
Vanesa tersenyum mendengar perkataan Bayu orang yang baru dia kenal!namun ia juga menaruh harapan besar padanya agar Eren bisa bangkit dari keterpurukannya.
Tetapi kamu harus berhati hati dengan Rosita,,dia adalah wanita kejam tanpa ampun!!apapun akan dia lakukan demi mencapai keinginannya,,ujar Vanesa mengingatkan Bayu agar berhati-hati.
Aku paham soal itu Tante,,Tante tenang saja!!aku janji akan menghibur Eren untuk Tante,,Bayu membalas.
Makasih ya nak Bayu,,kalau begitu Tante pamit dulu!!seru Vanesa.
Apa mau saya antar Tante?Bayu menawarkan diri.
Gak perlu nak,,Tante bisa pergi sendiri!!Vanesa menolak dengan lembut.
Yakin Tante?ucap Bayu lagi.
Beneran nak!!Tante juga ada perlu pergi ke suatu tempat.
Di tempat lain Deni begitu senang ternyata Melinda kuliah di kampus yang sama dengannya.
Kal,,itu Melinda yang pernah aku ceritakan waktu itu!!ujar Deni kepada sahabatnya.
Wahhhh kalau begini terus mana donk bagianku,,semua cewek cantik di kampus ini kamu embat semua,,rencananya aku mau pdkt sama Melinda,,balas Haikal.
Yahhhh gak asyik lu!!!seru Deni.
Eluuu yang gak asyik!!!balas Haikal.
Udah kali ini biarkan aku yang dapetin tuh cewek,masa,,,,aku dapet bekasmu Mulu!!!Haikal mulai kesal pada sahabatnya.
Waktu telah berganti malam
Namun tak seperti biasanya,,malam itu Deni begitu murung di kamarnya!! sedangkan Marsya dan Rini mulai ghibahin Deni.
Kak,tumben dia murung?seru Rini.
Dia lagi patah hati!!Marsya menjawab pertanyaan Rini sambil terkekeh.
Hahhhh,ternyata cowok play boy bisa patah hati?
Hiks hiks hiks Melinda!!!!!tangisan Deni begitu menggema sampai Rini dan Marsya terkejut.
Ting tung!!!!
Nahhh,,itu pasti kak Rendy!!!seru Marsya yang bergegas membuka pintu.
Assalamualaikum,,,ucap Rendy
Waalaikum salam jawab Marsya.
__ADS_1
Ayo masuk kak!!lohhh Bik Siti juga ikut?seru Marsya.
Iya Syah,,biarkan dia membantu kamu di rumah ini!!jawab Rendy.
Deni yang mendengar nama Bik Siti di sebut langsung saja lari dan memeluk Bik Siti.
Bik Sitiiiii!!!hiks hiks,,,
Ada apa mas Deni?seru Bik Siti.
Ihhhh lebay banget sih?batin Rini.
Ayo Bik masuk ke kamarku,aku mau cerita tentang sakit hatiku ini Bik hiks hiks!!sifat manja Deni mulai keluar lagi.
Haduhhhh jadi semakin lebay,,dia merasa tersakiti,,lalu bagaimana kabar cewek cewek yang pernah dia pacari!!batin Rini yang lalu menepuk jidatnya.
Bik Siti menuruti ke ucapan Deni,,
Memangnya ada Mas Deni?mereka ngobrol sambil berjalan menuju ke kamar Deni.
Pokoknya hati ku sakit banget pokoknya Bik,,hiks hiks!!
Ya ampun,,anak itu!!masih saja seperti anak kecil,,ujar Rendy.
Dia memang belum dewasa kak,entah kapan dia bisa lebih dewasa lagi,,aku rasa di umurnya sekarang seharusnya dia sudah bisa merubah sifat ke kanak kanakkannya itu!jawab Marsya.
Dia siapa Syah?seru Rendy.
Haii,,namaku Rendy
Namaku Rini,,,
Mereka saling berjabat tangan namun Rendy merasa ada yang tidak beres di dalam hatinya,dia merasakan cinta pada pandangan pertama.
Ehemmmm,,Marsya berdehem dan Rendy terkejut sadar akan suara Marsya.
Ohhhh,,maaf!!mari kita duduk!!seru Rendy.
