Aku Tetap Milikmu

Aku Tetap Milikmu
BAB 10


__ADS_3

Suara alarm yang merdu membangunkan Rini di pagi yang indah itu,,ia mencari sumber suara,dan ternyata suara alarm tersebut berasal dari HP Deni(malam ke hadiran cinta sambut jiwa baru telah lama ku tunggu hadir mu disini,,KAU AURAKU)(hayoo,,siapakah yang nyanyi lagu itu???tebak kan dari Author??


Rin,,,kamu hari ini libur kan,kak Marsya boleh minta tolong?ucap Marsya,,


Iya kak, bilang aja!jawab Rini.


Tolong ya kamu ke pasar ini catatan belanjanya!seru Marsya,,


Ok kak,,,jawab Rini lagi.


Saat hendak berangkat Rini di cegah oleh Marsya,,


Bentar Rin,,kamu berangkat sama Deni ya!kata kata Marsya membuat Rini terkejut.


Ta,,tapi kak!!Rini terbata bata.


Udahh,,kakak bangunin Deni dulu!!ucap Marsya.


Duhhh,,,males banget jalan sama itu orang,,gerutunya dalam hati.


Den,,Deni ayo bangun!ehh ada cewek cantik tuh di depan!Marsya menggoda Deni.


Dan langsung saja Deni terbangun lari ke ruang tamu,,


Ahhh kakak bohong nih,,sambil menggaruk kepalanya dan sekali kali menguap karena masih mengantuk.


Habisnya kalau gak di gituin kamu gak bangun bangun,,mentang mentang hari ini hari Minggu kamu maunya tidur sampai siang!ungkap Marsya.


Emangnya ada apa sih kak?pagi pagi gini bangunin aku,,hoaaaammmm!!Deni kembali menguap.


Kakak minta tolong,,kamu antar Rini ke pasar ya,,hari ini kak Rendy mau datang,


Ya elahhh kak Rendy doank sampai segitunya suruh belanja ke pasar,,masakin mi rebus kanĀ  beres kak,hoammmm!!Deni ngomel gak jelas dan membuat Marsya emosi,,


Deniii,,,!Marsya teriak lalu mengambil sapu untuk memukul Deni yang tak menghargai kedatangan kakaknya,


Ya,,ya,ya ampun kak,,ok ok aku berangkat!!ucap Deni yang langsung ambil kontak mogenya,


Ayo Rin,,, kita berangkat keburu nenek lampir marah marah!!ucap Deni kepada Rini.


Sedangkan Rini hanya menggelengkan kepala.


Mereka pun naik motor berboncengan untuk yang pertama kali,Rini merasa takut karena belum pernah di bonceng siapapun kecuali naik motor sendiri saat di kampung.


Sedangkan Deni yang terbiasa ugal ugalan terlihat santai saja dan tak memperdulikan Rini berteriak.


Den,,pelan donk!!!aku takut,,,,,

__ADS_1


Sambil memukul pundak Deni.


Mangkanya pegangan yang erat biar gak takut!!ucap Deni meledek.


Deni semakin kencang membawa mogenya dan membuat Rini teriak di tengah jalan,sampai akhirnya tak sengaja Rini memeluk tubuh Deni dari belakang sambil memejamkan mata,,


Sedangkan Deni hanya senyum senyum saja lalu berkata,,sudah ku bilang tidak ada satupun cewek yang bisa menolakku hehehe!!


Rini yang mendengar perkataan Deni langsung sadar dan spontan memukul punggungnya,,


Heyyy,,,kamu gak bisa bedain apa antara perempuan yang mau sama kamu dan yang takut naik motor kenceng kenceng?


Suara Rini terdengar oleh pengendara di sampingnya dan pengendara itu berkata,,


Woi mas ceweknya ngambek tuh!!Rini yang mendengar ucapa orang itu kembali marah,,


Terserah!!!!lalu mencebikkan bibirnya,


Hahahah udah lah Rin jangan marah marah nanti cepet tua,


Akhirnya setelah keributan di jalan kini mereka telah sampai di pasar!!Deni menunggu di parkiran sedangkan Rini masuk ke pasar.


Aku tunggu disini ya!ucap Deni,,


Hemm,,,ucap Rini yang masih marah dan kemudian menuju kepasar.


