
Namaku Bayu,,,
Namaku Cindy,,,! mereka saling berkenalan dan berjabat tangan.
Bayu tampak terpesona dengan kecantikan Eren sampai matanya tak berkedip.
Ehemmmm,,,apa kita pernah bertemu?Eren berdehem agar Bayu sadar dari lamunannya.
Owwww,,maaf!!jawab Bayu gugup.
Apa kamu lupa kalau kita pernah bertemu?Bayu mempertanyakan kejadian waktu itu.
Tidak,,aku belum pernah bertemu denganmu! jawab,,Eren/Cindy.
Kamu yakin?Bayu bertanya kembali.
Aku yakin,,karena menurutku ini pertama kali aku bertemu dan kenalan sama kamu.
Kok aneh ya?apa aku salah orang?batin Bayu.
Waktu itu kamu pernah menolongku saat aku sedang mengalami kecelakaan,,apa kamu lupa?
Eren berfikir keras dan mencoba untuk mengingat namun kepalanya sangat pusing dan terasa berat sampai badannya terhuyung.
Aduhhh kepalaku,,keluhnya.
Kamu kenapa?Bayu mulai panik dan memegang pundak Eren/Cindy.
Aku mohon jangan di paksakan untuk mengingat,,mungkin kamu benar ini adalah pertemuan pertama kita!!ucapnya.
Kemudian dari kejauhan Rosita kembali memanggil Eren/Cindy.
Cindyyyy!!! teriakan Rosita membuat mereka berdua panik,dan secepatnya Eren kembali masuk,tetapi saat akan menutup gerbang ada seorang wanita yang menghalangi Eren/Cindy menutup rapat gerbang tersebut.
Wanita itu begitu senang saat kembali bertemu dengan Eren,,dan dia adalah Vanesa ibunya,sedangkan Eren/Cindy merasa tak mengenalinya.
Eren,,,tunggu nak ini mama,mama sangat merindukanmu nak!!seru Vanesa yang menitikkan air mata.
Mama?maaf Bu tapi kedua orang tuaku sudah meninggal,,!ucapan Eren membuat Vanesa terkejut dan sakit hati.
__ADS_1
Eren,,apa kamu sudah lupa dengan mama?ini mama nak,siapa yang mengatakan kalau orang tuamu sudah meninggal?apa karena mama sudah lama tak mengunjungimu sampai kau lupa bahwa kau masih punya orang tua?air mata Vanesa semakin deras mengalir di pipinya.
Sedangkan Rosita yang berdiri di depan pintu,ia begitu terkejut melihat Vanesa berdiri di depan rumahnya.
Kak Vanesa?gawat ini,,ngapain dia disini?gak ada kapok kapoknya dia datang kemari,aku harus melakukan sesuatu!!ucapnya dalam hati.
Eren berusaha mengingat perkataan Vanesa tetapi dia sudah tidak berdaya dan langsung pingsan,,,Eren,,Eren,,!kamu kanapa?ucap Vanesa yang panik sambil menepuk nepuk pipi putrinya yang saat ini pingsan di pangkuannya.
Kak Vanesa!! ngapain kakak disini!ucap Rosita.
Apa kamu tidak lihat bahwa putriku sedang pingsan!!apa yang sudah kamu lakukan padanya Rosita!!!!!teriakan Vanesa terdengar oleh Bayu.
Siapa ibu itu?dan itu Cindy kenapa pingsan?batin Bayu.
Kamu,,,cepat bawa Eren masuk ke kamarnya!!titah Rosita kepada bodyguard nya.
Baik nyonya!!! bodyguard tersebut membawa Eren dari pangkuan Vanesa.
Eren,,,Eren,,anakku,,,hiks hiks hiks!!Vanesa kembali menangis.
Udah,,gak usah drama lagi!!lagian juga percuma kakak memanggil Eren,,dia tidak akan mengingat tentang kedua orang tuanya,,hahahhaa.
Apa maksud kamu dia lupa dengan kedua orang tuanya,,apa yang sudah kamu lakukan padanya?jawab aku Ros,,,bentak Vanesa.
Slow aja kak!!!gak usah ngegas kayak gitu!!gini loh kak seminggu yang lalu Eren mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dia lupa ingatan,,dan apa kakak tahu hahahha,aku ganti nama dia menjadi Cindy!!aku membuat memori baru di ingatannya bahwa dia adalah anak seorang pembantu yang harus melunasi hutang kedua orang tuanya,,dan apa kakak ingin tau selanjutnya???dia percaya kak hahahahhaha,,,
Tertawa jahat Rosita begitu menggelegar hingga membuat Venesa mengepalkan tangannya karena menahan amarahnya.
