab Vanesa.
Mereka bertiga akhirnya berangkat dan di antar oleh Pak Edi sopir pribadinya,ayo pak kita berangkat,titah Vanesa!!kalian ayo naik,,pelan pelan ya!
Kita mau kemana non?tanya Pak Edi,,, seperti biasa pak kita pergi ke taman!baik non,,timpal Pak Edi!Setelah sampai Eren dan Rini bergegas keluar dari mobil!!
Wahhhh cantik sekali taman bunga ini!!!kagum Eren,,ayo kak kita kesana!!ajak Rini,,ayo!!!jawab Eren,,
Sedangkan Vanesa duduk santai sambil melihat kedua putrinya bermain,,,Vanesa bergeming,,,mereka punya hobi Yang sama denganku dan juga papa!hemmm terima kasih Ya ALLAH engkau telah memberi kebahagiaan yang begitu sempurna!
Kemudian Vanesa bertemu dengan kakek yang dulu ia temui!!ehhh kakek,,apa kabar?sapa Vanesa,,kakek baik!!jawab kakek,,sini kek duduk di samping saya,,Vanesa menawarkan!
Hemm kalau boleh tahu kakek sedang apa disini?Vanesa memulai pembicaraan,,
Kakek hanya jalan jalan saja nak,lalu tak sengaja bertemu denganmu lagi!jawabnya,,kalau boleh tau,,bagaimana kakek tau kalau saya akan melahirkan anak kembar!!
Kakek juga tidak tahu nak,waktu itu tiba tiba saja mulut kakek ingin mengatakan dan memberi tahu kalau nak Vanesa akan melahirkan anak kembar!jawab sang kakek!!lalu siapa orang yang ingin menghancurkan kebahagian kami kek?
Kalau soal itu kakek tidak tahu nak,tapi pesan kakek banyak banyak lah berdoa agar semua itu tak terjadi,,jagalah kedua putri ibu agar tak terpisah!!
Vanesa tercengang dengan perkataan kakek tersebut!
Namun Vanesa tidak melanjutkan pertanyaan tentang kedua putrinya karena saat ini dia melihat kedua putrinya sedang bahagia!!
Kakek pergi dulu ya nak!pamit kakek,,
Iya kek hati hati,,jawab Vanesa dengan senyuman!
[Liontin]
Mereka adalah milikku,,iyaaa milikku,,mereka adalah anak yang di titipkan oleh Tuhan kepadaku!!Vanesa menegaskan hatinya sendiri!!Rin,,,kita ambil bunga matahari yang itu,,dia lebih besar dari yang lain,,perintah Eren,,,Ok kak,,jawab Rini dengan semangat!!
Anak anak ayo kita pulang!!titah Vanesa,,ya mama jawab Eren dengan nada malas!ehhhh sudah mau siang nih,,nanti janji deh mama beliin es krim!!beneran ma??Eren kembali bersemangat!!iya,,,jawab Vanesa!!
Mereka bertiga kembali naik mobil!!namun saat melintasi toko acsesoris Vanesa meminta berhenti!!Pak tolong berhenti di toko itu ya!!titah Vanesa,,baik non!jawab Pak Edi,,
Mama mau ngapain ke toko ini?tanya Rini,,
Ayo ikuti mama saja!!Eren dan Rini hanya menurut saja!! setelah masuk ke toko tersebut Vanesa memilih milih kalung dan jatuh hati dengan dua kalung yang sama berbentuk hati namun bisa di buka dan bisa di kasih foto di dalamnya!!
Waahhh bagus kalung ini!!Mama beliin kalung buat siapa??Eren mulai penasaran,, untuk kalian berdua!!jawabnya,,
Setelah selesai membayar mereka bertiga kembali masuk ke dalam mobil!!
Waktu sudah kembali malam,, Assalamualaikum Papa pulanggg,,papa bawa boneka!!papaaaa,,Rini lari menghampiri papanya dan di susul oleh Eren,,ini boneka untuk kalian!!mereka senang sekali menerima hadiah dari papa nya!!
