
setelah mereka putus tak ada barang barang satupun yang ia bawa, bahkan pakaian masih utuh di walk in closet.
"kiya tak seperti itu, ma! "
"jangan membelanya di hadapanku! aku sudah hafal pasangan wanita wanita murahan seperti itu," mulai sekarang kamu harus Berfokus sama clarisa, kalian sebentar lagi menikah, dia terlahir dari keluarga terpandang pendidikan nya bagus, ia juga cantik, jadi jangan membuat mama malu,
madam celine keluar dari ruangan putranya, sebenarnya ia ingin mengajak alvian untuk makan siang bersama clarisa, namun karena kesal ia urung mengajak alvian.
keluar dari ruangan alvian ia menuju mejanya azkiya, yang tengah di sibukkan dengan berbagai laporan perusahaan.
kiya langsung berdiri dan membungkuk hormat kala melihat ibunya alvian menghampirinya.
" selamet pagi, ibu.. "
"tidak usah berpura pura baik ya, saya tahu kamu telah mengoda anak saya! "
"DEGG,
nafas kiya terasa mencekat di tenggorokan rasanya susah bernafas, ia memang pacaran sama alvian, tapi sama sama saling mencintai, tapi alvian selalu mengejarnya, yang ia sesali alvian tidak pernah mau mempublish hubungan nya selama ini, terjawab sudah semua nya sekarang, kiya tahu diri dengan kondisinya tapi alvian selalu meyakinkannya.
"mulai sekarang, jauhi putra saya karena tak pantas untukmu! "
__ADS_1
"kmu hanyalah benalu dalam kehidupan putraku, kamu menginginkan harta dan kedudukan,? tapi bukan di sini tempatnya!"
"CUKUPPP, madam celine yg terhormat"
"madam sudah keterlaluan menghina saya, saya tidak seperti itu madam"
kiya sekuat tenaga menahan air matanya supaya tidak tumpah, air mata sialan kenapa sampai kmu mau keluar, mengumpat dirinya yg tidak bisa tegar,
"aku berkata sesuai fakta, ****** tetaplah akan menjadi ******! " sambil berlalu dan tersenyum sinis.
kiya menghempaskan tubuhnya, menangis dengan pilu, apa salahku ya Tuhan.
tak berselang lama alvian keluar dari ruangannya dan menghampiri azkiya yang lagi menatap computer nya, alvian berdiri di depan meja kerjanya azkiya,
azkiya mendongak kan kepalanya, "sekarang kamu puas? ibumu menghina saya," maafkan saya azkiya, aku tidak pernah menyangka ibuku akan selancang itu mulutnya terhadap mu! "
"sekarang apa maumu? jauhkan saya tuan, please. "apa lagi yg tuan inginkan dari saya yang hina ini, "semakin kau mendekat akan semakin kuat penghinaan itu tertanam di diriku! "
alvian tidak menjawab apa yg di katakan azkiya, tangannya terkepal kuku jarinya sampai pucat dengan kepalan tangan yg cukup kuat,
" dengar sekali lagi kiya, apa yang menjadi milikku tidak akan pernah pergi begitu saja" sambil berlalu begitu saja tampa perasaan, tuan begitu egois berhati iblis, kiya berteriak sangat kencang, untung gk ada orang yang dengar pertengkaran mereka.
__ADS_1
alvian sengaja pulang sekalian untuk makan siang juga, sesampainya di mention orangtuanya, alvian langsung mencari mamanya
"ma, apa yang mama katakan pada kiya,? " please ma, jangan membuat keributan di kantor alvian,
"vian masih membutuhkan azkiya ia salah satu kariawan terbaik yang ada di perusahaan."
madam celine menarik nafas dan menghembuskannya kasar, satu yang membuatnya tak minta azkiya untuk di pecat, karena ia tahu wanita itu membawa alvian mendapatkan proyek-proyek besar selain itu, ia juga ingin memamerkan pernikahan alvian dan clarisa, agar azkiya sadar posisinya.
maafkan mama, mama hanya gk mau kmu menikah sama wanita yang tidak jelas,
"tidak jelas yang bagaimana ma? azkiya itu orang baik ma! " kiya yang menuntun alvian dengan segala kebaikan kebaikan."
💞💞 maaf ya teman teman update nya tidak tentu karena kesibukan di dunia nyata, mohon dukungannya,
LIKE
KOMEN
and
Vote
__ADS_1
Terima kasih dukungan nya,