
Setelah Bayu selesai mengangkat telpon,,ia langsung pamit pergi,
Sekali lagi terima kasih ya atas bantuannya,,saya pergi dulu!ucap Bayu dengan senyuman.Eren pun membalas dengan senyuman pula.
Aduhhh,,,,,kenapa tadi aku lupa bertanya siapa namanya?gerutu Bayu sambil menyetir mobil dan memukul kemudi mobil.semoga kita bisa bertemu lagi,,batinnya sambil tersenyum.
Kenapa tiba tiba jalannya ramai ya?perasaan tadi sebelum aku belanja masih sepi,,monolog Eren.
Eren berjalan di pinggir jalan namun iya tak menyadari dari arah depan ada seorang yang menyetir mobil dalam keadaan mabok.
Mobil itu berjalan begitu kencang dan akhirnya menabrak Eren hingga terpental jauh,,BRUUUKKKK!!!
Di waktu yang sama dan di tempat yang berbeda,,Vanesa bangun dari tidurnya dan tubuhnya saat ini di banjiri oleh keringat,,bahkan nafasnya pun tersenggal senggal.
Ada apa ma?ucap Evan,,
Perasaan mama gak enak pa,,baru saja mama mimpi Eren tertabrak mobil!
Dah lah ma,,itu hanya mimpi,kalau papa dah baikan papa janji akan nengok Eren!!ayo kita tidur lagi,,ajaknya!
Vanesa hanya menurut apa kata suaminya,padahal hatinya benar benar tidak tenang saat ini.
Pemilik mobil itu menyadari bahwa dirinya telah menabrak seseorang dan langsung tancap gas,,
Woiiiii jangan kabur!!!!teriak seorang kakek tua yang menjadi saksi kejadian pakai lantas tersebut.
Sedangkan Eren saat ini tak sadarkan diri dan tergeletak di pinggir jalan dan di kerumuni oleh banyak orang,,,
Wahhh ini mbak Eren,,,pemilik rumah mewah itu!!ucap seorang wanita yang kebetulan mengenalinya.coba kamu pergi kerumah itu dan beri tahu keluarganya,,ucap kakek yang menjadi saksi tersebut.
Dan segera wanita itu pergi kerumah mewah itu untuk memberi tahu keadaan Eren,
Duhhh,kemana sih tuh anak,,di suruh belanja lama banget?jangan jangan dia kabur?ucap Rosita yang kesal.
Ting tung,,,
Akhirnya datang juga tuh anak!!awas aku hukum kau!!monolog Rosita yang emosi.
Namun saat di buka bukan lah Eren tetapi seorang wanita yang memberi kabar buruk kepadanya.
Iya,,ada apa ya Bu?ucap Rosita.
__ADS_1
Maaf Bu saya mau memberi tahu,kalau mbak Eren sedang mengalami kecelakaan di jalan sebrang sana!!saat ini ia pingsan Bu!!ungkap wanita itu.
Apa keponakan saya kecelakaan?ohhh keponakanku sayang,,,,bagaimana ini bisa terjadi!!!hiks hiks,
Rosita memainkan dramanya,,
Mari Bu,,saya antar ibu kesana,,ajak Ibu itu.
Baik Bu ayo kita kesana segera,,,balas Rosita.
Sesampai disana Rosita menyaksikan keadaann Eren yang terluka parah,,terutama bagian kepala,,dan ia melihat bahwa kalung yang ia kenakan dari kecil terjatuh di sampingnya lalu mengambilnya.
Ya ampun Eren,,,Tante kan sudah bilang jangan keluar malam malam begini!!kamu jadi kecelakaan kan!!!hiks hiks,,
Lagi lagi ratu drama memainkan aktingnya.
Kemudia Rosita menelpon Kevin agar segera di bawa kerumah sakit.
[Halo,,pa,,ini mama!!ini pa,, ada kabar buruk,keponakan kita kecelakaan pa!!hiks hiks,,]
Kevin yang mendengar kabar itu langsung saja menuju ke lokasi.tak berselang lama Kevin datang dengan membawa mobil.
Eren pun akhirnya di bawa ke dalam mobil di bantu oleh orang orang sekitar sana.
Saat di jalan Rosita menunjukkan sifat aslinya.