Saat menjelang tidur,,Eren tak kunjung terlelap!!
Rin,,panggil Eren!hemmmmm,,,dengan nada malas Rini menjawab,, sebab matanya sudah mulai berat!ayo kita tidur sama papa dan mama!!!ajak Eren,,emngnya kakak kenapa?habis liat hantu di kamar mandi?ucap Rini,,ihhhh kamu ini,jangan nakut nakutin ahh!!balas Eren,,
Tiba tiba lampu kamar mandi berkedip kedip!!tuh kan hantunya datang baneran,,balas Eren lagi!gitu aja takut,,ucap Rini.ayo cepetan kita ke kamar mama!!!
Dengan nada kesal Eren menarik tangan adiknya,aduhhh kakak ini,,aku ini ngantuk!!Rini mulai kesal dan mencebikkan bibirnya.
Sampai di kamar orang tuanya,,Eren membangunkan kedua orang tuanya!!pa,,papa,panggil Eren dengan menggoyangkan tubuh papanya!ada apa nak,,jawab Evan!!aku tidak bisa tidur,,kita tidur disini ya,,pintanya!
Sedangkan Rini ber ulang ulang menguap menahan kantuk!!hoammmm,,,kakak ini,enak enak tidur malah ngajak pindah!!
Vanesa tersenyum melihat tingkah Rini,,,mereka berdua merebahkan tubuh di tengah tengah kedua orang tuanya!!Rini yang tak tahan dengan kantuknya dengan cepat tertidur,sedangkan Eren masih berbincang dengan kedua orang tuanya!!
Memangnya Eren kenapa kok gak bisa tidur?gak tau pa,,,pengen aja tidur sama papa dan mama,, senyumnya meledek!!ihhhh dasar putri papa yang manja!!Evan mencubit pipi Eren,,ya udah sekarang Eren tidur ya!
Eren mengangguk,,,tak lama kemudian ia tertidur!
Akhirnya tidur juga anak papa!ucap Evan,,
Saat Evan mengelus pipi Eren dia melihat kaluang yang di pakai,,lalu melihat Rini yang juga memakainya.
Mama habis beli kalung buat Eren dan Rini?tanya Evan.iya pa,,jawab Vanesa!
Lalu kenapa ada nama dan foto di masing masing kaluang mereka ma?tanya Evan lagi,,
Ya biar mereka tidak saling menjauh saja pa,,mama ingin mereka selalu bersama dan saling menyayangi.jawab Vanesa dengan nada sedih.
Mama ini kenapa sih berbicara seperti itu,seakan mereka akan berpisah saja?Evan mulai tak senang dengan ucapan Vanesa.
__ADS_1
Sudah lah pa,,mama gak mau bahas ini lagi"mama mau tidur dulu,,udah ngantuk!Vanesa merebahkan tubuhnya dengan membelakangi suaminya.
Dalam hati Evan,,mama ini kenapa sih?gak biasanya perilakunya aneh seperti ini??sambil merebahkan tubuh.
Dalam hati Vanesa,,papa tidak akan mengerti kecemasan seorang ibu.lalu memejamkan mata.
Keesokan paginya seperti biasa Vanessa sibuk memasak di dapur.kemudian Eren menghampiri mamanya.
Wahh anak mama sudah mandi,,sini cium mama!!Eren pun mendekat,,,hemmmmm wanginya!!puji Vanesa,,oh ya dimana Rini?
Masih di kamar mandi ma"jawab Eren.
Saat Vanesa menghampiri Rini,,alhasil kamar mandi full dengan sabun.
Ya ampun Riniiii,apa yang kamu lakukan?? Rini hanya tersenyum tanpa merasa bersalah.
Eren yang sudah duduk di meja makan hanya geleng geleng kepala mendengar mamanya teriak.
Ya ampunn,,,keluh Eren.putri papa kenapa kok ngomong sendiri??tanya Evan yang tiba tiba datang,,ehhh papa,,itu pa Rini sama mama ribut di kamar mandi!jelasnya,,
Evan tersenyum,,,ya udah ayo kita sarapan!
