Amira

Amira
episode 16


__ADS_3

***** happy reading *****


* Amira yg mendapatkan tatapan tajam dari Adam tak bisa berbuat apapun selain menuruti perintah Adam *


* Amira berdiri dan mengambil handphonenya yg beranda di atas sofa kamar Adam*


Tut Tut Tut


" halo sayang kamu di mana " ucap mama Lilis khawatir


" halo ma,maaf Amira baru sempet nelpon " ucap Amira


" ya ngak papa sayang,yg penting kamu baik-baik aja " balas mama Amira


* Adam berdiri menghampiri Amira dan memeluknya dari belakang, melekakan kepalanya di antara leher Amira,dan sesekali mencium pundak Amira,Amira risih dengan tingkah Adam *


" emm ,ma,Amira nginep di rumah Popy ya,ada tugas soalnya " bohong Amira


" loh kok ginep sayang,emang ngak bisa di kerjain di rumah aja " jawab sang mama


* Adam yang gemas,mencium leher Amira,dan mengigit kecil leher jenjangnya,tanpa sadar lolos satu desahan dari mulut mungil Amira


" ahaaahh "


" kamu kenapa sayang " tanya mama Lilis khawatir


* Amira melepaskan pelukan Adam dan mencoba kabur dari Adam tapi Amira kalah gesit dari Adam,dengan cepat Adam kembali memeluk Amira,dan kembali menciumi Penggung nya*


" ngak papa ma,ada Serangga ni, " jawab Amira kesal dengan adam


*Adam yg mendengar ucapan Amira malah terkekeh,ia sangat gemas dengan gadisnya itu,dan kembali menciumi punggung Amira,Amira benar-benar candu bagi Adam*


" ya udah kalau gitu,yg penting kamu jangan lupa makan ya, terus jangan tidur malem-malem ya sayang" jawab mama Lilis


" iy ma,dah mah " jawab Amira dan langsung memutuskan panggilan telpon mamanya


.


.


.


.


.


" apaa sih dam,geli ih " ucap Amira


* Adam tak menjawabnya,ia masih sibuk memeluk Amira, Amira geram dengan sikap Adam, kalau saja membunuh itu tidak berdosa ingin sekali Amira membunuh lelaki di belakang ini *


" dam,aku gerah mau mandi " ucap Amira

__ADS_1


* bukannya menjawab Adam malah membalikkan tubuh Amira dan bruuk Adam mengendong Amira *


" kita mandi bareng ya * ucap Adam


* Amira membulatkan matanya,tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya *


# ha mandi bareng,beneran udah sinting ini orang # gumam Amira


" udah deh dam ngak usah bercanda, cepetan turunin aku " ucap Amira,


" siapa jg yg bercanda,orang aku serius " bales Adam sambil menuju arah kamar mandi


" dam,ngak lucu ya,turunin aku " jawab Amira dan mulai berontak dari gendongan Adam


" diem sayang,ntar kamu jatoh Lo " jawab Adam sembari melihat Amira lekat


" gimana aku mau diem kalau kamu bercandanya ngak lucu kayak gini " jawab Amira


" siapa jg yg lagi bercanda " balas Adam menatap Amira dengan senyum kecil


" ADAM " teriak Amira dengan emosi sambil memukul dada adam


" iya sayang " jawab Adam singkat


" please dam,jangan kayak gini " ucap Amira dengan mata yg mulai berkaca-kaca, pertahanan matanya runtuh,air mata sialan itu jatuh tanpa permisi


* melihat Amira yg sudah mulai menangis,Adam pun menurunkan Amira dari gendongannya,dan memeluk tubuh mungil Amira *


" maaf sayang,aku cuma bercanda kok, jangan nangis ya,aku ngak suka kamu nangis kayak gini " ucap Adam seraya membelai rambut Amira


* Adam melepaskan pelukannya dan melihat lekat wajah Amira,menyeka air mata Amira dengan lembut,tatapan Adam syarat akan cinta yg tulus *


