Aku Tetap Milikmu

Aku Tetap Milikmu
BAB 6


__ADS_3

Ma,,Rini mau minta ijin,, Rini mau kerja ma!Rini mencoba memberanikan diri minta ijin kepada ibunya.


Tidak Rin,,kamu harus melanjutkan kuliah!!balas Vanesa yang melarang niat Rini.


Tapi ma,,Rini mau bantuin mama sama papa mencari uang,,boleh ya ma?? Rini memohon.


Tidak Rin,,mama masih bisa mencari uang,,bahkan mama juga masih bisa membiayai kamu untuk kuliah!ungkap Vanesa.


Kalau pun kamu mau kerja memangnya kerja dimana?tanya Vanesa.


Obrolan keduanya tak sengaja di dengar oleh Marsya tetangga mereka.


Assalamualaikum,,ucap Marsya,


Waalaikum salam,,ehhh kak Marsya!jawab Rini.


Ayo kak masuk dulu,,Rini mempersilahkan.


Marsya pun duduk di ruang tamu mereka.


Maaf tadi saya gak sengaja dengar kalau Rini mau kerja ya?ucap Marsya.


Iya kak saya mau kerja,jawab Rini.


Emmm,,, kebetulan temen kakak punya toko roti dan saat ini sedang membutuhkan seorang karyawan,,apa kamu mau?


Dan kebetulan juga sebentar lagi kakak mau tinggal di kota,toko rotinya juga lumayan dekat dengan rumah kakak,jadi kamu bisa tinggal di rumah kakak di kota,,bagaimana,,apa kamu mau?tanya Marsya.


Mau kak,aku mau!!!


Rini menjawab dengan semangat namun Vanesa masih tetap keberatan.


Rini,,,,!!Vanesa mencoba melarang.


Ayolah ma pliss!!!!Rini memohon.


Ya sudah,,kalau mama kamu sudah berubah fikiran,kamu kerumah kakak ya,,nanti kita berangkat bersama,mbak  Vanesa aku permisi dulu ya!!pamit Marsya.


Iya hati hati Syah,,ucap Vanesa


Marsya pun berlalu.


Makasih ya kak!!jawab Rini.


Saat Marsya sudah pergi,,Vanesa kembali melarang Rini"


Pokoknya kamu gak boleh kerja!mama gak mau jauh dari kamu nak!!!Vanesa menangis sesenggukan


Mama jangan gitu donk!!Rini itu hanya mau kerja ma,,bukan ninggalin mama!mama percaya deh Rini akan sering sering pulang jenguk papa dan mama!!ucap Rini yang mulai bisa menenangkan ibunya.


Kemudian Evan batuk batuk di kamarnya.


Ma,,,!!tolong ambilin minum!ucap Evan meminta tolong.


Iya pa,,,


Vanesa segera pergi ke kamar untuk membantu suaminya minum,,Rini yang ikut khawatir,,menyaksikan Evan menderita dan selalu memegang dadanya.

__ADS_1


Kemudian menghampirinya,,apa dada papa sakit?ucap Rini yang mulai cemas.


Dada papa terasa sangat sesak nak!!jawabnya,,


Kita kerumah sakit saja ya pa!!ajak Rini,


Gak usah nak,,papa istirahat saja,,uhuk uhuk!


Papa ini kenapa sih,, selalu saja menolak saat di ajak kerumah sakit?ucap Vanesa yang kesal.


Gak perlu ma!!!oh ya tadi papa dengar katanya kamu mau kerja?tanya Evan pada putrinya,,


Iya pa!!Rini mau kerja di kota,,boleh ya pa?ucap Rini.


Evan hanya mengangguk!!


Beneran pa,,Rini boleh kerja??jawabnya semangat,,


Kemudian Rini memeluk Evan.


Makasih ya pa,,,Rini janji akan sering sering pulang,,kalau Rini sudah dapat uang,Rini janji akan ajak papa berobat!!ucap Rini,,,Evan dan Vanesa sama sama menitik kan air mata karena tekat Rini benar benar bulat.


Keesokan harinya seperti biasa,,, Rini mengantar kue ke warung dan habis dari warung Rini kerumah Marsya.


Assalamualaikum!!ucap Rini.


Waalaikum salam,,jawab Hendry suami Marsya.


Loh kak Hendry,,kapan pulang kak?


Kemarin Rin,,kakak kesini mau jemput Marsya ke kota,ucap Hendry.


Ada tuh di dalam,kamu masuk aja,,jawab Hendry.


