Aku Tetap Milikmu

Aku Tetap Milikmu
BAB 17


__ADS_3

Malam itu Rendy benar benar menunggu jawaban dari Rini,,namun Rini tak kunjung menghampirinya,,malahan asyik membantu Deni membenarkan Sanyo yang rusak walaupun sedikit ribut.


Salah tuhhhh,,,yang bener donk!!!itu lubang pipanya di pancing pakai air untuk memancing keluarnya air!!!seru Rini yang sok pinter!!


Cerewet!!!ucap Deni sambil melirik ke arah Rini.


Apa kamu bilang?bentak Rini.


Kamu cerewet!!!semua cewek itu emang cerewet ya?mantan mantanku juga semuanyaaa cerewet,,termasuk kak Marsya!!tiap hari ngomel ngomel gak jelas,dia pikir ini telinga bisa di daur ulang apa?ini pasti kalau kak Marsya dengar,,,telingaku bakal di tarik lagii,,,,aduh aduh!!!!Deni kesakitan dan benar saja telinganya di tarik oleh Marsya!!


Hemmmm,,,kamu bilang kakak cerewet?tanya Marsya yang masih menarik telinga adiknya tersebut.


Enggak kok kak!!kakak ku adalah wanita yang baik dan cantik sedunia!!!ucap Deni yang merayu dan terpaksa.


Udah beres belum itu pompa airnya?kakak mau mandi nih!!bentak Marsya.


Dikit lagi kak,,jawab Deni.


Sedangkan Rini hanya senyum senyum menyaksikan kakak beradik itu ribut.


Apa kamu senyum senyum!!!seru Deni yang kesal melihat Rini menertawakan dirinya.


Udah tuh lanjutin,,,nanti Bik Siti marah lagi!!ucap Marsya lagi.


Beberapa menit kemudian akhirnya mesin pompa airnya pun berhasil Deni perbaiki.


Bik,,udah nyala nih!!!teriak Deni pada Bik Siti"


Iya,,makasih mas!!!balas Bik Siti.


Sedangkan Rini yang berada di kamarnya saat ini begitu gelisah,,ia memikirkan sesuatu tetapi lupa tentang sesuatu itu.


Seperti ada yang lupa,,tapi apa ya?batin Rini yang sedang asyik memeluk guling!!

__ADS_1


Kemudian terdengar suara Rendy yang sedang bernyanyi diluar gelapnya malam dan hanya di sinari oleh lampu teras.


(Tuhan kirim kan lah aku kekasih yang baik hati yang mencintai aku apa adanya)


Begitu kira kira lagunya Of Author.


Kak Rendy?oh ya kak Rendy menungguku di luar?aduh bagaimana ini?sudah berapa lama dia nunggu disana?batin Rini yang mulai bergejolak.


Akhirnya Rini memberanikan untuk keluar dari kamar,,pelan pelan ia mengintip Rendy yang sedang duduk seperti biasanya di luar teras rumah,,dan akhirnya juga memberanikan diri untuk duduk di samping Rendy.


Kak?maaf ya kakak pasti sudah lama menunggu?ucap Rini yang merasa bersalah.


Udah gak papa,,sini duduk!!titah Rendy.


Mas Rendy dan mbak Rini ngapain tuh duduk berdua di luar?batin Bik Siti yang sedang menyelidiki.


Gimana apa kamu sudah menemukan jawabannya?tanya Rendy yang tenang namun sebenarnya hatinya begitu bergejolak.


Sekali lagi aku minta maaf kak?bagaimanapun juga aku harus jujur sama kak Rendy bahwa aku sama sekali tidak punya perasaan apapun terhadap kak Rendy!!sekali lagi aku minta maaf kak,aku hanya menganggap kak Rendy sebagai seorang kakak yang baik!aku berharap di luar sana akan ada seseorang yang mencintai kak Rendy dengan tulus!!ujar Rini yang hatinya merasa begitu bersalah karena sudah menyakiti perasaan Rendy.


Bik Siti ngapain disini?seru Deni yang tiba tiba berada di belakan Bik Siti.


Aduhhh mas Deni bikin Bibik terkejut saja!!seru Bik Siti mengelus dada.


