
***** happy reading *****
* sebelum Amira turun Adam mengatakan akan menjemputnya besok dan Amira pun lagi-lagi menuruti perkataan pria tersebut, sepertinya kemarahan Adam membuatnya trauma*
*di rumah Amira*
mama Lilis mondar mandir sedari sore,ia binggung kenapa anak gadisnya belom pulang padahal sudah jam 10 malam tak biasanya Amira pergi tanpa memberi kabar biasanya Amira akan mengabari mamanya jika mau kemana pun bahkan saat Amira berada di Singapore*
*mama Lilis makin khawatir karna handphone Amira tidak bisa di hubungi,mamanya sudah menghubungi teman2 lama Amira sewaktu masih SMA tapi tak ada yg tau di mana Amira bahkan sebagian dari Meraka tidak tau kalau Amira sudah kembali ke Indonesia,mama Lilis binggung kemana lg harus menghubungi anaknya karna mama Lilis tidak tau sama sekali teman kampus Amira,papa Bayu memperhatikan istrinya yg sedari tadi mondar mandir,ia jg khawatir dengan anaknya tp ia tidak menunjukkan kekhawatirannya karna ia takut istrinya,makin khawatir,ia coba untuk menenangkan sang istri,dan sudah menyuruh anak buahnya mencari keberadaan sang putri.rasa lapar sudah tak terasa lagi, yg Sekarang ada di pikiran orang tua Amira cuma anak tercinta mereka yg belum pulang*
*di luar rumah*
*Amira turun dari mobil Adam,entah apa yg sekarang ada di pikirannya, Amira berjalan gontai tak bersemangat menuju rumahnya, satpam yg melihat nona nya datang dengan cepat membukakan pintu gerbang *
" non dari mana saja? tuan dan nyonya dari tadi mencari nona " ucap satpam seraya membukakan pintu gerbang
*Amira kaget mendengar ucapan satpam nya,ia baru sadar bahwa tak mengabari orang tuanya,ia benar-benar lupa karna rasa takutnya pada Adam,dengan cepat Amira melihat handphone yg ada di tasnya,benar saja handphonenya mati karna lowbat*
" oh shiiit " gumam Amira
__ADS_1
* Amira berlari ke arah rumah besarnya,saat Amira di ambang pintu ia langsung di sambut dengan papa dan mamanya,raut wajah mamanya sudah pucat karna khawatir dengan putrinya, mama Lilis memeluk dan tersenyum sambil meneteskan air mata karna anak gadisnya kembali, ia benar-benar bersyukur anaknya baik-baik saja *
" syukurlah sayang kamu sudah pulang mama benar-benar khawatir takut terjadi apa-apa " ucap mama Lilis sambil membelai wajah sang putri
" maafin Amira ya mah,Amira pulang telat " ucap Amira dengan raut wajah bersalah
" udah sayang sebaiknya ajak Amira duduk dulu " ajak papa Bayu kepada istri dan anaknya
" ayok nak kita duduk dulu " ucap mama Lilis sambil menuju ke ruang keluarga
* setelah semua berkumpul di ruang keluarga semuanya duduk di sofa,mama Lilis tidak pernah melepas pegangannya dari sang putri*
" maafin Amira pa,ma,maaf karna Amira membuat mama dan papa khawatir,Amira benar-benar minta maaf " ucap Amira meminta maaf sambil menangis
" udah ngak apa-apa nak, Sekarang kamu cerita,dari mana kamu sampe jam segini baru pulang ?dan kenapa handphone kamu tidak bisa di hubungi? " tanya papa Bayu lagi
" tadi Amira di ajak temen main kerumahnya pa, sangking asiknya Amira main,Amira ngak sadar kalau belom ngabarin mama sama papa,Amira benar-benar minta maaf pa,
kalau soal handphone,Amira baru cek handphone pas di gerbang tadi pa,Amira baru sadar kalau handphone Amira lowbat, maafin Amira ya pa " jawab Amira sambil melihat ke arah papanya
__ADS_1
" ya udah ngak apa-apa,lain kali kamu harus ngabarin kalau mau kemana,liat tu mama kamu udah stress mikirin kamu " jawab papa Bayu
" iya pa,Amira janji ngak akan buat mama khawatir lg " balas Amira
" ya udah pa jangan di bahas lagi kasian Amira pasti lelah baru pulang,kita makan dulu ya nak " ajak mama Lilis ke Amira
" Amira td udah makan ma di rumah temen " jawab Amira
" ya udah kalau gitu sebaiknya Sekarang kamu ke atas,mandi terus istirahat pasti capek kan " ucap mama Lilis
" iya ma " jawab Amira singkat seraya beranjak dari tempat duduknya.
*sebelum pergi Amira mencium pipi mama dan papanya*
*sampai di kamar, Amira masih memikirkan kejadian yg menimpanya hari ini,ia benar-benar merasa sial,entah apa yg akan terjadi besok, membayangkannya saja membuat Amira bergidik ngeri*
*Amira langsung tertidur tanpa mandi karna terlalu lelah,bagi Amira ini hari yg paling melelahkan*
" biarkan hari ini menjadi mimpi,semoga esok tak akan ada mimpi buruk ini lagi " gumam Amira
__ADS_1
***** thanks *****