Vanesa menarik nafas lalu memandikan Rini dengan penuh kasih sayang,,,setelah mandi ia mendandani putrinya dengan cantik.
Nah gini kan cantik,puji Vanesa.sini mama cium,,,Vanesa mendekati pipi Rini,,hemmm wangi!pujinya lagi.
Ayo kita sarapan!!ok mama,,dengan semangat!
Mereka pun sarapan bersama,
Oh ya ma,,semalam Kevin telpon papa katanya nanti siang mau kesini!!ucap Evan
Hemmm apa Rosita ikut?mereka belum pernah kesini selama mereka bertunangan.kira kira ada apa yah pa?tanya Vanesa.
Papa juga tidak tahu,, sebenarnya papa mau ngobrol sama Kevin soal pekerjaan saat dia kesini tapi hari ini papa sibuk,,ungkap Evan.
Maksud papa?tanya Vanesa,,sebenarnya papa ada rencana kalau mereka sudah menikah papa ingin Kevin kerja di kantor,, selama ini Kevin selalu menolak dengan alasan belum menikah dan ingin bersenang senang menikmati masa muda,ungkapnya lagi.
Itu karena ayah dan ibu selalu memanjakan Kevin sampai lupa waktu,,dimana seharusnya di usianya yang masih muda harus belajar memikul tanggung jawab!ucap Venesa.
Ya semoga nanti setelah menikah Kevin bisa berubah jadi lebih baik,,harap Evan.ya sudah ma,,papa berangkat kerja dulu ya!
Papa cium aku,,ucap Rini.
Baiklah putriku yang cantik!Evan bergantian menciumi pipi kedua putrinya,,kemudian tak lupa mencium kening istrinya.
Dada papa hati hati di jalan ya!!ucap Eren.
Assalamualaikum,,ucap Evan
Waalaikum salam serentak mereka bertiga.
Waktu sudah menunjukkan pukul satu siang,,,dan dari arah pintu terdengar ada yang mengetuk.
Itu pasti om Kevin,,Rini menebak.
Biar mama yang membuka pintu,,ucap Vanesa.
Kevin,,ayo masuk!!Vanesa mempersilahkan.
Ayo duduk,,titahnya lagi.
Oh ya kak dimana Eren dan Rini?tanya Kevin.
Sebentar ya,,Eren Rini,,,sini sayang!!panggil Vanesa.
Mereka berdua ke ruang tamu,,Eren,,Rini!!ini om punya hadiah untuk kalian!!hadiah apa om,, sontak mereka jawab bersamaan,,
Vanesa hanya tersenyum.
Ini om punya coklat,,,Kevin menunjukkan coklat pada keponakann.dengan senang hati mereka berdua menerimanya.
Makasih om,,ucap Eren!iya sama sama,, timpal Kevin.kalian masuk ke kamar dulu ya,,mama mau ngobrol sama om!!titah Vanesa.
Mereka menurut apa kata Vanesa,,ayo Rin kita nonton Tv aja,,ajak Eren.
Oh ya Vin,,kata kakak kamu,,kamu mau ngabarin hal penting,,,memangnya hal penting apa??
[Pertemuan dengan seorang gadis]
Gini kak,,rencananya Minggu depan aku sama Rosita mau menikah,,dan ini undangan kita!!Kevin menyodorkan undangan kepada Vanesa.Vanesa mengambilnya lalu membacanya.
Akhirnya kalian menikah juga,,,sudah lama kalian bertunangan,,sejak Eren dan Rini lahir,,kira kira sudah 5 tahun lebih!!kakak kira hubungan kalian gak akan sampai jenjang pernikahan!! soalnya lama sekali,,goda Vanesa,,sedangkan Kevin tersenyum karena malu.
Ya udah kak aku pamit dulu,, tolong sampaikan pada kak Evan,,ucap Kevin.
Ya udah hati hati ya di jalan,,, ucap Vanesa!