" udah jangan nangis lg ya,aku ngak suka " ucap Adam


" heem " jawab Amira singkat seraya menganggukkan kepalanya,Amira benar-benar berubah jadi penurut jika di dekat Adam sangat berbeda dengan Amira yg begitu keras kepala


" jadi ngak mandinya,atau beneran mau aku mandiin " goda Adam


* Amira yg mendengar ucapan Adam langsung ambil jurus langkah seribu,alias lari*


*Adam yg melihat tingkah Amira hanya terkekeh geli,gemas dengan kelakuan Amira,jika wanita lain dengan senang hati menghantarkan tubuh mereka ke atas ranjang Adam , tp berbeda dengan Amira,wanita itu tak tertarik sama sekali bahkan terkesan takut dengan Adam,dan hal itu membuat Adam makin tertarik dengan Amira *


# kamu wanita ku,kamu milik ku,sekarang atau pun masa depan # batin Adam


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


*Amira yg baru selesai mandi bingung,karna tidak mendapati handuk di kamar mandi, kalaupun ada,itu pasti milik Adam dan Amira enggan mengunakan handuk milik Adam*


# duh bodohnya Amira,mana handuknya ini,masak iya basah-basah gini langsung pake baju,bisa masuk angin gue # gerutu Amira di dalam kamar mandi


* sudah 30 menit Amira di kamar mandi tak tak kunjung keluar,Adam menunggu Amira, 45 menit berlalu Amira tak kunjung keluar,Adam khawatir takut terjadi sesuatu pada Amira di kamar mandi, akhirnya ia memutuskan untuk mengetuk pintu


tok tok tok


" yang kamu udah selesai mandinya ? " tanya Adam


" emm ,em dam,udah kok " jawab Amira terbata gugup


* Adam mengeyitkan alis matanya,*


" kalau udah kenapa belom keluar sayang " tanya Adam lagi


" em itu aku ngak bawa baju ganti sm Daleman, terus ngak ada handuk jg dam " jawab Amira yg masih gugup


" ya ampun sayang ngomong dari tadi,kamu pake dulu handuk di kamar mandi ya,aku udh suruh bi marni buat beli baju kamu " jawab Amira


" tapi kan itu handuk kamu " jawab Amira


" sekarang ini, punya aku ya punya kamu jg sayang " jawab Adam


" tapi kan" belum sempat Amira menjawab perkataan adam,Adam kembali memotong ucapannya


" udah yang,kalau kamu ngak keluar jg,aku bakalan dobrak ya pintunya " ucap Adam yg mulai emosi


*Amira yg mendengar ucapan Adam sontak saja Langsung mengambil handuk Adam dan melilitkan di tubuhnya *


" iy,,,,iya dam,tunggu bentar, " jawab Amira terbata-bata,takut menyulut emosi Adam


* tak lama Amira membuka pintu,dan kaget melihat Adam berdiri di depan kamar mandi *


" eeh dam,kamu ngapain di sini " tanya Amira yg merasa risih di tatap intens oleh Adam


* Adam tertegum melihat tubuh molek Amira,badan putih mulus,leher jenjangnya,membuat siapa aja tak akan bisa menahan nafsu yg terpendam termasuk Adam *


" ngak papa,cuma siap2 aja buat dobrak pintu kalau2 kamu ngak keluar " jawab Adam santai yg mencoba mengalihkan pandangannya dari Amira


* Adam kembali duduk di atas ranjang sambil memainkan handphone nya,ia berharap bisa mengalihkan pikirannya dari Amira,tapi sayang ia malah tak bisa fokus sm sekali, sedangkan Amira hanya duduk depan cermin sambil menunduk,wajahnya sudah memerah karna malu,ini pertama kalinya ia hanya memakai handuk di depan pria dan sekamar pula,itu membuat nya tambah malu *


tok,,,tok,,,tok,,,,


" tuan ini saya bawakan perlengkapan nona Amira " ucap bi Marni di luar kamar


" iy bi " jawab Adam singkat

__ADS_1


* Adam membukakan pintu,mengambil paper bag yg di berikan bi marni dan langsung memberikannya kepada Amira *


***** thank all *****


__ADS_2