Lucu banget sih kamu,,kebetulan aku suka sekali godain cewek ngambekan,,tunggu aja tanggal mainnya!!batin Deni yang lalu merebahkan kepalanya di setir mogenya karena merasa masih mengantuk.


Kemudian ponselnya bergetar pertanda ada sebuah panggilan,,dan panggilan itu ternyata dari Marsya,


[Hemmmm,ada apa kak?]dengan wajah yang malas,


[Den,,!Rini mana?]ucap Marsya


[Itu lagi di dalam pasar]jawab Deni


[Den,,Kakak minta tolong ya kamu pergi ke toko roti,,belikan kakak beberapa roti,nanti kalau sudah kamu kembali kepasar agar Rini tak lama menunggu]titah Marsya.


[Iya,,]dengan nada malas.


Deni pun pergi ke tempat yang di perintah kan oleh kakaknya,tapi sayangnya saat dia sudah beli roti malah langsung pulang dan tidur,,


Satu jam sudah berlalu sedangkan Marsya baru menyadari ada yang gak beres.


Deni ada di rumah tapi Rini dimana?batinnya.


Segera Marsya masuk ke kamar Deni dan memukul Deni yang masih tertidur lelap,,

__ADS_1


Den,,!!!teriak Marsya.


Apa lagi sih kak????jawab Deni.


Rini mana??ucap Marsya lagi.


Lohhh masih di pasar kak!!!!langsung saja Deni lompat dari tempat tidur dan menyalakn mogenya.


Sedangkan di pasar Rini mulai sangat kesal mencari Deni yang tidak ada di parkiran.


Kemana itu orang,,bisa bisanya tidak ada di mana pun!gerutu Rini.


Dari kejauhan Rini melihat Deni muncul dengan mogenya,setelah sampai Deni berkali kali minta maaf ke pada Rini.


Maaf,,maaf Rin aku gak sengaja,tadi aku ke tiduran!!!ucap Deni.


Tidur Mulu,,aku sampai kepanasan nih,,,!


Dan lagi lagi teriakan Rini terdengar oleh orang lain,,kali ini lebih banyak orang karena posisi di parkiran,,dan salah satu dari mereka berkata,,


Mas kasian tuh ceweknya udah nunggu dari tadi sampai kepanasan!!!lalu mereka yang mendengar sama sama menertawakan Deni dan Rini hingga membuat Rini malu.


Kamu sih teriak teriak!!!ucap Deni lirih.


Diam kamu!!!balas Rini.


Dengan cepat cepat mereka pergi dari sana karena malu,


Saat di jalan Rini kembali ngomel,, sempat sempatnya kamu pulang untuk tidur,,aku nunggu dipasar tadi udah satu jam!!panas tauuukk!!!


Di tempat lain,,Rosita yang sedang memasuki ruangan dokter,ia bertanya perihal amnesia Eren,


Permisi dok!ucap Rosita.


Ohh silahkan masuk Bu,, balas dokter tersebut.


Dok saya mau bertanya tentang pasien yang bernama Eren,,apa amnesianya begitu parah ya dok!saya khawatir sekali sama keponakan saya itu dok,,


Ucapnya yang pura pura sedih.


Begini Bu,,sepertinya amnesia mbak Eren sangat parah,,jadi jangan di ingatkan dengan paksa! apabila dia di paksa mengingat tentang masa lalunya akibatnya sangat fatal bagi kesehatan nya Bu,,bisa bisa sampai tidak sadarkan diri!jawab dokter tersebut.


Lalu apa yang harus saya lakukan dok?dengan suara yang masih pura pura sedih.


Biarkan mbak Eren mengingat masa lalunya dengan sendirinya,,karena dengan cara itu yang bisa ibu lakukan saat ini,,ucapan dokter itu membuat Rosita tersenyum dalam hati,,


Itu artinya aku semakin bisa memanfaatkan keadaan ini dan juga semakin bisa menyakiti kak Vanesa hahahahha, tertawanya dalam hati.

__ADS_1


Aku tidak akan membiarkan kalian bahagia,karena aku tidak suka melihat kalian bahagia sedangkan aku menderita karena kekurangan segalanya!!dan aku akan menyembunyikan kalung ini agar Eren tak kunjung mengingat masa lalunya,kalau bisa tak ingat apapun untuk selamanya hahahahha,,batin Rosita sambil meremas tasnya yang di dalamnya ada kalung milik Eren.


__ADS_2