Bibik lagi nguping ya?ucap Deni yang sedang menyelidiki pengasuh masa kecilnya itu.


Bukan begitu mas,,Bibik hanya terkejut saja,,sejak kapan Mas Rendy jatuh cinta sama Mbak Rini?ucap Bik Siti heran.


Sejak pandangan pertama mungkin Bik?balas Deni.


Aku mengerti Rin,,mungkin ini terlalu cepat buat kamu!tetapi aku akan tetap menunggu jawabanmu,aku juga berharap suatu saat hatimu bisa terbuka untukku!seru Rendy yang penuh harap dan di balas senyuman oleh Rini.


Aku juga tidak tahu kak apa yang akan terjadi nanti,,aku juga mohon sama kak Rendy jangan terlalu berharap dan menungguku,,karena aku gak mau kak Rendy kecewa!wanita di dunia ini bukan aku saja kak!!ujar Rini agar Rendy tidak sakit hati dan kecewa padanya.

__ADS_1


Di dunia ini memang bukan kamu saja satu satunya wanita,,tetapi hanya kamu yang saat ini ada di hatiku Rin!!balasan Rendy membuat Rini berhenti berucap dan tidak tahu harus menjelaskan apa lagi,,pasalnya Rendy begitu jelas menegaskan bahwa cintanya tidaklah main main!!


Aku mohon kak,,kak Rendy jangan seperti ini!!seru Rini yang merasa semakin bersalah!


Aku permisi,aku mau masuk kamar dulu!!


Dan secepatnya Rini berdiri dari duduknya dengan perasaan tak enak hati karena sudah menolak Rendy.


Dan ternyata sedari tadi Marsya juga menyaksikan serta mendengarkan pembicaraan Rendy dan Rini,,


Kasian kak Rendy,,berkali kali dia mengatakan cinta kepada seorang wanita selalu saja di tolak!!yahh mau bagaimana lagi,,,yang namanya perasaan memang tidak bisa di paksakan,,berbalik dengan Deni yang selalu di kejar kejar wanita!!batin Marsya yang masih mengintip di balik jendela.


Ohhh Bik Siti aku mencintaimu,,apakah engkau mau menerima cintaku yang tulus ini Bik Siti ku sayang?ucap Deni yang saat ini dalam posisi bertekuk lutut di hadapan Bin Siti dengan membawa setangkai mawar merah,,,


Ohhhh Mas Deni yang tampan,,aku bersedia menerima cintamu Mas,,sungguh hatiku begitu tulus kepada engkau mas!!!balas Bik Siti yang bermain drama sekaligus mengajari sang play boy kampus.


Sedangkan Rini yang menyaksikan tingkah mereka hatinya tertawa geli.


Dasar sangklek,,,Bik Siti pun di embat juga!!!suara Rini terdengar oleh Deni yang masih posisi bertekuk lutut bak pangeran yang sedang mengatakan cinta.


Udah masuk aja ke kamar kamu,,ga usah ikut campur urusan lelaki tampan dan tulus seperti aku!!ujar Deni yang menyuruh jangan ikutan.


Tulus dari Hongkong?balas Rini menohok.


Udahh diam,,masuk sana!!!peluk tuh guling biar gak kesepian!!ujar Deni lagi yang membuat Rini emosi,,


Dan spontan saja Rini mengambil kardus kosong yang ada di dekatnya dan di lempar ke arah Deni,,dan tepat sekali lubang kardus masuk di kepalanya.


Yesssss,,ucap Rini yang kemudian cepat cepat mengunci kamarnya.


Kenapa sih,,setiap aku jatuhnya cinta,,selalu saja bertepuk sebelah tangan!!


(Baru ku sadari cintaku bertepuk sebelah tangan)

__ADS_1


Rini mendengar Rendy Kembali bernyanyi,,


Maaf kak,,aku harap kak Rosa segera mengatakan cintanya pada kak Rendy!!aku tahu kak Rendy sangat tulus padaku,,tetapi aku tidak bisa membalas ketulusan kak Rendy dan hanya kak Rosa yang bisa membalasnya.batin Rini yang saat ini sudah merebahkan tubuhnya di kasur.


__ADS_2