Satu Minggu kemudian,,,
Akhirnya mereka berangkat ke acara pernikahan sang adik tetapi terjadi kemacetan di jalan.
Ya ampun pa jalannya macet sekali,,,bisa bisa kita telat nih,,Vanesa mulai gelisah.papa juga tidak tahu ma,,gak biasanya jalan ini macet,,ucap Evan yang saat ini sedang menyetir mobil.
Ma kapan kita sampai? dah capek nih dari tadi mobilnya gak jalan jalan"Rini mulai mengeluh.
Mobil mulai jalan tapi masih lambat,,
Ma,,disana juga ada anak perempuan menangis,,ucap Rini.
Sepertinya ayah anak itu meninggal dunia karena kecelakaan,,ungkap Evan.
Maa,,Rini mau kesana,,ucap Rini.
Jangan Rin,,bahaya"Evan memperingatkan.
Ya udah sama mama aja,Vanesa menawarkan diri.
Hati hati ya ma,, ucap Evan.
Rini dan Vanesa keluar dari mobil dan melihat keadaan disana.
Rini menghampiri anak perempuan itu sedangkan Vanesa menghampiri ibu dari anak yang menangis tersebut.
Kamu yang sabar ya!!ucap Rini pada anak itu,,,ta,,tapi ayahku sudah meninggal hiks hiks,,oh nama kamu siapa?tanya Rini,,
Namaku Melinda,,anak itu menyebutkan namanya.
Semoga suatu saat kita bisa berteman ya,,kamu harus semangat!! Rini menyemangati,,Melinda pun mengangguk.
Ibu Yang sabar ya,,ini semua sudah kehendak yang maha kuasa,,Vanesa mengingatkan.
Saya juga tidak tahu kenapa semua ini harus terjadi,,sekarang kami hanya berdua saja!!hiks hiks,,
Ibu Melinda menangis lagi.
Ibu tak perlu khawatir masih ada ALLAH disana!dia akan selalu menjaga ibu dan anak ibu.
Kamu jangan nangis lagi ya,,,ayah kamu pasti sedih kalau liat kamu menangis,, ucap Rini yang merasa iba.
Benarkah,,,ucap Melinda sambil menghapus air matanya.
Akhirnya Ambulans datang dan membawa jenazah lelaki itu ke dalam mobil,,Rini yang menyaksikan Melinda dan ibunya masuk ke dalam mobil ambulans berkata,,Melinda,,kamu hati hati ya!!!
Melinda pun mengangguk.
Ayo kita kembali ke mobil,,ajak Vanesa.
Saat di mobil Rini bercerita kepada kakaknya.
Kasian anak itu kak,,ayahnya sudah meninggal,,ucap Rini.
Kita harus bersyukur,,,papa sama Mama kita masih ada disini dan menyayangi kita Rin,,Eren menasehati Rini.
Evan dan Vanesa tersenyum bangga terhadap putri sulungnya nya yang bijak.
Akhirnya mereka sampai di tempat tujuan ya itu di pernikahan Kevin dan Rosita.
Maaf ya Ros,,kita terlambat,tadi jalannya macet!!ucap Vanesa yang merasa bersalah.enggak papa kok kak yang penting kalian datang dengan selamat,,,ucap Rosita.
Wahhh Tante cantik sekali,,puji Eren yang saat ini tantenya sedang menggunakan gaun pengantin dan riasan yang soft dan cantik.
Mereka berempat meninggalkan pelaminan karena Kevin dan Rosita sibuk menyambut tamu yang datang.
Ma,,,Rini haus,, Rini mau cari minum dulu ya?pamitnya,,
Jangan lama lama ya,,titah Vanesa.
Rini pun berlalu,dan saat akan mengambil gelas minum,, secara bersamaan ada anak laki laki memegang gelas yang Rini ambil!hemm maaf kamu aja yang ambil!!ucap anak laki laki itu!!makasih,balas Rini.
Kamu kesini sama siapa?kata anak laki laki itu.aku sama papa dan mamaku,,jawab Rini.