Mereka bertiga duduk di kursi ruang tamu dan berbincang bincang dan melunjutkan untuk menghibai Deni lagi.
Kak Marsya,,Deni kok aneh gitu sih?
Marsya tertawa lalu menjelaskan tentang Deni yang sebenarnya.
Bik Siti itu yang mengasuh Deni sejak kecil,,mangkanya dia sangat manja dengan Bik Siti,,kemudian kak Rendy membawa Bik Siti ke luar kota agar Deni bisa lebih dewasa,,tapi ternyata tidak ada perubahan sama sekali,,kamu lihat sendirikan saat Deni bertemu kembali dengan Bik Siti!!seru Marsya menceritakan semua kepada Rini.
Owwww gitu!seru Rini.
__ADS_1
Ya udah kak Marsya,kak Rendy aku pamit masuk ke kamar dulu ya,,pamit Rini kepada Marsya dan Rendy.
Saat akan menuju ke kamarnya,,Rini samar samar mendengar percakapan Deni dan Bik Siti.
Kan sudah bibik ajarin,,kalau mengikat hati cewek itu sentuh hatinya dengan kata kata yang manis!!tak peduli pacar orang sikat aja mas!!!
Hemmmm dasar,,, ternyata Bik Siti yang jadi gurunya selama ini,mau jadi apa tuh anak orang,, bukannya tobat makin menjadi,,aku yakin itu!! batin Rini lalu pergi.
Mas Deni masih punya lagunya kan!!seru Bik Siti.
Masih Bik,,masih!!!jawab Deni lalu memutar lagu yang di sebutkan Bik Siti.
(Sentulah dia tepat di hatinya dia kan jadi milikmu selamanya,,sentuh dengan setulus cinta buat hatinya terbang melayang)
Judul lagu apa ini hayooo!!!main tebak tebak lagu lagi sama Author.
Idihhhh,,dengan setulus cinta?apanya yang tulus,,modus iya!!!omel Rini saat mendengar lagu itu dari komputer Deni di kamarnya.
Ke esokan paginya Rini bangun pagi sekali untuk membantu Bik Siti masak di dapur!!
Wahh masak apa Bik,,aku bantuin ya?
Ohhh boleh mbak!!ini Bibik masak cap cay kesukaan semua orang di rumah ini!!cerita Bik Siti kepada Rini.
Ehemmmm,,Bik Siti sudah hafal banget pastinya ya,,apa apa kesukaan orang orang di rumah ini,, seru Rini
Iya mbak!!apa lagi kesukaan Mas Deni,,bibik sangat hafal,,dari kecil dia paling manja dari pada Mbak Marsya!Bik Siti menceritakan semua hak tentang Deni dan Marsya sambil masak,,,dan seperti biasa Deni tiba tiba datang ke dapur!!
Nahhh yang lagi di bicarain dah datang,,ini nih Mas Deni si penyakit dapur,,,ucap Bik Siti.
Penyakit dapur? Rini terheran heran dengan julukan itu,
Iya mbak,,Mas Deni dari dulu itu paling doyan makan,,masakan belum matang udah bingung aja mau makan!!ujar Bik Siti.
Ohhh pantes tiap kali di meja makan tuh piring sampai gak terlihat piring,,,isinya se gunung tercampur antara nasi dan lauk!!ejek Rini.
Diam kamu,,usil aja tuh mulut,,jawab Deni yang matanya melotot.
Bik,,aku sudah lapar nih!!!sambil mengelus perutnya!!
Bentar lagi matang kok Mas,,,jawab Deni.
Ahhh lama,,,Jawab Deni yang kemudian menggigit pundak Bik Siti sampai ngecap bentuk gigi,,
Aduhhhh!!!Bik Siti jelas kesakitan lalu mengambil parutan kelapa untuk membalas gigitan Deni.
Ampun Bik,itu tajam!!seru Deni yang kemudian lari dari dapur.
__ADS_1
Mulai lagi tuh adik kesayanganmu!!seru Hendry kepada Marsya yang saat ini sudah berada di rumah,,
Udah lah pa,,mama pusing sama anak itu!!gak dewasa dewasa dari dulu!padahal sudah masuk kuliah tapi tetap saja seperti anak TK,,keluh Marsya.