Aku Tetap Milikmu

Aku Tetap Milikmu
BAB 19


__ADS_3

Sedih?berat?apa maksud kak Rendy?tanya Rosa yang penasaran.


Udah ya aku pergi dulu!!pamit Rendy yang saat ini berada di mobilnya.


Jangan lama lama ya kak!!aku menunggumu,,,!akhirnya Rosa keceplosan.


Ya ampun kenapa aku ngomong gini?batin Rosa sambil menutup mulutnya.


Kamu kenapa Rin?tanya Marsya yang heran dengan sikap Rini di pagi ini.


Aku merasa rindu dengan papa mama kak,,rasanya aku ingin pulang dulu deh!ujar Rini yang wajahnya sedih.


Kamu mau pulang?tanya Marsya lagi.


Iya kak,,,seminggu saja aku mau pamit ke kak Rosa.


Boleh kok,,aku izinin kamu pulang,,toh kamu juga baru saja terima gaji!ucap Rosa yang mengizinkan Rini untuk libur sementara.


Beneran kak? ucapnya yang penuh semangat.


Iya aku izinin kamu pulang!


Dan segera Rini mengemasi beberapa barangnya dan tak lupa ia juga membawa oleh oleh untuk kedua orang tuanya.


Papa dan mama pasti senang karena pertama kali ini aku belikan baju untuk mereka,,batin Rini sumringah.


Tapi saat hendak akan keluar pintu,,ia di cegah oleh Marsya,,


Rin,,,kamu mau pulang sama siapa?tanya Marsya.


Sendiri kak,,naik bus!!jawab Rini.


Jangan,,ini barusan aku telpon kak Rendy biar sekalian dia antar kamu pulang,,seru Marsya.


Tapi kak!!ucap Rini yang tak enak hati dengan Rosa.


Udah gak papa,,,arahnya juga sejalan sama rumah kamu! ucapnya lagi.


Ya udah kalau gitu aku naik ojek dulu untuk ke tempat kak Rendy saat ini,,ucap Rini santai.


Ehhhh jangan,,,,kamu minta antar Deni saja!!!seru Marsya.


Apa????jawab Rini terkejut.


Memangnya kenapa?tanya Marsya lagi.


Enggak kak gak papa!ucap Rini yang terpaksa.


Aduh,,,haruskah aku bonceng orang itu lagi?aku yakin sebentar lagi nih mulut bakalan gak berhenti teriak,,batin Rini.


Dan sekejap saja Deni tancap gas dengan kecepatan seperti pembalap.

__ADS_1


Jangan kenceng kenceng den!!!!!dan lagi lagi teriakannya tak di hiraukan.


Sini,,peluk aku biar tidak takut!!!ucap Deni yang menarik tangan Rini agar memeluknya.


Saat di lampu merah Rini masih takut dan memeluk Deni dengan erat,dan mereka tidak tahu saat ini Haikal berada parkir di samping motor mereka!!!


Idihhhhh,,,ada yang dapat gebetan baru nih,,pake peluk peluk pula!!ledek Haikal yang saat ini membonceng Melinda.


Rini yang menyadari itu langsung melepas pelukannya.


Udah mbak gak usah malu malu,,tapi hati hati ya mbak sama Deni!!dia ini laki laki jenis spesies buaya,,ucapannya yang kemudian tertawa geli.


Lampu hijau telah menyala,,,mereka yang berkendara akhirnya kembali menjalankan kendaraannya Termasuk Deni dan Haikal.


Ternyata kamu memang benar benar buaya!itu temen kuliah kamu sampai hafal gitu!!seru Rini yang berada di jog belakang.


Ya jelas dia tahu lah,,dia sahabatku!!dan aku berencana ingin merebut pacarnya yang di bonceng barusan,,kamu lihatkan?dia cantik dan seksi!!seru Deni yang punya ambisi berlebihan.


Dah,,lah!!apa belum sampai di tempat kak Rendy?apa masih jauh?aku dah neg sama cowok songong kayak kamu!!kesal Rini dengan kelakuan Deni.


Kamu kenapa sih?cemburu ya?udah jujur aja!!aku siap menerima wanita mana pun,,karena hatiku adalah sang Arjuna yang haus akan cinta!!!hahahhah.


Tawa Deni membuat Rini semakin kesal.


Ogahhhh!!!!!tegas Rini.


Sedangkan Rendy saat ini sudah memakirkan mobilnya di pinggir jalan untuk menunggu Rini sambil memutar musik kesukaannya.