Dasar wanita iblis,,,!!plakkkkkk
Satu tamparan mendarat di pipi Rosita.
Auuuuu!!!apa yang sudah kakak lakukan???teriak Rosita yang menahan pipinya karena kesakitan.
Itu pelajaran untuk wanita jahat sepertimu!!seru Vanesa.
Lihat saja kak,,apa yang akan aku lakukan pada putri kesayanganmu itu,,aku akan membuatnya lebih menderita lagi!!ucap Rosita marah.
Cepat kembalikan Eren!!!bentak Vanesa,
__ADS_1
Bawa saja dia pergi!!semakin kakak memaksanya untuk mengingat kakak,,maka dia akan segera mati!!ungkap Rosita.
Apa maksud kamu?seru Vanesa.
Amnesianya begitu parah,,dokter berkata jangan terlalu memaksanya untuk mengingat masa lalunya,,kalau terlalu di paksa maka nyawanya akan jadi taruhan!!!jelas Rosita kepada Vanesa.
Dan perlu kakak ketahui,,aku selama ini selalu beruntung kak hahahahhaha!!apa yang aku lakukan dan apa yang aku mau selalu aku dapatkan!!hemmmm tuhan itu memang baik ya!!ucapan Rosita membuat hati Vanesa tersayat bagaikan di iris oleh sebilah pisau,,hatinya begitu hancur mendengarkan kenyataan yang saat ini terjadi kepada putrinya,,,begitu malangnya nasib Eren,,sedari kecil sudah merasakan penderitaan yang di lakukan oleh tantenya.
Tapi aku yakin,,,semua kejahatan di dunia ini pasti akan mendapatkan balasannya!!kamu tunggu saja saat itu tiba,,aku akan membawa putriku kembali,,dan nasibmu akan begitu menyedihkan sampai manusia mana pun tidak akan Sudi untuk melihatmu,, sumpah Vanesa begitu mantap di telinga Rosita sampai tubuhnya bergetar.
Diam kamu kak!!!sekarang kamu pergi dari sini!!!Rosita yang tak terima dengan ucapan Vanesa,,mendorongnya hingga terjatuh.
Lebih baik kakak terima kenyataan kalau kakak sudah tak punya apa apa lagi dan nasib kakak sudah menjadi orang miskin saat ini,,cepat pergi!!!!bentak Rosita.
Saat Rosita masuk,,Bayu datang menolong Vanesa yang terjatuh akibat di dorong oleh Rosita.
Tante tidak apa apa?ucap Bayu.
Tidak nak,,Tante tidak apa apa!jawab Vanesa.
Mari saya bantu berdiri!!Bayu menuntunnya hingga mereka berada di taman dekat rumah itu.
Sebenarnya Tante ini siapa,kenapa wanita itu sangat jahat terhadap Tante?Bayu mulai penasaran.
Dia adalah adik ipar Tante,,dia mengambil kebahagian yang kami miliki!dan anak Tante juga di ambil untuk di jadikan pembantu,,hiks hiks hiks,,Vanesa menceritakan kejadian di masa lalu kepada Bayu dengan derai air mata.
Jadi Cindy di jadikan pembantu oleh tantenya sendiri?bagaimana bisa,,kenapa Tante tidak melaporkan kejadian ini ke polisi?ucapan Bayu membuat Vanesa terkejut,,karena ternyata Bayu sudah kenal dengan Eren.
Kamu sudah kenal sama anak Tante?seru Vanesa.
Iya ,,sebelum Tante datang kesini aku sudah pernah bertemu dengan Cindy anak Tante"
Tapi nama anak Tante bukan Cindy,tapi Eren!bantah Vanesa.
Dia lupa ingatan karena mengalami kecelakaan,,bahkan dia lupa sama Tante mamanya sendiri hiks hiks hiks!!cerita Vanesa kepada Bayu membuat hati Bayu iba,,
Tante yang sabar ya!!aku akan berusaha menghiburnya agar dia tidak merasa sendirian!ucapan Bayu membuat air mata Vanesa berhenti dan merasa lebih baik!
Apa benar kamu akan menghiburnya? Vanesa bertanya sekali lagi.
__ADS_1
Tante tenang saja,,Tante percaya deh sama Bayu!!Bayu menunjukkan senyuman yang tulus dan membuat Vanesa percaya.