Makasih kak!!


Setelah Rini duduk di dalam,Marsya keluar kamar yang sedari tadi berada di dalam untuk dandan,


Ciehhh kak Marsya,,,mentang mentang kak Hendry datang dandan cantik sepagi ini!!!goda Rini.


Apa an sih kamu Rin!Marsya malu malu.


Tuh kan pipinya merah kayak udang rebus hehehe,,godanya lagi.


Marsya semakin salah tingkah dan sekali kali melirik ke arah Hendry,, Hendry yang menyadari itu hanya senyum senyum saja di luar pintu.


Ma,,aku mau ke warung dulu ya!!pamit Hendry.


Iya pa,,sekalian belikan aku cemilan yah!!ucap Marsya.


Memangnya ada apa Rin,tumben pagi pagi nyariin kakak?ucap Marsya.


Iihhh kak Marsya,,mentang mentang kak Hendry datang gak mau di ganggu,,gini loh kak,,mama dan papa setuju kalau aku ikut kakak ke kota!!ungkap Rini.


Beneran Rin?Marsya merasa senang dengan ucapan Rini.


Iya kak,, terus kapan kira kira kira berangkat ke kota?Rini bertanya.

__ADS_1


Minggu depan Rin,,kakak rencananya juga mau menetap di kota,,,rumah ini mau kakak sewa kan saja!!ucap Marsya.


Oh gitu,,ya udah kak,,aku pulang dulu ya!pamit Rini.


Satu Minggu kemudian.


Pa,,,ma doakan Rini ya,,semoga Rini lancar kerjanya!!Rini berpamitan ke pada kedua orang tuanya


Sedang kan Marsya dan Hendry menunggu di depan rumah mereka dengan mengendarai mobil.


Kamu hati hati ya!!jaga diri baik baik,,ucap Evan,,


Rini mengangguk.


Mama jangan nangis,, Rini akan secepatnya pulang ma!!ucap Rini


Vanesa mengangguk dan berkata


Kamu hati hati ya!!


Rini pun naik mobil bersama Marsya dan Hendry,,


Pa,,ma,,,doakan Rini!!teriak Rini.


Evan dan Vanesa tak kuasa menahan tangis atas kepergian Rini,,,namun tekad Rini begitu kuat hingga mereka tak bisa menghalangi.


Saat di perjalanan,Rini menyaksikan kendaraan yang begitu ramai,,di samping itu dia juga terus mengingat ingat jalan dimana rumah yang dulu iya tempati,,namun masih saja tak ingat apa apa.


Apa bukan di jalan ini ya?umpatnya dalam hati.


Kamu kenapa Rin,,kok dari tadi kakak perhatikan kamu sangat gelisah?


Ucap Marsya yang saat ini berada di kursi depan.


Gak kok kak,gak ada apa apa!


Rini berusaha menyembunyikan perasaanya.


Oh ya,,,disana nanti ada motor dan sepeda biasa,terserah kamu mau pakai yang mana saja untuk kerja,,ucap Marsya menawarkan.


Apa kata nanti aja kak!!makasih ya kak,kak Marsya baik banget sudah bantuin aku!!ucap Rini berterima kasih.


Oh ya Rin,,papa kamu sakit apa sih?perasaan terakhir kali kakak ketemu sama papa kamu baik baik saja!!ucap Hendry bertanya pada Rini.


Sepertinya dada papa sakit kak,,sepertinya juga habis bertengkar dengan seseorang,ucap Rini.


Apa??


Marsya dan Hendry terkejut secara bersamaan.


Apa papa kamu  habis di copet?bagaimana bisa tiba tiba ada orang yang tega menghajar orang sebaik papa kamu?apa papa kamu punya musuh?pertanyaan Marsya membuat Rini mengingat kembali Kevin dan Rosita.


Rin,,kamu kok diam saja?ucap Marsya yang membuat Rini terkejut.


Emmmm,gak tau juga kak!!yang aku tahu pada malam itu papa pulang dalam keadaan kesakitan,,aku rasa ada yang tidak beres dengan tulang dadanya!!


Terus kenapa gak pergi kerumah sakit? Marsya kembali bertanya,,

__ADS_1


Papa selalu menolak kak,,bukannya kita tak punya uang!!!selama ini mama selalu kerja keras dan aku rasa itu cukup untuk papa berobat,,tetapi papa selalu saja punya alasan untuk menolak,,katanya dia tidak mau merepotkan aku dan mama.


__ADS_2