Amira

Amira
episode 6


__ADS_3

*****happy reading*****


"Pop gue ngak jadi ikut Lo ya,mobil gue udah ada di parkiran, barusan sopir gue kirim wa"ucap Amira yg tak enak dengan Popy karna tak jadi pulang bersama.


"yaelah Lo mah, padahal gue udah ngarep banget bisa pulang bareng"jawab Popy malas


"ya sorry deh,lain kali ya"balas Amira


"ya udh deh ngak pa2,Lo ati2 ya"ucap Popy


"mkasih ya,Lo juga ati2 ya" balas Amira sambil berlalu menjauh dari mobil Popy...


-----------------------------------------------------------------------


**ke esokan harinya**


*Amira baru datang dan menjadi pusat perhatian mahasiswa di kampus, penampilan yg natural,semakin mempercanti Amira*


*di tempat lain,Reza menyerahkan dokumen berisi informasi tentang Amira kepada Adam*

__ADS_1


"ni dam, informasi yg Lo mau"ucap Reza menyerahkan dokumen ke Adam


"cepet juga kerja Lo"bales Adam sambil membuka dokumen yg berisi informasi Amira.


"Amira Pratama,pewaris tunggal kekayaan Pratama,pantas saja dia seolah tidak takut apapun, ternyata dia anaknya Pratama"gumam Adam yg dapat di dengar Reza


"iy dam,dia pewaris kekayaan Pratama,dia baru pindah kuliah di kampus kita karna orangtuanya ingin Amira mempelajari bisnis keluarga,semuanya ada di dalam dokumen itu,termasuk tentang hal pribadinya,teman2,kekasih,bahkan mantan kekasihnya jg ada di dokumen itu"jawab Reza memberi penjelasan.


"bagus, gue suka kerja Lo"jawab Adam sambil membolak-balik halaman dokumen Amira,


*matanya melebar ketika melihat foto Amira bersama seorang pria yg terlihat mesra*


"itu Dimas dam,kekasih Amira yg Sekarang berada di Amerika,mereka menjalin hubungan ketika Amira melanjutkan kuliah di Singapur hingga sekarang"jawab Reza sambil menunjukkan berkas2 menyangkut pria tersebut.


"jadi dia punya kekasih,apa peduli ku,aku menginginkan dia,maka dia harus menjadi milikku"tegas Adam dengan wajah yang merah padam.


*di kelas, Amira sedang asik berbicara dengan Popy,tak jarang Amira mendapatkan gombalan anak2 kelasnya,tak lama Bu Nana pun masuk ke kelas*


"ok semua, silakan kumpulkan tugas yg saya kasih kemari"ucap Bu Nana tegas

__ADS_1


*semua siswa mengumpulkan tugas mereka di depan kelas termasuk Amira,Bu Nana sibuk menjelaskan pelajaran nya dan saat bersamaan pintu kelas pun di buka paksa,semua mata tertuju di pintu kelas,siapa yg berani mengganggu mata kuliah dosen killer,setelah mereka melihat tak ada yg berani berkomentar, semua diam termasuk Bu Nana*


*siapa yg berani berkomentar di saat pembuat onar adalah anak pemilik yayasan,bahkan dosen killer pun tak berani berkutik,Adam berjalan menghampirinya Amira yg duduk santai di kursinya,tanpa aba2 Adam langsung menarik lengan Amira,tidak ada yg berani menghentikan Adam,jikapun ada berarti orang itu sudah bosan hidup,Amira yg kagek ketika tangannya di tarik mencoba melepaskan genggaman keras Adam*


"Lo gila ya,lepasin tangan gue"teriak Amira sambil melepaskan pegangan Adam


"Lo diem,ikut gue"jawab Adam dengan sorot mata tajam


"apaan sih,lepasin gue,gue ngak mau ikut Lo"balas Amira dan memukul lengan Adam


*Tampa banyak bicara Adam langsung menggendong Amira karna Amira tidak mau ikut dengannya*


"turunin gue,Lo bener2 gila"teriak Amira


"gue udh bilang kan,Lo ikut gue,Lo yg maksa gue, kalau Lo masih ngak mau diem,gue bakal bungkem mulut Lo sm bibir gue,Lo mau"ancam Adam yg langsung membuat Amira tak mengeluarkan suara ataupun bergerak.


"nah kalo Lo diem gini kan gue ngak ribet,anak penurut pinter"tambah Adam


****thanks ya*****

__ADS_1


__ADS_2