Amira

Amira
episode 13


__ADS_3

***** happy reading *****


*Amira hanya menganggukkan kepalanya,ia yakin menolak pun percuma,Adam tidak akan menuruti permintaannya *


*sampai di kampus,Adam membukakan pintu mobilnya,sumua anak yg melihat kedatangan Adam dan Amira menatap binggung ke arah dua sejoli itu,Adam yg sedari turun dari mobil tidak pernah melepaskan tangannya dari Amira,menjadi sorotan anak-anak di kampusnya,


Amira benar-benar merasa terintimidasi oleh Adam, tatapan para mahasiswa membuatnya tak nyaman,sampai di depan kelas Amira pun Adam masih enggan melepaskan tangan Amira,Adam mengantarkan Amira sampai ke bangku tempatnya duduk, CUP Adam mengecup puncak kepala Amira,semua anak-anak yg berada di dalam kelas melihat yg di lakukan Adam termasuk Popy teman baru Amira,


" beb jangan kemana-mana,tunggu aku di kelas,nanti aku jemput kalau mau ke kantin " bisik Adam di telinga Amira


* lagi-lagi Amira hanya menganggukkan kepalanya,ia benar-benar tak bisa berkata apapun*


* CUP satu kecupan lagi mendarat di kening Amira,Amira hanya diam tak menolak perlakuan Adam *


# bisa gila gue lama2 kayak gini # batin Amira


* Popy yg sedari tadi menunggu kepergian adama langsung menghujami amira dengan bermacam pertanyaan


" mir, Lo dari mana aja ?,gue tu khawatir banget tau ngak sm Lo,?


" terus kenapa Lo bisa berangkat bareng sm kak Adam,dan lagi tadi tu kak Adam cium Lo di tempat umum pulak,gue bener2 penasaran sama hubungan kalian " tanya Popy


" Hem,gue jg binggung pop " jawab Amira Seraya menenggelamkan mukanya di balik tangan yg berada di atas meja


* di dalam kelas,semua sedang membicarakan hubungan Amira dan Adam,banyak yg membicarakan hal buruk tentang Amira,tapi Amira tidak mendengarkan omongan teman2nya dia hanyut dalam pikirannya sendiri,sampai bel berbunyi Amira masih larut dalam dunianya, Popy pun berniat mengajak Amira ke kantin untuk makan bersama, Amira hendak berdiri dari kursinya tapi ia mengingat perkataan Adam untuk menunggu nya*


" Lo duluan aja Pop,gue nungguin Adam dulu" ucap Amira

__ADS_1


" sebenarnya Lo ada hubungan apa sih sama kak Adam,gue bener2 penasaran tau ngak ? " tanya Popy kepada Amira


" ntar gue ceritain, sekarang gue mau sendiri dulu " jawab Amira


" beneran ya mir,Lo utang penjelasan sama gue " bales Popy


" iya,iya Pop,udh gih mending sekarang Lo ke kantin " jawab Amira


* tak lama Adam pun datang menjemput Amira ke kelasnya *


" hai beb,lama ya minggunya ? " tanya Adam seraya mengacak rambut Amira


" emmm " jawab Amira singkat


" ya udh yok kita ke kantin pasti kamu laper kan " ajak Adam sambil menggenggam tangan Amira


* sampai di kantin Adam mengajak Amira duduk di tempat biasa ia makan bersama gengnya,Amira merasa risih berdekatan dengan geng Adam,belom lagi tatapan orang-orang yg melihatnya, huh dia merasa sedang di cekik,biasanya Amira tidak pernah mempermasalahkan tatapan orang-orang kepadanya , ia juga sudah biasa mendapatkan perhatian dari setiap orang tapi berbeda kali ini, ia benar-benar risih karna tatapan mereka seakan ingin membunuhnya*


# oh Tuhan,bisakah kau cabut saja nyawa ku sekarang # batin Amira frustasi


" kamu kenapa yang, sakit? " tanya Adam sambil memegang dahi Amira


" emmm ngak papa kok " jawab Amira sambil memakan baso yg di pesannya


" trus kenapa kamu diem aja ?" tanya Adam lagi


" kan gue lagi makan, makanya gue diem " jawab Amira

__ADS_1


* Adam menggenggam tangannya kuat,dan prakkk


Adam memukul meja di depannya,Amira yg sedang makan pun terkejut karna basonya hampir tumpah,tidak hanya Amira yg terkejut, semua orang yang ada di kantin terkejut dan melihat ke arah Adam,mereka bertanya-tanya apa yg terjadi dengan Adam,


Adam menarik paksa tangan Amira meninggalkan kantin*


*Amira meringis kesakitan ia mencoba melepaskan genggaman Adam tapi adam tak kunjung melepaskan tangannya *


# Sekarang apa lagi,gue salah apa coba # ucap Amira dalam hati


* Adam masih menarik tangan Amira,sampai tiba di satu ruangan,Adam masuk dan mengunci pintu, Sekarang Amira merasa di ambang hidup dan mati,dia bertanya-tanya apa lagi salahnya hingga Adam semurka ini,dia tidak merasa melakukan kesalahan, tapi ia jg tidak berani untuk bertanya kepada Adam,*


" Lo tau salah Lo apa? " tanya Adam


*Amira menggelengkan kepalanya,jujur dia benar-benar tidak tau di mana letak kesalahannya *


" aku tanya sekali lagi,apa kamu tau kesalahan kamu " ucap Adam sambil mendorong tubuh Amira ke arah dinding


* kini tubuh belakang Amira menempel di dinding,dan di kunci dengan kedua tangan Adam,Amira tak berani bersuara karna dia takut akan semakin memancing amarah Adam *


* dengan mengumpulkan sisa-sisa keberanian nya Amira mencoba menjawab pertanyaan Adam *


" gue bukan malaikat yg bisa tau apa kesalahan gue tanpa Lo kasih tau, please dam,jangan kayak gini,anggap la gue salah,gue minta maaf dam, tapi bisa ngak Lo bilang salah gue apa,biar gue ngerti kesalahan gue di mana " ucap Amira dengan sambil meneteskan air matanya


* Amira ketakutan dia baru pertama kali di perlakukan sekasar ini,Adam yg melihat Amira menangis mencoba mengontrol emosinya


" maaf yang aku emosi,aku ngak suka kamu manggil aku dengan sebutan Lo,gue, sekarang kamu pacar aku,kamu harus panggil aku sayang apalagi di depan semua orang,kamu ngerti " ucap Adam sambil merenguh tubuh Amira dan memeluknya

__ADS_1


**** thank ****


__ADS_2