
Gimana kak?apa kakak mau aku jomblangin?seru Rini yang sedikit menggoda Rosa.
Aduh jangan donk Rin,,aku malu!!
Ngapain malu?seru Rini.
Ahhh kamu ini,apa kamu belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta?tanya Rosa dan dengan polosnya Rini mengatakan.
Belum pernah kak!!jawab Rini.
Nah itu dia,,mangkanya kamu harus tahu rasanya jatuh cinta itu seperti apa?seru Rosa.
Memangnya rasanya seperti apa kak?jawab Rini yang pura pura polos.
Ihhh kamu ini!!balas Rosa.
Apa tai kucing rasa coklat?apa serasa dunia milik berdua?goda Rini.
Kalau yang dunia serasa milik berdua itu yang jelas sudah saling jatuh cinta,,lah kakak aja belum jelas bertepuk sebelah tangan apa tidak!!ucap Rosa.
Sakit donk!!balas Rini.
Riniiiii,,kamu jangan bikin kakak deg deg kan ahhh!!!Rosa semakin kesal dengan ucapan Rini yang seolah menggodanya terus terusan.
Maka dari itu cepetan utarain aja perasaan kak Rosa!!!seru Rini.
Tidak sesederhana itu Rin,,pokoknya gak segampang itu deh!!!dahlah aku mau kebelakang dulu!!!Rosa pun pergi dari hadapan Rini,,,kemudian ada pesaan Chat dari Rendy.
Kak Rendy!!batin Rini.
[Rin,,bagaimana?apa kamu sudah punya jawaban?]
Deggg,,bagaimana ini?aku melihat kak Rosa begitu mencintai Kak Rendy,,tapi dia malah mengatakan cinta padaku,,aduh aku harus bagaimana?batin Rini.
Malam telah tiba,,Marsya,Hendry, Rendy,Deni dan Rini saat ini berada di meja makan untuk makan malam bersama,,,tetapi Marsya sedari tadi menyaksikan perilaku Rendy yang berbeda dan selalu memperhatikan Rini,,
Kak Rendy kenapa sih?dari tadi makanannya kok hanya di aduk aduk saja?ucap Marsya yang membuat Rendy tersadar dari lamunannya.
Ohhhh,,,gak papa Syah!!ada sesuatu yang sedang aku pikirkan!!jawab Rendy.
__ADS_1
Ada apa sih ma? Hendry berbisik pada Marsya.
Sepertinya kak Rendy mulai memperhatikan Rini deh pa!! Marsya balik berbisik.
Wahhh bagus itu ma!!!kapan lagi kak Rendy bisa menemukan pendamping? seru Hendry semangat.
Hussss diam pa,,,jangan kenceng kenceng ahh!balas Marsya.
Aduhhh ini air galon kok cepet banget sih habisnya!!! gerutu Deni.
Bukannya kamu yang selalu doyan minum dan ngabisin air segalon?balas Marsya.
Rin,,,kamu pasti yang sudah ngabisin nih air galon,,,iya kan!!!ucap Deni yang menuduh Rini.
Enak aja nuduh sembarangan!!!jawab Rini.
Habis tuh kamu minum air apa kalau bukan air galon?ucap Deni.
Air kran!!!balas Rini ngegas!!
Pantes aja Sanyo di rumah ini cepet rusak,,ternyata kamu toh clurutnya!!!goda Deni yang mulai gemas dengan bibir Rini yang mencebik.
Mas Deni habis ini Bibik minta tolong ya,,tolong benerin pompa air,,ini mau nyuci piring tapi air krannya mati,,,
Tuh kan,,gara gara kamu ini Rin,,aku jadi tukang servis dadakan,,waktu itu gara gara kamu juga aku jadi tukan urut dadakan juga,,,ahhh semua gara gara kamu!!!seru Deni yang semakin membuat Rini kesal.
Hemmmm waktu itu kamu ngatain aku kodok,,sekarang kamu ngatain aku clurut!!!awas kamu ya!!!!seru Rini dengan mata melirik tajam lalu berdiri mengambil sapu untuk memukulnya.
Sepertinya mereka cocok ma!!!ucap Hendry yang tak sengaja di dengar oleh Rendy.