Oh ya nama kamu siapa?kata anak itu,,
Namaku Rini!!kalau kamu?Rini tanya kembali,
Namaku Deni
Di tempat lain,,ma Rini kok belum kembali?tanya Eren, coba kamu cari!perintah Vanesa,,ok ma!!jawab Eren.
Saat mencari sang adik,,Eren ngomel sendiri!ke mana sih Rini nanti kalau hilang bagaimana??
Sedangkan Rini dan Deni masih asyik ngobrol,,wah kalung kamu bagus?puji Deni,,oh ini pemberian dari mamaku.
Rini kembali meneguk minumannya tetapi minumannya sedikit tumpah,,aduhh tumpah!!ucap Rini,,dan sontak saja Deni mengambilkan tisu untuk Rini!ini di lap pakai tisu,,ucap Deni.
Saat mengelap baju di bagian dada,,tak sengaja kalungnya terjatuh.
Yah lepas,,kata Rini!kemudian Deni mengambilnya.
Rin,,,,Rini!!teriak Eren.
Wahhh itu kakakku,,iya kak sebentar!!balas Rini,,kamu sedang di cari!!ucap Deni.
Nah itu Rini!!!Rin sama mama suruh kesana!!perintah Eren dengan nada kesal,,bentar kak bajuku masih basah!!keluh Rini,,ihhh kamu ini lama banget sih!
wahh mereka kembar!!Deni merasa kagum melihat mereka berdua,,ayo kita kesana!!sambil menarik tangan Rini sampai Rini terkejut hingga hampir terjatuh.
Bentar kak!!!ahh kakak ini,,,mereka pun berlalu hingga membuat Deni terpaku dan kini ia baru sadar bahwa kalung Rini masih berada di tangannya.
__ADS_1
Hahh kalungnya masih belum ku kembalikan,,bagaimana ini?monolog Deni.
Deni,,!!!panggil Bu Sandy!
Iya ma?jawabnya,,kamu dari mana saja dari tadi mama cari kamu,,ucap Bu Sandy.
Ini tadi Deni ketemu sama anak perempuan terus kalungnya terjatuh ma,,dan Deni belum sempat mengembalikannya!!ucap Deni.
Nanti aja kalau sudah acaranya selesai baru kita kembalikan,,karena sekarang para tamu sedang ramai!!ucap Bu Sandy.
Beneran ma?? dengan nada semangat,,iya mama janji,,ucap Bu Sandy.
Di tempat lain,,,kak Eren,,,kalungku tadi jatuhh hiks hiks,Rini mulai menangis!!
Ya ampun ada apa ini?? Vanesa mulai panik,,
Kalungku tadi jatuh ma,,gara gara kak Eren tadi aq belum sempat mengambilnya hiks hiks!!
Tadi Eren gak tahu ma kalau kalung Rini jatuh!!jawab Eren dengan nada bersalah.
Ya sudah nanti kita cari setelah acaranya selesai.
Acara pernikahan Kevin dan Rosita pun selesai.
Vin,,Ros,kita pamit dulu ya!!pamit Evan.
Iya kak hati hati yahh,,jawab Kevin!
Lohh itu Rini kenapa kok nangis??ucap Kevin.
Oh ini tadi kalungnya terjatuh!!jawab Vanesa.
Coba di cari lagi barangkali ketemu!!saran Kevin,,
Anak manis udah donk jangan nangis,,,nanti cantiknya hilang lohhh!!goda Rosita yang saat ini posisi duduk untuk menenangkan Rini.
Sedangkan hati Vanesa mulai khawatir tentang perkataan kakek yang pernah ia jumpai,,semoga ini bukan pertanda buruk!!batinnya.
Ayo sayang kita cari di tempat tadi waktu kamu mencari minum!!ajak Venesa.