(Aku bisa untuk menjadi apa yang kau minta,,untuk menjadi apa yang kau impikan,tapi ku tak bisa menjadi dirinya,)


Loh kok berhenti?tanya Rini yang bingung.


Dah sampai clurut!!!!tuh mobilnya kak Rendy ada disana!!!tunjuk Deni ke arah mobil Rendy.


Ohhh dah sampai heheheh!!makasih ya!Rini mengucapakan terima kasih lalu melangkah ke mobil Rendy,,


Sedangkan Deni yang melihat Rini pergi merasa ada yang aneh di hatinya.


Kenapa ya hati ini rasanya kok aneh? batinnya.


Akhirnya mobil Rendy kembali berjalan,,


Deni yang melihat itu pun hatinya semakin tidak terima.


Apaan sih ini hati!!batinnya lagi yang kemudian kembali.


Sedangkan Rini mulai tegang berada di samping Rendy saat ini.


Makasih ya kak,kakak sudah nunggu aku tadi!apa kakak capek?ucap Rini memulai obrolan.


Rin,,apa aku boleh meminta sesuatu padamu?ucap Rendy yang membuat Rini gugup.

__ADS_1


Apa itu kak?jawab Rini.


Apa boleh aku pegang tanganmu?aku tahu kamu tidak akan bisa mencintaiku,,jadi aku mohon kamu mau melakukan ini untuk mengobati hatiku yang sudah kamu tolak,


Tapi kak?jawab Rini yang ingin menolak,,tetapi tangan Rendy begitu cepat menangkap tangan Rini dan langsung ia genggam.


Suasana menjadi hening seketika dan terasa canggung.


Apa di hatimu tidak ada namaku sama sekali Rin?sesulit itukah kamu untuk membuka hati untukku?seru Rendy yang selalu mengulang ulang pertanyaan sama.


Maaf kak,,tapi hanya kak Rosa yang mencintai kak Rendy dengan tulus!!jawab Rini.


Bagaimana kamu tahu kalau dia mencintaiku?tanya Rendy.


Dia yang cerita padaku saat di toko,,aku harap kak Rendy bisa membuka hati untuknya,,ucap Rini yang keceplosan yang kini ia telah melanggar janji.


Aduhhh,,,kenapa ini mulut lemes banget sih??batinnya.


Aku tahu dia sangat mencintaiku dan berharap lebih,,tapi hatiku selalu ada kamu Rin!ucap Rendy yang tak ingin melepaskan Rini begitu saja.


Apa di hatimu sudah ada Deni?sampai kamu tidak ingin memandangku sama sekali?ucap Rendy yang merasa curiga.


Dan dengan santainya Rini menjawab.


Yahhh kenapa bawa bawa dia segala kak?siapa juga yang ingin punya pendamping buaya darat macam adik kak Rendy,,,


Syukurlah kalau begitu!!ternyata hatimu masih belum ada yang mengisi,,seru Rendy yang senang.


Dua jam sudah Rendy dan Rini dalam perjalanan,,kini akhirnya mereka telah sampai di rumah orang tua Rini.


Mampir dulu yuk kak!!Rini menawarkan.


Gak usah Rin,,aku sedang terburu buru!! kapan kapan aja aku mampir,,jawab Rendy.


Ok deh kalau begitu,,aku masuk dulu ya!pamit Rini.


Tok tok tok,, assalamualaikum!!!


Waalaikum salam,,Riniii!!!!!


Ucap Vanesa yang saat ini membuka pintu,,lalu memeluk putrinya dengan erat.


Siapa yang datang ma?ucap Evan.


Papa!!!!seru Rini yang kemudian lari memeluk papanya.


Papa sudah sehat?tanya Rini.


Sudah nak,,papa sudah sehat!gimana pekerjaanmu di kota?apa baik baik saja?lalu apa bos kamu baik?tanya Evan yang khawatir terhadap putrinya.


Baik kok pa,,papa tenang saja!!disana semua orang baik sama Rini!!jawab Rini penuh senyuman.

__ADS_1


Oh ya ini Rini bawa oleh oleh baju buat mama dan papa,,semoga papa dan mama suka ya!!


Makasih nak,,,papa bahagia sekali punya putri seperti kamu!!kamu begitu perhatian sama papa dan mama!!ucap Evan dengan menitikkan air mata bahagia.


__ADS_2