
***** happy reading ******
* Adam membukakan pintu,mengambil paper bag yg di berikan bi marni dan langsung memberikannya kepada Amira *
" ni yang " ucap Adam seraya menyerahkan paper bag nya ke Amira
* Amira yg melihat paper bag yg di berikan Adam langsung mengambilnya tanpa melihat Adam dan langsung bergegas masuk ke kamar mandi *
* di dalam kamar mandi Amira membuka paper bag yg di berikan Adam,dan betapa terkejutnya Amira ketika melihat dalaman yg sama persis dengan ukurannya,*
# gimana dia tau ukuran dalaman gue,ini bener2 udah gila # gumam Amira
* tak lama Amira keluar dengan mini dress nya, Adam yg melihat Amira tertegum,betapa cantiknya Amira dengan mini dress rumahan tanpa make up, satu kata SEMPURNA *
" kita makan dulu yok yang,aku udah laper " ajak Adam seraya mengandeng Amira
* Amira hanya mengikuti langkah Adam, setelah makan, Amira dan Adam kembali ke kamarnya *
# duh tidur di Mn ni gue # ucap Amira dalam hati
" kamu ngapain bengong sayang,sini,ayok kita tidur,udh malem aku juga udah ngantuk " ucap Adam seraya menepuk sini kasur yg koson
" emmm dam,aku ti.. tidur di sofa aja ya " ucap Amira gugup takut Adam marah
" ngak " jawab Adam singkat
" emm tapi dam,kita kan belom nikah,ngak baik tidur satu ranjang " ucap Amira seraya memilin dressnya,dia benar2 takut Adam marah lagi
" ya udah besok kita nikah " balas Adam santai
# di kira nikah tu kayak beli cilok kali ya, gampang bener, langsung nikah2 aja,ngak ada otak ini orang # batin Amira
" dam ngak usah bercanda deh " jawab Amira
" siapa juga yg bercanda,aku serius sayang,klau kamu masih berdiri disitu,besok aku beneran akan nikahin kamu " balas Adam seraya menatap tajam Amira
* dengan berat hati Amira yg mendengar perkataan Adam langsung bergegas naik ketempat tidur, sekarang pikirannya cuma satu,lepas dari laki2 gila ini *
* keesokkan harinya Adam dan Amira pergi ke kampus bersama,seperti hari sebelum nya Amira dan Adam menjadi sorotan di kampusnya,gosip mereka berpacaran sudah menyebar di kampus,bukan hanya pakultas mereka tp hampir seluruh kampus mengetahui bahwa mereka berpacaran,dan berita itu tak luput dari Sasa *
* Sasa yg mendengar pujaan hatinya menjalin kasih dengan wanita yg berani menentangnya menjadi murka,ia bahkan mengamuk di kampus,ia tak terima lelaki yg mengisi hatinya selama ini menjalin hubungan dengan rivalnya *
* sasa menatap tajam ke arah 2 sejoli yg baru saja tiba di kampus,ia mengepalkan tangannya kuat hingga buku tangannya memerah,sakit hatinya semakin menjadi kala Adam menatap Amira penuh cinta *
# kenapa harus dia dam,gue yg selama ini cinta sama lo,gue ngak mau kalah lagi,
ngak dam,gue ngak akan diem aja,Lo milik gue,dan sampai kapanpun Lo akan tetap jadi milik gue,siapapun yg berani ngambil Lo dari gue,dia akan gue hancurin,termasuk dia # batin Sasa
* Dewi dan Sri yg melihat Amara Sasa tak berani mengusiknya,mereka tau betul apa yg akan terjadi jika mengusik singa betina *
__ADS_1
" sri gue takut deh,kita ke kantin aja yok " ajak Dewi sambil menarik lengan Sri
" Lo gila,masa iya kita ninggalin Sasa dalam keadaan kayak gini " balas Sri seraya mengibaskan tangan Dewi
" Lo yg gila,Lo mau di amuk Sasa,tu Lo liat mukanya aja serem gitu,gue masih mau idup ya Sri,kalau lo mau tetep di sini dan jadi bulan2annya Sasa itu terserah Lo,tapi gue masih sayang nyawa gue,gue ngak mau mati konyol karna amukan Sasa " balas Dewi dan langsung melenggang pergi meninggalkan Sri yg masih bingung memilih setia kawan atau menyelamatkan diri
" wik tungguin gue " balas Sri sambil berlari mengejar Dewi
* Amira sudah berada di dalam kelas, seperti biasa,pertanyaan demi pertanyaan terlontar dari mulut cantik Popy,Amira yg sedang tak ingin bicara hanya membalas seadanya pertanyaan Popy *
"sebenernya Lo ada hubungan apa sih sm kak Adam? apa Lo beneran pacaran sm kak Adam,?