Ma,,Rini dimana ya?dari tadi kita cari tapi belum ketemu,,aku mau mengembalikan kalungnya!ucap Deni
Aduhhh bagaimana ini Den,,mama sebentar lagi ada urusan penting,,,mama gak bisa nunggu lebih lama lagi!!ucap Bu Sandy,,
Tapi ma kalung Rini bagaimana??kata Deni,,
Ya udah kita bawa dulu,,kalau jumpa Rini lagi kita kembalikan,,,!!ucap Bu Sandy.
Ma ayo cepat kita pulang,,mama nunggu siapa sih??dari tadi kok tengok sana sini,, protes Pak Sandy.
Itu loh pa tadi Deni mau mencari anak perempuan buat ngembalik in kalungnya yang jatuh tapi sampai sekarang belum ketemu.
Itu urusan nanti,,saat kita kita sedang di tunggu seseorang,,ayo cepat!!
Bu Sandy menggandeng Deni tetapi wajah Deni masih berusaha tengok kanan kiri.
Sedangkan Rini mencari Deni hingga semua tamu sudah pulang tetapi belum juga bertemu.
Tadi jatuh di mana sayang??ucap Vanesa,,
Disini ma,tapi waktu itu kalung Rini di pegang sama Deni dan karena kak Eren,,Rini belum sempat mengambil kembali hiks hiks!!
Deni?siapa Deni?tanya Vanesa,,itu loh ma anak laki laki yang membuat Rini lama disini dan tak segera kembali!!Eren dengan nada ketus!!
Eren,,,kamu bukannya merasa bersalah malah memojokkan adikmu!!tegas Vanesa,,
Iya maaf ma,,,sambil menundukkan kepala.
Rini,,ayo kita pulang nak!semua tamu sudah pulang!!ajak Vanesa,,tapi ma gimana sama kalungku??hiks hiks,,
Nanti papa belikan lagi yang baru,,ok!!ucap Evan,,!gak mau pa,, Rini maunya yang itu!!ungkap Rini
Bagaimana ini pa??Vanesa mulai bingung menghadapi Rini.
Kemudian Evan menggendong Rini untuk membujuknya!sayang,,kita pulang dulu yuk,,siapa tahu nanti kita bertemu sama anak laki laki itu!soalnya dsini juga udah sepi,,
Tuh kan lihat gak ada orang dan sebentar lagi sudah mau malam!!om dan tante mungkin sudah lelah dan istirahat!!Evan mencoba merayu Rini.
Rini pun mengangguk!!akhirnya,,batin Vanesa.
Ayo kita pulang,,,aja Vanesa sambil menggandeng tangan Eren.
Sesampai di rumah,,Evan menggendong Rini yang sudah tidur sedang kan Eren di gendong oleh Vanesa.mereka membawa ke kamarnya lalu menyelimuti tubuh kedua putrinya.
Semoga ini bukan pertanda buruk,,ucap Vanesa saat keduanya duduk di ruang keluraga.mama jangan membicarakan hal itu lagi,,mama ini seharusnya selalu berfikir positif!!tegas Evan.
Mama juga tidak tahu pa,,,tiba tiba perasaan mama sangat sakit!!jawab Vanesa.
Udah lah ma,,,papa capek sama pemikiran mama yang gak jelas itu,,ucap Evan lalu bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Vanesa di ruang keluarga.
Keesokan harinya dan itu adalah hari libur Evan bekerja.
Ma aku sama kak Eren mau main di taman depan ya ma!!ucap Rini,,
Boleh tapi hati hati ya!!jawab Vanesa.
Ayo Rin,,kakak mau main jungkat jungkit!aja Eren,,
Sesampai di sana mereka bermain dengan gembira,,kemudian Rini melihat Deni juga bermain dengan orang tuanya.
Loh itu kan Deni?monolog Rini.
Rin,,kakak mau kesana dulu ya,, itu ada Bungan matahari,,kakak mau petik satu buat mama,,ucap Eren.
Sedangkan Rini yang matanya tidak fokus dengan perkataan kakaknya pergi begitu saja mengejar Deni dan meninggalkan jungkat jungkit yang baru saja ia naiki!!
Mereka berjalan di lawan arah!!
Den denii!!! panggil Rini,namun Deni tak kunjung mendengar panggilan Rini.
