ANAK KEMBAR RAHASIA YANG JENIUS

ANAK KEMBAR RAHASIA YANG JENIUS
episode#7


__ADS_3

ya aliya, Terima kasih dan kamu juga hati hati,


kiya sampai di apartemen nya, dan membuka sandi apartemen dan masuk, ia langsung ke kamarnya, ia melihat sekeliling kamar itu, ia teringat saat saat indah bersama alvian tertawa bersama memadu kasih walaupun itu di larang agama tapi mereka lakukan suka sama suka, menghembuskan nafas kasar. skrg sdh bukan wktnya mengingat itu semua. aku akn belajar ikhlas dan meluoakan itu semua. aku thu diri dengan setatus sosialmu ank yatim piatu, aku hrs secepatnya keluar dari apartemen ini.


pagi menjelang, kiya cepat bangun untuk sholat subuh,


ooeekkk.. oeeekk... ooeekkk. semua makanan di muntah kan oleh kiya. sehabis muntah"ia merasakan pusing dan lemas ia bersandar di tembok kamar mandi untuk menstabilkan kondisinya yg lemas, setelah beberapa menit baru ia kembali merebahkan badan sejenak. "masih ada waktu " baik baik di dalam sana ia nak kita berjuang untuk melawan hidup ini km tidak di ingin kan oleh papamu nak.


sesampainya di kantor kiya langsung menuju meja kerjanya,


ikut aku ketemu klien, suara bariton alvian, membuat kiya yg sedang menyusun laporan yg baru saja di print nya kaget, kertas kertas itu berjatuhan, buru buru kiya memungut inya dan menyimpan nya di laci.

__ADS_1


bertemu klien bukanlah ada rak....


aku tdk suka di bantah, "maaf"


ia meremas ujung dress nya, entah mengapa ia merasa hawa ruangan ini merasa dingin seperti yg di Kutub Utara,


alvian berlalu, kiya dengan tergesa menarik tas dan membawa salinan file yg tadi di berikan nya pada raka sang asisten bos. pintu lift tertutup, kiya merapat kan dirinya di dinding lift ini benar benar tak tahu kenapa, padahal dulu sering sekali berduaan dgn alvian bahkan mrk berdua tinggal satu apartemen, namun semua nya tak lagi sama, dirinya dan alvian di pisahkn dengan dinding yg kokoh,


knp buru buru pergi dari kantin, apakah tidak bisa bersikap biasa saja.?


mulai besok Clarisa akan lebih sering ke kantor, dan kamu harus menemaninya mengurus pernikahan,

__ADS_1


"DEG"


bagai di hantam baru besar sakit hati yg begitu mendalam dengan kata kata yg pernah ada dlm pikiran nya, kiya punya hati, tpi apalah arti nya wanita yg rendahan seperti aku ini.


apapun ia harus Terima, sampai uangmu terkumpul kiya, km harus kuat kiya ia bermonolog dalam hatinya


"baik tuan"


alvian menoleh ke arah kiya seolah tmpat ada beban, sempat twrlin6di benak alvian kalau kiya memohon untuk kembali padanya mungkin ia bisa memikirkan nya lagi, jauh di lubuj hatinya, bohong kalau alvian semudah itu melupakan kiya, namun ego nya jauh lebih besar dari pada akalnya,


kau seperti nya senang sekali berpisah dengan ku, apa kamu hendak kembali kepada mantan mu itu,? tanya alvian sini,

__ADS_1


kiya mendengus pelan ingin sekali menampar mulut yg tahu aturan dalam berbicara namun sekali lagi ia harus bersabar ia membutuhkan uang alvian.


apa perduli mu tuan jgn urus urusan orang lain, urus saja pernikahan mu yg sebentar lagi akan di gelar. jgn suka ingin tahu dgn urusan pribadi sebagaimana aku tdk mau tahu urusanmu dengan kekasu6mu


__ADS_2