Hussss papa diam!!!gertak Marsya pada Hendry,sedangkan Rendy langsung pamit dari meja makan,,
Aku masuk kamar dulu ya!!ucap Rendy kepada Hendry dan Marsya.
Papa sih gak mau diam dan tidak tahu kondisi,,mama sangat hafal sekali bagaimana sifat kak Rendy kalau sudah jatuh cinta"ujar Marsya.
Ya ampun sudah Mbak Rini,Mas Deni,,,!!!kalau kejar kejaran terus kapan mau benerin kran airnya,,,pekerjaan Bibik masih banyak nih!!keluh Bik Siti.
Maaf Bik,,!!ucap Rini.
__ADS_1
Tuh kan gara gara kamu lagi Bik Siti marah!!seru Deni yang tak henti hentinya mengusili Rini.
Hiiiii,, gemesssss aku!!!!gerutu Rini,,,
Gemes?kamu gemes sama aku!!!sambil menarik alisnya beberapa kali.
Mas Deni,,!!panggil Bik Siti lagi"
Iya Bik,,otw!!!dada cluruttt!!!!sambil melambaikan tangan dangan wajah ngeselin.
Sedangkan Rini semakin kesal dan bibirnya mencebik.
Dahlahhh,,ngapain aku juga nanggepin tuh orang,,,jadi ingat kak Eren lagi,,,dulu kak Eren sering ku usilin!!kalau di ingat lagi aku jadi merasa bersalah,,,ternyata rasanya seperti ini!!ini pasti karma!!!batin Rini.
Di tempat lain,,Rosita yang berada di kamarnya saat ini sedang membuka sebuah kotak yang lumayan besar,,,satu persatu Rosita membuka buku buku dan foto foto album milik Vanesa yang di simpan.
Barang barang ini harus ku sembunyikan dan jangan sampai Eren mengetahuinya,,kalau tidak,,bisa bahaya!!!aku yakin saat ini dia punya teman seorang laki laki!!!dia pasti sudah mengetahui segalanya,,ucap Rosita yang bicara sendiri di kamarnya,,namun ucapan itu di dengar oleh Bayu yang kebetulan berada di balik pintu kamarnya yang sedikit terbuka.
Bagaimana Tante Rosita tahu kalau aku berteman dengan Eren?batin Bayu yang kemudian pergi dari sana.
Bayu,,kamu ngapain malam malam begini,,kalau ketahuan nyonya bagaimana?seru Eren yang berpapasan dengannya.
Ssstttt diam kamu!!ayo kita ke dapur!!ajak Bayu sambil berbisik.
Sesampainya di dapur,,Eren/Cindy terus menerus mencerca pertanyaan,,
Kamu kok semakin berani sih?apa gak takut di sangka maling?ujar Eren/Cindy.
Udah jangan khawatir soal itu,,aku tuh hanya ingin kamu bisa mengingat masa lalumu!apa kamu tidak ingin tahu tentang masa lalumu?ujar Bayu.
Sebenarnya aku ingin tahu,,tapi untuk apa juga aku mengetahui masa laluku?kalau memang nyonya berbohong seharunya ada salah satu keluargaku yang datang menjemputku atau menemuiku,,tapi sampai sekarang tidak ada yang peduli sama aku,,bahkan saat aku di rumah sakit tidak ada yang datang hanya sekedar menjengukku,,ucapnya sedih.
Apa kamu ingat ibu ibu yang mengaku sebagai ibumu waktu itu?kamu tidak boleh berfikir negatif mengenai kedua orang tuamu!!mungkin saja majikanmu memang berbohong!!Bayu menegaskan.
Iya,,aku ingat ada seorang ibu yang mengaku sebagai ibuku dan ibu itu memanggilku dengan sebutan Eren!!
Apa benar ibu itu adalah ibuku?lalu kenapa nyonya mengatakan bahwa dia hanya orang gila yang mengaku sebagai ibuku??Eren/Cindy berfikir keras untuk mengingat,,namun lagi lagi jatuh pingsan karena ingatannya masih lemah.
Brukkk!!!
__ADS_1
Cindy,,Cindyy,,sadar Cin!!ucap Bayu lirih namun panik,,dan segera ia menggendong ke kamarnya.
Di tempat lain,,,Terlihat Rendy yang tak sabar menunggu jawaban Rini.