Rini pun semakin jauh mengejar Deni sedangkan Eren mulai sadar kalau Rini sudah tidak ada di tempat tadi.
Rini kok gak ada?monolog Eren,,,
Rini,,,kamu dimana?
Eren mencari kesana kemari tetapi tidak menemukan sang adik,,bagaimana ini? bagaimana kalau dia tersesat? monolog Eren yang mulai panik.
Den,,ayo kita pulang!!ajak Bu Sandy,,
Deni mengangguk!!
Rini tidak berhasil memanggil Deni karena sudah naik mobil,,hah hah hah nafas Rini tersenggal senggal karena lelah,,yahhh dia sudah pergi!!
Hahhh ini dimana?Rini mulai sadar bahwa saat ini ia tersesat.
Sedangkan di dalam rumah,,pa,anak anak kok belum pulang?kita susul mereka yuk,,perasaan mama gak enak!!ajak Vanesa yang mulai panik.
Evan mengangguk dan menyetujui ajakan sang istri.
Mereka mencari ke taman yang di tuju oleh kedua putrinya tersebut,,namun yang di temui hanya Eren saja.
Itu Eren pa!!Rini mana?tanya Vanesa.
Sepertinya Eren sedang mencari Rini"
Eren!!!panggil Evan yang sambil berlari,,Rini mana?tanya Evan kembali.
RI,,Rini hilang pa!!!jawab Eren gugup.
Apa kok bisa?jawab Vanesa.
Tadi Eren pamit sebentar mau ambil bunga ini tapi saat Eren kembali Rini sudah tidak ada!!hiks hiks
Ya sudah ayo kita cari adik mu!ajak Evan.
Mereka bertiga berteriak memanggil nama Rini bahkan bertanya ke orang orang sekitar tetapi jawabannya sama yaitu tidak tahu.
Bagaimana ini pa?mama udah capek!
Saat Vanesa mulai lelah,,ia mendengar tangisan Rini dari arah ke jauhan,,
Kak,,kak Eren dimana??hiks hiks,,
I itu Rini ma!!ucap Evan senang,,
Sontak saja Vanesa lari menghampiri Rini lalu memeluknya.
Ya ampun nak, kamu gak pa pa?tanya Vanesa.
Rini takut ma,,jawab Rini.
Kamu dari mana saja?tanya Vanesa lagi.
Tadi Rini lihat Deni disana,,lalu Rini mengejar Deni dan memanggilnya tetapi dia tidak dengar ma,,jawab Rini.
Ya sudah kita pulang yuk!!ajak Vanesa.
Sesampai di rumah,,apa benar tadi kamu ketemu sama Deni?tanya Eren pada Rini sambil berbisik karena takut terdengar orang tuanya yang saat ini sedang istirahat di kamar.
Iya benar kak,,tapi dia gak dengar saat aku panggil,,dia pergi begitu saja tadi,,Rini sambil mencebikkan bibirnya,,lalu tengkurap di atas ranjang tempat tidurnya.
Sedangkan Deni yang saat ini di dalam mobil dia bergeming sendiri sambil memegang kalung Rini.
Dimana anak itu,,padahal aku mau mengembalikkan benda ini,,tapi gak tahu rumahnya dimana?ahh lebih baik aku simpan dulu,,siapa tahu suatu saat bisa berjumpa lagi.
Kring kring kring,,,bunyi telpon rumah terdengar begitu nyaring hingga membuat Eren terbangun dari tidur siangnya,,
Hallo?oh Tante Rosita
[Iya ini Tante sayang,,emmm nanti sore boleh gak Tante main ke rumah Eren?]
[Boleh Tante!!]dengan nada riangnya.
[Kalau begitu tolong sampaikan salam buat papa sama Mama Eren ya!]
{Ok Tante]
Panggilan pun berhenti,,,
__ADS_1
Bagaimanakah kisah selanjutnya,,kira kira siapakah yang akan berpisah dari Evan dan Vanesa,,Eren atau Rini??