
"mama itu selalu memandang dari segi materi, pangkat kedudukan, itu semua bonus dalam kehidupan ini ma!"
" mama itu dari kalangan atas menengah ke bawah waktu menikah sama papa,?"
wajahnya madam celine memerah mendengar putranya mengeluarkan isi rahasia yg selama ini di simpan dengan rapi, "mama hanya menjalankan wasiat papamu alvian," wasiat yang bagaimana mama maksudkan?"
sebenarnya, madam celine itu dari kalangan orang pas pasan orang susah malah, setelah menikah dengan bramantyo Wijaya, kehidupan nya berubah drastis, di sanalah madam celine di tuntut untuk menjadi istri konglomerat, kehidupan nya yang hedon jadi lupa diri dari mana dia berasal.
__ADS_1
"JAWAB MAMAAAA", suara alvian menggelegar di ruangan keluarga itu, alvian sangat kecewa dengan sikap mamanya yg selalu memandang rendah orang lain,.
dulu alvian sebelum kenal azkiya, arogan sombong egois suka memaki karyawan nya tampa sebab, dingin tidak tersentuh kan, sekarang semenjak kenal dengan azkiya ia jadi laki laki yg berbeda ramah pada setiap staf nya dan selalu bilang Terima kasih, yg dulunya tidak pernah terucap kata Terima kasih di mulut yang **** itu, kiya juga yg selalu mengajari makan, makanan kaki lima, yg dulu nya kalau enggak di resto termahal dan ternama, mana mau.
"selama ini alvian selalu menuruti perintah mama, apakah semua perintah yang Alvian jalani itu, alvian bahagia menurut mama? "
"okey fine, alvian akan turuti apa yg mama mau, menikah dengan Clarisa itu impian mamakan,? "
__ADS_1
alvian melajukan mobil sportnya menuju apartemen nya, alvian menelpon asisten pribadinya, "hallo raka, urus dulu semua kerjaan di kantor aku tidak kembali kekantor hari ini," tuan kenapa? apa ada masalah tuan," untuk saat ini jangan bertanya yang macem macem dulu Raka, aku ingin sendiri jngan gangu saya," oh, baik tuan, " sambungan telpon di putuskan sepihak, uuhhh... sudah di tutup belum selesai bicara, nasib nasib jadi asisten, mana jomblo lagi, kapan dapet durian runtuh, "eehh melamun aja kerjaan mu, kamu ia," wajah Raka merah padam karena di gangu dengan terkejut nya, "kalau saya jantungan kmu tangung akibat nya ia, maaf tuan." bisakah ketuk pintu? "tuan Raka yg terhormat dari tadi aku ketuk pintu, tapi tuan tidak mendengar pintu di ketuk," alya dateng bawa fail untuk di serah kan ke bos alvian, tadi mau di serahkan ke azkiya tapi azkiya menyuruh alya untuk menghadap ke asisten tuan alvian karena alvian tidak ada.
"sudah selesai? sekarang keluar, bikin mood kurang sehat aja, iidiihh sensi betul lagi PMi ya" aku bilang keluar, iya, iya aku keluar "
alya sambil mengerucutkan mulutnya tidak jelas, keluar dengan mood tidak sehat, "ada apa alya kok, muka masem kaya gitu, biasalah si asisten edan itu, jangan suka bertengkar, antara cinta dan benci itu beda tipis lho, siapa tahu kamu jadi bucin sama si Raka,"
"OGAH DEH, "
__ADS_1
"sudah lah kiya aku mau kerungan ku dulu, males bicarakan si asisten edan itu" kiya hanya geleng-geleng kepala smbil tersenyum, "daahh kiya"
jam sudah menunjukkan di angka 5 waktunya para kariawan berbondong-bondong untuk pulang ke rumah masing-masing, sedangkan kiya masih berkutat di depan layar computer nya, ia akan mengecek laporan laporan untuk hari esok sebelum pulang, ia harus cepat pulang karena bus menuju kontrak kan nya lewat jam 8 sudah enggak ada. harus pinter me-manage uang bulanannya sebelum ia resign.