ANAK KEMBAR RAHASIA YANG JENIUS

ANAK KEMBAR RAHASIA YANG JENIUS
episode#17


__ADS_3

"temani saya menemui klien lagi, entar malam jam 7.00 saya jemput, gk usah tuan biar saya pakai taxi aja," kiya tidak mau alvian tahu di mana kontrak kannya


alvian menaruh paper bag di hadapan azkiya, kiya mendongakkan kepalanya sambil menatap alvian, "baik tuan"


sebuah gaun indah warna navi yang elegan, rancangan designer terkenal, ia tahu merek ternama itu karena dulu Alvian selalu membelikan gaun gaun indah di sana, tapi semua itu tidak di bawanya melainkan tersimpan di apartemen


"apakah ibuku menyakiti mu kemarin,? tidak tuan" ia tahu kiya berbohong, " saya tahu kamu tidak pandai berbohong, jadi jujur saja bahwa ibuku mencaci maki kamu"


"kalau memang itu betul, bisakah tuan mengembalikan keadaan?"


alvian terdiam tidak bisa ia pungkiri, kata kata pedas ibu nya, "maafkan ibuku yang selalu menghinamu, kiya terdiam ia tidak mau menjawab apa yg di katakan alvian.


alvian mendecak pelan ia ingin kiya yang cerewet seperti biasanya, di hela nafasnya kasar lalu ia beranjak dari meja kiya.


sesudah alvian pergi, ia melanjutkan pekerjaan nya, ia harus ke salon karena ia tidak membawa peralatan make up nya, tidak mungkin ia tidak berdandan, kalau menemani alvian makan malam dengan klien.


Tiba tiba Raka dateng, " nona azkiya, tuan alvian menyuruh saya anter nona ke salon, apakah bisa sekarang kita berangkat nona? " bisakah menunggu saya sebentar? silahkan nona, azkiya berkemas dan membersihkan meja kerja nya mematikan computer nya, ayo tuan raka kita berangkat, mereka berangkat menuju salon, gk sampai 30 menit mereka sampai, "tuan raka enggak usah menunggu saya, nnti saya pakai taxi aja menuju restoran, " kiya enggak enak karena lama nanti nya, "enggak apa apa nona saya tunggu di ruang tunggu aja, enggak usah tuan raka!" apa jadinya kalau saya enggak nunggu nona azkiya bisa di cekik leherku sama tuan batin raka, "ya sudah terserah tuan raka aja kalau memang mau menunggu ku,"


saku berjalan di mall aja, nanti kalau udah selesai bisa calling ya nona, tuan raka bisa enggak jangan manggil aku nona lagi pangil aja namaku" tapi nona" jangan banyak komentar, panggil azkiya atau kiya saja, "

__ADS_1


Raka keluar dari dalam salon itu dan berjalan jalan di mall, tak berselang lama


handphone Raka berdering laki laki yang bertubuh atletis itu mengambil handphone nya di saku jasnya,


" hallo, tuanx


"apa kalian sudah sampai? '


'iya, tuan. '


" aku ingin melihat nya,


'aku akan menghubungimu, melalui video call"


telpon terputus Raka panik, karena tidak bersama azkiya,


namun detik berikutnya telpon berdering g dengan video call, mau tidak mau raka terpaksa mengangkat nya.


'mana dia?"

__ADS_1


'pertanyaan pertama yang alvian lontarkan.


nona di salon, saya di suruh menunggu di luar tuan," jawabnya jujur apa adanya,


'bukan kah aku bilang kamu harus selalu bersamanya, bentaknya'


"sekarang masuk ke salon, aku ingin melihat nya',


" baik tuan.


Raka segera menuju salon, beruntung coffy shop tempat ia menunggu bersebelahan dengan pintu salon itu,


masuk ke salon raka mengedarkan pandangan nya ke sekeliling, namun ia tidak menemukan azkiya,


"mana dia? '


'sebentar tuan saya tanyakan dulu, rka mendekat kearah hair stile, yang sedang menata rambut customer nya


mana nona azkiya, kiya ada di dalam sedang membersihkan diri ok Terima kasih

__ADS_1


" tuan...


"ya aku, mendengar nya, jangan jauh jauh darinya, pasti kan kau melihat gerak geriknya.


__ADS_2