Amira

Amira
episode 12


__ADS_3

***** happy reading *****


" biarkan hari ini menjadi mimpi,semoga esok tak akan ada mimpi buruk ini lagi " gumam Amira


------------------------------------------------------------------------


*ke esokan harinya*


*Amira yg masih terlelap di bawah alam mimpinya merasa terganggu dengan suara ketukan mamanya


tok tok tok


" Amira bangun nak udah jam 7 ,ntar telat loh ke kamus " ucap mama Lilis seraya mengetuk pintu kamar Amira


* membangunkan Amira adalah aktivitas yg Tutin setiap pagi di lakukan mama Lilis, bahkan saat Amira di Singapura mama Lilis akan menelpon untuk membangun kan anaknya itu *


" iya mah bentar lagi " sahut Amira yg masih tidur di atas ranjangnya,


" iya mama tunggu di meja makan ya " ucap mama Lilis


* di luar rumah Amira *


* Adam sudah datang untuk menjemput Amira, Adam membunyikan klakson mobilnya agar satpam membukakan gerbang rumah Amira,tak lama satmam pun membukan pintu gerbang dan langsung mendekati mobil Adam, satpam tersebut akan memastikan siapa tamu yg datang sebelum mempersilahkan masuk*


" maaf mas cari siapa ya ? " tanya satpam Amira


" saya mau jemput Amira pak,saya tempen kampusnya, kemaren kita udah janjian kok " jawab Adam sambil tersenyum ramah


" o gitu,silahkan masuk mas " ucap satpam sambil mempersilahkan Adam masuk


* Adam langsung memarkirkan mobilnya di halaman rumah Amira dan langsung turun *


* sampai di depan pintu Adam pun mengetuk pintu rumah seraya mengucapkan salam *


tok tok tok


" assalamualaikum " ucap Adam sambil mengetuk pintu


* tak lama seorang pelayan membukakan pintu *


" maaf tuan siapa ya ? " tanya bi ayu saat pintu rumah terbuka


" saya Adam bi,temennya Amira " Jawab Adam kepada wanita parubaya yg membukakan pintu,Adam yakin wanita itu pasti pelayanan di rumah Amira


" o, cari non Amira " jawab bi ayu


* mama Lilis yg baru turun dari tangga langsung ke arah pintu,untuk melihat siapa yg pagi-pagi datang bertamu ke rumahnya *


" siapa bi ? " tanya mama Lilis

__ADS_1


" ini nyonya ada tamu,katanya temennya non Amira nyonya " jawab bi ayu


" oh temennya Amira,masuk nak " ucap mama Lilis sambil mempersilahkan Adam masuk


" duduk dulu ya, mau minum apa nak? " tanya mama Lilis sambil melihat ke arah Adam


" apa aja tente " jawab Adam santai


" bi sini,tolong buatkan teh hangat ya " ucap mama Lilis ke bi ayu


" o ya,nama kamu siapa nak ?" tanya mama Lilis


" nama saya Adam Tante " jawab Adam


* papa Amira yg baru keluar dari kamar terkejut karna ada tamu,ia langsung mendekati istrinya dan adam *


" eh ada tamu ya ma " ucap papa Amira


" iya pa, temennya Amira " jawab mama Lilis


" loh kamu Adam Wijaya kan,anaknya pak Budi Wijaya? " tanya papa Bayu


" iya om saya Adam Wijaya anaknya Budi Wijaya " jawab Adam


" jadi kamu temen Amira " tanya papa Bayu lagi


" iya om " jawab singkat Adam


" siapa yang tidak kenal Adam Wijaya mah,dia anaknya pak Budi Wijaya sekaligus CEO Wijaya group " jawab papa Bayu


* mama Lilis mengangguk kan kepalanya seolah mengerti ucapan suaminya *


" ya udah Tante bangunin Amira dulu ya, lebih baik papa ajak nak alam sarapan di meja makan " ucap mama Lilis


" iya mah " jawab papa Bayu sambil beranjak dan mengajak Adam ke meja makan


* mama Lilis langsung nak ke atas untuk membangunkan Amira,di meja makan Adam dan papa Amira sarapan sambil sesekali membicarakan masalah bisnis, *


tok tok tok


" bangun sayang udah siang ni " ucap mama Lilis sambil mengetuk pintu kamar Amira


" iya mah " jawab Amira


" buruan ya sayang ada temen kamu tu di bawah " ucap mama Lilis


* Amira yg masih mengumpulkan nyawanya belum menyadari perkataan mamanya*


*tiiing*

__ADS_1


*Amira langsung mengambil handphone nya yg masih di cas di atas balas,melihat pesan yg masuk sontak membuat mata Amira membulat sempurna,dia baru sadar akan perkataan mamanya barusan*


" sayang kamu turun sekarang atau aku yg naik nyamperin kamu by ADAM " isi chat Adam ke Amira


" gila ni orang dapet dari mana dia nomor gue" gumam Amira yg masih tak percaya menerima pesan Adam


* Amira lari ke kamar mandi,ia tak mau di amuk si pemaksa Adam *


*selesai mandi Amira langsung turun ke meja makan,di tangga Amira binggung melihat Adam yg nampak akrab dengan papanya *


" pagi pa,ma " ucap Amira seraya mencium pipi orang tuanya


" pagi juga sayang,yok duduk sarapan dulu " ucap mama Lilis


" ntar aja ma di kampus, Amira udah telat ni " ucap Amira sambil melihat jam yg ada di lengannya


*sebenarnya bukan karna takut telat tapi Amira hanya takut Adam akan berkata yg tidak-tidak tentang kejadian sebelumnya*


" yakin ngak mau sarapan dulu?" tanya mama Lilis


* yakin mah " jawab Amira yg sudah menyalimi mama dan papanya


* Adam pun berdiri dan hendak berpamitan kepada orang tua Amira*


" kita berangkat dulu ya Om, Tante " ucap Adam sambil menyalimi orang tua Amira


" ya udah kalian ati2 ya di jalan,saya titip anak saya ya" ucap papa Bayu Seraya menumpuk pundak Adam


" saya akan menjaga Amira om " ucap Adam


*Amira yg mendengar ucapan Adam dan papanya cuma bisa ngedumel dalam hati*


# papa salah nitipin anak,justru bahaya kalau Amira deket sama tu orang # batin Amira


* sampai di halaman Amira langsung masuk ke mobil Adam,di dalam mobil Adam langsung menarik tangan Amira CUP tanpa basa basi Adam mengecup bibir Amira*


" morning kiss beb " ucap Adam


" ini tu di halaman rumah gimana kalau mama sama papa liat " cicit Amira yg takut jika membuat Adam marah


" tenang beb,kaca mobil ini tidak tembus pandang jadi kita mau ngapain aja aman " jawab Adam santai sambil melakukan mobilnya


" mulai sekarang kamu harus cium aku tiap pagi,sebagai ucapan selamat pagi ke aku" ucap adam


# dasar orang sinting # batin Amira


" dan mulai hari ini aku yg akan anter jemput kamu,ngerti " tambah Adam


*Amira hanya menganggukkan kepalanya,ia yakin menolak pun percuma,Adam tidak akan menuruti permintaannya *

__ADS_1


**** thanks ****


__ADS_2