terus Lo kemaren kemana,?dosen nyariin Lo tu,? tanya Popy beruntun kepada Amira
" Lo tu ya pop,kalau nanya satu2 gue bingung jawabnya " bales Amira
" ok,ok ,ya udh gue tanya,Lo beneran pacaran sm kak Adam ?" tanya Popy
" ngak tau pop " bales Amira
" loh kok ngak tau sih,kan yg jalanin elo,? " tanya Popy lagi yg penasaran dengan hubungan Amira dan Adam
" ya gue ngak tau pop,gue pusing,tu orang seenak jidatnya aja bilang gue pacarnya,palak gue mau pecah tau ngak " balas Amira malas
" kok bisa sih ?" tanya Popy lagi
" ya gue jg ngak ngerti sama jalan pikir tu orang, pokoknya gue pusing pop,dan Lo jgn tanya yg macem2 lg,dari pada gue makin stres " jawab Amira ketus
* sedari dosen menjelaskan Amira sama sekali tak fokus bahkan ia sering menelungkupkan wajahnya di atas meja,ia masih mencerna kegilaan hidupnya akhir2 ini *
# gue punya dosa apa sih,sampai harus ketemu cowok gila kayak Adam # batin Amira
* tak terasa mata kuliah selesai, Amira masih duduk di bangku nya,ia sama sekali tak berselera untuk sekedar makan,terlebih Adam sudah berpesan untuk menunggunya *
brukkk
* suara pintu di tendang kasar oleh seorang wanita *
* Amira yg masih berada di dalam kelas sambil menidurkan kepalanya di meja langsung terlonjak,dan melihat apa yg sedang terjadi,dan benar saja,ada 3 wanita yg sedang berdiri di depan pintu ruang kelasnya *
" hei pelacur,sini lo" teriak Sasa sambil menunjuk Amira
* Amira celingukan mencari arah telunjuk Sasa,dan benar saja tidak ada orang di dalam kelas selain dirinya *
# ngapain lagi sih ni nenek lampir # batin Amira
" Lo berani ya ngak ngehirauin perkataan gue " ucap Sasa lantang
* orang2 yg mendengar suara teriakan Sasa berbondong2 ke arah kelas Amira, Popy yg hendak memberikan air mineral untuk Amira tak jadi masuk karna takut,*
__ADS_1
" Lo ngomong sm gue "jawab Amira seraya menunjuk dirinya sendiri
" emang Lo pikir gue ngomong sm siapa,disini cuma ada Lo doang " ucap Sasa emosi
" o gitu, gue ngak tau kalau Lo ngomong sm gue,lagian nama gue Amira,A.M.I.RA bukan pelacur " jawab Amira sambil mengeja setiap huruf namanya
" gue ngak peduli siapa nama Lo,yg gue tau Lo cewek murahan, pelacur yg berani menggoda Adam " ucap Sasa
# cuih, ternyata ni nenek lampir fens tu cowok gila,yg ngak heran sih,cocok sama2 stress # batin Amira
" gue pelacur, haha...kalau gue pelacur,ngak akan ada satu orang pun yg akan mampu ngebayar gue " balas Amira sambil terkekeh meremehkan Sasa
* Sasa yg merasa tak terima atas ucapan Amira langsung menghampiri Amira yg masih berada di bangkunya *
" gue heran apa yg di liat Adam dari cewek murahan kayak Lo " ucap Sasa sambil menunjuk Amira
" kalau Lo penasaran,Lo bisa tanya sama pangeran Lo itu,gue ngak punya jawaban atas pertanyaan Lo barusan " jawab Amira santai
" Lo ngak usah sombong ya, Adam ngak akan suka sama cewek model kayak Lo " ucap Sasa seraya menelisik penampilan Amira dari atas ke bawah
" dan gue jg ngak tertarik di sukain sama pangeran Lo itu " jawab Amira dan melenggang pergi meninggalkan Sasa
* Sasa yg merasa tak terima dengan sikap Amira yg mengacuhkannya, menarik lengan Amira *
" gue belom selesai ngomong sm Lo " ucap Sasa
" dan gue ngak ngerasa perlu omongan Lo " bales Amira santai
* Amarah Sasa sudah mencapai puncaknya dan hendak menampar Amira tapi ,,,,
* belum sempat Sasa menampar Amira,Amira menangkis tangan Sasa dan.....
Plakkkk
* satu tamparan mendarat mulus di pipi Sasa,siapa lagi pelakunya kalau bukan Amira *
" itu buat perkenalan kita tempo hari "
Plakkkk
" itu untuk kata pelacur yg Lo ucapin ke gue "
Plakkkk
" dan itu hadiah dari gue dan lain kali jaga sikap Lo,terutama sama gue "
" gue ngak suka bersikap kasar sm orang tapi jangan menguji kesabaran gue,ngerti Lo " ucap sinis Amira
* semua orang yg melihat kejadian itu benar2 tidak menduka,Amira yg terlihat ramah bisa menjelma sebagai srigala,dan Sasa masih setia mematung tak bergeming dari tempatnya sampai kedua sahabatnya mengajak Sasa keluar kelas,malu itu pasti, seorang Sasa Handoko di tampar di depan umum,bukan hanya sekali tapi 3 kali berturut-turut,berita itu menyebar dengan sangat cepat sampai ke telinga rektor,tapi apa daya rektor pun tidak berani ikut campur karna mengetahui latar belakan Amira yg jauh di atas Sasa *
__ADS_1
* di sisi lain ada sepasang mata yg menatap penuh kekaguman ke arah Amira *
# ngak salah gue tertarik sama wanita ini # batin Adam