Duhh nih anak,,pakai kecelakaan segala!nyusahin orang saja!!ucap Rosita.
Kamu ini Ros,,Eren dalam keadaan seperti ini pun kamu masih tidak ada belas kasihan juga,,wanita macam apa kamu ini!!!bentak Kevin.
Ohhhh,,,kamu udah mulai berani menantang aku,,iya!!!balas Rosita.
Bukannya gitu Ros,,aku hanya bertanya dimana hati kamu sebagai manusia???tegas Kevin.
Aku dari dulu memang tidak punya hati,,itu karena aku ini terlahir sebagai orang miskin,,ngerti kamu!!! bentak Rosita kembali.
Kevin hanya diam saja dan fokus menyetir mobil,,mereka pun sampai di rumah sakit dan segera Eren di bawa ke UGD oleh perawat.
Tiga hari tiga malam Eren tak sadarkan diri tetapi Rosita begitu kejamnya tak memberi tahu Evan dan Vanesa.
Ros,,lebih baik kita beri tahu saja ke adaan Eren kepada kak Evan dan Kak Vanesa,,aku gak tega lihat dia koma Ros!!Kevin memohon belas kasih Rosita namun di tolak olehnya.
__ADS_1
Diam kamu,,,jangan makin nambah pusing kepalaku!tegas Rosita.
Rosita menyandarkan tubuhnya di kursi ruang tunggu pasien,,kemudian ia membuka tas nya dan teringat kalung Eren yang jatuh.
Kalung apa ini?bentuk hati,,hehh!senyum sinisnya kembali muncul saat memandangi kalung Eren.
Rosita membuka kalung itu dan terdapat nama serta foto Eren.
Kak Vanesa!kau begitu mengkhawatirkan putri kesayanganmu,,tenang saja kak!!walaupun aku memisahkan kalian,aku tidak akan menghabisinya hahahahha,batin jahatnya mulai lagi.
Permisi tuan,,,nona Eren sudah siuman!!ucap perawat tersebut kepada Kevin.
Alhamdulillah,,,,!!
Kevin begitu bersyukur lalu segera menuju ke kamar Eren,,!akhirnya anak itu sadar juga,,batin Rosita yang kemudian menyusul suaminya masuk ke kamar Eren di rawat.
Eren kamu sudah sadar nak??tanya Kevin yang harap harap cemas,,
Apaan sih si Kevin ini,, berlebihan banget!umpat Rosita.
Saat Rosita akan mengembalikkan kalungnya,ia terkejut dengan kata kata Eren.
Kalian siapa?dan,,dan siapa aku?ucap Eren terbata bata dan bingung dengan ke adaannya saat ini.
Apa?anak ini lupa ingatan?batin Rosita yang kemudian meurungkan niat untuk mengembalikkan kalung itu,ia langsung memasukkan ke dalam tasnya lagi.
Ini saatnya aku merubah segalanya sesuai ke inginanku!!batin Rosita lagi.
Apa kamu gak ingat siapa kita?nama kamu,,,
Ucapan Kevin terhenti saat Rosita menghalangi niat Kevin.
Nama kamu Cindy,,!!ucap Rosita,,
Ross kamu!!!ucapan Kevin kembali terhenti saat Rosita melototi Kevin.
Nama kamu Cindy,,dan kamu adalah anak dari pembantu kita yang sudah meninggal,,,kedua orang tuamu mempunyai hutang yang begitu besar kepada kita,dan mereka berjanji akan membayarnya dengan bekerja di rumah kita tanpa menerima bayaran,tapi sayangnya sebelum lunas kedua orang tuamu sudah meninggal,,saat ini aku harap kamu mau menggantikan kedua orang tuamu untuk menjadi pembantu di rumah kita!! Ya itung itung kan sebagai anak harus bisa balas Budi.
Rosita kembali melakukan trik liciknya lagi,,sedangkan Kevin lagi lagi hanya bisa pasrah dengan ucapan Rosita.
Salah apa sebenarnya kamu nak,, sampai harus menderita karena tantemu ini,ini semua karena salahku yang telah salah memilih seorang istri,,maafkan om mu ini Eren,, batin Kevin yang kemudian menitikkan air mata.
__ADS_1